Anda di halaman 1dari 7

KELAS : 4D

MATA KULIAH : PPM

SOAL DAN JAWABAN

1. Dibawah ini yang merupakan strategi pemberdayaan masyarakat bidang


kesehatanadalah...
a. Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat
b. Melakukan riset berkaitan dengan kesehatan
c. Penyediaan beasiswa bagi bidang kesehatan
d. Peningkatan kesadaran

2. Hasil penelitian membuktikan bahwa rokok mengandung zat adiktif yang


membahayakan kesehatan. Zat Adiktif adalah bahan yang menyebabkan adiksi atau
ketergantungan yang membahayakan kesehatan dengan ditandai perubahan
perilaku,kognitif, dan fenomena fisiologis, keinginan kuat untuk mengkonsumsi bahan
tersebut sebagian orang tidak mengindahkan iklan-iklan efek samping dari konsumsi
rokok. Bagaimana cara seorang ahli kesehatan dapat mengatasi masalah kesehatan
tersebut
a. Penyuluhan secara langsung dan membuat penganti selain rokok
b. Mengiklankan lewat media tanpa memantau
c. Acuh tak acuh
d. Melarang keras merokok
3. Disuatu wilayah y, mayoritas masyarakatnya kebanyakan adalah masyarakat miskin dan
kelas bawah. bagaimana tindakan seorang tenaga kesehatan untuk melakukan promosi
kesehatan untuk mencegah kemiskinan
a. Penyuluhan dan sanitasi Lingkungan
b. Penyuluhan saja
c. Sanitasi Lingkungan saja
d. Penyuluhan pemahaman, dan pengobatan gratis, dan sanitasi Lingkungan

4. DBD di kota jambi setiap tahunya selalu ada, sehingga pada tahun 2017
puskesmas pal 10 mempunyai program kerja pemberantasan sarang nyamuk (PSN)
namun tidak terlaksana dengan baik. Kegagalan program diakibatkan kurangnya
pemahaman masyarakat terhadap program yang akan dilaksanakan. Pada tahun
2018, puskesmasmas pal 10 berkerja sama dengan dinas kesehatan kota jambi
dalam melaksanakan program psn, dengan berkaca pada kegagagalan program di
tahun 2017, sehingga diterapkan metode pembekalan pemahanan (edukasi) 
masyarakat mengenai program psn. Namun lagi lagi mengalami kegagalan, kali ini
bukan karena pemahan masyarakatnya yg kurang tetapi partisipasi masyarakat
yang tidak ada, lalu metode pemberdayaan masyarakat manakah yang tepat untuk
diterapkan pada tahun 2019 sehingga program dapat berjalan?

A. FGD (Focus Group Discussion)


B. PRA (Participatory Rural Appraisal)
C. RRA (Rapid Rural Appraisal)
D. PLA (Participaty Learning and Action)
E. Pelatihan Partsisipatif

5. Salah satu program kesehatan di puskesmas adalah Kesehatan Reproduksi Remaja


(KRR). Sampai saat ini, kebutuhan remaja akan informasi, pendidikan dan pelayanan
tentang kesehatan reproduksi masih belum terpenuhi. Salah satu hasil penelitian pada
tahun 2006 menyebutkan bahwa pelayanan KRR di puskesmas masih belum maksimal,
dan salah satu penyebabnya adalah kurangnya respons siswa SMP dan SMA. Hal ini
karena kurangnya kesadaran remaja terhadap kesehatan reproduksi. Dengan demikian,
penyelesaian masalah kurang maksimalnya pelayanan KRR di puskesmas ini bukan
hanya menjadi tanggung jawab petugas puskesmas namun juga perlu pemberdayaan
masyarakat. Kegiatan pemberdayaan ini dapat berupa diskusi untuk mendapatkan data
data respon remaja terhadap keberadaan pelayanan KRR serta model pelayanan yang
diharapkan. Untuk menggali data informasi sedalam dalamnya agar dapat
menyelesaikan masalah mengenai pelayanan KRR ini sebaiknya metode apa yang
dilakukan ?

