Anda di halaman 1dari 20

LAPORAN PENDAHULUAN

PRAKTEK PROGRAM PROFESI NERS


TAHUN AKADEMIK 2019-2020

“ANTE NATAL CARE (ANC)”

Disusun Oleh :

RENI NURAZIZAH S.Kep

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BINA PUTERA


BANJAR
PROGRAM STUDI NERS ANGKATAN KE-15
TAHUN AKADEMIK 2019-2020
Jl. Mayjen Lili Kusumah-Sumanding Wetan No. 33 Kota Banjar
Tlp (0265) 741100 Fax (0265) 744043
web: www.stikesbp.ac.id

1
A. Definisi

Kehamilan adalah masa-masa perkembangan fetus yang berasal dari ovum yang
telah mengalami fertilisasi dan saat terjadi perubahan identitas dan peran bagi ibu,
bapak dan anggota keluarga (Hamilton, 2012)

B. Tujuan Ante Natal Care

1. Memfasilitasi hubungan yang sehat dan positif bagi ibu dan bayinya melalui
hubungan Kepercayaan ibu
2. Mendeteksi komplikasi-komplikasi yang mengancam jiwa
3. Mempersiapkan kehamilan dan memberikan pendidikan kesehatan.

C. Tanda dan Gejala

1. Subjektif
a. Amenore
b. Perubahan payudara = nyeri tekan, pembesaran, pigmentasi, perubahan
putting, sekreasi kolostrum
c. Mual muntah = (Respon awal terhadap tingginya kadar progesterone dan
menghilang setelah 3 bulan)
d. Frekuensi berkemih meninggi :
Kongresi darah pada organ-organ pelvik meningkatkan sensitifitas jaringan.
Tekanan uterus pada kandung kencing menstimulasi saraf sehingga BAK
e. Lokorea (keputihan) = peningkatan sekresi vagina disebabkan oleh efek
stimulasi hormone Pada kelenjar dan peningkatan suplai darah ke pelvik
terjadi amat dini pada kehamilan
f. Tanda chedwick (bercak keunguan pada vagina) = kerena terjadi
peningkatan suplai darah pada daerah tersebut.
g. Quickening (Perasaan pertama kali adanya getaran dalam kehamilan) ini
terjadi sekitar 22 minggu gestasi atau 20 minggu pada wanita pernah hamil.

2
h. Gejala umum = wanita merasa hamil, letih, pusing, sakit kepala, mungkin
terjadi peningkatan progesterone yang menyebabkan retensi air, depresi
mental.
2. Objektif
a. Tanda hegar yaitu melunaknya segmen bwah uterus (istmus uteri melunak),
bila ditekan seolah-oleh corpus uterus terpisah dari serviks.
b. Tanda goodlls yaitu melunaknya serviks, hal ini terjadi sampai akhir bulan
ke 2
c. Ballottement yaitu pantulan yang terjadi ketika jari pemeriksa mengetuk
janin yang mengapung dalam uterus.
d. Uterus soufflé (desiran) yang terdengar diatas uterus hamil disebabkan oleh
dorongan darah pada pembuluh darah besar uterus
e. Konsentrasi Braxton hicks yaitu kontraksi interminten yang mungkin terjadi
selama hamil dan tidak terasa sakit
f. Perubahan abdomen kerena uterus membesar. Dinding abdomen terdorong
keluar untuk menampung penambahan ukuran uterus.
g. Striae gravidarum yaitu akibat renggangan kulit terlihat garis-garis tak
teratur pada abdomen.
h. Pigmentasi yaitu pengumpulan peigmen pada kulit payudara, muka dan
midline abdomen (linen nigrae) terlihat pada kulit gelap
i. HCO (Human Chorionic gandotropin ) positif / ( pada test (+) )
3. Tanda Positif Kehamilan
a. Terdengar DJJ, mencatat EKG janin
b. Teraba/ merasakan bagian-bagian janin
c. Melihat konsepsi pada USG, Skelet janin pada gambar x-ray.
d. Merasakan gerakan janin
e. Adanya kantung kehamilan (gastasionalsae) dalam rongga uterus ditentukan
dengan USG.

