Anda di halaman 1dari 6

DIAGNOSA DAN INTERVENSI KEPERAWATAN

BERDASARKAN FORMAT PENGKAJIAN ASUHAN KEPERAWATAN


GERONTIK

NAMA-NAMA KELOMPOK 2 :

1. VERANTI MAWEIKERE (17061045)


2. GABRIELLA DAVID (17061090)
3. VICHA LAHEBA (17061114)
4. ATRIS BESSY (17061067)
5. AMELIA POSUMAH (17061187)
6. BELLA HANOK (17061153)
7. ERIKA SADINDA (17061139)
8. ARYA BAWOLE (17061060)

DOSEN PEMBIMBING : Ns.Cindy Oroh, S.kep,M.Kep

FAKULTAS KEPERAWATAN

UNIKA DE LA SALLE MANADO

2020
PRIORITAS DX.KEPERAWATAN RASIONALPENENTUAN
PRIORITAS
1 Diare b/d menu makanan yang Diare merupakan feses yang keluar
tidak seimbang d/d klien secara sering,lunak,dan tidak
mengalami diare setiap berebentuk. Namun harus segera
bulan,selama 1-2 hari. diatasi agar tidak terjadi dehidrasi
supaya tidak menjadi fatal.
Pemeliharaan kesehatan tidak Pemeliharaan kesehatan tidak efektif
2 efektif b/d ketidaktersediaan merupakan ketidakmampuan
jamban di rumah dan tidak ada mengidentifikasi,mengelola,dan
saluran pembuangan air kotor d/d menemukan bantuan untuk
klien mengatakan menumpang mempertahankan kesehatan agar
mandi,BAK,dan BAB di WC terhindar dari penyakit-penyakit yang
tetangga. tidak diinginkan.
3 Penurunan koping keluarga b/d Penurunan koping keluarga
kurangnya dukungan dari orang merupakan ketidakadekuatan
terdekat d/d klien mengatakan dukungan,rasa nyaman,bantuan,dan
kadang merasa sepi karena rindu motivasi orang terdekat yang
dengan anak-anaknya yang jarang dibutuhkan klien untuk
sekali bertemu dengannya mendukungnya atau mengatasi
masalah kesehatannya.
4 Ansietas b/d hubungan orang tua Ansietas merupakan kondisi emosi
dan anak tidak memuaskan d/d dan pengalaman subyektif individu
klien mengatakan bahwa ia terhadap objek yang tidak jelas dan
berharap anak-anaknya masih spesifik akibat antisipasi bahaya yang
sayang kepadanya dan tidak memungkinkan individu melakukan
hanya mengirimkan uang setiap tindakan untuk menghadapi ancaman.
bulan.
5 Keputusasaan b/d kehilangan Keputusasaan merupakan kondisi
kepercayaan pada nilai-nilai individu yang memandang adanya
penting d/d klien mengatakan keterbatasan atau tidak tersedianya
merasa telah gagal melebihi orang alternative pemecahan pada masalah
pada umumnya. yang dihadapi.

Dx Keperawatan Intervensi Rasional


1 - Observasi intake dan output - Mengetahui berapa jumlah
klien.
cairan masuk dan yang
- Anjurkan klien untuk banyak keluar.
minum.
- Untuk memenuhi kebutuhan
cairan tubuh klien.
- Beri minum yang cukup.
- Minum yang cukup dapat
- Beri makan sedikit tapi sering. membantu klien agar tidak
kekurangan cairan.
- Kolaborasi beri cairan melalui - Makan sedikit tapi sering
IVFD.
dapat menunjang jumlah
cairan yang masuk.
- Selain memberi minum dan
makan, pemberian IVFD
juga dapat membantu klien
dalam pemenuhan cairan.
2 - Identifikasi motivasi klien - Untuk mengetahui
untuk berubah keinginan klien dalam
- Identifikasi bahwa kebiasaan memiliki jamban yang
klien akan berubah bersih dan sehat
- Ajarkan kepada klien bahwa - Untuk mengetahui
kebersihan itu penting kebiasaan klien akan
- Fasilitasi jamban yang bersih berubah dan akan
untuk klien memikirkan pembuatan
jamban
- Memberikan edukasi agar
klien agar tahu
pentingnnya kebersihan
- Agar klien sudah tidak
BAB di rumah
3 - Kaji hubungan antara anggota - Mengetahui seperti apa
keluarga hubungan interpersonal
antara keluarga
- Anjurkan pada keluarga untuk - Keluarga mempengaruhi
mendorong klien dalam motivasi klien
dukungan sosial

- Bantu keluarga menentukan - Keluarga mampu


strategi koping yang positif menentukan koping yang
sesuai

- Identfkasi dukungan spritual - Mengetahui seperti apa


dalam keluarga dukungan spiritual yang
dimiliki oleh keluarga

- Gunakan komunikasi yang - Keluarga lebih cepat


mudah oleh anggota keluarga memahami dan diskusi
menjadi lebih baik.
4 - Pantau perubahan tanda-tanda - Perubahan tanda-tanda
vital dan kondisi yang vital dapat digunakan
menunjukan peningkatan sebagai indikator
kecemasan klien terjadinya ansietas pada
- Berikan informasi serta klien.
bimbingan antisipasi tantang - Mempersiapkan klien
segala bentuk kemungkinan menghadapiu segala
yang akan terjadi dimasa kemungkinan, krisis
depan perkembangan dan/atau
- Ajarkan teknik menenangkan situasional.
diri dan pengendalian perasaan - Teknik menenangkan diri
negatif atas segala hal yang dapat digunakan untuk
dirasakan klien meredakan kecemasan
- Instruksikan untuk melaporkan pada klien yang
timbulnya gejala-gejala mengalami distress akut.
kecemasan yang muncul dan - Membantu memudahkan
tidak dapat lagi dikontrol penyedia layanan
- Meningkatkan koping individu kesehatan untuk
- Memberikan dukungan emosi menganalisis kondisi yang
selama masa stres dialami klien.
- Membantu klien untuk
Kolaborasi : beradaptasi dengan
persepsistresor,
Berikan obat jenis anti depresan perubahan, atau
apabila klien benar-benar tidak pemenuhan tuntutan dan
mampu mengendalikan dirinya peran hidup.
- Memberikan dukungan
emosi untuk menenangkan
klien dan menciptakan
penerimaan serta bantuan
dukungan selama masa
stress.

Kolaborasi :
- Agen farmakologi dapat
digunakan sebagai salah
satu pilihan untuk
merdeakan kecemasan
pada klien

5 - Mengidentifikasi benda-benda - Mengetahui benda-benda


yang dapat membahayakan yang dapat
pasien. membahayakan pasien.

- Mengajarkan cara - Membantu pasien dalam


mengendalikan keputusasaan mengendalikan
pasien. keputusasaannya.
- Mengendalikan aspek positif - Membantu pasien
pasien. mengasah kemampuan
- Mendorong pasien untuk posifit yang dimilikinya.
menghargai diri sebagai - Membantu pasien dalam
individu yang berharga mengendalikan dirinya.
- Mendorong pasien berfikir - Untuk membantu pasien
positif terhadap dirinya agar menghilangkan
pikiran yang negatif.