Anda di halaman 1dari 4

Nama : Putri Aulia

Npm : 17040001

Mata Kuliah : AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK

Dosen Pengampu : Nina Yulianasari, SE.,M.Sc

Pertemuan Pertama Jum’at, 27 Maret 2020

TUGAS 1

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini:


1. Jelaskan apa yang saudara ketahui tentang akuntansi Sektor Publik?

Jawaban :
Akuntansi Sektor Publik adalah sebuah proses untuk mengumpulkan, mencatatat,
mengklasifikasikan, menganalisis serta membuat laporan transaksi keuangan untuk
sebuah organisasi publik yang menyediakan informasi keuangan bagi pihak yang
membutuhkannya untuk digunakan saat pengambilan sebuah keputusan.

2. Uraikan peranan Akuntansi Sektor Publik! Kaitkan dengan proses desentralisasi yang
diterapkan di Indonesia?

Jawaban :
Peran dari Akuntan Sektor Publik itu sendiri adalah sebagai berikut:
1) Membuat keputusan yang berkaitan dengan penggunaan sumber daya yang terbatas
termasuk identifikasi bidang keputusan yang rumit dan penetapan tujuan serta
sasaran organisasi.

2) Mengarahkan dan mengendalikan secara efektif sumber daya ekonomi dan sumber
daya manusia yang ada di dalam organisasi.

3) Menjaga dan melaporkan kepemilikan atas sumber daya yang dikuasai organisasi

Jadi, kaitan Akuntansi Sektor Publik dengan proses desentralisasi yang diterapkan di
Indonesia itu sangat erat yang dimana Keleluasaan kewenangan yang diberikan
pemerintah pusat kepada pemerintah daerah berdampak pada pengelolaan sektor publik
yang dikelola dan dipertanggung jawabkan secara langsung oleh daerah otonom. Selain
itu tujuan adanya otonomi daerah (Desentralisasi) adalah untuk memperbaiki alokasi
sumber daya produktif melalui pergeseran peran pengambilan keputusan publik ke
tingkat pemerintah yang paling rendah yang memiliki informasi yang paling lengkap.

3. Jelaskan mengapa pentingnya memahami terlebih dahulu mengenai sistem akuntansi


sektor publik bagi seorang auditor atau pengawas?

Jawaban :

Alasan mengapa penting memahami dahulu sistem akuntansi sektor publik supaya
pemeriksaan lebih efisien, efektif dan ekonomis, organisasi publik juga harus
memahami bagaimana mempersiapkan segala sesuatu terkait dengan audit yang
akan dilakukan oleh auditor

4. Uraikan perkembangan organisasi sektor publik dari sudut pandang akuntansi?

Jawaban :
 Sebenarnya, sejarah organisasi sektor publik telah dimulai sejak ribuan tahun
yang lalu. Bahkan, dalam bukunya, Vernon Kam (1989) mengilustrasikan keberadaan
praktik akuntansi sektor publik sejak ribuan tahun sebelum masehi.

Praktik tersebut dihasilkan dari berbagai interaksi antarwarga masyarakat dan


berbagai kekuatan sosial kemasyarakatan. Kekuatan sosial masyarakat, yang
umumnyaberbentuk pemerintahan - organisasi sektor publik ini, diklasifikasikan dalam:

1. Semangat kapitalisasi (capitalistic spirit)

2. Peristiwa politik dan ekonomi (economic and politic events)

3. novasi teknologi (technology inovation).

Bukti sejarah mengindikasikan bahwa praktik sistem pencatatan telah ada sejak
zaman mesir kuno. Organisasi kementerian didirikan dengan tujuan mengadminstrasikan
laporan untuk perdana menteri. Para menteri melakukan praktik laporan bulanan yang
terkait dengan hasil pemungutan pajak. Saat itu, pemerintahan Mesir tersusun atas
distrik-distrik yang dipimpin oleh seorang gubernur yang bertugas menyimpan catatan
kekayaan setiap distrik sebagai dasar pemungutan pajak. Berikutnya, di masa Babilonia,
praktik pencatatan telah dilakukan dalam berbagai kegiatan untuk menghasilkan
pendapatan dan produksi.

