Anda di halaman 1dari 66

OLYMPIADE OLAHRAGA SISWA NASIONAL (O2SN)

Tanggal 30 s.d 31 Mei 2013 kemarin Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu melalui bidang

SD/MI telah melaksanakan O2SN SD/MI tahun 2013, yang dibuka secara resmi oleh Kepala

Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu, Drs. Iskandar, M.Pd di Gedung Olahraga (GOR)

Rantauprapat.

Diikuti oleh 221 peserta turnament dan pertandingan, O2SN kali ini mempertandingkan 10

cabang pertandingan olahraga, antara lain Atletik Putra (18 peserta), Atletik Putri (18 peserta),

Catur Putra (18 peserta), Catur Putri (18 peserta), Tenis Meja Putra (18 peserta), Tenis Meja

Putri (14 peserta), Karate Putra (8 Peserta), Karate Putri (9 peserta), Bola Volly Mini Putri (4

Tim), Bola Kaki Mini Putra (8 Tim), yang didampingi oleh pelatih/pendamping dari kecamatan

sebanyak 73 orang.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kab. Labuhanbatu menyampaikan agar seluruh

peserta agar bertanding dengan sportif, serta semaksimal mungkin, karena para juara-juara

cabang pertandingan ini nantinya akan dikirim ke tingkat propinsi yang diseleksi kembali untuk

mengikuti O2SN tingkat Nasional. Beliau juga mengharapkan agar para juara ini nantinya bisa

terus membawa nama Labuhanbatu sampai ketingkat Nasional, bahkan Internasional, dan beliau

memberikan motivasi bahwa hal itu bisa terwujud apabila para peserta bisa meningkatkan

kedisiplinannya.

Untuk seluruh cabang turnamen dan pertandingan O2SN tahun 2013 ini, panitia menurunkan 24

orang juri yang diambil dari juri-juri profesional tingkat Kabupaten.


Dari hasil pertandingan yang telah dilaksanakan, maka diperoleh para juara-juara terbaiknya,

yaitu : Atletik Putra a.n. Ade Suwardana Winata SD 118372 Bangun Sari Kec. Bilah Barat,

Atletik Putri a.n. Nurul Hasanah Aulia Putri SD 112146 Janji Kec. Bilah Barat, Catur Putra a.n.

Yosua Aurelius Sirait SD 112193 Sei Buluh Kec. Bilah Hilir, Catur Putri a.n. Miftahul Jannah

SD 112221 Sei Berombang Kec. Panai Hilir, Karate Putra a.n. Edria Dema Dwisurya SD

112137 Rantauprapat Kec. Rantau Utara, Karate Putri a.n. Dia Aulia SD 112139 Rantauprapat

Kec. Rantau Utara, Bola Volly Mini Putri oleh Tim Volly SD 112146 Janji Kec. Bilah Barat,

Sepak Bola Mini Putra oleh Tim SD 115507 Wonosari Kec. Panai Hilir, Tenis Meja Putra a.n.

Ivan Satria Pujakesuma SD 112137 Rantauprapat Kec. Rantau Utara, Tenis Meja Putri a.n.

Winda Lestari Tanjung SD 118252 Aek Nabara Kec. Bilah Hulu.


Dalam laporan upacara penutup kegiatan O2SN SD/MI tahun 2013 Kabupaten Labuhanbatu ini,

Kabid SD/MI Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu menyampaikan bahwa seluruh

pemenang dari masing-masing cabang perlombaan akan bertarung di O2SN SD/MI tingkat

Provinsi yang diadakan di Brastagi Kabupaten Tanah Karo pada tanggal 9 s.d 12 Juli 2013
18 days ago

5 Ribu Peserta Ramaikan Lomba Lari di GBK

about a month ago

Atlet Wanita Ini Tetap Berprestasi di Usia 85 Tahun


2 months ago

500 Pelari Indonesia-Papua Nugini Meriahkan Rute Lintas


Negara

Sports16 Jun 2015 15:46

Indonesia Raih 47 Emas di SEA Games 2015, Ini Rinciannya

Dayung menjadi penyumbang medali emas terbanyak untuk Indonesia di SEA Games 2015

Sports12 Jun 2015 17:12


Giliran Rini Budiarti Sumbang Emas untuk Indonesia

Atletik sudah sumbang 7 emas untuk Indonesia.

Sports10 Jun 2015 20:51

Senyum Agus Prayogo Raih Medali Emas

Ekspresi pelari Indonesia, Agus Prayogo saat merayakan kemenangannya di nomor lari 10.000
m putra SEA Games 2015.

7
Sport10 Jun 2015 20:30

Agus Sumbang Emas Bagi Kontingen Indonesia

Ekspresi pelari Indonesia, Agus Prayogo saat merayakan kemenangannya di nomor lari 10.000
m putra SEA Games 2015 di National Stadium, Singapura, Rabu (10/6/2015). Agus mencatat
waktu 29 menit dan 41,56 detik. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Sports10 Jun 2015 17:37


Sempat Didiskualifikasi, Maria Londa Akhirnya Raih Emas

Maria Londa membuat raihan medali emas Indonesia bertambah dari cabang atletik.

Sports10 Jun 2015 17:04

Rebut Emas, Agus Prayogo Tercepat di Nomor Lari 10 Km

Sejak start dimulai, Agus langsung memimpin atas delapan pelari lainnya.

Sports09 Jun 2015 17:23

Triyaningsih Sumbang Emas Kedua Atletik

Triyaningsih harus memutari 12 kali lintasan lari yang berada di stadion terbesar di Singapura
itu.

Sports09 Jun 2015 08:55

Indonesia Berharap Borong Emas di 2 Cabang Ini

Total ada 15 emas yang bisa dikejar kontingen Indonesia hari ini.
Sports06 Jun 2015 20:45

Hendro Sempat Emosi Saat Raih Emas Pertama Atletik SEA Games

Hendro menyabet medali emas dengan catatan waktu 1 jam 34 menit 23 detik.

Sports31 Mei 2015 02:03

5 Sprinter Indonesia Absen di SEA Games 2015

"Limit mereka tidak cukup, artinya mereka tidak masuk dalam tim. Bukan ada perubahan, tapi
memang karena limitnya."

Sports12 Mei 2015 21:03

Indonesia Rebut 5 Medali di Kejuaraan Atletik Asia

Indonesia meraih satu perak dan empat perunggu.

Sports16 Apr 2015 21:37


Indonesia Rebut 2 Emas Kejuaraan Atletik Asia Tenggara

Dalam kejuaraan Atletik Remaja Asia Tenggara, Indonesia meraih dua medali emas, enam
perak, dan tiga perunggu.

Sports29 Mar 2015 13:44

6 Ribu Pelari Ikuti SafeRunning di BSD City

Salah satu produk minuman ini rutin gelar edukasi bagaimana cara berlari yang benar.

Liga Indonesia13 Feb 2015 21:54

Stadion Tanpa Trek Lari, Lomba Atletik Tetap Jalan

PB PASI bakal menurunkan atlet SD dan SMP jika stadion tak memiliki trek lari.

Sports18 Des 2014 01:50

Atletik Kembali Sumbang Medali Emas untuk Indonesia

Tiga medali emas direbut dari nomor 400 meter gawang putra, tolak peluru putri, dan lompat
jangkit putri.

Sports16 Des 2014 02:09

Atletik Sumbang Dua Medali Emas


Dua medali emas diraih Indonesia dari cabang lari 100 meter putra dan lompat jauh putri di
ASEAN University Games 2014.

Sports30 Okt 2014 09:53

Pesan Bob Hasan untuk Menpora Baru

Bob Hasan minta kepada Menpora agar pendidikan jasmani yang diberikan kepada anak-anak
adalah atletik.

Atletik Indonesia Berjaya di SEA Games


2015
Sabtu, 13 Juni 2015, 06:55 WIB

Komentar : 1

Antara

Dedeh Erawati.
A+ | Reset | A-

REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA  --  Cabang atletik Indonesia berjaya setelah mampu


melebihi target yang ditetapkan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) pada
SEA Games 2015 dengan meraih total tujuh medali emas, padahal target yang dibebankan enam
emas.

Emas terakhir bagi tim atletik Indonesia dipersembahkan oleh Rini Budiarti setelah menjadi
yang tercepat pada nomor 3.000 meter halang rintang di lintasan lari Stadion Nasional,
Singapura, Jumat. Rini membukukan catatan waktu 10 menit 20,40 detik.

Sebelumnya emas atletik dipersembahkan oleh Hendro dari nomor jalan cepat, Maria Londa
pada nomor lompat jauh dan lompat jangkit, Triyaningsih pada nomor 5.000 dan 10.000 meter
putri, dan dari nomor 10.000 meter putra melalui Agus Prayogo.

Bagi Rini Budiarti, emas yang diraih di Singapura cukup istimewa karena mampu meraih emas
pada kejuaraan dua tahunan itu tiga kali berturut-turut meski tekad memecahkan rekor atas
namanya sendiri yaitu 10 menit 00,58 detik belum bisa terwujud.

Peluang untuk memecahkan rekor pada SEA Games dipastikan tidak bisa dilakukan oleh Rini
Budiarti karena setelah SEA Games 2015, atlet berusia 32 tahun ini akan pensiun dan berencana
mengasuh anak tunggalnya yang saat ini berusia enam tahun.

"Saya akan pensiun setelah ini (SEA Games 2015). Kasihan anak saya yang dari bayi saya
tinggalkan. Memang keputusan ini berat. Tapi harus saya jalani," kata atlet kelahiran Gunung
Kidul, 22 Januari 1983 itu.

Meski mampu melebihi target, satu peluang emas bidikan harus terlepas setelah Dedeh Erawati
hanya mampu merebut medali perak pada nomor gawang 100 meter putri. Pada nomor ini, atlet
Thailand yang menjadi rival Dedeh sejak lama yaitu Wallapa Punsoongneun.

Pencapaian manis cabang atletik ternyata diikuti oleh cabang ski air. Pada hari pertama
pelaksanaannya, cabang ini langsung meraih hasil terbaik pada nomor tricks lewat Febrianto
setelah mengumpulkan 4280 poin. Atlet Indonesia lainnya yaitu Dimas Ridho berada di
bawahnya dan berhak atas medali perak setelah mengumpulkan 4130 poin

Bocoran dokumen ungkap skandal


kecurangan dunia atletik
 2 Agustus 2015

Kirim
Image caption Skandal bermula ketika surat kabar the Sunday Times dan stasiun televisi Jerman
ARD/WRD memperoleh berbagai berkas yang menunjukkan 12.000 hasil uji darah dari 5.000
atlet.

Sebuah skandal melanda dunia atletik setelah munculnya serangkaian bocoran dokumen hasil uji
doping ribuan atlet di berbagai lomba.

Skandal bermula ketika surat kabar the Sunday Times dan stasiun televisi Jerman ARD/WRD
memperoleh berbagai berkas yang menunjukkan 12.000 hasil uji darah dari 5.000 atlet.

Menurut surat kabar tersebut, berkas-berkas tersebut menyingkap ‘kecurangan dalam skala luar
biasa’ yang dilakukan atlet-atlet.

Bocoran berkas-berkas milik Asosiasi Federasi Atletik (IAAF) yang juga telah dilihat BBC
tersebut kemudian diselidiki dua pakar anti-doping kenamaan dunia, yakni ilmuwan Robin
Parisotto dan Michael Ashenden.

