Anda di halaman 1dari 10

JURNAL PERMATA INDONESIA Halaman : 36 - 45

Volume 6, Nomor 2, November 2015


ISSN 2086 – 9185

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN ROLE PLAY TERHADAP HASIL


BELAJAR ISSU ETIK DALAM PRAKTIK KEBIDANAN PADA MAHASISWA
KEBIDANAN STIKES AISYIYAH SURAKARTA

Latifah Safriana
Program Studi Kebidanan, POLTEKKES Permata Indonesia

Abstrak: Metode pembelajaran merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi hasil
belajar peserta didik. Penguasaan materi pada peserta didik dapat mencapai 5% dengan
metode ceramah, 10% dengan membaca, 20% dengan audio visual, 30% demonstrasi, 50 %
diskusi kelompok, dan dengan mempraktekkan mencapai 75%. Roleplay merupakan salah
satu metode pembelajaran yang mengedepankan partisipasi peserta didik dalam
pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode roleplay terhadap
peningkatan hasil belajar Issu Etik dalam Praktik Kebidanan pada mahasiswa Kebidanan
STIKES Aisyiyah Surakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan
pre and post control group design. Menggunakan total sampling dalam pengambilan sampel
dengan jumlah 76 mahasiswa. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur hasil
belajar adalah tes obyektif kemudian data diuji melalui uji statistik Independent t-test. Rata-
rata pre test kelompok ceramah adalah 64.8 dengan SD=8.937 dan rata-rata kelompok
roleplay sebesar 64.9 dengan SD=8.647. Rata-rata post test kelompok ceramah sebesar 75.41
dengan SD=8.810 dan kelompok role play sebesar 82.03 dengan SD=6.736. Hasil analisis
data menggunakan uji t pada pre test diperoleh nilai p sebesar 0.990 menunjukkan tidak ada
perbedaan signifikan dan pada post test diperoleh nilai p sebesar 0.000 yang menunjukkan
adanya perbedaan yang signifikan. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada skor pre
test kelompok eksperimen dan kontrol (p=0.990), kemudian terdapat perbedaan yang
signifikan pada skor post test antara dua kelompok (p=0.000). Hasil tersebut menunjukkan
penggunaan metode roleplay meningkatan hasil belajar mata ajar isu etik dalam pelayanan
kebidanan dibandingkan dengan metode ceramah.
Kata Kunci : Roleplay, Ceramah, dan Hasil Belajar.

Abstract: Teaching method is one of the factors that can influence student’s learning result.
Student learning mastery reached 5% in audio method, 10% in reading, 20% in audiovisual,
30% in demonstration, 50% in group discussion, and 75% in applicative method. Role play is
one of the teaching methods that emphasizes on student’s participation. This research aims at
investigating the effect of role-play method on the learning result in Ethical Issue in
Midwifery Practice of the Midwifery Students. This research used the experimental method
with pre and post test control group design. The samples of the research used total sampling
that consisted of 76 students. The research used objective test of instrumentation and the data
of the research were statistically analyzed by using the independent t-test. Post test score
average in the conventional group is 64.8 with SD=8.937, in roleplay group is 64.9 with
SD=8.647. Post test score average after the intervention in conventional group is 75.41with
SD=8.810, in role play group is 82.03 with SD=6.736. The data that analyzed by independent

36
Latifah Safriana | Pengaruh Metode Pembelajaran Role Play ...............

t test showed that p value is 0.990 in pre test score, means that no significant difference
between conventional and role play group in prior knowledge and 0.000 in post test that
showed a significant difference in the finel knowledge. There is no significant difference
between roleplay and conventional group in prior knowledge (p=0.990), and there is
significant difference between them in final knowledge(p=0.000). That means role-play
method can increase the learning result in Ethical Issue in Midwifery Practice of the
Midwifery Students compare with conventional method.
Key words: Role Play, Conventional, and Learning Result.