4. Perhitungan Taksiran Partus


Hukum negal  Silkus haid 28 hari : Tanggal (+ 7) bulan (- 3) tahun (+1)

3
Siklus haid 35 hari : Tanggal (+14) bulan (- 3) tahun (+1)
Awal bulan : Tanggal (+ 7) bulan (+9) tahun (0)
5. Usia Kehamilan
1) Berdasarkan TFU.
1) Sebelum bulan ke 3 tunda uteri belum dapat diraba.
2) Akhir bulan ke 3 (12 Minggu)  1- 2 jari diatas simpisis.
3) Akhir bulan ke 4 (16 Minggu)  Pertengahan antara simpisis dan pusat.
4) Akhir bulan ke 5 (20 Minggu)  3 jari dibawah pusat
5) Akhir bulan ke 6 (24 Minggu)  setinggi pusat
6) Akhir bulan ke 7 (28 Minggu)  3 jari diatas pusat
7) Akhir bulan ke 8 (32 Minggu)  pertengahan processus xypoideus dan
pusat.
8) Akhir bulan ke 9 (36 Minggu)  3 jari dibwah processus xypoideus
9) Akhir bulan ke 10 (40 minggu)  pertengahan px dan pusat.
2) Mc donal
TFUcm
= Tuanya kehamilan dalam bulan.
35
8
TFU = Tuanya kehamilan dalam minggu.
7
Taksiran BB janin ( MC Donal -12 ) x 155
6. Perubahan Fisiologi Pada Kehamilan
a. Uterus bertambah besar = 30 gram menjadi 100 gram
1) Unterus bertambah besar = 30 gram menjadi 1000 gram, panjang 32 cm
dan lebar 24 cm, ukuran muka belakang 22 cm yang disebabkan oleh
hiportropi alat rahim, selaput- selaput yang ada menjadi higroskopis.

2) Kontraksi uterus pada tiap trimester


I Uterus Kontraksi tidak teratur, normalnya tanpa nyeri.

4
II Kontraksi dapat di deteksi dengan pemeriksaan bimanual, tidak
teratur
III Frekuensi Kontraksi makin sering terutama ½ minggu terakhir
3) Pemeriksaan leopold
I Menentukan tinggi FU, usia kehamilan, menentukan bagian apa yang
terletak pada bagian fundus.
II Menentukan batas samping rahim kiri dan kanan, menentukan letak
punggung dan bagian terkecil janin
III Menentukan bagian terbawah janin, apakah bagian terbawah tersebut
sudah masuk atau masih goyang
IV Menentukan bagian terbawah janin,dan sudah berapa jauh janin
sudah masuk PAP, konvergen, divergen, atau sejajar
b. Serviks uteri
Mengalami perubahan karena hormon estrogen yang meningkat dan hiper
vaskularisasi maka konsistensisnya menjadi lunak.
c. Vagina dan vulva
Adanya pengaruh estrogen terjadi hipervaskularisasi mengakibatkan vagina
dan vulva tampak lebih merah agak kebiru-biruan (livide ) tanda Chadwick
d. Perubahan pada postur tubuh = lordosis / kyposis
e. Ovarium
Korpus luteum oravidatalis 1 cm berfungsi untuk mengeluarkan estrogen dan
progesterone mengecil sampai dengan terbentuk plasenta pada kehamilan 16
minggu, terdapat hormone relaksin suatu imunoreaktif luhibin dalam
sirkulasi internal, diperkirakan distintesa di corpus luteum.
f. Mamae (payudara)
Membesar dan tegang akibat hormone somatotropin, estrogen dan
progresteron. Estrogen menimbulkan sistem saluran, progesterone
menambah sel-sel asinus, somatotropin untuk membentuk lemak di sekitar
alveolus dan mempengaruhi pertumbuhan sel asinus sehingga terjadi
pembuatan kafein, laktalbumin dan laktoglobulin untuk persiapan laktasi.