Hasilnya memperlihatkan, antara lain:

 Sepertiga dari 146 medali, termasuk 55 medali emas, dalam berbagai lomba di
Olimpiade dan kejuaraan dunia antara 2001 dan 2012 dimenangkan oleh atlet-atlet yang
hasil uji dopingnya mencurigakan. Namun, tiada satu atlet pun yang mengalami
pencopotan medali.
 Lebih dari 800 atlet menunjukkan hasil uji darah yang amat mungkin positif doping atau
paling tidak abnormal.
 Pada beberapa final lomba, mulai dari pemenang medali emas hingga perunggu
menunjukkan hasil uji darah yang mencurigakan.
 Beberapa atlet bintang, seperti Mo Farah dari Inggris dan sprinter Usain Bolt asal
Jamaikan tidak menunjukkan hasil uji darah yang abnormal.
 Lebih dari 80% atlet pemenang medali asal Rusia menunjukkan hasil uji darah yang
mencurigakan. Adapun 18 medali yang dimenangkan Kenya didapat dari atlet-atlet yang
hasil uji darahnya mencurigakan.

Image caption Sepertiga dari 146 medali, termasuk 55 medali emas, dalam berbagai lomba di
Olimpiade dan kejuaraan dunia antara 2001 dan 2012 dimenangkan oleh atlet-atlet yang hasil uji
dopingnya mencurigakan.

”Belum pernah saya mendapat hasil uji darah yang begitu abnormal. Ada banyak atlet yang
tampaknya menggunakan doping tanpa pernah kena hukuman dan sial benar IAAF hanya duduk
berpangku tangan dan membiarkan hal ini terjadi,” kata Parisotto.

Menurut Ashenden, bocoran berkas-berkas itu memperlihatkan atletik kini berada dalam posisi
lingkaran setan sebagaimana yang terjadi terhadap dunia sepeda pada era Lance Armstrong.

Ashenden mengatakan hal ini merupakan pengkhianatan memalukan IAAF mengingat tugas
utama badan dunia atletik itu ialah menjadi polisi bagi olah raga tersebut dan melindungi atlet-
atlet yang bersih dari doping.

Pembelaan IAAF
Kepada the Sunday Times, IAAF sama sekali tidak mendebatkan keaslian dokumen-dokumen
yang dibocorkan tersebut. Namun, badan dunia itu mengklaim telah berupaya memburu atlet-
atlet yang menggunakan doping.

“IAAF selalu berada paling depan dalam memerangi doping, mencari dan menerapkan teknik
serta metodologi analisa baru.”

IAAF mengaku sebelum diperkenalkannya paspor biologi yang memantau kadar darah pada
2009, para pengujinya memburu secara sistematis semua hasil di luar kebiasaan dengan
melakukan tes urine. Atlet-atlet yang terbukti kemudian dikeluarkan dari kompetisi.

Image caption IAAF mengklaim telah berupaya memburu atlet-atlet yang menggunakan doping.

Kemudian, setelah paspor biologi diberlakukan, IAAF mengatakan telah memburu lebih banyak
kasus dari yang bisa dilakukan gabungan semua organisasi antidoping. Bahkan, anggaran
sebanyak US$2 juta telah dibelanjakan setiap tahun untuk memerangi kecurangan.

“Sebagai persentase dari keseluruhan anggaran tahunan, jumlah ini yang tertinggi dari olah raga
apapun,” kata IAAF.

Adapun soal keanehan uji darah, ada hal lain yang berkontribusi selain doping. Penyakit, latihan
pada ketinggian tertentu, dan kehamilan bisa mempengaruhi hasil uji darah.

Sorotan
Menjelang Kejuaraan Dunia Atletik di Beijing akhir bulan ini, bocoran dokumen-dokumen itu
diyakini akan meningkatkan sorotan terhadap IAAF serta negara-negara kuat di bidang atletik,
seperti Rusia dan Kenya.

Pada Januari lalu, juara maraton Rita Jeptoo menjadi atlet Kenya ke-54 yang gagal uji doping.
Kemudian sebanyak 25 atlet Rusia telah dicekal akibat kasus pelanggaran doping selama enam
tahun terakhir.

Stasiun televisi Jerman ARD/WRD pernah menurunkan laporan yang mengindikasikan bahwa
terdapat praktik penggunaan doping secara sistematis di ranah atletik Rusia dan IAAF menutupi
masalah tersebut.

Federasi Atletik Rusia menepis tuduhan itu dan Ketua IAAF, Lamine Diack, menyangkal
adanya persekongkolan. Meski demikian, kepada BBC, Diack mengaku dunia olah raga atletik
kini berada dalam ‘krisis’.

BERITA TERKAIT

Kenya Kembali Rajai Berlin Marathon

Ini Kunci Sukses Dedeh Hingga Bisa Juara 18 Kali

Atletik Andalkan Generasi Baru, Dedeh Belum Tergantikan

Maria Londo Masih Butuh Lompatan Lebih Jauh

JawaPos.com - Dari tujuh medali emas yang direbut Indonesia pada SEA Games 2015 lalu,

lima datang dari nomor jarak menengah dan jauh. Yakni 20km jalan cepat (Hendro), 5000 m

dan 10000m putri (Triyaningsih), 10000m  putra (Agus Prayogo) serta 3000m halang rintang

putri (Rini Budiarti).


Raihan itu memberikan gambaran bahwa untuk cabor atletik, nomor andalan Indonesia masih

ada di nomer-nomer lari jarak menengah dan jauh yang masih diisi muka-muka lama. Tetapi

skuad merah putih dituntut segera melakukan regenerasi. 

Pada  Kejurnas Atletik 2015 nomor 5000 m putra kemarin (2/9), sinyal  keringnya stok atlet

berprestasi di nomor-nomor jarak jauh, terlihat jelas. 

Dari 18 atlet yang turun, tak ada satu atlet pun yang mampu menembus limit PON 2016 Jabar.

Nur Shodiq asal D.I Yogyakarta memang berhasil merebut emas , namun catatan waktunya 15

menit 01,98 detik, gagal menembus limit PON Jabar 2016 yakni 15 menit.

Menurut pelatih pelatnas jarak jauh, Wita Witarsa hasil itu memberikan gambaran bahwa gap

atlet andalan Indonesia dengan atlet yang menjadi proyeksi atlet pendamping begitu jauh.

Karena itu, dirinya ingin PB PASI  segera memanggil tiga atlet yang masuk tiga besar Kejurnas

2015, termasuk Nur Shodiq, untuk bergabung pelatnas. Tujuannya tentu saja agar stok atlet jarak

jauh berprestasi tidak kosong.

"Seharusnya memang harus dimulai dari sekarang (masuk pelatnas,Red).  Nur Shodiq kan masih

muda (23 tahun,Red). Jadi bisa menjadi pendamping Agus dan bisa dilatih lagi. Dua SEA

Games lagi pasti sudah siap. Agus saja butuh waktu sekitar 10 tahun untuk seperti ini. Jadi harus

segera dimulai. Kalau tetap di daerah, larinya pasti hanya akan 15 menit saja," terang Wita

Witarsa di Stadion Atletik Rawamangun, kemarin (2/9).

Petir' Bolt Selamatkan Karier dan Dunia


Atletik
Haryanto Tri Wibowo, CNN Indonesia
Senin, 24/08/2015 11:37 WIB
Browser anda tidak mendukung iFrame
Kemenangan di Kejuaraan Dunia Atletik 2015 membuat Usain Bolt kembali difavoritkan di
Olimpiade 2016. (REUTERS/Damir Sagolj)
Jakarta, CNN Indonesia -- Keberhasilan Usain Bolt merebut medali emas nomor 100 meter di
Kejuaraan Dunia Atletik 2015 di Beijing, China, Minggu (23/8), tidak hanya menyelamatkan
karier sprinter asal Jamaika tersebut.

Pilihan Redaksi Karier Bolt diklaim banyak pihak


dipertaruhkan di Kejuaraan Dunia
 Uang di Jantung Skandal Doping Terbesar Atletik Atletik 2015. Setelah menjalani
 Medali Manusia Tercepat Kembali ke Tangan Bolt operasi kaki pada 2014, karier Bolt
 Bolt: Juara Dunia Bukan Soal Menyingkirkan Gatlin terbilang menurun dalam satu tahun
belakangan.
Kehadiran Justin Gatlin yang merupakan sprinter tercepat sepanjang 2014 dan 2015, dianggap
bisa menyudahi dominasi Bolt. Pelari asal Amerika Serikat itu menjadi 'manusia' tercepat
sepanjang 2015 dengan catatan 9,74 detik.

Penampilan Bolt juga tidak menyakinkan sepanjang babak kualifikasi dan semifinal. Setelah
hanya mencatatkan waktu 9,96 di babak kualifikasi, sprinter 29 tahun itu meraih 9,96 detik di
babak semifinal, terpaut 0,19 detik dari catatan Gatlin.

Namun, Bolt membuktikan kenapa dia pantas disebut sebagai manusia tercepat di dunia.
Sprinter yang memiliki ambisi memperkuat klub sepak bola, Manchester United, itu menjadi
yang tercepat di final dengan 9,79 detik. Posisi kedua ditempati Gatlin dengan 9,80 detik.

Kemenangan di Stadion Bird Nest, Beijing, menjadi peringatan bagi rival-rival Bolt jelang
tampil di Olimpiade Rio 2016. Meski dengan catatan waktu kurang menyakinkan, Bolt yang
merupakan pemegang rekor 100 meter dengan 9,58 detik itu masih menjadi sprinter terfavorit.

Bolt mampu menunjukkan peforma terbaiknya di momen-momen penting sekaligus


menyelamatkan kariernya. Waktu 9,79 detik merupakan catatan terbaik sprinter yang dijuluki
'Lighting Bolt' itu sepanjang 2015.
Usain Bolt meraih gelar juara dunia nomor 100 meter ketiganya di Beijing. (REUTERS/Lucy
Nicholson)
"Saya masuk ke trek, santai, tidak stres dan menyelesaikannya. Saya berambisi menjadi nomor
satu hingga pensiun. Anda bisa sebut penampilan saya seperti pebalap tua, tapi saya bisa tampil
lebih cepat lagi," ujar Bolt seperti dilansir Reuters.

Selamatkan Atletik

Kemenangan di Kejuaraan Dunia Atletik 2015 tidak hanya menyelamatkan karier Bolt. Peraih
enam medali emas Olimpiade itu juga menyelamatkan wajah dunia atletik lewat
kemenangannya.

Andai Gatlin yang meraih kemenangan, maka kemungkinan besar wajah Federasi Atletik
Internasional (IAAF) akan semakin tercoreng. Otoritas atletik tertinggi di dunia itu sedang
menuai kritikan menyusul banyaknya dugaan kasus doping.

Laporan dari Sunday Times dan ARD (Jerman) menyebutkan, ada 12.000 tes doping antara 2001
hingga 2012 yang disinyalir positif namun tidak ditindaklanjuti. Selain itu, diklaim ada lebih
dari 50 peraih medali emas di Olimpiade dan Kejuaraan Dunia yang positif menggunakan
doping.

Kehadiran Sebastian Coe sebagai presiden baru IAAF yang terpilih 19 Agustus lalu, juga tidak
mengangkat nama IAAF.

"Tidak ada ampun untuk penggunaan doping di olahraga saya. Saya akan memastikan itu hingga
level teratas," ucap Coe usai terpilih seperti dilansir Eurosport.

Gatlin merupakan salah satu atlet yang pernah tersandung masalah doping. Pelari 33 tahun itu
dihukum larangan tampil sepanjang 2006 hingga 2010 karena dua kali gagal lolos tes doping.

