Anda di halaman 1dari 77

Kenapa perlu training P3K?

Anatomi dan Fisiologi


Manusia
Dr. Trisnajaya MKKK
Pendahuluan
 Salah satu kemampuan yang harus di miliki
petugas P3K adalah tentang anatomi dan
fisiologi
 Dapat dengan mudah melakukan penentuan
gangguan kesehatan dan pelaksanaan
pertolongan kepada korban
Definisi
 Anatomi berasal dari bahasa Yunani
 Ana  memisah-misahkan / mengurai
 Tomos  memotong-motong
 Anatomi: ilmu yang mempelajari tentang
bentuk dan susunan tubuh baik secara
keseluruhan maupun bagian-bagian serta
hubungan alat tubuh satu dengan lainnya
 Fisiologi: Ilmu yang mempelajari tentang faal
atau fungsi dari tiap-tiap jaringan tubuh atau
bagian dari alat tubuh dan sebagainya
Struktur tubuh manusia
 Sel adalah suatu unit struktural dan fungsional
terkecil pada makhluk hidup yang hanya bisa dilihat
dengan mikroskop.
 Jaringan adalah sekumpulan sel-sel yang
pekerjaannya tersusun menjadi satu dan mempunyai
fungsi tertentu
 Organ merupakan kumpulan beberapa jaringan untuk
melakukan fungsi tertentu dalam tubuh manusia
 Sistem organ adalah kumpulan berbagai organ yang
bekerja sama untuk melakukan suatu fungsi tertentu.
Harus ada bahasa yang sama …..
Ekstrimitas dan cabangnya

Sendi
bahu A. Alat gerak atas
A Lenganat B. Alat gerak
Siku as bawah

Lengan
bawah
Pergelangan Sendi
tangan panggul
Tangan

Tungkai
atas /paha
Lutut
B
Tungkai
bawah
Pergelangan kaki

Kaki
Istilah posisi
 Telungkup

 Terlentang

 Posisi miring

 Posisi pemulihan
Sistem tubuh manusia
 Sistem kerangka dan otot kerangka
 Sistem peredaran darah
 Sistem pencernaan
 Sistem pernafasan
 Sistem endokrin
 Sistem urinaria
 Sistem persyarafan
 Sistem kulit
 Sistem Reproduksi
 Sistem panca indera
Rongga tubuh manusia
 Rongga tengkorak : otak
 Rongga tulang belakang: saraf spinal
 Rongga dada di bentuk tulang rusuk: jantung,
pembuluh darah, paru-paru, saluran nafas dan
kerongkongan
 Rongga perut: lambung, hati, usus, limpa,
empedu, pankreas dan lainnya
 Rongga Panggul: di bentuk oleh tulang-tulang
panggul berisi kandung kemih, organ
reproduksi dan sebagian usus
Bagian tubuh /Body region
Rongga-rongga tubuh/Body cavities
Area Perut

Midline area
Aorta
Pankreas
Usus kecil
Kandung kemih
Spine
Cranium

Cervical vertebra

Sternum

Sistem kerangka Xiphoid process

Iliac crest
Ilium (hip)
Pelvic girdle
Greater trochanter

Symphysis pubis
206 tulang yang terdiri dari 22 tulang
tengkorak, 1 tulang lidah, 6 tulang telinga, 64
tulang anggota

15
Jumlah tulang
 Tulang kepala berbentuk tengkorak ( 8 buah )
 Tulang muka/wajah ( 14 buah )
 Tulang telinga dalam ( 6 buah )
 Tulang lidah ( 1 buah )
 Tulang kerangka dada ( 25 buah )
 Tulang belakang dan gelang pinggul (26 buah)
 Tulang anggota gerak atas ( 64 buah )
 Tulang anggota gerak bawah ( 62 buah )
Sistem kerangka