PENDAHULUAN pendidik memahami kedudukan metode


Kualitas sumber daya manusia yang membangkitkan kemauan belajar
salah satuanya dapat dipengaruhi oleh untuk mendapatkan hasil belajar yang
pendidikan dan kesehatan (Munawwaroh, optimal. Sehingga terdapat hubungan
2013). Indikator keberhasilan dalam mutu saling keterkaitan antara metode
pendidikan salah satunya dapat dinilai dari pembelajaran dan hasil belajar (Djamarah
hasil belajar peserta didik (Surya, 2004). & Aswan, 2002).
Hasil belajar dapat menunjukkan seberapa Metode pembelajaran yang dapat
besar pencapaian kompetensi yang digunakan adalah metode bermain peran
nantinya menunjang terciptanya suatu atau role play. National Training
lulusan yang kompeten (Mulyasa, 2008). Laboratories menyebutkan bahwa dalam
Hasil belajar tersebut mencakup aspek metode ceramah tingkat penguasaan materi
kognitif, afektif, dan psikomotorik ajar pada peserta didik dapat mencapai
(Bloom, 1961). 5%, membaca 10%, audio visual 20%,
Untuk mencapai hasil belajar yang demonstrasi 30%, diskusi kelompok 50 %,
optimal diperlukan proses pembelajaran dan dengan mempraktekkan mencapai
yang baik. Dalam pencapaian proses 75%. Metode role play adalah salah satu
pembelajaran yang baik tersebut terdapat metode yang mengedepankan partisipasi
faktor yang mempengaruhi yaitu faktor mahasiswa dengan bermain peran sesuai
internal yang terdiri dari jasmani (fisik) dengan masalah yang diungkapkan
dan psikologi, serta faktor eksternal sehingga role play dapat mencapai tingkat
meliputi sekolah, keluarga dan masyarakat pemahaman materi yang cukup tinggi pada
(Slameto, 2010). Faktor sekolah yang peserta didik (Prasetyo, 2001).
mempengaruhi proses pembelajaran adalah Metode role play dapat memberi
penggunaan metode pembelajaran. pengaruh yang signifikan pada hasil
Penciptaan metode pembelajaran yang belajar peserta didik (Khaerani, 2010) dan
menarik menunjukkan bahwa seorang menurut Puguh (2010) role play dapat
37
Latifah Safriana | Pengaruh Metode Pembelajaran Role Play ...............

meningkatkan hasil belajar peserta didik. menggunakan metode pembelajaran role


Metode role play juga dapat meningkatkan play.
nilai kreatif 19,6 %, komunikasi 18,9 %, Berdasarkan latar belakang
disiplin 10,9 %, dan kerja keras 7,4 % tersebut, penulis meneliti mengenai
(Baroroh, 2011). pengaruh metode pembelajaran role play
Mata kuliah etikolegal dalam terhadap hasil belajar issu etik dalam
praktik kebidanan memberi kemampuan praktik kebidanan pada mahasiswa
kepada mahasiswa untuk memahami semester II Program Studi D III Kebidanan
konsep etika, kode etik profesi, dasar STIKES Aisyiyah Surakarta.
hukum, dan aspek legal serta menerapkan
konsep etika, kode etik profesi, dasar METODE PENELITIAN
hukum, dan aspek legal tersebut sebagai Jenis penelitian ini adalah
dasar pengetahuan dalam praktik eksperimen yang menganalisis pengaruh
kebidanan. Salah satu pokok bahasan yang terjadi antara pemberian strategi
dalam mata kuliah etikolegal dalam pembelajaran role play terhadap hasil
praktik kebidanan adalah issu etik dalam belajar berdasakan perbedaan hasil belajar
praktik kebidanan yang membahas antara kelompok eksperimen yakni yang
mengenai issu etik, issu moral, dilema etik, menggunakan metode role play dan
dilema moral, dan konflik etik, serta kelompok kontrol yang menggunakan
konflik moral (STIKES Aisyiyah, 2014). metode konvensional. Penelitian ini
Program Studi D III Kebidanan menggunakan pre and post test control
STIKES Aisyiyah Surakarta merupakan group design. Penelitian ini dilakukan
salah satu program pendidikan kebidanan pada Program Studi D III Kebidanan
di Surakarta yang terakreditasi A (Dikti, STIKES Aisyiyah Surakarta dan dilakukan
2013). Pada proses pembelajaran pada bulan Desember 2013-Juli 2014.
etikolegal dalam praktik kebidanan Sampel dalam penelitian ini
khususnya pada sub pokok bahasan issu adalah mahasiswa semester II Program
etik dalam praktik kebidanan yang terdapat Studi D III Kebidanan STIKES Aisyiyah
pada semester II hanya menggunakan Surakarta sebanyak 76 orang. Teknik
metode konvensional (ceramah), diskusi sampling dalam penelitian ini
kelompok, belajar mandiri, dan kajian menggunakan non random sampling yaitu
kasus, sehingga dalam pelaksanaan menggunakan total sampling.
pembelajaran tersebut belum