Menariknya, Gatlin tampil lebih impresif usai kembali dari hukuman. Gatlin tidak pernah kalah
dalam 28 pertandingan nomor 100 meter sejak September 2013. Sprinter kelahiran Brooklyn itu
baru menelan kekalahan di Kejuaraan Dunia 2015.

Namun, Gatlin meraih sukses di bawah bayang-bayang rumor doping. Atlet ternama lainnya
yang dikabarkan masuk skandal doping atletik adalah pelari jarak jauh asal Inggris, Mohamed
Farah, yang merebut medali emas nomor 10.000 meter di Kejuaraan Dunia 2015. (har/har)
Persatuan Atletik Seluruh Indonesia | PASI

Persiapan Olimpiade Rio, Maria Londa


Bertanding ke Australia
Maria Londa tidak dibebani target. Menurut Paulus Lay, yang penting mental berlombanya
terasah melalui kejuaraan atletik di Australia ini.

 Berita
 Foto

Hat-trick dari Rini Budiarti

Ini merupakan ketiga kalinya dia meraih medali emas pada SEA Games untuk nomor
3.000 meter.


Triyaningsih Tambah Satu Emas  

Triyaningsih berhasil mencapai garis finis dengan catatan waktu 33 menit 44,53 detik.

Lomba Lari 10K dan 5K Digelar di Bekasi

Panitia menargetkan 5000 peserta mengikuti acara ini.

10 Atlet Indonesia Ikuti Kejuaraan Taiwan Open

Setelah mengikuti kejuaraan di Taiwan, para atlet akan menjalani latihan rutin perisapan
SEA Games 2015.


Mengintip Latihan Andrian, Atlet Pemburu Rekor Nasional

Andrian akan jadi andalan Indonesia di SEA Games 2015, juga tengah mengejar rekor
nasional. Seperti apa latihan atlet lari gawang 400 meter ini?

Atlet Ini Rogoh Duit Sendiri Agar Bisa Latihan di Korea

Atlet jalan cepat nasional, Hendro Yap, ingin mempertahankan medali emasnya di SEA
Games Singapura.

Lomba Atletik Digelar di Sela Pertandingan Bola


PASI bekerja sama dengan PSSI untuk menggelar lomba atletik di sela pertandingan
sepak bola Liga Super Indonesia 2015.


Maria Londa Tampil dalam POM ASEAN  

Maria Natalia Londa, yang sebelumnya meraih medali emas di Asian Games Incheon
2014 di nomor lompat jauh, akan tampil di POM ASEAN Univerisity Games.

Bob Hasan: Sarengat Contoh Atlet Hebat  

Selain sukses sebagai atlet dengan menyabet dua medali Asian Games 1962, Sarengat
juga menjadi dokter pribadi wakil presiden.

PASI Terkejut Maria Londa Raih Emas  

Selama mempersiapkan diri menuju Asian Games, Maria berlatih dengan fasilitas yang
terbatas.

Kejutan, Maria Londa Rebut Emas Asian Games  

Emas yang diraih Maria Londa dari nomor lompat jauh itu menjadi emas ketiga
Indonesia di Asian Games 2014.


Turun di Asian Games, Atletik Buta Kekuatan Lawan  

Koordinator cabang olahraga terukur Satlak, Prima Hadi Wiharja, yakin atletnya ini bisa
bersaing dengan peserta lain.

Tercepat di Kejurnas, Dedeh Erawati Belum Puas

“Di Asian Games, atmosfernya pasti beda.”

Di Rawamangun, Dedeh Kejar Target 13,30 Detik  

Kejurnas ini akan jadi bahan evaluasi mereka, sejauh mana program latihan sudah
berkembang.

Timor Leste-Indonesia Gelar Lomba Lari Perdamaian  

Lomba lari perdamaian 10 kilometer di perbatasan Indonesia-Timor Leste akan digelar


pada 27-30 Agustus 2014.

Rini Budiarti Terancam Absen di Asian Games

Sekalipun PB PASI berencana mencoretnya dari daftar atlet yang mengikuti Asian
Games 2014, nama Rini masih dicantumkan oleh Satlak Prima.

Ningsih Bidik Medali Olimpiade Remaja


"Saya ingin tunjukkan bahwa Indonesia bisa," kata Gusti Ayu Mardili Ningsih.

Indonesia akan Populerkan Kejuaraan Cross Country

Lari cross country bisa mengembangkan ketahanan pelari, kecepatan, adaptasi saraf, dan
kekuatan otot.

Triyaningsih Akhirnya Menyumbang Medali Emas  

Pelari andalan Indonesia, Triyaningsih, akhirnya berhasil meraih medali emas pada
nomor 10 ribu meter.

Maria Londa Rebut Emas di Lompat Jauh  

Atlet Bali Maria Natalia Londa juga berhasil memecah rekor SEA Games di nomor
lompat jangkit.

Atlet Pelatnas Tak Ikuti Marathon Jakarta  

Mereka harus bersiap untuk Sea Games Desember 2013 depan.

Sandiaga Uno Harap Jakarta Marathon Kelas Dunia  

Pengusaha Sandiaga Uno sangat senang dan mendukung ajang Jakarta Marathon 2013.
Ia berharap Jakarta bisa hadirkan maraton kelas dunia.

Atletik Mulai Diperkenalkan kepada Anak Sejak Dini

Atletik membuat anak memahami logika permainan dan kompetisi.

Estafet Jawa Timur 2 Kali Lampaui Rekor Nasional

Menurut Nadia, menaikkan lompatan 1 sentimeter butuh latihan setengah tahun.

Raih Bonus Rp 100 Juta, Sudirman ke Kejuaraan Dunia

"Bonus itu akan diberikan setelah tes urinenya bersih," Bob Hasan menegaskan.

Pelatnas Sentralisasi Atletik Dimulai Januari  

Sebelumnya, PB PASI melaksanakan pelatnas secara terdesentralisasi di berbagai


daerah.

Ini Kiat Pelatih agar Bolt Bisa Raih Emas  

Apa sih yang diucapkan pelatih Usain Bolt sehingga pelari yang mengaku sempat gugup
itu jadi penuh percaya diri?


Perenang Cina Bantah Gunakan Doping

Usain Bolt Bertekad Pertahankan Emas di Olimpiade

"Jika ditambah Justin Gatlin, itu akan menjadi sangat seru, karena ia (Gatlin) adalah
pelari tercepat kelima."

Karate Indonesia Bertekad Ulangi Prestasi  

"Kami optimistis akan meraih tiga medali emas untuk tim putra dan dua untuk putri.
Kami yakin itu," kata Zulkarnaen.

Agus Prayogo dan Triyaningsih Kembali Toreh Prestasi di Jakarta 10K

Terbaik untuk tingkat nasional dengan catatan waktu 30 menit 37 detik. Hasil ini
sekaligus memperbaiki catatan terbaik milik Agus sebelumnya yaitu 30 menit 45 detik.

 Agus Prayogo Kembali Pecahkan Rekor

Hasil kurang memuaskan ditunjukkan tim estafet 4 X 100 meter putra. Tim yang
diperkuat oleh Fadlin, Suryo Agung Wibowo, Farrel Octaviandi, itu hanya bisa finis di
urutan ke-6 dengan catatan waktu 39,87 detik.

 Kayak Buka Peluang Medali  

"Namun harus berjuang dari babak semifinal," kata Koordinator Pelatih Dayung Tim
Indonesia, Edi Suyono.

Kayak Buka Peluang Medali  

"Namun harus berjuang dari babak semifinal," kata Koordinator Pelatih Dayung Tim
Indonesia, Edi Suyono.

Triyaningsih Gagal Sumbang Medali  

Triyaningsih sempat mencoba mengambil posisi di tengah-tengah rombongan pelari,


namun hanya bertahan sesaat.

Tim Panahan Putri Belum Bisa Berbicara  

Masih punya harapan. Pada nomor eliminasi individual, Erwina Safitri akan bertarung
melawan Ayaka Saito (Jepang) dan Ika dengan Shams Lotfabad Koshko Zahra (Iran).

Atlet Indonesia Dilarang Sembarangan Mengkonsumsi Obat  

Agustine dan Franklin Masih Yang Terbaik  

Dua pelari muda yang pernah menjadi andalan Indonesia di tingkat internasional,
Agustine Bawele dan Franklin Ramses Burumi, masih belum tertandingi pada Kejuaraan
Sprint Remaja dan Junior 2010 yang digelar di Stadion Madya, Senayan, Sabtu (16/10).

PABSI Kirim Empat Atlet Asian Games ke Korea Selatan  


Skandal Doping di Commonwealth Games  

Osayemi masih bisa menyimpan medali emasnya sambil menantikan hasil uji sampel B.

Ika dan Erwina Optimistis Raih Medali  

Kedua atlet peraih emas SEA Games Laos 2009 itu akan turun di nomor recuve putri
jarak pendek (30 meter) dan jarak jauh (70 meter) mewakili Jawa Timur.

 Perunggu Pertama dari Desy

Atlet lompat galah Indonesia Margawati Ni Putu Desy mempersembahkan medali


perunggu pada hari kedua penyelenggaraan Asian Indoor Games 2009, Sabtu (31/10).

 Irene Masih Yang Tercepat

Sprinter putri asal Maluku, Irene Truitje Joseph, membuktikan dirinya masih bisa
menjadi yang tercepat untuk kategori paling bergengsi dalam atletik, nomor lari 100
meter.

 Bolt Raih Gelar Pertama Tahun ini

Sprinter Usain Bolt yang juga pemegang tiga rekor dunia berhasil meraih gelar
pertamanya tahun ini di nomor 100 meter putra ketika berlaga dalam kompetisi di tanah
kelahirannya Spanish Town, Jamaika,Sabtu (14/3).

 Bolt Borong Tiga Emas

Usain Bolt berjaya di tiga nomor yang diikutinya, yaitu di nomor 100, 200, dan 4 x 100
meter putra. Ia memenangi medali emas dan mencetak rekor dunia.

 Bolt Kawinkan Emas Sprint

Bolt menjadi atlet kedua setelah Carl Lewis dari Amerika pada 1984 yang mampu
mengawinkan emas nomor sprint 100 dan 200 meter putra di Olimpiade.

 Powell Pecahkan Rekor Dunia

Sprinter Jamaika, Asafa Powell, kini tercatat sebagai manusia tercepat di dunia.
Regenerasi Atlet Muda Cabang Atletik
BERITA TERKAIT

Kenya Kembali Rajai Berlin Marathon

Ini Kunci Sukses Dedeh Hingga Bisa Juara 18 Kali

Atletik Andalkan Generasi Baru, Dedeh Belum Tergantikan


Maria Londo Masih Butuh Lompatan Lebih Jauh

Padahal menurut pelatih asal Jawa Barat tersebut untuk  bisa kompetitif di level Asia Tenggara,
paling tidak harus bisa membukukan catatan waktu minimal 14 menit 10  detik agar bisa
merebut medali di nomor 5000m putra.

"Harus segera, kalau ini berhenti terlalu lama, tidak tahu lagi kapan muncul atlet seperti Agus
atau Triyaningsih. Jadi jangan sampai kosong," terang Wita,    

Di sisi lain, Kabidbinpres PB PASI Paulus Lay, mengatakan sejak tahun lalu pihaknya sudah
memanggil Nur Shodiq, namun kesibukannya kuliah di Universitas Negeri Yogyakarta
membuatnya menolak tawaran bergabung pelatnas tersebut. 