5
Pada kehamilan 12 minggu keatas keluar kolostrum yang berasal dari
kelenjar asinus
g. Sirkulasi darah
1) Volume darah ibu meningkat 25 % secara fisiologi karena adanya
hidremia ( pencairan darah )
2) Led meningkat 4 x, eritrosit meningkat untuk transport O2 dan plasma
meningkat, leokosit meningkat sampai dengan 10.000 / mm 3 trombosit
meningkat
3) Protein, albumin, gamma globulin menurun pada trimester dan
meningkat pada akhir kehamilan
h. Sistem pernafasan
1) Sesak nafas, nafas pendek terutama pada umur kehamilan 32 minggu
keatas
2) Kebutuhan O2 meningkat 20 %
i. Sistem perkemihan
BAK sering karena blas tertekan uterus yang membesar
j. Sistem endokrin
1) Kelenjar tiroid dan parathyroid
Tiroid  Membesar tapi hormone tiroksin yang dihasilkan tetap
Paratiroid  Membesar terutama pada kehamilan 15 – 20 minggu
Pankreas  Sel B pulau langerhause menghasilkan insulin untuk penuhi
kebutuhan tubuh.
2) Kelenjar piturtary  FSH ditekan / HCG, hormon pertumbuhan
menurun, hormone melanotropik meningkat
k. Sistem persyarapan
1) akroestesia atau rasa baal dan gatal pada tangan
2) Kuku pada tangan, jari dan lengan
l. Respon imunologi
Menurun Ig G

m. Sistem murkuloskeletal

6
1) Gigi, tulang dan sendi membutuhkan banyak kalsium
2) Nyeri punggung, kram otot tungkai dan kaki
n. Metabolisme
1) BMR meningkat 15 – 20 % pada akhir kehamilan
2) Sering haus, nafsu makan bertambah
3) BAK sering dan banyak, tampak glukosaria
4) Janin membutuhkan kalsiun sebanyak 30 gr
5) Tambah zat besi 800 mg, 30 – 50 mg/ hari dalam bentuk sulfur forosus,
glukonarferour sesudah makan.
6) Kenaikan BB ( 6,5 – 10,5 Kg, rata – rata 9,5 /bulan setelah umur
kehamilan 20 minggu
Peningkatan BB 10 minggu 650 gr
20 minggu 4000 gr
30 minggu 8000 gr
40 minggu 12500 gr
Trimester I  0,5 /Kg/Minggu
II  0,5 Kg/Minggu ( 3 – 8 Kg )
III 0,5 Kg/Minggu ( 8 – 15 Kg )
7. Perubahan Psikososial
a. Prosepsi ibu tentang kehamilan dan kebudayaan.
1) Mempengaruhi hormone ibu berespon terhadap kebudayaan
2) Cara memberikan penghargaan, empati.
3) Mungkin mengannggap sebagai penyakit, kejelekan.
4) Memandang sebagai suatu tugas dan pemenuhan tugas.
5) Ibu bekerja
6) Usia > 25 tahun / < 15 tahun, bayi lahir yang tak diinginkan, BBLR, jadi
beban orang tua.
7) Nutrisi kurang : anemia, BBLR, gangguan mental bayi
8) Behavioral : merokok, alcohol, drug abuse

b. Terhadap pasangan dan keluarga

7
1) Bagaimana menjadi bapak dan seperti apa seorang bapak itu,
pengalaman hidupnya, kebudayaan tempat dibesarkan mempengaruhi
bagaimana memperhatikan ibu dari anak-anaknya.
2) Sangat khawatir terhadap ibu
3) Mengalami gejala seperti ibu ngidam, agak malas, sakit mitleiden
“menderita bersama-sama”
4) Pengabdi garis keluarga
5) Dukungan dan keluarga
c. Penyesuaian pada kehamilan
1) Trimester I ( 1 - 3 bulan )
Terjadi perubahan fisiologis fisik pada kehamilan akan memengaruhi
emosi seseorang segera setelah konsepsi progesterone dan estrogen
dalam tubuh mulai meningkat terjadi morning siknes, kelemahan,
keletihan, dan perasaan mual, calon ibu merasa tidak sehat benar.
2) Trimester II ( 4 – 6 bulan )
a) Biasanya lebih menyenangkan tubuh wanita telah terbiasa dengan
tingkat hormone yang tinggi
b) Telah menerima kehamilannya dan menggunakan pikiran dan
energinya lebih konstruktif.
c) Janin kecil dan belum menyebabkan ketidaknyamanan dengan
ukurannya.
d) Ibu merasakan gerakan janin pertama kali yang menyebabkan ibu
mempunyai dorongan psikologis yang besar.
3) Trimester II ( 7 – 9 bulan )
a) Pada bulan ke 8 mungkin terdapat periode tidak semangat dan
depresi, ketika bayi membesar dan ketidaknyamanan bertambah
calon ibu menjadi cepat lelah.
b) 2 minggu sebelum melaharkan ibu mulai mengalami perasaan senang
tapi mereka periode stress tinggi.
c) Reaksi calon ibu secara umum tergantung pada persiapannya dan
persepsinya