38
Latifah Safriana | Pengaruh Metode Pembelajaran Role Play ...............

HASIL
Deskripsi Data
1. Hasil Pre Test
Berdasarkan hasil perhitungan, data eksperimen dan kelompok kontrol dapat
skor pre test siswa kelompok dilihat dalam tabel 4.1 berikut :
Tabel 4.1. Data skor Pre Test Kelompok Eksperimen dan Kelompok Kontrol
Data Eksperimen Kontrol
N 38 38
Mean 64.9 64.8
Simpangan Baku 8.647 8.937
Sumber: Data Primer (diolah tahun 2014)
Berdasarkan tabel di atas, rata-rata rata-rata kemampuan awal kelompok
pre test yang diperoleh pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang
eksperimen dan kontrol menunjukkan hampir sama.
2. Hasil Post Test
Berdasarkan hasil perhitungan, data eksperiman dan kelompok kontrol dapat
skor post test siswa kelompok dilihat dalam tabel 4.2 berikut :
Tabel 4.2. Data skor Post Test Kelompok Eksperimen dan Kelompok Kontrol
Data Eksperimen Kontrol
N 38 38
Mean 82.03 75.41
Simpangan Baku 6.736 8.810
Sumber: Data Primer (diolah tahun 2014)
Berdasarkan tabel di atas, rata-rata rata pada kelompok eksperimen dan
post test yang diperoleh pada kontrol.
menunjukkan adanya perbedaan rata-

Analisis Data pre test kelompok kontrol nilai p


1. Uji Prasyarat adalah sebesar 0.307 dan pada data
a. Uji Normalitas Data skor post test diperoleh nilai p
Dari perhitungan normalitas sebesar 0.053, sedangkan pada data
dengan uji Kolmogorov Smirnov skor pre test kelompok eksperimen
menggunakan SPSS pada data skor nilai p sebesar 0.098 dan data skor

39
Latifah Safriana | Pengaruh Metode Pembelajaran Role Play ...............

post test diperoleh hasil nilai p b. Uji Homogenitas


sebesar 0.351. Perhitungan Uji homogenitas data
normalitas tersebut menunjukkan menggunakan uji Levene’s test
bahwa nilai p> 0.05, maka dapat dengan program SPSS for windows
diambil kesimpulan bahwa sebaran version 17.0 yang diperoleh hasil p
data adalah normal. sebesar 0,054 (p>0,05) yang
menunjukkan bahwa data
mempunyai varians yang sama atau
data bersifat homogen.
2. Uji Hipotesis
Hasil data yang normal dan uji parametrik Independent t-test pada
homogen telah memenuhi syarat untuk program SPSS for windows version
dilakukan uji hipotesis menggunakan 17.0.
Tabel 4.3.Uji Hipotesis Skor Pre Test Kelompok Eksperimen dan Kontrol
n Rerata b Perbedaan Rerata (IK 95%) p
Roleplay 38 64,9+ 8,6 0,03(3,9-4,1) 0,990
Ceramah 38 64,8 + 8,9 0,03(3,9-4,1)
Sumber: Data Primer (diolah tahun 2014)
Dari hasil uji t pada skor pre test kelompok eksperimen yang
diperoleh nilai p sebesar 0.990 yang menggunakan metode roleplay maupun
berarti tidak terdapat perbedaan rerata kelompok kontrol yang menggunakan
skor hasil belajar yang sigifikan pada metode ceramah.