Nur Shodiq sendiri mengaku siap jika dalam waktu dekat dipanggil pelatnas, apalagi
kesibukannya sebagai mahasiswa juga hanya menyisakan satu semester saja.  

"Kemarin memang sudah disuruh masuk tapi karena saya dapat beasiswa jadi tidak bisa
ditinggalkan. Tapi ini tinggal satu semester lagi . Insya Allah  ke depan jika dipanggil lagi
mungkin bersedia," ujar Nur Shodiq.

Sementara itu di nomor 200 meter putra dan putri tidak terjadi kejutan yang berarti.  Dua atlet
pelatnas asal Jatim berhasil menjadi yang tercepat di masing-masing nomor.

Yudi Dwi Nugroho berhasil finish di urutan pertama dengan catatan waktu 21,35 detik .
Sedangkan di sektor putri, Tri Setyo Utami menjadi yang tercepat dengan catatan waktu
24,97 detik. 

 TAG
 #Atletik

Bagikan via Facebook (2) Tweet (0) +1 (0) Print


BERITA LAINNYA
Calon Ketum KONI Wajib Dapat Dukungan dari Cabor tak ..

Piala Presiden Sukses Berkat Gotong Royong Semua Pihak


Sukses dengan Piala Presiden, Ancang-Ancang Gelar ..

SMP MIS Kawinkan Juara Basket JRBL Manado, Sabet Tiga ..


Muncul di GBK, Wako Bogor Puji Piala Presiden

Siap-Siap, November Ada Turnamen Besar Lagi

Tulis Komentar
 Home
 Basket
 IPA
 Otomotif
 Olahraga
 Ukuran
 Pengetahuan
 Design
 Sepakbola

Home » Pengetahuan » Pengertian dan Sejarah Atletik di Dunia & di Indonesia


Pengertian dan Sejarah Atletik di Dunia & di

Indonesia

Pengertian Atletik dan Sejarah Atletik di Dunia & di Indonesia - Atletik merupakan salah

satu olahraga yang sering dilombakan dalam ajang perlombaan seperti SEA GAMES, ASEAN

GAMES, OLYMPIADE, PON dan banyak lagi Ajang olahraga lainnya. Namun sejarah Atletik

ini berasal dari bangsa Eropa.

Lapangan-sektor-yang-digunakan-dalam-perlombaan-jalan-cepat-dan-lari

Atletik merupakan kata berasal dari bahasa Yunani yaitu kata Athlon atau Athlum, kata ini

mempunyai makna pertandingan, perjuangan, pergulatan atau perlombaan. Sedangkan orang

yang melakukannya disebut dengan Athleta atau atlet.

Pengertian Atletik & Sejarah Atletik di Dunia & di

Indonesia Adalah
Dalam Atletik juga kita pernah menjumpai kata "Pentahtlon", Pentahtlon sendiri terdiri dari dua

kata yaitu Penda dan Athlon. Penda mempunyai arti Lima atau Panca sedangkan Athlon

mempunyai arti Lomba. Jadi artinya adalah perlombaan yang terdiri dari lima nomor.

Dari pengertian di atas maka kita dapat menyimpulkan jika Atletik adalah sebuah cabang

olahraga yang diperlombakan terdiri dari nomor jalan, lari, lempar dan lompat.

Atletik dalam bahasa Inggris adalah "Athletic", berbeda dengan bahasa Yunani, dalam bahasa

Inggris dan Jerman Atletik mempunyai arti yang lebih luas yaitu berbagai macam cabang

olahraga yang bersifat perlombaan atau pertandingan seperti bolabasket, sepakbola,tenis,

renang, senam dan beberapa olahraga lainnya.

Dalam Sejarah, Yunani adalah bangsa pertama yang menyelenggarakan perlombaan Atletik. Hal

ini dapat kita ketahui dari karya pujangga asal Yunani Purba bernama Homerus. Atletik berasal

dari bahasa Yunani yaitu "Athlos" artinya adalah Lomba. Pada waktu itu cabang olahraga atletik

dikenal dengan pentahhlon atau panca lomba dan decathlon atau dasa lomba.

Pada sebuah Buku Odysus karya dari Hemerun menjelaskan jika petualangan Odysus saat

berkunjung ke kepulauan di sebelah selatan Yunani disambut oleh kepala suku dengan

mengadakan upacara penyambutan. Diacara tersebut ada beberapa lomba yang diperlombakan

seperti lompat,lari,lempar cakram, gulat dan tinju. Sedangkan pada tahun 776 SM bangsa

Yunani mengadakan Olympiade. Dalam lomba tersebut pemenang adalah yang menjadi juara

Petahlon.

Olympiade yang modern dilaksanakan atas usulan dari seorang berasal dari Perancis yang

bernama Baron Peire Louherbin pada tahun 1896 di Athena, Yunani. Dalam ajang ini cabang

atletik merupakan tambang medali yang menjadi perebutan.


Organisasi Olahraga Atletik Internasional terbentuk pada 17 Juli 1912 di Stockhom, Swedia.

Pembentukan tersebut bersamaan dengan Olympiade ke-5, Organisasi tersebut bernama

“International Amateur Athletic Federation” atau dapat disingkat dengan IAAF.

Sejarah Atletik di Indonesia mulai terbentuk pada 3 September 1950, pada tahun tersebut

Indonesia mendirikan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia atau biasa disingkat dengan PASI.

Demikian Pengertian dan Sejarah Atletik di Indonesia & Dunia Adalah. Semoga Artikel di atas

dapat bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan Anda tentang Sejarah Atletik

Atletik adalah gabungan dari beberapa jenis olahraga yang secara garis besar dapat

dikelompokkan menjadi lari, lempar, dan lompat. Kata ini berasal dari bahasa Yunani "athlon"

yang berarti "kontes". Atletik merupakan cabang olahraga yang diperlombakan pada olimpiade

pertama pada 776 SM. Induk organisasi untuk olahraga atletik di Indonesia adalah PASI

(Persatuan Atletik Seluruh Indonesia).

Daftar isi

 1 Sejarah

o 1.1 Lintasan dan lapangan dalam ruang

o 1.2 Lintasan dan lapangan luar ruang

 2 Ragam Event

 3 Pranala luar

Sejarah
Atletik adalah event asli dari Olimpiade pertama pada tahun 776 sebelum Masehi dimana satu-

satunya event adalah perlombaan lari atau stade. Ada beberapa “Games” yang digelar selama era

klasik Eropa: Panhellenik Games The Pythian Game (dimulai 6 Sebelum Masehi) digelar di

Argolid setiap dua tahun. The Isthmian Game (dimulai 523 Sebelum Masehi) digelar di Isthmus

dari Corinth setiap dua tahun. The Roman Games Berasal dari akar Yunani murni, Roman game

memakai perlombaan lari dan melempar. Bukannya berlomba kereta kuda dan bergulat seperti

di Yunani, olahraga Etruscan memakai pertempuran galiatoral, yang juga sama-sama 527

Sebelum Masehi digelar di Delphi tiap empat tahun. The Nemean Games (dimulai 51 memakai

panggung). Masyarakat lain menggemari kontes atletik, seperti bangsa Kelt, Teutonik, dan Goth

yang juga digemari orang Roma. Tetapi, olahraga ini sering dihubungkan dengan pelatihan

tempur. Pada masa abad pertengahan anak seorang bangsawan akan dilatih dalam berlari,

bertarung dan bergulat dan tambahan berkuda, memanah dan pelatihan senjata. Kontes antar

rival dan sahabat sangat umum di arena resmi maupun tidak resmi.

Pada abad 19 organisasi formal dari event modern dimulai. Ini termasuk dengan olahraga

reguler dan latihan di rezim sekolahan. Royal Millitary College di Sandhurst mengklaim

menggunakan ini pertamakali pada tahun 1812 dan 1825 tetapi tanpa bukti nyata. Pertemuan

yang paling tua diadakan di Shrewsbury, Shropshire di 1840 oleh Royal Shrewsbury School

Hunt. Ada detail dari seri pertemuan tersebut yang ditulis 60 tahun kemudian oleh C.T Robinson

dimana dia seorang murid disana pada tahun 1838 sampai 1841. Eeck Military Academy dimana

Woolwich menyelenggarakan sebuah kompetisi yang diorganisir pada tahun 1849, tetapi seri

reguler pertama dari pertemuan digelar di Exeter College, Oxford dari 1850.

Atletik modern biasanya diorganisir sekitar lari 400m di trek di hampir semua even yang ada.

Acara lapangan (melompat dan melempar) biasanya memakai tempat di dalam trek. Atletik

termasuk di dalam Olimpiade modern pada tahun 1896 dan membentuk dasar-dasarnya

kemudian. Wanita pertama kali dibolehkan berpartisipasi di trek dan lapangan dalam event

Olimpiade tahun 1928. Sebuah badan pengelola internasional dibentuk, IAAF dibentuk tahun

1912. IAAF menyelenggarakan beberapa kejuaraan dunia outdoor pada tahun 1983. Ada

beberapa pertandingan regional seperti kejuaraan Eropa, Pan-American Games dan


Commonwealth Games. Sebagai tambahan ada sirkuit Liga Emas professional, diakumulasi

dalam IAAF World Athletics Final dan kejuaraan dalam ruangan seperti World Indoor

Championship. Olahraga tersebut memiliki profil tinggi selama kejuaraan besar, khususnya

Olimpiade, tetapi yang lain kurang populer.

AAU (Amateur Athletic Union) adalah badan pengelola di Amerika Serikat sampai runtuh

dibawah tekanan profesionalisme pada akhir tahun 1970. Sebuah badan baru bernama The

Athletic Congress (TAC) dibentuk, dan akhirnya dinamai USA Track and Field (USATF atau

USA T&F). Sebuah tambahan, organisasi dengan struktural yang lebih kecil, Road Runner Club

of America (RRCA) juga ada di USA untuk mempromosikan balap jalanan. Pada masa modern,

atlet sekarang bisa menerima uang dari balapan, mengakhiri sebutan “amatirisme” yang ada

sebelumnya.

Lintasan dan lapangan dalam ruang

Ada dua musim dalam lintasan dan lapangan. Ada musim indoor,selama musim dingin dan

musim outdoor, digelar selama musim semi dan panas. Kebanyakan lintasan indoor adalah

200m dan terdiri dari empat atau enam jalur. Seringkali sebuah lintasan indoor memiliki belokan

yang lurus untuk mengkompensasikan belokan yang ketat. Dalam lintasan indoor atlet

berkompetisi sama dengan event lintasan di outdoor dengan pengecualian untuk lari 100m dan

110/100m haling rintang (diganti dengan sprint 60m dan 60 m hlang rintang di tingkat

kebanyakan dan kadang 55m sprint dan 55m haling rintang di tingkat SMA) dan lari 10.000m,

jalan cepat 300m, dan 400m haling rintang. Indoor juga mendapat tambahan lari 3000m yang

normalnya pada tingkat kampus dan elit dibandingkan memakai 10.000m. marathon 5.000m

adalah event lari jauh yang paling umum, walaupun ada situasi dengan jarak lebih jauh pernah

dilombakan. Di medio abad 20, ada seri perlombaan duel di Madison Square Garden (New

York) lintasan indoor, beberapa menampilkan dua orang berlomba marathon (26,2 mil). Tetapi,

ini sangat jarang terjadi. Dalam keadaan tertentu, ada juga balapan 500m dibandingkan 400m

yang ada normalnya di event outdoor, dan di kejuaraan kampus indoor dua-duanya dilombakan.
Di event lapangan, perlombaan indoor hanya menampilkan lompat tinggi, lompat galah, lompat

jauh, lompat ganda dan menembak. Lembar lembing, lempar bola besi dan tolak peluru

ditambahkan hanya untu event outdoor, dimana normalnya tidak ada ruang yang cukup dalam

stadion indoor pada perlombaan tersebut. Event unik dari perlombaan indoor (terutama di

Amerika Utara) adakah lempar beban seberat 300, 600, 1000 dan 35 pon. Di Negara lain,

terutama Norwegia, lompat jauh berdiri dan lompat tinggi berdiri juga dilombakan, bahkn di

Kejuaraan Nasional untuk atlet multi-event ada Pentathlon untuk wanita (yaitu 60m halang

rintang, lompat jauh, tolak peluru dan 800m) dan heptathlon untuk pria (yaitu 60m halang

rintang, lompat jauh, tolak peluru, 60m lari, lompat galah dan 1000m lari) indoor. Untuk

outdoor ada heptathlon untuk wanita dan decathlon

Lintasan dan lapangan luar ruang

Lintasan dan Lapangan luar ruangan biasanya dimulai dan diakhiri selama musim semi.