Slightly movable
Fungsi
 Menahan tubuh supaya tidak rubuh
 Melindungi alat tubuh yang halus
 Tempat melekat otot dan untuk pergerakan
tubuh dengan perantaraan otot
 Tempat pembuatan sel darah merah
 Memberikan bentuk pada bangunan tubuh
Sistem Otot
 Merupakan suatu organ atau alat yang
memungkinkan tubuh dapat bergerak
 Sel otot dapat memendek dan memanjang
 Sel otot ada 3 : otot motorik, otot otonom dan
otot jantung
 Otot kerangka : menguasai gerak aktif dan
memelihara sikap tubuh
ANATOMI MANUSIA

20
Fungsi Sistem Otot Rangka
 Menghasilkan gerakan rangka.
 Mempertahankan sikap dan posisi tubuh.
 Menyokong jaringan lunak.
 Menunjukkan pintu masuk dan keluar saluran
dalam sistem tubuh.
 Mempertahankan suhu tubuh; kontraksi otot:
energi menjadi panas
Sistem Pernafasan
Sistem Respirasi adalah sistem yang
mengatur tubuh dalam menerima
oksigen (O2) pada tubuh dan
melepaskan karbondioksida (CO2)
SISTEM PERNAPASAN

PARU-PARU:
Sistem pernapasan pada manusia Bernafas 8 – 20 x per menit
adalah sistem menghirup oksigen Sekali bernafas: 7-8 x BB = cc
Udara
dari udara serta mengeluarkan KADAR OKSIGEN DI LINGKUNGAN :
karbon dioksida 21%
Proses Pernafasan
 Pernafasan Internal: yaitu proses oksidasi
glukosa atau molekul lainnya untuk
memperoleh energy dimana pada proses ini
dibutuhkan oksigen dan pengeluaran karbon
dioksida.
 Pernafasan External: ialah pengambilan
oksigen dari udara dan pengeluaran karbon
dioksida.
Sistem peredaran
darah
SISTEM PEREDARAN DARAH

27
SISTEM PEREDARAN DARAH

Berfungsi untuk
mengedarkan zat
makanan ke seluruh
tubuh, terdiri atas
tiga bagian utama,
yaitu jantung,
pembuluh darah, dan
darah.
Letak jantung
Fungsi jantung

 Sebagai pompa ganda agar terjadi aliran


dalam pembuluh darah yang disebabkan
adanya pergantian antara kontraksi ( sistolik )
dan relaksasi ( diastolik )
Peredaran Darah
 Sistem peredaran darah pada manusia dapat
dibagi menjadi dua bagian, yaitu peredaran
darah paru-paru (peredaran darah kecil) dan
peredaran darah sistemik (peredaran darah
besar).
 Karena dua sistem peredaran darah ini, sistem
peredaran darah pada manusia disebut sistem
peredaran darah ganda.
Peredaran darah
Kapiler
Arteri pulmonalis paru-paru Arteri pulmonalis

Peredaran darah
kecil
Vena pulmonalis

Serambi kanan Serambi kiri

Bilik kiri
Bilik kanan

Peredaran darah Vena cava


besar

Aorta

Kapiler
organ
 Peredaran darah kecil merupakan peredaran darah
dari bilik kanan jantung menuju paru-paru dan
akhirnya kembali lagi ke jantung pada serambi
kiri. Pada peredaran darah kecil inilah darah
melakukan pertukaran gas di paru-paru.
 Darah melepaskan karbon dioksida dan
mengambil oksigen dari alveoli paru-paru. Oleh
karena itu, darah yang berasal dari paru-paru ini
banyak mengandung oksigen.
 Darah yang banyak mengandung zat sisa
metabolisme dan karbon dioksida kembali ke
serambi kanan jantung melalui pembuluh balik.
 Peredaran darah besar ini mengalir dari jantung
ke seluruh tubuh, kemudian kembali lagi ke
jantung.
 Peredaran darah manusia selalu melalui pembuluh
darah. Oleh karena itu, peredaran darah manusia
disebut peredaran darah tertutup.
Sistem peredaran darah
 Arteri : membawa darah dari jantung ke
seluruh tubuh
 Vena: membawa darah dari seluruh tubuh ke
jantung
 Jantung: otot jantung memompa darah
 Denyut nadi bayi : 120-150x/menit
 Denyut nadi anak-anak: 80-150x/menit
 Denyut nadi dewasa: 60-100x/menit
Arteri Karotis