Tabel 4.4.Uji Hipotesis Skor Post Test Kelompok Eksperimen dan Kontrol
n Rerata b Perbedaan Rerata (IK 95%) p
Roleplay 38 82,0+ 6,7 6,6(3,0-10,2) 0,000
Ceramah 38 75,4 + 8,8 6,6(3,0-10,2)
Sumber: Data Primer (diolah tahun 2014)
Dari hasil uji t pada skor post test menggunakan metode ceramah, dimana
diperoleh nilai p sebesar 0.000 yang skor hasil belajar menggunakan metode
berarti terdapat perbedaan rerata skor ceramah lebih rendah daripada skor
hasil belajar yang bermakna antara hasil belajar menggunakan metode
penggunaan metode roleplay dan yang roleplay.

40
Latifah Safriana | Pengaruh Metode Pembelajaran Role Play ...............

PEMBAHASAN sehingga mahasiswa lebih antusias dalam


Hasil perhitungan pengujian mengikuti pembelajaran. Siswa yang aktif
hipotesis menunjukkan pengetahuan awal dan suasana yang menyenangkan dalam
peserta didik hampir sama ditunjukkan proses pembelajaran dapat meningkatkan
dengan nilai p sebesar 0.990. Perhitungan pemahaman siswa terhadap mata ajar isu
pengetahuan akhir antara kelompok yang etik dalam praktik kebidanan. Asmawi
menggunakan metode role play dan (2010) mengemukakan pendapat yang
kelompok yang menggunakan metode sama bahwa metode role play memotivasi
ceramah diperoleh nilai p sebesar 0,000, peserta didik, serta diperkuat dengan
dengan demikian hipotesis yang penelitian Ana (2012) yang menunjukkan
menyatakan terdapat pengaruh signifikan hasil metode role play dapat meningkatkan
pada metode role play terhadap hasil belajar dan motivasi belajar peserta
peningkatan hasil belajar isu etik dalam didik.
praktik kebidanan diterima. Metode role play yang telah
Cara mengajar serta cara belajar dilaksanakan dalam penelitian ini terdiri
yang tepat, efisien, dan efektif akan dapat dari beberapa kelompok, yang masing
membantu peserta didik dalam memahami masing mahasiswa dalam kelompoknya
bahan pelajaran (Slameto, 2010). Metode melakukan peran sesuai dengan peranan
pembelajaran yang baik akan yang telah ditentukan. Menurut Amin
mempengaruhi belajar peserta didik yang (2003) metode role play merupakan
akhirnya akan mempengaruhi hasil belajar metode yang melibatkan interaksi antara
peserta didik (Slameto, 2010). dua peserta didik atau lebih tentang suatu
Metode pembelajaran yang baik topik atau situasi. Metode role play
akan meningkatkan motivasi dan membuat peserta didik dapat lebih
mengaktifkan kegiatan belajar mengajar mengembangkan refleksi diri, dapat
sehingga hasil belajar peserta didik akan memahami materi lebih baik karena
lebih baik. Metode role play mempunyai peserta didik melakukan pengamatannya
pengaruh terhadap peningkatan hasil sendiri, mengkomunikasikan tujuan
belajar isu etik dalam praktik kebidanan pembelajaran, memainkan secara langsung
karena metode ini menyebabkan pelajaran sehingga menjadi lebih nyata,
mahasiswa ikut aktif terlibat dalam memberikan peluang untuk lebih
pembelajaran, sehingga pembelajaran tidak memahami setelah diskusi dan
didominasi dosen. Metode role play memerankannya dengan lebih baik.
memberikan suasana yang menyenangkan
41
Latifah Safriana | Pengaruh Metode Pembelajaran Role Play ...............