Kebanyakan lintasan adalah berbentuk oval untuk keadaan 400m. Tetapi, beberapa lintasan tua

berukuran 440 yardm dimana ada beberapa lintasan yang tidak oval dan tidak 400m/440 yard

karena keadaan geografis. Lintasan modern memakai permukaan yang dikaretkan, dan lintasan

yang lebih tua memakai pasir atau kerikil. Lintasan normalnya memakai 6-10 jalur dan bisa

termasuk sebuah jalur langkah dan selokan di salah satu belokan. Jalur ini isa ada di luar atau di

dalam lintasan, membuat tikungan yang lebih sempit atau lebar. Sangat umum dimana lintasan

itu akan mengelilingi sebuah lapangan bermain yang dipakai untukAmerican Football, sepak

bola, atau lacrosse. Lapangan di dalam ini biasanya dikenal dengan lapangan dalam dan

permukaanya memakai rumput atau karpet buatan, dan tempat diaman tim menggelar kamping

selama turnamen panjang. Tetapi lempar lembing, bola besi dan cakram biasanya dilombakan di

luar lapangan di lapangan lain karena membutuhkan ruangan yang lebih luas, dan

implementasinya mungkin bisa merusak lapangan yang dipakai atau lintasan.

Ragam Event
Ada variasi lain yang tak disebut, tetapi lomba yang tidak biasa dilangsungkan lebih jarang.

Balapan yang tidak lazim biasanya digelar selama musim indoor karena lintasan 200m dalam

ruangan. Dengan pengecualian lari mil, lomba berdasarkan jarak kerajaan jarang sekali digelar

di lintasan sejak kebanyakan lintasan diubah dari seperempat mil (402,3m) ke 400m. Hampir

semua catatan rekor untuk jarak kerajaan tidak dilangsungkan kembali. Bagaimanapun, IAAF

dalam buku rekornya masih memasukan rekor dunia mil (dipegang oleh Hicham El Guerroj dari

Maroko dan Svetlana Masterkova dari Rusia untuk wanita) karena perbedaan signifikan yang

mendunia.

 Event Lintasan –event lari di lintasan 400m.

o Sprint: event yang termasuk 400m. Event yang umum adalah 60m (hanya di

dalam ruangan), 100m, 200m dan 400m.

o Jarak Menengah: event dari 800m sampai 3000m, 800m, 1500m, satu mil dan

3000m.

 Lari berintang – lomba (biasanya 300m) dimana pelarinya harus melewati

rintangan seperti penghalang dan rintangan air.

o jarak Jauh: berlari diatas 5000 m. Biasanya 5000 m dan 10000 m. yang kurang

lazim ialah 1, 6, 12, 24 jam perlombaan.

o Halang Rintang: 110 m halang rintang tinggi (100 m untuk wanita) dan 400 m

haling rintang menengah (300 m di beberapa SMA).

o Estafet: 4 x 100m estafet, 4 x 400 m estafet , 4 x 200 m estafet , 4 x 800 m estafet

, dll. Beberapa event, seperti estafet medley, jarang dilangsungkan kecuali estafet

karnaval besar.

 Lari jalanan: dilangsungkan di jalanan terbuka, tapi biasanya diakhiri di lintasan. Event

biasa adalah 5 km, 10 km, setengah marathon dan marathon.

 lomba jalan cepat event biasa adalah 10 km, 20 km dan 50 km.

 Event lapangan

o Event melempar

 tolak peluru
 lempar peluru

 lempar lembing

 lempar cakram

o Event lompat

 lompat tinggi

 lompat galah

 lompat jauh

 lompat ganda

o Event yang jarang

 lompat tinggi berdiri

 lompat jauh berdiri

 lompat ganda berdiri

 Event ganda atau kombinasi

o Triathlon / Trilomba

o Pentathlon / Pancalomba

o Heptathlon

o Decathlon / Dasalomba

 SEJARAH ATLETIK

 14 Nov 2012

 Uncategorized ernestcavendist 0 Comments

 Atletik berasal dari kata Yunani yaitu Atlon,Atlun yang berarti pertandingan atau

perjuangan. Jadi atletik menurut Ensoklopedi Indonesia berarti Pertandingan dan Olah

raga pada Atletik. Atletik yaitu suatu Cabang olah raga mempertandingkan

Lari,Lompat,Jalan dan Lempar. Olah raga Atletik mula-mula di

 populerkan oleh bangsa Yunani kira-kira pada Abad ke-6 SM. Orang yang berjasa

mempopulerkannya adalah Iccus dan Herodicus. Atletik yang terkenal sekarang sudah

lain dari pada yang dilakukan oleh bangsa Yunani dulu. Tetapi walaupun demikian

dasarnya tetap sama yaitu Berjalan, lari, lompat dan lempar. Karena mempunyai
berbagai unsur inilah atletik dikatakan sebagai ibu dari segala cabang Olah raga.

Mengandung berbagai unsur gerakan sehari-hari. Pada zaman Primitif sangat penting

artinya untuk mencari nafkah dan mempertahankan hidup. Mereka hidup dengan berburu

binatang liar, diperlukan ketangkasan, kecepatan dan kekuatan. Pandangan hidup pada

zaman itu adalah yang kuat;yang berkuasa sehingga untuk dapat tetap hidup dan

mempertahankan diri mereka harus berlatih jasmani. Pada zaman Yunani dan Romawi

kuno telah terlihat arah latihan jasmani. Istilah atletik ini juga bisa dijumpai dalam

berbagai bahasa antara lain dalam bahasa Inggris Athletic, dalam bahasa Perancis

Ateletique, dalam bahasa Belanda Atletiek, dalam bahasa Jerman Athletik. Untuk dapat

memahami pengertian tentang Atletik, tidaklah lengkap jika tidak diketahui sejarah atau

riwayat istilah atletik serta perkembangannya sebagai salah satu cabang olahraga mulai

zaman purbakala sampai zaman modern ini. Memahami sejarah tidak hanya sekedar

untuk pengertian dan pengetahuan tetapi mengetahui dan mengikuti perkembangan

atletik sejak zaman kuno sampai dengan zaman sekarang. Dengan mengetahui kejadian-

kejadian pada masa lampau, dapat diambil hikmahnya untuk menentukan langkah-

langkah dimasa yang akan datang.

 A. Atletik pada zaman kuno

Atletik yang meliputi Jalan,Lari,Lompat dan Lempar boleh dikatakan cabang olah raga

yang paling tua, sama tuanya dengan manusia pertama di dunia, sebab manusia pertama

didunia sudah harus berjalan,lari,lompat dan lempar untuk memperrtahankan hidupnya.

Sebagai contoh pada zaman Primitif manusia mencari makan di hutan, tiba-tiba bertmu

dengan binatang buas. Apakah yang akan dilakukannya jika tidak menggunakan senjata?

Tentu akan lari secepat-cepatnya untuk menghindarkan diri dari terkaman binatang buas

itu, dan kalau pada waktu melepaskan diri ada benda yang merintanginya tentu ia akan

melompatinya. Bila ia membawa senjata misalnya tombak,atau sempat memungut kayu

atau batu, maka senjata tersebut akan dilemparkannya kepada binatang buas tersebut.

Dalam contoh tersebut manusia telah mempergunakan kecakapan lari, lompat dan

lempar untuk mempertahankan diri dari terkaman binatang buas. Lari,lompat dan lempar

adalah suatu bentuk gerakan yang tidak ternilai artinya bagi hidup manusia. Gerakan itu
semuanya ada dalam olahraga atletik. Bahkan gerakan-gerakan tersebut menjadi dasar

dan intisari dari semua cabang olahraga. Itulah sebabnya atletik disebut sebagai Ibu

Olahraga.

Lari sebagai olahraga dalam bentuk perlombaan sudah dikenal oleh bangsa Mesir Purba

pada tahun 1500 SM, sedangkan bangsa Asyria Purba dan Babylonia Purba di

Mesopotamia pada tahun 100 SM. Pada tahun 776 SM bangsa Yunani Purba sudah

mengadakan pesta olahraga secara teratur dalam waktu yang telah ditentukan. Pesta

olahraga tersebut mula-mula tidak dimaksudkan sebagai olahraga, tetapi sebagai upacara

peringatan, yaitu memperingati orang-orang yang telah meninggal setelah masa 4 tahun.

Orang Yunani mempunyai kepercayaan bahwa rohroh yang telah meninggal, selalu

mengembara kemana-mana ketempat kediamannya, dimana ia pernah hidup. Roh-roh itu

akan merasa gembira apabila melihat hal-hal yang menyenangkan hatinya ketika ia

masih hidup. Oleh karena itu tiap 4 tahun sekali bangsa Yunani mengadakan pesta untuk

menghormati leluhur dan dewadewanya.

Dalam pesta tersebut diadakan permainan-permainan gerak badan yang oleh bangsa

Yunani disebut Gymnastiek karena dilakukan dalam keadaan gymnos yang artinya

telanjang. Dari Gymnastiek itulah terjadinya suatu pertandingan (athlon) yang sering

disebut juga dengan Agonistik (kepandaian bergumul). Permainan yang terkenal dalam

pesta tersebut diantaranya permainan yang disebut Pentathlon yaitu pertandingan

lari,melompat,melempar lembing dan bergumul yang disatukan dalam suatu

pertandingan olahraga. Pentathlon atau Panca lomba ini merupakan pertandingan yang

utama didalam perlombaan nasional di Negeri Yunani waktu itu.

Menurut para ahli sejarah , atletik sudah dilakukan di Negeri Yunani pada abad ke-6

sebelum nabi Isa AS lahir. Pendapat ini berdasarkan lukisan yang terdapat pada

jambang-jambang zaman itu dan dari tulisan ahli filsafat yang bernama Xenophenes.

Perkembangan atletik pada waktu itu sangat erat hubungannya dengan perlombaan di

Yunani yang mengalami Zaman keemasan kira-kira tahun 500-400 SM. Mulai dari itu

munculnya dua orang bangsa Yunani yang bernama Iccus dan Herodicus yang disebut-

sebut sebagai peletak dasar dari latihan yang mengkhususkan satu bagian atau satu
nomor saja, seperti latihan untuk lari cepat, melempar dan melompat.

