Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

“PIJAT PUNGGUNG UNTUK KELELAHAN PASIEN GAGAL JANTUNG


KONGESTIF”

Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Praktik Pendidikan Kesehatan


Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis di RSP. Dr. Hasan Sadikin Bandung

Disusun oleh:

Putri Tari Lathifah

4006190043

PROGRAM PROFESI NERS

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN

DHARMA HUSADA BANDUNG

2019
SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)
PIJAT PUNGGUNG UNTUK KELELAHAN PASIEN GAGAL JANTUNG
KONGESTIF

Masalah : Kurangnya Informasi Tentang Penanganan Kelelahan


Pada Pasien Gagal Jantung Kongestif
Pokok Bahasan : Penanganan Kelelahan Pada Pasien Gagal Jantung
Kongestif
Sub Pokok Bahasan : Pijat Punggung Untuk Kelelahan Pasien Gagal Jantung
Kongestif
Sasaran : Keluarga Klien
Waktu : 08.35-09.00 WIB (25 menit)
Tanggal : 21 Januari 2020
Tempat : Ruang CICU RSP. Dr. Hasan Sadikin Bandung

A. Tujuan Instruksional Umum


Setelah dilakukan penyuluhan, sasaran/pasien di Ruang CICU RSP. Dr. Hasan
Sadikin Bandung mampu memahami tentang Pijat Punggung Untuk Kelelahan
Pasien Gagal Jantung Kongestif.

B. Tujuan Instruksional Khusus


Setelah diberikan penjelasan selama 25 menit diharapkan sasaran dapat :
1. Menjelaskan Pijat Punggung Untuk Kelelahan Pasien Gagal Jantung
Kongestif

C. Pokok Materi (terlampir)


1. Pijat Punggung Untuk Kelelahan Pasien Gagal Jantung Kongestif
D. Kegiatan Belajar Mengajar
1. Metode : Ceramah dan Tanya jawab
2. Langkah – langkah kegiatan :
Tahap Kegiatan Pendidik Kegiatan Peserta Metode Alokasi
Didik Waktu

Pra 1. Menyiapkan perlengkapan Mempersiapkan Ceramah 5 menit


2. Set ruangan diri
3. Menyiapkan sasaran
Kegiatan 1. Melakukan perkenalan Memperhatikan Ceramah
Pembuka 2. Menjelaskan tujuan pembelajaran
3. Apersepsi 5 menit

4. Menjelaskan cakupan materi yang akan


dibahas
Uraian 1. Pijat Punggung Untuk Kelelahan Pasien Memperhatikan Ceramah 10 menit
Materi Gagal Jantung Kongestif

Penutup 1. Memberi pertanyaan pada klien tentang Menjawab Ceramah 5 menit


materi yang telah dibahas Pertanyaan
Tanya
2. Menarik kesimpulan
Memperhatikan Jawab
3. Salam penutup

E. Media dan Sumber


1. Media :-
2. Sumber :
Bambang Aditya Nugraha.,Sari Fatimah.,Titis Kurniawan. (2017).
Pengaruh Pijat Punggung terhadap Skor Kelelahan Pasien Gagal
Jantung. Vol 5, No 1.
Chen, W., Liu, G., Yeh, S., Chiang, M., Fu, M., & Hsieh, Y. (2013). Effect
of back massage intervention on anxiety, comfort, and physiologic
responses in patients with congestive heart failure. Journal of
Alternative & Complementary Medicine, 19(5), 464-470.
doi:10.1089/acm.2011.0873.

F. Evaluasi
1. Prosedur  : Tanya Jawab
2. Jenis Test : Lisan
3. Butir soal : 1 soal
a) Bagaimana teknik pijat punggung untuk kelelahan pasien gagal jantung
kongestif?

Bandung, 20 Maret 2020


Mengetahui
Dosen Pembimbing, Penyuluh,

(Putri Puspitsari,S.Kep.,Ners.,M.Kep) (Putri Tari Lathifah, S.Kep)


Lampiran Materi

PIJAT PUNGGUNG UNTUK KELELAHAN PASIEN GAGAL JANTUNG


KONGESTIF

A. Pengertian Gagal Jantung Kongestif


Gagal jantung adalah suatu kondisi dimana jantung tidak dapat
memompa cukup darah untuk memenuhi kebutuhan tubuh.
Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk
memompa darah secara efektif untuk memenuhi kebutuhan jaringan akan
oksigen dan nutrisi.
B. Teknik Pijat Punggung
1. Pressing and stroking (effleurage)
Merupakan tipe pijatan dengan cara menggosok pijatan yang lambat
dan luwes
2. Kneading
Merupakan tipe pijitan dengan cara menarik secara lembut
3. Rubbing with short strokes
Merupakan tipe pijitan dengan cara menggosok dengan sapuan
pendek
4. Tapping (percussion)
Merupakan tipe pijitan dengan cara mengetuk menggunakan sisi
jajaran kelingking dengan tangan mengepal
5. Rubbing with long strokes (friction)
Merupakan tipe pijitan dengan cara menggosok dengan sapuan
panjang
Pijat punggung dilakukan selama 10 menit dalam waktu 3 hari berturut-
turut. Pijat punggung diatur satu jam sebelum makan atau dua jam setelah
makan. Posisi untuk pijat punggung dapat dilakukan dengan posisi duduk
atau tengkurap dengan bantalan.
Gambar

1. Pressing and stroking (effleurage)

2. Kneading

3. Rubbing with short strokes


4. Tapping (percussion)

5. Rubbing with long strokes (friction)