A. FGD (Focus Group Discussion)


B. Pelatihan paartisipatif
C. PRA (Participatory Rural Appraisal)
D. PLA (Participaty Learning and Action)
E. RRA (Rapid Rural Appraisal)
6. Mahasiswa Fakultas kesehatan masyarakat akan melakukan pemberdayaan ke
pedesaan yang sudah cukup maju dan masyarakatnya sangat aktif dalam hal
berinteraksi. Masyarakat di pedesaan ini pun berperan aktif dalam meningkatkan
pengetahuan mereka mengenai hidup dan kondisi mereka sendiri. Maka di desa ini
para mahasiswa tidak terlalu sulit untuk menjalankan kegiatan pemberdayaan
masyarakat. Diperlukan ajang dialog diantara mahasiswa dan masyarakat untuk
melahirkan suatu program yang lebih baik. Metode pemberdayaan apakah yang cocok
digunakan oleh mahasiswa tersebut sesuai dengan kepribadian masyarakat di
pedesaan ini ?

A. Pelatihan paartisipatif
B. PLA (Participaty Learning and Action)
C. RRA (Rapid Rural Appraisal)
D. Kemitraan
E. PRA (Participatory Rural Appraisal)

7. Pengembangan masyarakat adalah setiap usaha yang bertujuan untuk mengembangkan


masyarakat. Pengorganisasian masyarakat dapat dijelaskan sebagai suatu upaya masyarakat
untuk saling mengatur dalam mengelolah kegiatan atau program yang mereka kembangkan,
disini masyarakat dapat membentuk panitia kerja, melakukan pembagian tugas, saling mengatasi,
merecanakan kegiatan dll.
Dibawah ini yang merupakan hal yang harus diperhatikan dalam pengembangan masyarakat
dalam menggunakan media adalah..
A. Aspek perilaku yakni tindakan-tindakan yang diharapkan pada sasaran dalam
keikutsertaannya menerima brosur atau meminta informasi lebih lanjut
B. Prespsi konsumen terhadap pesaing yang ada dimasyarakat yang kaitannya dengan
pengembangan media
C. Menggunakan unsur media yang lama agar menghemat biaya dalam pembuatan
pengembangan.
D. Penggunaan beberapa media secara serempak agar terlihat serempak
E. Peranan media hanya untuk beberapa pokok saja
8. Dalam setiap program, masyarakat dituntut untuk ikut terlibat dalam mengembangkan
program pembangunan di segala lini. Karena dengan adanya partisipasi aktif oleh semua pihak,
akan membangun hubungan erat yang berkesinambungan dan memberikan tanggung jawab yang
sama kepada semua pihak, bukan hanya menitikberatkan pada petugas kesehatan saja. Hal itu
memang perlu diterapkan lantaran kita mengingat bahwa program harus dibuat berdasarkan apa
yang paling dibutuhkan oleh masyarakat sehingga akan ada penyesuaian yang selaras antara
petugas kesehatan dengan masyarakat.
Berdasarkan pernyataan diatas, yang merupakan prinsip dasar pengembangan pemberdayaan
masyarakat ialah....
a. Kemandirian
b. Keswadayaan
c. Partisipasi
d. Kesetaraan
e. Pengambilan keputusan

9. Twelvertress membagi perspektif teoritis Pengorganisasian dan Pengembangan Masyarakat


(PPM) kedalam dua bingkai pendekatan. Pendekatan yang lebih terfokus pada upaya
pemberdayaan kelompok – kelompok lemah, mencari sebab – sebab kelemahan mereka, serta
menaganalisis sumber – sumber ketertindasannya adalah merupakan pendekatan…
a. Profesional
b. Fungsional
c. Radikal
d. Tradisional
e. netral