Sampai abad ke-12 sesudah Masehi atletik belum banyak diketahui oleh masyarakat.

Beberapa kejadian atau peristiwa yang diketahui adalah sebagai berikut :

Tahun 1154 Tanah-tanah yang terbuka di kota London dipergunakan oleh penduduknya

untuk atletik.

Tahun 1330 Raja Inggris Edward III melarang rakyatnya melakukan atletik.

Tahun 1414 Raja Inggris mengizinkan lagi bagi rakyatnya untuk melakukan atletik.

Tahun 1917 Perkumpulan atletik yang pertama didirikan di negeri Inggris oleh Captain

Mason. Perkumpulan ini bernama Necton Guild

Tahun 1834 Syarat minimum untuk mengikuti pertandingan ditetapkan oleh suatu badan

seperti : 440 yards 60 detik ; 1 mil 5 menit.

Tahun 1855 Buku atletik mengenai lari cepat , diterbitkan untuk pertama kalinya.Tanah-

tanah yang terbuka di kota London dipergunakan oleh penduduknya untuk atletik.

 Tahun 1860 di San Fransisco didirikan suatu perkumpulan atletik yang bernama

Olympiade Club, yang disebut sebagai perkumpulan yang pertama di Amerika. Di

Inggris kejuaraan atletik untuk pertama kalinya dilangsungkan pada tahun 1866. Sesudah

itu atletik mulai tersebar keseluruh dunia. Kejuaraan atletik di Amerika Serikat di

selenggarakan oleh New York Athletic Club dalam tahun 1868. Pada perlombaan ini

atlet-atlet untuk pertama kalinya memperkenalkan Spikes (sepatu14berpaku) kepada

dunia atletik di negeri Belanda, atletik telah diperlombakan pada tahun 1878 dan tahun

1901 didirikan suatu perkumpulan atletik seluruh Negara Belanda.

2.Berdirinya Organisasi Atletik

Awal abad XIX merupakan mas menggeloranya kembali semangat berolahraga

dikalangan masyarakat luas, termasuk berkembangnya olahraga atletik. Perkumpulan-

perkumpulan atletik mulai dibentuk. Perlombaan-perlombaan atletik banyak

diselenggarakan. Di Inggris pada tahun 1817 didirikan perkumpulan atletik yang pertama

oleh Captain Mason dengan nama Necton Guild. Pada tahun 1834 syarat minimum untuk

mengikuti perlombaan ditetapkan oleh badan/komite,misalnya syarat minimum untuk

lari 440 yards = 60 detik,l lari 1 mil = 5 menit.


Pada tahun 1855 untuk pertama kalinya diterbitkan buku mengenai lari cepat (sprint)

Inggris menyelenggarakan perlombaan antarnegara di Eropa,terutama antara Inggris

dengan Perancis. Pada tahun 1860 perkumpulan atletik yang pertama di Amerika Serikat

didirikan di San Fransisco dengan nama Olympic Club. Kejuaraan atletik di Amerika

Serikat baru diselenggarakan pada tahun 1868 oleh New York Athletic Club. Setelah itu

sering diadakan perlombaan-perlombaan atletik antara Amerika Serikat dengan negara-

negara Eropa. Persatuan atletik yang menghimpun perkumpulan-pekumpulan atletik

mulai dibentuk.

Tahun 1880 di Inggris berdiri British Amateur Athletic Board.

Tahun 1887 di New Zealand berdiri New Zealand Amateur Athletic Association.

Tahun 1899 di Belgia berdiri Ligue Royale dAthletime dan di Canada Track and Field

Association.

Tahun 1885 di Afrika selatan berdiri South African Amateur Athletic Union dan d

Swedia berdiri Svenska Fri-Idrotts Forbunder.

Tahun 1896 di Norwegia berdiri Norges Fri-Idrettsfor-bund.

Tahun 1897 di Australia berdiri The Amateur Athletic Union of Australia, di

Czechoslovikia berdiri Ceskoslovensky Athleticky Svanz, di Yunani berdiri Association

Haenengue dAthletikai Szovetse.

Tahun 1911 di Belanda berdiri Koninklijke Nederlandeseh Athleriek Unie.

 Sampai saat ini tidak kurang dari 170 negara telah membentuk organisasi atletik yang

menjadi induk perkumpulan-perkumpulan atletik di setiap negara. Perlombaan atletik

telah sering diselenggarakan, demikian pula perlombaan antar negara tetapi belum ada

peraturan perlombaan yang seragam sehingga sering timbul perselisihan paham dalam

menentukan pemenang. Baru pada tanggal 17 Juli 1912 tiga hari setelah selesai nya

perlombaan atletik pada Olympiade Modern V di Stockholm tokoh-tokoh atletik dari 17

negara yang mengikuti Olympiade dari Amerika Serikat, Australia, Austria, Belgia,

Canada, Chili, Denmark, Finlandia, Hongaria, Inggris, Jerman, Mesir, Norwegia,

Perancis,Rusia, Swedia dan Yunani, berdiskusi untuk membentuk suatu badan

Internasional Atletik yang membuat peraturan-peraturan dan penyelenggaraan


perlombaan atletik yang lengkap.

Badan tersebut didirikan dengan nama International Amateur Athletic Federation

(IAAF), sebagai ketua adalah J. Sigfrit Edstrom dengan sekretaris Jendral merangkap

Bendahara (Honorary Secretary-Treasurer): Kristian Henstrom keduanya dari Swedia.

Peraturan teknis untuk perlombaan internasional yang pertama disahkan pada kongres

yang ketiga tahun 1914 di Lyon Perancis. Sejak terbentuknya IAAF ini penyelenggaraan

perlombaan-perlombaan atletik semakin baik, terutama dalam segi pengorganisasian.

 SEJARAH ATLETIK DI INDONESIA

 A. Atletik Di Indonesia pada Zaman penjajahan

Di Indonesia atletik dikenal lewat bangsa Belanda yang selama tiga setengah abad telah

menjajah negeri ini. Namun demikian atletik tiada dikenal secara luas. Yang mendapat

kesempatan melakukan latihan-latihan atletik hanyalah sekolah-sekolah dan kemiliteran

saja, itupun sekedar untuk melengkapi kebutuhan pendidikan jasmani saja. Organisasi

atletik pertama kali didirikan di Indonesia pada Zaman Belanda adalah Nederlands

Indisehe Atletiek Unie yang disingkat NIAU yang dalam bahasa Indonesia berarti :

Perserikatan Atletik Hindia Belanda yang didirikan pada tahun 1917. Propaganda untuk

menyebarkan atletik memang ada tetapi usaha untuk mendirikan perkumpulan-

perkumpulan atletik atau cabang dari NIAU hanya dapat terlaksana dibeberapa kota

besar yang mempunyai sekolah-sekolah lanjutan dan yang ada tangsi-tangsi militernya,

antara lain Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta,Semarang, Solo, Medan.

Pada zaman itu tiap tahun diadakan perlombaan/kejuaraan atletik di Jakarta yang

penyelenggaraannya bertepatan dengan penyelenggaraan Pasar Gambir (semacam

Jakarta fair sekarang) pada akhir bulan Agustus atau awal September. Atlet yang

menonjol prestasinya pada aman penjajahan Belanda itu antara lain: Mohammad

Noerbambang, pelari 100m yang konon pernah mencapai 10,8 detik dan Harun Alrasyid

pelompat tinggi yang pernah melewati mistar mencapai 1,80m dan lompat jauhnya

mendekati 7,00 m. Pada zaman pendudukan Jepang selama tiga setengah tahun mulai

awal tahun 1942 sampai Agustus 1945 , keolahragaan pada umumnya mengalami

perkembangan. Semua pelajar mahasiswa melalui siaran radio yang dikenal dengan
22nama Radio Taiso menyelenggarakan latihan-latihan dari berbagai cabang

olahraga,termasuk senam dan atletik. Atletik mendapat perhatian yang cukup baik.

Hampir setiap menjelang tutup tahun ajaran diadakan pertandingan-pertandingan

olehraga dengan atletik sebagai nomor utamanya, baik yang berbentuk pertandingan

antar kelas, antar sekolah atau antar kota. Pada tahun 1943 di Solo diselenggarkan

perlombaan atletik segitiga antar pelajar Sekolah Menengah Bandung, Yogya, dan Solo.

Pelajar-pelajar dari Bandung di bawah panji-panji GASEMBA (Gabungan Sekolah

Menengah Bandung ) dari Yogya GASEMMA ( Gabungan Sekolah Menengah

Mataram ) dan dari Solo GASEMBO (Gabungan Sekolah Menengah Solo ). Perlombaan

atletik untuk umum juga sering diadakan. Lari jarak jauh dan lari jarak pendek dengan

membawa beban adalah yang paling sering diperlombakan. Dalam bidang organisasi

selama masa pendudukan Jepang ini juga nampak ada kemajuan. Perhimpunan-

perhimpunan atletik juga bermunculan dibeberapa kota besar, antara lain IKADA

( Ikatan Atletik Djakarta ),GABA ( Gabungan Atletik Bandung ), IKASO ( Ikatan

Atletik Solo) IPAS ( Ikatan Perhimpunan Atletik Surabaya ) dan lain-lain. Pada tahun

1949 oleh ISI ( Iakatan Sport Indonesia ) diselenggarakan Pekan Olahraga di lapangan

IKADA yang diikuti oleh sejumlah atlet dari seluruh Jawa. Atlet-atlet yang menonjol

pada pendudukan Jepang antara lain : Soetantio, pelari 100m yang mencapai 11,00 detik.

Soetrisno , atlet Pancalomba dan Bram Matulessi, pelempar Lembing.

 B. Atletik setelah Indonesia Merdeka

 Dengan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 oleh

Soekarno-Hatta, maka terbukalah bagi bangsa Indonesia untuk memajukan dan

mengembangkan bangsa dan negara dalam segala bidang, termasuk memajukan

keolahragaan pada umumnya dan khususnya cabang olahraga atletik. Meskipun pada

waktu itu bangsa Indonesia sedang berjuang mati-matian untuk mempertahankan

kemerdekaan melawan Belanda dengan sekutunya yang ingin kembali menjajah

Indonesia, namun rakyat Indonesia terutama para pelajar dan mahasiswanya masih tetap

melakukan atletik. Ditempat-tempat yang tidak diduduki tentara Belanda, disaat-saat

tidak melakukan perang gerilya, mereka berlatih dan berlomba atletik yang merupakan
cabang olahraga yang digemari. Pada bulan Januari 1946 dikota Solo diselenggarakan

kongres yang ingin menghidupkan kembali semangat keolahragaan di Indonesia,maka

didirikan PORI (Persatuan Olahraga Republik Indonesia). Langkah pertama yang

dilakukan PORI adalah menyelenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON). Maksud

penyelenggaraan PON pada masa revolusi fisik melawan kekuatan Belanda dengan

sekutunya yang menduduki kota-kota besar diIndonesia, mengandung tujuan yang lebih

mulia ialah memberi kejutan politik kepada dunia agar terbuka matanya bahwa negara

Republik Indonesia yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945 itu benar-benar

ada. PON diadakan di Solo dibuka oleh Presiden Soekarno pada tanggal 12 September

1948, dihadiri oleh wakil Presiden dengan segenap anggota kabinet,hadir pula wakil-

wakil dari negara lain termasuk pejabat Komisi Tiga Negara PBB diIndonesia. Atlet-atlet

yang terkenal pada waktu itu adalah :