Metode role play dapat Mahasiswa harus belajar sedangkan


meningkatkan pemahaman peserta didik pendidik sebagai fasilitator. Tugas pokok
karena role play menganalisis masalah- pengajar adalah menciptakan lingkungan
masalah dari perspektif-perspektif yang belajar yang baik, membantu peserta
berbeda, penyelesaian yang berbeda untuk merumuskan tujuan belajar,
tiap masalah, dan membantu mengatasi menyeimbangkan pertumbuhan intelektual
masalah kelompok (Asmawi , 2001). dengan pertumbuhan emosional,
Menurut Djamarah (2002) role play dapat menyediakan sumber belajar, berbagi rasa
melatih peserta didik memahami dan serta pemikiran dengan peserta didik tetapi
mengingat isi bahan yang akan diperankan tidak mendominasi (Asmawi, 2001).
secara keseluruhan sehingga daya ingatan Metode role play dapat mengaktifkan
peserta didik tajam dan tahan lama. multi aspek tidak hanya aspek kognitif
Metode role play dapat mengeksploitasi saja. Aspek tersebut didasarkan pada teori
beberapa masalah yang ditemukan untuk kemampuan mencakup tujuh kemampuan
melengkapi partisipasi dan pengamat dasar: visual spatial, bodily kinesthetic,
dengan pengalaman belajar yang nantinya musical rhytmical, interpersonal,
dapat meningkatkan pemahaman intrapersonal, logical-mathematical,
(Prasetyo, 2001). verbal-lingustic (Asmawi, 2001).
Pelaksanaan role play selain dengan Role play yang diterapkan pada
pemain peran peserta didik juga dituntut pokok bahasan isu etik dalam praktik
untuk dapat melakukan refleksi dengan kebidanan dapat meningkatkan
memberikan sutu penilaian mengenai pemahaman mahasiswa karena sebelum
keunggulan maupun kelemahan masing- bermain peran terlebih dahulu dosen
masing peran dan kemudian memberikan memberikan penjelasan, sehingga semua
saran atau alternatif pendapat bagi mahasiswa yang sebelumnya sudah
pengembangan peran-peran tersebut mengetahui topik yang akan dibahas dan
sehingga memperoleh pengetahuan yang alur pemikiran yang akan diperankan
lebih mendalam (Joyce, 2006).Pernyataan (Joyce, 2006). Peran yang ada di dalam
tersebut sesuai dengan penelitian yang dunia nyata ke dalam suatu pertunjukan
dilakukan oleh Khaerani (2010) bahwa peran di dalam kelas, yang kemudian
metode role play membantu meningkatkan dijadikan bahan refleksi agar peserta
motivasi belajar siswa, minat siswa dan memberikan satu penilaian, maka mereka
kemampuan siswa dalam menyerap materi lebih berpikir aktif untuk mengadakan
dan pembelajaran.

42
Latifah Safriana | Pengaruh Metode Pembelajaran Role Play ...............

penilaian terhadap suatu peran (Asmawi , banyak akan memerlukan banyak waktu
2001). tidak disarankan menggunakan metode
Pengalaman yang dilihat nyata lebih role play karena dapat menghabiskan
memberi arti pembelajaran dibandingkan waktu yang lebih banyak. Metode role
dengan mereka yang membaca tanpa play memerlukan tempat yang cukup luas,
melihat kenyataan. Terutama untuk kasus- sehingga tidak efektif jika pembelajaran
kasus kejadian nyata seperti yang terdapat dilakukan pada institusi yang tidak
dalam mata ajar issu etik dalam praktik mempunyai ruangan yang cukup luas
kebidanan akan menyebabkan. Peserta (Zain, 2002). Hasil belajar peserta didik
didik cenderung mempunyai penalaran tidak hanya dipengaruhi oleh metode
yang lebih peka karena mereka akan aktif pembelajaran, namun masih banyak faktor
berpartisipasi dan juga akan aktif berpikir lain yang mempengaruhi diantaranya
dan mengembangkan atau faktor internal yang terdiri dari faktor fisik
mengkonstruksikan penalarannya dan psikologi dan fakor eksternal yang
(Asmawi, 2001). terdiri dari keluarga, sekolah, dan
Esensi role play adalah keterlibatan masyarakat (Djamarah, 2010).
peserta didik dalam situasi masalah yang Kelemahan dalam penelitian ini
sebenarnya dan adanya keinginan untuk adalah tidak digunakannya hasil analisis
memunculkan resolusi damai. Proses role butir soal dalam pembuatan instrumen
play juga berperan untuk mentransfer dan penelitian karena terbatasnya waktu dan
mewujudkan pandangan mengenai responden penelitian yang dapat
perilaku, nilai, dan persepsi siswa (Joyce, mempengaruhi kualitas dari instrumen
2006). Pernyataan tersebut berkaitan erat tersebut dalam mengukur hasil belajar
dengan penggunaan metode role play peserta didik.
dalam mata ajar issu etik dalam praktik
kebidanan yang leih menekankan pada KESIMPULAN
penanaman nilai dan perilaku yang benar Hasil penelitian ini menunjukkan
pada bidan dalam menghadapi issu etik. rata-rata pre test kelompok ceramah adalah
Pembelajaran menggunakan metode 64.8 dengan SD=8.937 dan rata-rata
role play dapat memberikan hasil belajar kelompok role play sebesar 64.9 dengan
yang kurang pada sebagian anak yang SD=8.647. Rata-rata post test kelompok
tidak ikut bermain peran dikarenakan ceramah sebesar 75.41 dengan SD=8.810
peserta didik kurang aktif. Pembelajaran dan kelompok role play sebesar 82.03
yang memiliki kandungan materi yang dengan SD=6.736.