Arteri Radialis
Sistem Persarafan
 Sistem yang menyelenggarakan kerjasama
yang rapi dalam organisasi dan koordinasi
kegiatan tubuh
 Saraf sentral : Otak dan medula spinalis
 Saraf perifer : Susunan saraf somatis (otot
saraf sadar) dan saraf otonom (otot polos :
jantung, hati, pankreas dll)
SISTEM PERSYARAFAN

Berfungsi melakukan
pengaturan kegiatan tubuh
dengan cara mengirimkan
pesan-pesan rangsang atau
impuls saraf dan tanggapan atau
reaksi dalam bentuk pulsa
elektrik.
Sistem syaraf
Parietal lobe

Frontal lobe
Frontal bone Fornix
Corpus callosum
Cerebrum Thalamus
Isthmus
Occipital lobe
Frontal sinus Pons
Pituitary gland Cerebellum

Sphenoid
sinus

Oblongate
Sistem syaraf
Spinal cord
Sympathetic trunk
Spinal ganglion Posterior root
Anterior root
Pia mater Arachnoid
Spinous process
of vertebra
Dura mater
Spinal nerves

Body of vertebra Sympathetic Cord end


At second
ganglion
Lumbar
Intervertebral disk vertebra

Transverse
Process of
vertebra Coccyx
Sistem syaraf

Musculocutaneous

Radial
Median
Ulnar
Sistem Kulit
 Kulit adalah suatu organ pembungkus seluruh permukaan
luar tubuh, merupakan organ terberat dan terbesar dari
tubuh. Seluruh kulit beratnya sekitar 16 % berat tubuh,
pada orang dewasa sekitar 2,7 – 3,6 kg dan luasnya
sekitar 1,5 – 1,9 meter persegi. Tebalnya kulit bervariasi
mulai 0,5 mm sampai 6 mm tergantung dari letak, umur
dan jenis kelamin. Kulit tipis terletak pada kelopak mata,
penis, labium minus dan kulit bagian medial lengan atas.
Sedangkan kulit tebal terdapat pada telapak tangan,
telapak kaki, punggung, bahu dan bokong.
Kulit merupakan organ yang menjalankan
berbagai macam fungsi, diantaranya yang
terpenting yaitu:
 Kulit melindungi tubuh terhadap luka
 Kulit, melalui persarafan sensorik, juga
bertindak sebagai alat indera
 Kulit juga berperan dalam mengatur
keseimbangan air,
 Kulit mempertahankan temperatur tubuh
 Komunikasi dan Ekskresi
Lapisan- lapisan kulit
 Epidermis
adalah lapisan luar kulit yang tipis dan
avaskuler. Terdiri dari epitel berlapis gepeng
bertanduk, mengandung sel melanosit,
Langerhans dan merkel. Tebal epidermis
berbeda-beda pada berbagai tempat di tubuh,
paling tebal pada telapak tangan dan kaki.
 Dermis
Dermis merupakan bagian yang paling
penting di kulit yang sering dianggap
sebagai “True Skin”. Terdiri atas jaringan
ikat yang menyokong epidermis dan
menghubungkannya dengan jaringan
subkutis. Tebalnya bervariasi, yang paling
tebal pada telapak kaki sekitar 3 mm.
 Subkutis
Subkutis merupakan lapisan di bawah
dermis atau hipodermis yang terdiri dari
lapisan lemak. Lapisan ini terdapat
jaringan ikat yang menghubungkan kulit
secara longgar dengan jaringan di
bawahnya. Jumlah dan ukurannya
berbeda-beda menurut daerah di tubuh
dan keadaan nutrisi individu. Berfungsi
menunjang suplai darah ke dermis untuk
regenerasi.
SISTEM PENCERNAAN
 Proses pencernaan makanan
meliputi dua tahap yaitu tahap
pencernaan mekanis dan
kimiawi.