- Soedarmodjo , sebagai pelompat tinggi

- Arie Mauladi , sebagai pelompat jangkit

- Soetopo , menjuarai 5000 m dan 10.000 m

- Nasir Rosydi , pelari gawang dan lompat jauh

- Fuat Sahil , pelari 400 m

- Soetrisno , tolak peluru dan lempar cakram

- Darwati , pelari 100 m

- Anie Salamun , Pelempar cakram

Pada tanggal 3 September 1950 berkumpullah tokoh-tokoh atletik dari perhimpunan

atletik beberapa daerah Indonesia di kota Semarang untuk membentuk Induk organisasi

atletik bagi seluruh wilayah Indonesia. Lahirlah kemudian organisasi atletik yang diberi

nama Persatuan Atletik Seluruh Indonesia disingkat PASI. Sebagi langkah pertama di

Bandung pada bulan Desember 1950 yang diikuti tidak hanya atlet-atlet dari pulau Jawa

tetapi juga dari Sulawesi. Langkah selanjutnya adalah menjadikan PASI dapat diterima

sebagai anggota IAAF agar atlet-atlet Indonesia dapat mengikuti Olympiade dan

perlombaan-perlombaan Internasional lainnya. Pemusatan latihan yang pertama kali

diadakan di Yogyakarta dalam rangka persiapan pengiriman atlet untuk mengikuti Asian
Games I yang diselenggarakan di New Delhi, India pada bulan Maret 1951. beberapa

atlet yang memperoleh medali perunggu pada Asian games I adalah :

- Soedarmodjo , untuk lompat tinggi

- Hardarsin , untuk lompat jangkit

- A.F Matulessy , untuk lempar lembing

- Anie Salamun , untuk lempar cakram

- Regu estafet 4 x 400 m atas nama : Tri Wulan, Nyi. Soerjowati, Darwati, dan Lie Jiang

Nio.

PON II diselenggarakan di Jakarta bulan Oktober 1951. Atletik merupakan perlombaan

nomor utama. Selanjuntnya PASI memutuskan untuk menyelenggarakan kejuaraan

atletik setiap tahun. Tahun 1952 di langsungka kejuaraan Nasional di Surabaya. Untuk

pertama kali PASI mengirimkan atletnya ke olympiade pelompat tingginya Soedarmodjo

dikirimkan ke olympiade di Helsinki. Tahun 1953 dilangsungkan PON III di Medan.

Tahun 1954 dilangsungkan kejuaraan Nasional. Yang selalu mendominasi perlombaan

atletik Nasional adalah Dasuki, untuk lari 100 m, Yopie Timisela, untuk lari 400 m dan

10.000 m, Soetrio untuk lompat tinggi galah dan Dasalomba. Soedarmodjo, Maridjo dan

Okamona untuk lompat tinggi. Hendarsin dan Bin Suryo untuk lompat jangkit.

Soetrisno, Sarbe Hupono dan Bram Matulessi untuk nomor lempar cakram dan tolak

peluru. Tahun 1955 dilangsungkan Kejuaraan Nasional di Jakarta. Indonesia

mendatangkan Bin Miner untuk membentuk Coach-coach atletik di Indonesia yang pada

waktu itu belum dimiliki. Tahun 1957 penyelenggaraan PON IV di Makasar (Ujung

Pandang). Tahun 1958 kejuaraan Nasional di Jakarta. PASI mengirimkan atletnya ke

Asian Games ke-3 diTokyo.

 Atlet putri Kamah, berhasil memperoleh medali perunggu untuk lempar lembing. Tahun

1959 kejuaraan Nasional di Jakarta. Tahun 1960 seleksi Nasional di Bandung dalam

rangka persiapan Asian Games ke-4 yang akan diselenggarakan di Jakarta tahun 1962.

Disamping itu PASI mengirimkan peninjau ke Olympiade di Roma untuk mempelajari

seluk beluk penyelenggaraan Olympiade dalam rangka persiapan menjadi tuan rumah

Asian Games yang akan diselenggarakan di jakarta. Semenajk ditetapkan Jakarta sebagai
tempat penyelenggaran Asian Games IV , PASI berusaha sekuat tenaga agar dapat

mencapai sukses bukan hanya sukses dalam penyelenggaraan tetapi juga sukses dalam

prestasi atlet-atletnya. PASI mengirimkan peninjau ke Olympiade Roma dan

mendatangkan tenaga-tenaga penasihat dari Jepang yang telah berhasil sebagai

penyelenggara Asian Games III. Dibidang peningkatan prestasi PASI mendatangkan

pelatih-pelatih dari luar negeri. Pelatih yang didatangkan adalah Bin Miner, Norman

Ford dan Tom Rosandich dari Amerika Serikat, disamping untuk meningkatkan prestasi

para atlet yang dimasukkan dalam pusat latihan atau TC (Training Center), mereka juga

dimafaatkan untuk menatar kader-kader pelatih. Indonesia. Segala persiapan menjadi

tuan rumah Asian Games IV berjalan lancar, berkat bantuan sepenuhnay dana dan

fasilitas dari pemerintah RI. Tahun 1962 Asian Games IV dilaksanakan di Jakarta.

Pemusatan latihan yang dilakukan dengan persiapan yang cukup ternyata membuahkan

hasil yang membanggakan. Untuk pertama kali atlet-atlet Indonesia dapata memperoleh

medali emas dalam perlombaan Internasional meskipun bari tingkat Asia. Mohammad

Sarengat memperoleh 2 medali emas untuk lari 100 m (10,4) dan Untuk lari gawang 110

m (14,3) serta dua perunggu untuk lari 200 m ( 21,6). Awang Papilaya memperoleh 2

medali perunggu untuk 800 m (2:40,8) dan Lompat jauh. Regu estafet 4 x 100 m putri

memperoleh medali perunggu atas nama Suratmi, Emawati, W.Tomasoa, Wiewiek

Machwijar (50,5). Tahun 1963 penyelenggaraan GANEFO I di

Jakarta.

 a)Medali Emas di capai oleh :

- Jootje Oroh lari 200 m (21,8)

- Regu 4 x 100 m putra (41,8) atas nama Jootje Oroh, Soenjoto, Mohammad Sarengat

dan Bambang

Wahyudi.

- Regu 4 x 400 m putra ( 3:20,6) atas nama Aminuddin M, Agus Soegiri, Strive

Mainake, dan Stive Thenu.

 b)Medali perak di capai oleh :

- regu 4 x 100 m putri (50,5) atas nama Emawati, Soeratmi,W.Tomasoa. dan


W.Machwijar.

- Mohammad Sarengat lari gawang 110 m (14,6)

- I Gusti Ngurah Manik lempar lembing (65,53)

- Abdul Rab Khan dasalomba (nilai 5807)

- Nicky Pattiasina lari 3.000 m Steeple chase (9:28,9)

 c)Medali perunggu dicapai oleh :

- Wlily Tomasoa lari 200 m (26,8)

- Soeratmi lari 400 m (58,8)

- Soeratmi lari 800 m (2:20)

- Emawati lari gawang 80 m (12,5)

- Ni Luh Armoni Widari lompat jauh (5,45)

- Jean Toar lempar lembing (39,31)

- Ni Luh Armoni Widari pancalomba (nilai 3407)

- Aminuddin Machmud lari 400 m (50,3)

- Z. Lesnussa lari 10.000 m (32:51,1)

- Ismail Abiddin lari marathon (31.01:40.8)

Rekor Nasional banyak sekali diciptakan pada periode tahun 1962-1963 ini.

Tehun 1964 kejuaraan Nasional di Jakarta. Sayang pada tahun ini karena alas an politis,

Indonesia tidak mengikuti Olympiade yang diselenggarakan di Tokyo, meskipun atletnya

telah dipersiapkan dengan baik. Pada tahun 1964 ini Indonesia mengirimkan atlet-

atletnya ke RRC. Beberapa rekor dipecahkan ternyata sampai sekarang masih bertahan.

Rekor Untung Pribadi lompat tinggi galah (3,95), I G.Ngurah Manik lempar lembing

66,91, Usman Effendi tolak peluru 15,26.

Tahun 1965 meletuslah peristiwa G30S/PKI yang merupak tragedi nasional bagi bangsa

Indonesia , sehingga PON VI yang sedianya akan dilaksanakan di Jakarta gagal. Tahun

1966 mengikuti SEA GAMES V di Bangkok. Medali perak didapatkan oleh regu 4 x 100

m atas nama Soepardi, Jootje Oroh, Bambang Wahyudi dan Agus Soegiri.. meskipun

tidak memperoleh medalai, beberapa rekor Indonesia telah dipecahkan di Bangkok yang

sampi tahun 1979 belum diperbaharui antara lain rekor lari 800 m oleh Charanjit Singh
(1:50,7) ; rekor lari 4 x 100 m : oleh Eddy, Charanjit Singh,V Gosal dan Agus Sorgiri

(3:15,3) ; rekor lari 3.000 m Steeple chase oleh Nicky Patiasina (9:25,1) ; tahun 1968

kejuaraan Nasional di Jakarta yang dikuti oleh para atlet dari Singapura. ; Tahun 1969

PON VII di Surabaya ; tahun 1970 kejuaraan di Semarang, Indonesia mengirimkan

atletny untuk mengikuti Asian Games VI di Bangkok. Hasil yng diperoleh medali

perunggu untuk lari 200 m dan 100 m atas nama Carolina Rieuwpassa. Tahun 1971

kejuaraan nasional di Jakarta.

PASI bekerja sama coaching clinic atletik yang diikuti oleh 45 orang coach muda dari

seluruh daerah di Indonesia. Carolina Rieuwpassa dikirim ke Jerman untuk berlatih

menghadapi olympiade Munich. Selama berlatih di jermania memperbaiki rekor

Nasional 100 m menjadi 11,7 detik dan 200 m menjadi 22,2 detik sampai tahun 1979

rekor ini belum ada yang menumbangkannya. Tahun kejuaraan Nasional di Jakarta

Carolina Rieuwpassa dikirim ke Jerman untuk mengikuti Olympiade di Munich. Pada

lari 100 m babak penyisihan ia menduduki urutan kedatangan ke 6 dengan catatan waktu

12,23 sedangkan pada lari 200 m babak pendahuluan ia menempati urutan kedatangan ke

6 dengan catatan waktu 24,68 detik. Kemudian PASI mengirimkan 22 atlet kekejuaraan

atletik Asia di Manila tanpa memperoleh medali.

Tahun 1975 kejuaraan Nasional di Jakarta. Pada tahun ini di selenggarakan Asian Games

VII di Taheran Indonesia tidak mengirimkan tim atletik. Tahun 1975 kejuaraan di

Jakarta disamping itu untuk meningkatkan prestasi atletik di Indonesia perlu

meningkatkan frekwensi perlombaan. Maka pada tahun 1976 ini diselenggarakan

kejuaraan atletik se-Jawa dan Bali di Semarang tahun 1976 merupakan tahun

penyelenggaraan Olympiade. Indonesia mengirimkan Carolina Rieuwpassa untuk

mengikuti olympiade di Montreal. Beberapa atlet ke Pakistan dan Malaysia. Tahun 1977

penyelenggaraan PON IX di Jakarta. Untuk pertama kali Indonesia mengikuti SEA

GAMES IX di Kuala Lumpur. Indonesia memperoleh 2 medali emas melalui Carolina

Rieuwpassa untuk lari 100 m dan Usman Efendi untuk lempar cakram, serta 5 medali

perak dan medali perunggu.