43
Latifah Safriana | Pengaruh Metode Pembelajaran Role Play ...............

Berdasarkan hasil analisis data 2. Anonim. Instructional Techniques


Assessment Guides Role Play.
menggunakan uji t menunjukkan tidak ada
Universitas Alberta.
perbedaan signifikan pada skor pre test http://ctl.ualberta.ca/instructional-
resources/instructional-techniques-
(p=0.990). Pada post test menunjukkan
assessment-guides/role-play (29
adanya perbedaan yang signifikan Desember 2013).
3. ____________. Issu Etik dalam
(p=0.000). Hasil analisis data tersebut
Pelayanan Kebidanan. 2010.
menunjukkan penggunaan metode roleplay http://chellious.wordpress.com
/2010/11/02/issue-etik-dalam-
meningkatan hasil belajar mata ajar isu
pelayanan-kebidanan/ (03 Mei 2014).
etik dalam pelayanan kebidanan 4. ____________. Issu Etik dalam
Pelayanan Kebidanan. 2010.
dibandingkan dengan metode ceramah.
http://www.scribd.com
/doc/26952303/Issue-Etik-Pelayanan-
Kebidanan (03 Mei 2014).
SARAN
5. Arikunto S. 2008.Dasar-dasar
1. Bagi STIKES Aisyiyah Surakarta Evaluasi Pendidikan. Jakarta : Bumi
Aksara. Pp: 117-122.
Diharapkan dapat menggunakan
6. _________. 2006. Prosedur
metode role play pada mata kuliah Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik.
Jakarta : Rineka Cipta. Pp: 234-8.
etikolegal dalam praktik kebidanan.
7. Asmawi Z. 2001. Alternative
2. Bagi Dosen STIKES Aisyiyah Assesment Applied Approach
Mengajar di Perguruan Tinggi Buku
Surakarta
2. 09. Jakarta: Dirjen Dikti Depdiknas.
Diharapkan menggunakan manajemen 8. Aunurrahman. 2012. Belajar dan
Pembelajaran. Bandung : Alfabeta.
waktu yang baik dalam penerapan
Pp: 20-5.
setiap metode role play sehingga 9. Baroroh. 2011. Implementasi Metode
Role Play dalam Pembelajaran.
memberikan dampak yang positif
Skripsi.
terhadap hasil yang akan dicapai. 10. Bertens K. 2007. Etika. Jakarta :
Gramedia Pustaka Utama. Pp: 20-5.
3. Bagi Peneliti lain
11. Bertens K. 2011. Etika Biomedis.
Instrumen penelitian hendaknya Yogyakarta: Penerbit Kanisius. Pp :
135-6
dilakukan uji validitas dan analisis
12. Bloom B S. 1982. Taxonomy of
butir soal untuk meningkatkan Educational Objective, Cognitive
Domain. Book I. New York : Logman.
validitas pengukuran hasil belajar
Pp: 201
penelitian yang lain. 13. Campbell. 1972. Practical Medical
Ethics. Auckland : Oxford University
Press. P: 305.
14. Dirjen Pendidikan Tinggi. 2013. Data
DAFTAR PUSTAKA
Akreditasi Program Studi Kebidanan.
1. Amin Z, Hoon Eng K. 2003. Basics in http://
Medical Education. Singapore: World hpeq.dikti.go.id/v2/images/data/Data_
Scientific Publishing. Akreditasi_Program_Studi_

44
Latifah Safriana | Pengaruh Metode Pembelajaran Role Play ...............

Kebidanan_Per_Februari.pdf (29 Semarang Tahun Ajaran 2009/2010.