8
d. Pendidikan yang di perlukan
1) Persiapan keluarganya
Peran dan minat ibu selama hamil, pentingnya proses persalinan dan post
parfum faktor sosial ekonomi budaya, pelajaran sebagai orang dewasa.
2) Pendidikan kesehatan tentang personal hygiene, senam hamil, perawatan
mamae.
3) Persiapan persalinan
Lahir di bidan, Dokter, RS, Persiapan kebutuhan ibu dan bayi, teknik
nafas dan meneran, cara bernafas ibu yang tidak terlatih, metode
psikoprofilaktik, metode menurunkan nyeri, seperti metode Lamaze,
relaksasi lengan.
8. Kebutuhan Nutrisi Selama Hamil
a. Kalori untuk wanita hamil trimester pertama 2200 kalori, trimester kedua
dan ketiga 2500 kalori : peningkatan kebutuhan energi untuk pertumbuhan
janin dan produksi susu. Sumber makanannya berasal dari karbohidrat,
protein dan lemak
b. Protein 60 gr/ hari untuk sintesais produk konsepsi : janin, cairan amnion,
plasenta, pertumbuhan jaringan maternal, uterus, payudara, sel-sel darah
merah protein plasma, sekresi protein susu selama masa laktasi. Sumber
protein tersebut berasal dari : daging. Susu, telur, keju, kacang polong,
buncis kering, kacang tanah, padi-padian.
c. Mineral dan kalsium 1200 mg untuk pembentukan bakal skelet janin dan
bakal gigi, mempertahankan tulang ibu dan mineralisasi gigi. Sumbernya
berasal dari : susu, keju, yogurt, ikan sardine atau ikan lain yang dimakan
beserta tulangnya, sayur-sayuran berdaun hijau tua, kecuali bayam, tahu,
buncis panggang.
d. Fosfor 1200 mg untuk pembentukan skelet janin dan bakal gigi : Sumbernya
berasal dari : susu, keju, yogurt, daging, padi-padian utuh, kacang polong.
e. Besi 30 mg untuk peningkatan pembentukan hemoglobin ibu, penyimpanan
besi di hati janin. Sumbernya berasal dari : hati, roti utuh, atau sereal, sayur
sayuran berdaun, kacang polong, buah-buahan kering.

9
f. Seng 15 mg untuk komponen berbagai system enzim ; kemungkinan penting
untuk mencegah malformasi congenital. Sumbernya berasal dari : hati,
kerang, daging, gandum utuh, susu.
g. Yodium 175 µg untuk peningkatan laju metabolic maternal. Sumbernya
berasal dari : garam beryodium, makanan laut, susu dan produk susu, roti
beragi, donat.
h. Magnesium 320 µg untuk untuk terlibat dalam metabolisme energi dan
protein, prtumbuhan jaringan, kerja otot Sumbernya berasal dari : kacang
polong, kacang-kacangan, coklat, daging, padi-padian utuh
i. Selenium 65 mg untuk antioksidan (memproteksi membrane sel) komponen
gigi. padi-padian utuh Sumbernya berasal dari : daging organ, makanan laut,
padi-padian utuh, kacang polong, gula tebu.
j. vitamin larut dalam lemak
1) Vitamin A 800 (RE)† : esensial untuk perkembangan sel dan
pertumbuhan, pembentukan bakal gigi (perkembangan sel pembentuk
email dalam jaringan gusi) pertumbuhan tulang. Sumbernya berasal
dari : sayur-sayuran berdaun hijau, sayuran dan buah-buahan yang
berwarna kuning tua, lada, hati, margarine atau mentega yang diperkaya.
2) Vitamin D 10 (mg) ‡ digunakan dalam absorpsi kalsium dan fosfor,
terutama penting untuk meningkatkan mineralisasi. Sumbernya berasal
dari : susu yang diperkaya, margarine yang diperkaya, kuning telur,
mentega, hati, makanan laut.
3) Vitamin E 10 µg untuk anti oksidan (melindungi membrane sel dari
kerusakan), khususnya penting untuk mencegah hemolisis sel darah
merah. Sumbernya berasal dari : minyak sayur, sayur-sayuran berdaun
hijau, gandum utuh, hati, kacang-kacangan, padi-padian, keju, ikan.