Di masa Yunani, pemerintahan yang berkuasa membagi secara adil berbagai


pendapatan yang diterima. Phartenon, merupakan sebutan bagi organisasi kementerian
yang bertugas. Mereka telah mengembangkan berbagai metode pencatatan barang yang
berharga. Di masa Roma, praktik akuntansi untuk mendukung mekanisme pajak
dilakukan oleh semua pejabat, baik itu di gubernuran maupun kekaisaran. Di
pertengahan akhir abad 14, praktik pencatatan transaksi keuangan di Genoa adalah
berupa bukti transaksi keuangan antarpemerintahan yang berkuasa dan rakyat.
Selanjutnya, proses pencatatan berkembang dalam proses perdagangan antarnegara.

Pada saat yang sama, dibelahan dunia lain, gereja memasuki era peranan gereja
dalam pemerintahan. Proses administrasi pencatatan keuangan keuangan gereja telah
dilakukan secara rapi. Orientasi politik yang mendasari kebijakan administrasi adalah
perlawanan kaum gereja terhadap kaum kapitalistik yang berorientasi mencari
keuntungan pribadi. Seterusnya, pengaruh paham feodal berkembang sebagai alur utama
dunia. Semua perkembangan paradigma ini terus diikuti oleh praktik akuntansi sektor
publik.

5. Jelaskan persamaan dan perberbedaan akuntansi sektor publik dengan akuntansi sektor
swasta?

Jawaban:

Persamaan akuntansi sektor publik dan sektor swasta, antara lain :


1. Kedua sektor, baik sektor publik maupun sektor swasta merupakan bagian integral
dari sistem ekonomi, di suatu negara dan keduanya menggunakan sumber daya yang
sama untuk mencapai tujuan organisasi.
2. Keduanya menghadapi masalah yang sama, yaitu masalah kelangkaan sumber daya
(scarcity of resources), sehingga baik sektor publik maupun sektor swasta dituntut
untuk menggunakan sumber daya organisasi secara ekonomi, efisien dan efektif.
3. Proses pengendalian manajemen, termasuk manajemen keuangan, pada dasarnya
sama di kedua sektor. Kedua sektor tersebut membutuhkan informasi yang handal,
relevan untuk melaksanakan fungsi manajemen (perencanaan, pengorganisasian dan
pengendalian).
1. Pada beberapa hal, kedua sektor menghasilkan produk yang sama, seperti sama-sama
bergerak dibidang transportasi massal, pendidikan, kesehatan, penyediaan energi, dan
sebagainya.
2. Kedua sektor terikat pada peraturan perundang-undangan dan ketentuan hukum lain
yang disyaratkan.
N Sektor Publik/ Sektor Swasta/
Perbedaan
o Pemerintahan Komersial

Tujuan
Profit Motif
1 Organisasi Non Profit Motif

Pembiayaan internal :
Pajak, Retribusi, Modal sendiri, laba
Utang, Obligasi ditahan, penjualan
Pemerintah, Laba aktiva.
Sumber
2 BUMN/BUMD, Pembiayaan Eksternal :
Pendanaan
Penjualan Aset
Utang bank, obligasi,
Negara,dsb;
Sumbangan, Hibah penerbitan saham.

Pertanggungjawaban
kepada Pertanggungjawaban
Pertanggungja
3 publik/masyarakat kepada pemegang saham
waban
dan parlemen dan kreditor
(DPR/DPRD)

Fleksibel : datar,
Struktur Birokratis, kaku dan
4 piramid, lintas
Organisasi hirarki
fungsional, dsb

Karakteristik
5 Terbuka untuk publik Tertutup untuk publik
Anggaran

Basis Kas Menuju


Akrual (Cash Toward
Accrual), Pada tahun
Sistem Basis Akrual (Accural
6 2015 seluruhnya
Akuntansi Basis)
menggunakan Basis
Akrual (Accrual
Basis)

Anda mungkin juga menyukai