Desember 2013). Universitas Negeri Semarang. Skripsi.
15. Djamarah, Bahri S & Zain A. 1995. 25. Setyawan H. 2011. Pengertian,
Strategi Belajar Mengajar. Jakarta : Kelebihan dan Kelemahan Metode
Rineka Cipta. Pp: 78-81, 88-90. Ceramah.
16. Hamalik O. 2003. Proses Belajar http://zonainfosemua.blogspot.com/20
Mengajar. Jakarta : PT. Bumi Aksara. 11/01/pengertian-kelebihan-dan-
Pp: 214. kekurangan.html.(23 Januari 2014).
17. Jones, S. 2000. Ethics and Midwifery. 26. Silverius S. 1995. Evaluasi Hasil
New York : Molbes. P: 125. Belajar dan Umpan Balik. Jakarta:
18. Jonsen. 1985. Clinical Ethics: A Grasindo. Pp: 146-176.
Practical Approach to Ethical 27. Sofyan A. 2006. Evaluasi
Decisions in Clinical Medicine. New Pembelajaran IPA Berbasis
York : MacMillan Publishing Co. Pp : Kompetensi. Jakarta : UIN Press. Pp:
167-9. 15-7.
19. Khaerani C. 2010. Pengaruh Metode 28. Surya M. 2004. Bunga Rampai Guru
Role Play terhadap Hasil Belajar dan Pendidikan. Jakarta: Balai
Biologi Siswa Pada Konsep Gerak Pustaka. Pp: 9.
Tumbuhan. Jakarta: Universitas Islam 29. Suwarna. 2006. Pengajaran Mikro,
Negeri Syarif Hidayatulah. Skripsi P: Pendekatan Praktis dalam
34. Menyiapkan Pendidik Profesional.
20. Marimbi, Hanum. 2008. Etika dan Yogyakarta : Tiara Wacana. Pp: 113.
Kode Etik Profesi Kebidanan. 30. Teed R. 2000. Role-Playing Exercise.
Jogjakarta: Mitra Cendikia Press. Pp: SERC, Carleton College.
30-6. http://serc.carleton. edu/ introgeo/
21. Meltzer D E. 2000. Relation Between roleplaying/ index.html. (12 Januari
Mathematics Preparation and 2014).
Conceptual Learning Gains. Canada : 31. Tim Evaluasi Pembelajaran. 2008.
Departement of Physics and Evaluasi Pembelajaran. Surakarta :
Astronomy Low a State University. Prodi DIV Bidan Pendidik Fakultas
http://www.physics.iastate.edu/per/tal Kedokteran Universitas Sebelas Maret
ks/aapt-guelph-00.ppt (2 Februari Surakarta. Pp: 17-22, 71-75.
2013). 32. Weil M, Joyce & Cahltohn E. 2009.
22. Munawwaroh. 2013. Faktor-Faktor Models of Teaching: Studying Social
yang Mempengaruhi Kualitas Behavior and Values. Allyn and
Sumberdaya Manusia dan Bacon. Pp: 325-46.
Perekonomian Kabupaten/ Kota 33. Widiastuti W. 2012. Keefektifan
Provinsi Jambi. Jurnal Kajian Penerapan Teknik Roleplaying dalam
Ekonomi Edisi Juli 2013 Vol. II No Pembelajaran Ketrampilan
03. P: 139. Berbahasa. Universitas Negeri
23. Notoatmodjo S. 2010. Metodologi Yogyakarta. P: 78. Skripsi.
Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka 34. Yuliana A. 2012. Implementasi
Cipta. P: 88. Metode Role Play dalam Peningkatan
24. Pandega P F. 2010. Pengaruh Role hasil Belajar dan Motivasi Belajar
Play terhadap Hasil Belajar Materi Siswa. Salatiga : Universitas Kristen
Kerajaan Hindu Budha Kelas VII F Widya Wacana. P : 55. Skripsi.
SMP Negeri 2 Tuntang Kabupaten

45