k. Vitamin larut dalam air


1) Vitamin C 70 mg untuk pembentukan jaringan dan integritas jaringan,
pembentukan jaringan ikat, peningkatan absorpsi besi. Sumbernya

10
berasal dari : buah jeruk, strawberi, melon, brokoli, tomat, lada, sayur-
sayuran mentah berdaun hijau tua.
2) Asam folat 400 µg untuk pembentukan sel darah merah meningkat,
untuk mencegah anemia makrostatik atau megaloblastik, Sumbernya
berasal dari : , sayur-sayuran berdaun hijau, jeruk, brokoli, asparagus,
hati.
3) Tiamin 1,5 mg digunakan dalam metabolisme energi : Sumbernya
berasal dari : daging sapi, hati, padi-padian, kacang polong.
4) Ribobflavin 1,6 mg digunakan dalam metabolisme protein dan energi
Sumbernya berasal dari : susu, hati, padi-padian, sayur-sayuran kuning
dan hijau tua.
5) Piridoksin (B6) 2,2 mg digunakan dalam metabolisme protein
Sumbernya berasal dari : daging, hati, padi-padian utuh, sayuran hijau
6) B12 2,2 mg digunakan dalam produksi asm nukleat, dan protein,
khususnya penting dalam pembentukan sel darah merah dan pencegahan
anemia megaloblastik atau makrositik. Sumbernya berasal dari : susu,
telur, daging, hati, keju,
7) Niasin 17 mg digunakan dalam metabolisme energi. Sumbernya berasal
dari : daging, ikan, daging unggas, hati, padi-padian utuh, kacang tanah.
9. Masalah-Masalah Yang Lazim Terjadi Pada Ibu Hamil
Trimester I
a. Perubahan payudara, adanya sensasi baru : nyeri.
b. Peningkatan frekuensi BAK
c. Kelelahan, lemas, letih cape,
d. Nausea, vomiting dan morning sikness
e. Perubahan psychososial : mood, perasaan campur aduk.

Trimester II
a. Pigmentasi meningkat
b. Palpitasi

11
c. Hipotensi saat berbaring ( Ortostatarik )
d. Sincope
e. Food ( Nausen, Vomiting, Morning sickness )
f. Heart burns
g. Kembung
h. Konstipasi
i. Leukorea
j. Sakit kepala
k. Nyeri sekitar ligament
l. Nyeri
m. Gangguan rasa nyaman : gatal
n. Kram kaki
o. Rasa tak nyaman, tertekan perineum
p. Meningkatnya frekuensi BAK
q. Intake nutrisi menurun
Trimester III
a. Edema
b. Sesak nafas
c. Haemoroid
d. Heart burn
e. Sakit pinggang
f. Leukorea
g. Kram kaki
h. Brantoni hiks
i. Insomnia
j. Meningkatan frekuensi BAK menuju urgensi
k. Gangguan rasa nyaman pada perineum

10. Patofisiologi

12
11. Kemungkinan Data Fokus
a. Wawancara

13
1) Keluhan utama :
a) Mual dan muntah dirasakan klien pada trimester pertama.
b) Klien mengatakan terlambat haid dari jadwal biasanya (tidak mens /
amenore)
c) Klien mengatakan payudaranya nyeri bila ditekan, membesar, terasa
penuh dan berat, adanya perubahan warna menjadi lebih gelap atau
pigmentasi,
d) Klien mengatakan sering kencing
e) Klien mengatakan adanya keputihan, klien mengatakan vaginanya
berwarna biru keunguan,
f) Klien mengatakan adanya getaran di perutnya (pada trimester kedua:
20 minggu)
g) Klien merasa lemah, letih, pusing, sakit kepala, klien tidak nafsu
makan.
2) Riwayat kehamilan dan persalinan
a) Kehamilan yang keberapa.
b) Riwayat kehamilan terdahulu
c) Riwayat persalinan dulu
d) HPHT
b. Pemeriksaan fisik
1) Penampilan umum : postur tubuh, pucat/ tidak, TB, BB sekarang, BB
sebelumnya
2) Tanda-tanda vital : Tekanan Darah brakhialis tertinggi saat wanita
duduk, terendah saat berbaring pada posisi rekumben, selama
pertengahan masa hamil tekanan sistolik dan diastolic menuru 5 sampai
10 mmHg kemungkinan disebabkan karena vasodilatasi perifer akibat
perubahan hormonal selama masa hamil. Nafas meningkat dari 16-
24x/menit karena adanya penekanan pada diafragma yang menyebabkan
sesak nafas,
3) Kepala : kebersihan kulit kepala, distribusi rambut,
4) Kulit wajah : terdapat kloasma gravidarum setelah minggu ke 16