 Pencernaan secara mekanis


terjadi di dalam mulut yaitu
ketika menguyah makanan
hingga halus.

 Pencernaan makanan kimiawi


terjadi di dalam usus yaitu
makanan dipecah menjadi
molekul-molekul yang lebih
sederhana oleh enzim-enzim
pencernaan.
Sistem pencernaan makanan pada manusia
terdiri dari beberapa organ, berturut-turut
dimulai dari
1. Rongga Mulut,
2. Esofagus
3. Lambung
4. Usus Halus
5. Usus Besar
6. Rektum
7. Anus.
Sistem endokrin
 Kelenjar yang mengirimkan hasil sekresi
langsung ke dalam darah yang beredar dalam
jaringan kelenjar tanpa melewati duktus
 Hasil sekeresi nya di sebut hormon
 Beberapa dari organ endokrin menghasilkan
satu macam hormon, ada juga yang lebih dari
satu macam hormon
Fungsi kelenjar
 Menghasilkan hormon
 Mengontrol aktifitas kelenjar tubuh
 Merangsang aktifitas kelenjar tubuh
 Merangsang pertumbuhan jaringan
 Mengatur metabolisme, oksidasi,
meningkatkan absorbsi glukosa pada usus
halus
 Mempengaruhi metabolisme lemak, protein,
hidrat arang, vitamin, mineral dan air
Kelenjar tubuh
 Kelenjar hipofise
 Kelenjar tiroid
 Kelenjar thymus
 Kelenjar supra renalis/adrenalis
 Kelenjar pienalis (epifise)
 Kelenjar pankreatika
 Kelenjar kelamin ( testika dan ovarika)
Sistem Urinaria
 Terjadi nya proses penyaringan darah bebas
dari zat-zat yang tidak dipergunakan oleh
tubuh
 Menyerap zat-zat masih dipergunakan
 Zat-zat yang tidak digunakan dikeluarkan
berupa urin
 Sistem urinary adalah sistem organ yang
memproduksi, menyimpan, dan mengalirkan
urin. Pada manusia, sistem ini terdiri dari dua
ginjal, dua ureter, kandung kemih, dua otot
sphincter, dan uretra.
BAGIAN-BAGIAN SISTEM PERKEMIHAN

 GINJAL/ RENAL
 URETER
 VESICA URINARIA/ KANDUNG KEMIH
 URETRA
GINJAL
 FUNGSI GINJAL
- MENGELUARKAN zat sisa organik
- Pengaturan konsentrasi ion2 penting
- Pengaturanproduksi sel darah merah
- Pengaturan keseimbangan asam basa
- Pengaturan tekanan darah
- Pengeluaran zat beracun
 Manusia memiliki sepasang ginjal yang terletak di belakang
perut atau abdomen. Ginjal ini terletak di kanan dan kiri tulang
belakang, di bawah hati dan limpa. Di bagian atas (superior)
ginjal terdapat kelenjar adrenal (juga disebut kelenjar
suprarenal).
 Ginjal bersifat retroperitoneal, yang berarti terletak di
belakang peritoneum yang melapisi rongga abdomen. Kedua
ginjal terletak di sekitar vertebra T12 hingga L3. Ginjal kanan
biasanya terletak sedikit di bawah ginjal kiri untuk memberi
tempat untuk hati.
 Sebagian dari bagian atas ginjal terlindungi oleh iga ke sebelas
dan duabelas. Kedua ginjal dibungkus oleh dua lapisan lemak
(lemak perirenal dan lemak pararenal) yang membantu
meredam goncangan.
URETER