10. Dalam sebuah kegiatan pemberdayaan di desa X pada awal nya berjalan dengan lancar
namun setelah beberapa bulan dilaksanakan kegiatan itu mulai mendapat respon yang
kurang dari masyarakat setempat. Maka oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi pada
kegiatan yang bertujuan untuk? Kecuali ......
a. Melakukan koreksi terhadap kegiatan atau program
b. Untuk melakukan perencanaan pengembangan program di waktu mendatang
c. Untuk melakukan penyesuaian terhadap situasi dan kondisi
d. Karena menyesuaikan dengan prosedur yang ditentukan

11. Perencanaan sangat diperlukan dalam kesuksesan program pemberdayaan. Berikut ini
pernyataan yang paling benar dalam perencanaan pemberdayaan, kecuali….
a. Perencaanaan Pemberdayaan hanya memberikan acuan dalam mempertimbangkan
secara seksama tentang apa yang harus dilakukan dan bagaimana melaksanakannya.
b. Pemberdayaan masyarakat yaitu konsep pembangunan ekonomi yang merangkum
nilai-nilai social
c. Masyarakat harus mengandalkan kemampuannya, sebab pemerintah saja yang
mengurus kebutuhan dan inisiatif, masyarakat tidak salah sama sekali menuntut
pemerintah.
d. Perencanaan pemberdayaan perlu persiapan konsep, survey, dan analisis kebutuhan
masyarakat, jadi tidak memerlukan data kesehatan setempat.
e. Perencanaan pemberdayaan merupakan sebuah program, jadi perlu diadakan
evaluasi diakhir.

12. suatu proses di mana masyarakat, khususnya mereka yang kurang memiliki akses
ke sumber daya pembangunan, didorong untuk meningkatkan kemandiriannya di dalam
mengembangkan perikehidupan mereka yang juga merupakan proses siklus terus-
menerus, proses partisipatif di mana anggota masyarakat bekerja sama dalam
kelompok formal maupun informal untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman serta
berusaha mencapai tujuan bersama.

Dari cerita diatas merupakan pengertian dari ?

A. Pemberdayaan masyarakat

B. Kebijakan publik

C. Program pemerintah
D. Sistem komunikasi

E. Perencanaan kesehatan

13. upaya penguatan rakyat kecil melalui peningkatan, penguatan, dan penegakan
nilai-nilai, gagasan, dan norma-norma, serta mendorong terwujudnya organisasi sosial
yang mampu memberi kontrol terhadap perlakuan-perlakuan politik dan ekonomi yang
jauh dari moralitas”.

Merupakan konsep pemberdayaan masyarakat di bidang

A. Komunikasi

B. Sosial-budaya

C. Agama

D. Partisipan

E. Kesehatan

14. Di suatu daerah di provinsi jambi, terpadat salah satu daerah yg PHBS nya sangat
minim. Akhirnya para petinggi kesehatan provinsi jambi mulai melakukan perencanaan
pemberdayaan masyarakat. Masyarakat itu berada di desa jangkat kabupaten
merangin, dimana mereka harus menjalani dan mengikuti proses perencanaan yang
dirancang oleh lembaga kesehatan daerah setempat berupa PHBS atau perilaku hidup
bersih dan sehat dan dikembangkan bersama. Perencaanaan ini dibuat oleh lembaga
kesehatan sesuai dengan wewenang dan fungsinya guna meningkatkan dan
memaksimalkan derajat kesehatan disana untuk mencapai indikator keberhasilan yang
tinggi.
Dari text diatas, Perencanaan yang sesuai dengan contoh kasus diatas disebut dengan
perencanaan ?

A. pernyataan partisipatif

B. pernyataan bottom up

C. pernyataan normatif

D. pernyataan teknokrat

E. perencanaan top down

15. Hal penting dalam menyusun perencanaan program kesehatan adalah

A. melakukan perubahan.

B. merumuskan tujuan.

C. menyelesaikan suatu masalah.

D. mencari pokok permasalahan.