14
5) Mata : konjuntiva anemis
6) Mulut : gusi hiperemi, berongga dan membengkak dan mudah berdarah
disebabkan karena kadar estrogen yang meningkat menyebabkan
peningkatan vaskularitas selektif dan proliferasi jaringan ikat. Timbulnya
stomatitis, Gigi : dapat terjadi gigi keropos karena ketidak seimbangan
asupan kalsium dan fosfor pada wanita hamil yang kebutuhannya
meningkat dari sebelum hamil.
7) Leher adanya pembesaran kelenjar tiroid yang disebabkan hyperplasia
jaringan glandular dan peningkatan vaskularitas.
8) Dada : mamae ; tegang, nyeri, membesar, pigmentasi meningkat, adanya
stria gravidarum, bunyi jantung S1-S2 lebih jelas terdengar, S3 lebih
terdengar setelah minggu ke-20 gestasi, antara minggu ke-14 dan ke-20
denyut meningkat perlahan mencapai 10-15 kali permenit.
9) Abdomen
Perubahan uterus, pigmentasi pasca abdomen, striae gravidarum,
balotemen, terdengar DJJ, dan uterus sistolik, pemeriksaan Leopold, I –
VI, uterus souffle (desiran yang terdengar diatas uterus hamil disebabkan
oleh dorongan darah pada pembuluh darah besar uterus), konsentrasi
Braxton hicks (kontraksi intermitten yang mungkin terjadi selama hamil
dan tidak terasa sakit).
Bidang hodge untuk menentukan bagian depan anak turun ke dalam
rongga panggul :
Hodge I : Sejajar H I melalui pinggir bawah simpysis.
II : Sejajar H I melalui spina ischiadica
III : Sejajar H I melalui ujung coxygis
10) Vagina
Tanda chedwick (bercak keunguan pada vagina karena terjadi
peningkatan suplai darah pada daerah tersebut), pada pemeriksaan dalam
adanya tanda hegar (melunaknya segmen bawah uterus/istmus uteri
melunak bila ditekan seolah-olah corpus uterus terpisah dari servik),

15
tanda goodlls (melunaknya serviks hal ini terjadi sampai akhir bulan
kedua).
11) Ekstrimitas Bawah
Paha dan kaki : terdapat oedema (disebabkan oleh toxemia gravidarum /
oleh tekanan rahim yang membesar pada vena-vena dalam panggul yang
mengalirkan darah dari kaki tetapi juga oleh hypovitaminose B1,
hypoproteinemia dan penyakit jantung), varices, cicatrix pada lipat paha.
12. Analisa Data
No Data Etiologi Masalah
1 DO : Perubahan fisiologi selama kehamilan Gangguan pemenuhan
Klien muntah ↓ nutrisi kurang dari
Perubahan hormonal kebutuhan
DS : ↓
Klien mengeluh Produksi estrogen dan progesterone
Mual, klien ↓
mengeluh tidak Perubahan motilitas usus
nafsu makan, ↓
klien mengeluh Penumpukan makanan dalam usus dan
lemah dan letih lambung

Peregangan saluran GI

Merangsang triggerjone

Rasa mual muntah

Gangguan pemenuhan nutrisi <
2 DO : Perubahan fisiologis selama kehamilan Gangguan rasa
Payudara membesar ↓ nyaman, nyeri
Payudara teraba keras Estrogen dan progestron meningkat

DS : Hiportropi jar kelenjar mamae
Klien mengatakan ↓
payudaranya terasa Peningkatan vaskularisasi, pigmentasi
penuh, tegang dan nyeri areola, penonjolan putting susu,
menyebabkan Perubahan payudara

Ujung- ujung syaraf teraktivitas

Mediator nyeri

Hipotalamus

Cortel serebri

Nyeri dispersepsikan
3 DO : Pembesaran uterus yang sesuai usia Ganggua eliminasi
Frekuensi BAK kehamilan BAK