 TERDIRI DARI 2 PIPA YANG MASING-MASING


BERSAMBUNG DARI GINJAL KE KANDUNG
KEMIH
 LAPISAN DINDING URETER TERDIRI DARI :
- LAPISAN LUAR (JARINGAN IKAT/ FIBROSA)
- LAPISAN TENGAH (OTOT POLOS)
 LAPISAN DINDING URETER TERJADI GERAKAN
PERISTALTIK TIAP 5 MENIT SEKALI YANG
MENDORONG URINE MELALUI URETER
VESIKA URINARIA
 SEBUAH KANTUNG DENGAN OTOT YANG MULUS
DAN BERFUNGSI SEBAGAI PENAMPUNG AIR SENI
YANG BERUBAH-UBAH JUMLAHNYA KARENA
KANDUNG KEMIH DAPAT MENGEMBANG DAN
MENGEMPIS
 PROSES MIKSI
- DISTENSI KANDUNG KEMIH ( 250 CC)  REFLEK
KONTRAKSI DINDING KANDUNG KEMIH 
RELAKSASI SPINKTER INTERNUS  RELAKSASI
SPINKTER EKSTERNUS  PENGOSONGAN KANDUNG
KEMIH
- KONTRAKSI KANDUNG KEMIH DAN RELAKSASAI
SPINKTER DIHANTARAKAN MELALUI SERABUT
SARAF SIMPATIS
- PERSARAFAN VESIKA URINARIA DIATUR
TORAKOLUMBAL & KRANIAL DARI SISTEM SARAF
OTONOM
URETRA

 MERUPAKAN SALURAN SEMPIT YANG


BERPANGKAL PADA KANDUNG KEMIH
 BERFUNGSI MENYALURKAN AIR KEMIH KELUAR
Dalam anatomi, uretra adalah saluran yang
menghubungkan kantung kemih ke lingkungan luar
tubuh. Uretra berfungsi sebagai saluran pembuang baik
pada sistem kemih atau ekskresi dan sistem seksual. Pada
pria, berfungsi juga dalam sistem reproduksi sebagai
saluran pengeluaran air mani.
Uretra pada wanita
 Pada wanita, panjang uretra sekitar 2,5 sampai 4 cm dan terletak di
antara klitoris dan pembukaan vagina.
 Pria memiliki uretra yang lebih panjang dari wanita. Artinya, wanita
lebih berisiko terkena infeksi kantung kemih atau sistitis dan infeksi
saluran kemih.
Uretra pada pria
 Pada pria, panjang uretra sekitar 20 cm dan berakhir pada akhir
penis.
 Uretra pada pria dibagi menjadi 4 bagian, dinamakan sesuai dengan
letaknya:
 pars pra-prostatica, terletak sebelum kelenjar prostat.
 pars prostatica, terletak di prostat, Terdapat pembukaan kecil,
dimana terletak muara vas deferens.
 pars membranosa, sekitar 1,5 cm dan di lateral terdapat kelenjar
bulbouretralis.
 pars spongiosa/cavernosa, sekitar 15 cm dan melintas di corpus
spongiosum penis.
Sistem reproduksi wanita
Ovary

Fundus

Fallopian (uterine) tube


Uterus
Urinary bladder
Cervix
Symphysis pubis
Vagina
Urethra

Labium
Labium

Clitoris
Sistem reproduksi pria
Ductus deferens

Urinary bladder

Seminal vesicle

Rectum

Symphysis pubis
Prostate gland
Urethra Ejaculatory duct
Corpus cavernosum
of urethra
Corpus spongiosum
Testis
Epididymis
Sistem Panca Indera
 Penglihatan : Mata
 Pendengaran : Telinga
 Perasa/ Pengecap: Lidah
 Pencium : Hidung
 Peraba : Kulit
Mata
Telinga
Lidah
Hidung
Kulit
Terima Kasih

Ada pertanyaan?