16
No Data Etiologi Masalah
meningkat ↓
Usia kehamilan diatas Penekanan pada vesika urinaria
27 minggu ↓
DS : Peregangan menjadi terbatas
Klien mengatakan ↓
sering BAK Rangsanga berkemih meningkat

Perubahan pola BAK
4 DO : Pembesran uterus yang sesuai usia Gangguan pola nafas
Frekuensi nafas kehamilan
bertambah 24 x / menit ↓
Tampak serak nafas Makanan pada difragma
DS : ↓
klien mengeluh sesak Penurunan ekspensi paru
nafas ↓
Peningkatan RR, sesak nafas

Gangguan pola nafas

13. Diagnosa Keperawatan


a. Pola nafas tidak efektif b-d, pendesakan diaftagma karena pembesaran uterus
ditandai dengan frekuensi nafas > 24 x / menit, tampak sesak nafas
b. Gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi : kurang dari kebutuhan b-d adanya
muntah di tandai dengan mual muntah, klien tidak nafsu makan.
c. Gangguan rasa nyaman : nyeri pada payudara b-d. hipertropi jaringan
payudara ditandai dengan payudara tampak membesar, klien tampak
meringis.
d. Gangguan eliminasi: meningkat frekuensi BAK b-d. pembesaran uteri
ditandai dengan meningkat, usia kehamilan > 27 minggu

14. Intervensi Keperawatan

17
No Tujuan Intervensi Rasional
1 Tupan : 1) Monitor status pernafasan 1) Menentukan luas /
pola nafas efektif klien.untuk Sesak pada beratnya masalah yang terjadi
Tupan : pergerakan tenaga, keletihan )
dalam waktu 3hari pola 2) Berikan informasi tentang 2) Menurunkan
nafas efektif dengan kesulitan pernafasan dan kemungkinan gejala
kriteria : aktifitas dan beritahu pernafasan yang disebabkan
Frekuensi nafas 18- untuksering istirahat jika aktivitas yang berlebihan
22 /menit klien mengalami kelelahan.
Tidak sesak 3) Berikan klien penjelasan 3) Postur yang baik dan
tentang tindakan yang dapat makan sedikit tapi sering
dilakukan klien untuk membantu memaksimalkan
mengurangi masalah untuk menurunan diafragmatik,
postur tubuh yang baik, posisi menaikan ekspansi paru,
semi tower jika duduk, rokokdapat menurunkan
hindari rokok, makan sedikit persediaan O2 untuk ibu dan
tapi sering, tidur bila gejala janin dan posisi tegak dapat
berat mengurangi ruang ekspansi
paru.
4) Periksa kdar Hb dan Ht 4) Meningkatkan kadar
plasma pada minggu 24 – 32
mengencerkan Hb,
mengakibatkan anemia dan
menurunkan kapasitas
pembawa O2.
2. Tupan : 1) Beritahu klien untuk 1) Mengurangi sekresi saliva,
Kebutuhahan nutrisi menggunakan pencuci mulut memberi rasa segar di mulut
dapat di penuhi yang mengandung penyegar.
Tupan : 2) Beritahu untuk menghindari 2) Mengurangi kejadian muntah
dalam waktu 3 hari bau-bauan/penyebab muntah. dan mual.
kebutuhan nutrisi 3) Beritahu untuk minum tidak 3) Mengurangi rasa penuh di
terpenuhi dengan bersamaan saat makan lambung
kriteria : 4) Beritahu makan dalam porsi 4) Mengurangi mual karena
 Klien tidak kecil tapi sering sensasi penuh di lambung.
merasa mual-
muntah sehabis
makan
 Porsi makan
habis
 Nafsu makan
bertambah
3. Tupan : a. Beri tahu klien untuk a. untuk menyangga payudara
rasa nyaman terpenuhi, Mengenakan BH/Bra Yang supaya dapat mepertahankan
nyeri berkurang, tupen Menyokong Payudara, Elastis bentuk payudara.
dalam waktu 3 hari dan Bahan Yang Menyerap
nyeri berkurang dengan Keringat.
kriteria b. Beritahu Klien Untuk b. kompres air hangat disekitar
Klien mengatakan nyeri Membersihkan Payudara payudara dapat
di daerah payudara Dengan Menggunakan Air memvasodilatasi pembuluh
berkurang Hangat Dan Keringkan darah.
Klien tampak nyaman Dengan Handuk.
dan rileks c. Latih Klien Teknik Hotmans c. Teknik hotmans dapat
Untuk Ibu Dengan Putting berfungsi untuk putting yang
Susu Yang Masuk Ke Dalam masuk ke dalam, supaya

18
No Tujuan Intervensi Rasional
putting menonjol.
d. Beri penjelasan bahwa nyeri d. Respon nyeri pada payudara
merupakan hal yang normal merupakan hal normal pada
pada ubu hamil ibu hamil dan dipengaruhi oleh
hestrogen dan progesterone

4. Tupan : 1) Berikan informasi tentang 1) Membantu klien


gangguan eliminasi perubahan berkemih pada memahami alasan fisiologis
tidak terjadi trimester III dari frekuensi berkemih dan
Tupan : nocturia.
gangguan eliminasi 2) Beritahu untuk membatasi 2) Dapat mencagah
tidak terjadi dengan minum saat mala hari terjadinya nocturia.
criteria : 3) Beritahu klien untuk miring 3) Meningkatkan perfusi ke
Frekuensi BAK normal kiri saat tidur ginjal, memobilisasi
gangguan edema yang
dependam
4) Beritahu untuk menghindari 4) Untuk menghindari
proses tegak / supine dalam undrumavina kava dan
waktu lama. menurunkan aliran vena
5) Berikan informasi menganai 5) Mempertahankan tingkat
perlunya masukan cairan 6-8 cairan dan perpusi yang
gelas / hari adekuat pada ginjal.

19
DAFTAR PUSTAKA

Azizah, Ninik. 2013. Jurnal Edu Health. Volume 3. No 2. halaman 69-132


Bobak. L. J. 2005. Buku Ajar Keperawatan Maternitas. Jakarta : EGC
Carpenito, Lynda Jual. 2007. Buku Saku Diagnosis Keperawatan. Jakarta : EGC
Depkes RI, 2011. Pedoman Pemantauan Wilayah Setempat Kesehatan Ibu dan Anak
(PWS-KIA), Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat, Direktorat
Kesehatan Keluarga, Jakarta.
Dinas Kesehatan Jawa Tengah. Menkes Upayakan Kejar Target MDG’s. 2013.
http://www. dinkesjatengprov.go.id diakses tanggal 10 April 2019.Mitayani.
2009. Asuhan Keperawatan Maternitas. Jakarta : Salemba Medika.
Doenges, M.E. dan Moorhouse, M.F. 2001. Rencana Perawatan Maternal/Bayi :
Pedoman untuk Perencanaan dan Dokumentasi Perawatan Klien, Edisi II,
EGC, Jakarta.
Dutton,L.A., Densmore,J.E., & Turner, M. B. 2011. Rujukan Cepat Kebidanan.
Jakarta : EGC.
Green,C. J and J. M. Wilkinson. 2012. Rencana Asuhan Keperawatan Maternal & Bayi
Baru Lahir. Jakarta : EGC
Hidayat. 2009. Pengantar Riset Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika
Manuaba,C., & Manuaba, F. 2008. Gawat Darurat Obstretri Ginekologi & Obstretri
Ginekologi Sosial untuk Profesi Bidan. Jakarta : EGC
Manuaba,C., & Manuaba, F. 2007. Pengantar Kuliah Obstretri. Jakarta : EGC
Morgan, Geri.2009.Obstretri & Ginekologi Panduan Praktik (Practice Guidelines For
Obstretri& Gynecology). Jakarta : EGC
Nugroho, Taufan. 2011.Buku Ajar Obstretri. Yogjakarta : Nuha Medika
Oxorn, Harry dan Forte W.R. 2010. Ilmu Kebidanan. Jakarta : Yayasan Essentia Medica
Rasjidi, Imam. 2009. Sectio Saesarea dan Laparotomi Kelainan Adneksa. Jakarta : CV
Sagung Seto.
Saleha, Sitti. 2009. Asuhan Kebidanan Pada Masa Nifas. Jakarta : Salemba
Medika
Prawirohardjo, Sarwono. 2009 . Ilmu Kebidanan .Jakarta : PT.Bina Pustaka.
Walyani, Elisabeth Siwi. 2015. Asuhan Kebidanan Kehamilan. Yogyakarta : Pustaka
Baru Press
Wilkinson, Judith M & Ahern, Nancy R. 2011. Buku Saku Diagnosis Keperawatan
Edisi 9 Nanda Nic Noc. Jakarta : EGC

20