Tahun 1978 Asian Games VII diselenggarakan di Bangkok. Athun 1978 kejuaraan di
Jakarta diikuti juga oleh atlet dari Singapura. Sebagai balasan ikut sertanya atlet

mengikuti Sukan di Singapura. Beberapa rekor di pertajam : Jefrry Matahelemual

memperbaiki rekor dari 200 m menjadi 21,1 detik. Mujiono memperbaiki rekor dari 400

m menjadi 47,8 detik. Regu nasional 4 x 100 m memecahkan rekor menjadi 40,930detik.

Meny Moffu memperbaiki rekor lari gawang menjadi 51,9 detik. Starlet memperbaiki

rekor 800 m menjadi 2:14,0 detik yang juga mempertajam rekor lari 1.500 m menjadi

4:36,4 detik. Tahun 1978 adalah tahun penyelenggaraan Asian Games VIII yang

seharusnya dilaksanakan di Pakistan, tetapi karena situasi Negara Pakistan tidak

memungkinkan kemudian diselenggarakan di Bangkok. Karena alasan politis

penyelenggaraan perlombaan atletik Asian Games VIII tidak mendapat restu dari IAAF

dan pesertanya diancam skorsing. Dengan pertimbangan Indonesia akan menjadi tuan

rumah SEA GAMES I tahun 1979, maka Indonesia tidak mengirimkan atlet-atletnya.

Tahun 1979 indonesia menjadi tuan rumah SEA GAMES X di Jakarta. Indonesia

memperoleh 3 medali emas melalui Henny Maspaitela untuk lari 200 m. Meny Moflu

untuk lari gawang 400 m dan regu estafet atas nama Meny Moflu,haryanto,Matias

Mambay dan Mujiono. Sejak tahun 1984 banyak rekor bertumbangan lagi. Tahun 1984

Purnomo memecahkan rekor lari 100 m menjadi 10.39 detik. Di bagian wanita Henny

Maspaitena memecahkan rekor 100 m menjadi 11,61 detik pada tahun 1985. Pada tahun

ini pula Ketut Widiana dalam lompat tinggi dengan lompatan 2,04 m. Prestasi atletik

Indonesia masih ketinggalan dari negaranegara lain. Untuk kawasan Asia Tenggara sidah

dapat mulai berbicara, tetapi untuk tingkat Asia lebih-lebih dunia masih jauh tertinggal.

Ini menjadi tanggung jawab bagi generasi muda terutama bagi kita semua para pelajar

yang hobi beroleh raga Atletik untuk mengejar ketinggalan.

 MACAM_MACAM ATLAETIK

 Antara lain adalah, jalan cepat, marathon, sprint, lari jarak jauh, lompat jauh, lombat

gala, dan lain-lain.

A. Estapet

Lari ini berjarak 400 m. Lari estapet adalah lomba antar tim. Inilah satu-satunya lomba

beregu yang ada di cabang atletik. Ada 4 orang atlet lari terpilih di setiap timnya. Pelari
tercepat di tim tersebut akan mengambil posisi terakhir.

Kondisi kritis kadang terjadi ketika seorang pelari memberikan tongkat kepada pelari

berikutnya. Kalau tongkat tersebut terjatuh, maka sepersekian detik terbuang percuma.

B. Lompat Gala

Walaupun cabang atletik satu ini tidak terlalu terkenal, lompat gala mempunyai tingkat

kesulitan khusus. Bila teknik melompat salah, gala yang dipakai dapat saja mengenai

tubuh atlet yang bisa menyebabkan luka serius. Gala yang mempunyai panjang 4-5 meter

terbuat dari fiberglass -dulunya terbuat dari bambu.

Setiap pelompat mempunyai kesempatan tiga kali untuk melewati mistar yang dinaikan

8-15 cm. Bila lompatan ketiga gagal, maka pelompat tersebut didiskualifikasi.

 C. Maraton

Olahraga atletik ini sudah cukup terkenal di kalangan masyarakat. Saking terkenalnya

olahraga yang biasanya menempuh jarak 42 km, 195 meter, sehingga ada perlombaan

maraton yang mampu menyedot ribuan orang untuk menontonnya.

Misalnya lomba maraton tahunan yang diselenggarakan di Boston, Massachusetts;

London, Inggris; Berlin, Jerman; and New York. Hadiah yang disediakan oleh

penyelenggara pun cukup menggiurkan. Bisa jutaan rupiah atau ribuan dolar Amerika.

D. Sprint atau Lari Jarak Dekat

Bila diadakan dalam ruangan, jarak yang ditempuh biasanya, 50 meter, 60 meter, 100

meter, 200 meter, 400 meter. Di luar ruangan, jarak yang ditempuh biasanya, 100 meter,

200 meter, dan 400 meter. Sprint merupakan olah raga utama di atletik. Begitu banyak

sensasi yang terjadi di olah raga ini.

Pemecahan rekor dunia yang mencapai di bawah 10 detik, benar-benar membuat mata

para penonton tidak berkedip melihat para pelari tercepat dunia berlaga di arena lintasan

lari.mTubuh-tubuh atlet yang tipis dengan rambut cepak untuk mempermudah aliran

udara, pakaian khusus yang bisa membuat para pelari berlari lebih cepat dan cepat lagi,

membuat sprint semakin tegang dan menantang untuk dilihat

E. Lompat Jauh

Olah raga satu ini sebenarnya sangat sederhana. Tapi kenyataannya tidak mudah untuk
melambungkan tubuh agar bisa mencapai jarak yang sejauh-jauhnya. Atlet lompat jauh

berlari dari jarak 45 meter, lalu melompat ke lintasan yang telah ditentukan. Banyak atlet

yang didiskualifikasi karena melewati garis lompatan.

F. Lempar Lembing

Olah raga ini tidak terlalu populer tapi tetap menarik untuk dibicarakan. Atlet memegang

lembing dan melemparkannya setelah memulai gerakan hanya sejauh 4 meter. Panjang

lembing untuk atlet pria, 260 meter, sedangkan untuk atlet wanita, 220 meter aja. Cukup

panjang. Mmebutuhkan ketahanan tubuh dan kekuatan fisik yang sempurna untuk

mampu melemparkan lembing tersebut sejauh-jauhnya.

G. Jalan cepat

Adalah gerak maju dengan melangkah tanpa adanya hubungan terputus dengan tanah.

Setiap kali melangkah kaki depan harus menyentuh tanah sebelum kaki belakang

meninggalkan tanah. Saat melangkah satu kaki harus berada di tanah, maka kaki tersebut

harus lurus/ lutut tidak bengkok dan tumpuan kaki dalam keadaan posisi tegak lurus.

H. Event

Ada variasi lain selain yang ditulis dibawah, tetapi lomba dengan panjang tidak biasa

(contohnya 300m) dilangsungkan lebih jarang. Balapan yang tidak lazim biasanya

digelar selama musim indoor karena lintasan 200m dalam riangan. Dengan pengecualian

lari mil, lomba berdasarkan jarak kerajaan jarang sekali digelar di lintasan sejak

kebanyakan lintasan diubah dari seperempat mil (402,3m) ke 400m. Hampir semua

catatan rekor untuk jarak kerajaan tidak dilangsungkan kembali. Bagaimanapu, IAAF

dalam buku rekornya masih memasukan rekor dunia mil (dipegang oleh Hicham El

Guerroj dari Maroko dan Svetlana Masterkova dariRusia untuk wanita) karena

perbedaan signifikan yang mendunia.

Event Lintasan event lari di lintasan 400m.

Sprint: event yang termasuk 400m. Event yang umum adalah 60m (hanya didalam

ruangan), 100m, 200m dan 400m.

Jarak Menengah: event dari 800m sampai 3000m, 800m, 1500m, satu mil dan 3000m.

Lari berintang lomba (biasanya 300m) dimana pelarinya harus melewati rintangan
seperti penghalang dan rintangan air.

jarak Jauh: berlari diatas 5000 m. Biasanya 5000 m dan 10000 m. yang kurang lazim

ialah 1, 6, 12, 24 jam perlombaan.

Halang Rintang: 110 m halang rintang tinggi (100 m untuk wanita) dan 400 m haling

rintang menengah (300 m di beberapa SMA).

Estafet: 4 x 100m estafet, 4 x 400 m estafet , 4 x 200 m estafet , 4 x 800 m estafet , dll.

Beberapa event, seperti estafet medley, jarang dilangsungkan kecuali estafet karnaval

besar.

Lari jalanan: dilangsungkan di jalanan terbuka, tapi biasanya diakhiri di lintasan. Event

biasa adalah 5km, 10km, setengah marathon dan marathon.

lomba jalan cepat event biasa adalah 10km, 20 km dan 50 km.

tolak peluru

lempar peluru

lempar lembing

lempar cakram

lompat tinggi

lompat galah

lompat jauh

lompat ganda

 I. Lari Gawang

Gerakan lari gawang, baik itu 100m, 110m, 200m, 400m putri atau 400m untuk putra,

Pada waktu pengambilan gawang atau melampaui gawang, harus dilakukan dengan cepat

dan secara berurutan, lancar dan rilaks, diusahakan tidak melayang terlalu lama sehingga

kecepatan dapat dipertahankan. Usahakan waktu diatas gawang dalam keseimbangan

yang sebaik-baiknya, dengan badan condong ke depan.

Hal yang perlu diperhatikan pada waktu melewati gawang :

Bertolak dari jarak 1,95 2,15 m di depan gawang, kaki lurus mendarat 1,05 1,45 m di

depan gawang. Ayunan kaki ke depan dengan lutut yang tidak kaku. Lengan diayunkan

sewajarnya, lengan di depan didorong ke depan setinggi mata lainya dan dipergunakan
untuk menjaga keseimbangan. Bungkukkan badan ke depan mendapat paha dari kaki

yang diayunkan ke depan. Sehingga pada waktu di atas gawang kecondongan badan

dipertahankan. Di atas gawang kaki belakang ditarik ke depan dengan gerakan yang

beruntun, posisi kaki terlipat, paha terbuka ke samping, telapak kaki diputar kearah luar,

dan rata-rata di atas gawang. Usahakan waktu melampaui gawang titik ketinggian berada

tepat di atas gawang, tidak di depan atau dibelakang gawang. pusatkan Posisi Pandangan

ke depan bagian atas gawang.

Star dan mengambil gawang pertama merupakan hal yang menentukan bagi seorang

pelari gawang, terutama lari gawang 100 meter wanita dan 110 meter pria. Star harus

dilakukan dengan kecepatan tinggi dan tidak mengurangi kecepatan saat mengambil

gawang pertama. kelancaran mengambil gawang pertama ini sangat berpengaruh pada

pengambilan gawang berikutnya.

 SOFTBALL

1. Sejarah

Permainan sofbol lahir di Amerika Serikat, yang diciptakan di Gedung Olah Raga

Farragut Boat Club Chicago, Illinois pada 16 September 1887 secara tidak sengaja oleh

George Hancock. Awalnya terdapat beberapa alumni Universitas Yale dan Harvard

sedang mendengarkan hasil akhir pertandingan sepak bola Amerika antar Yale dan

Harvard di klub Farragut Boat. Setelah skor akhir diumumkan yaitu kemenangan Yale,

seorang alumnus Yale dengan antusias melempar sebuah sarung tinju ke pendukung

Harvard. Seorang dengan reflek mengambil sebuah tongkat dan memukul ke arah sarung

tinju itu. Melihat hal itu memberikan sebuah ide seorang reporter Chicago Board of

Trade, George Hancock. Dia menyarankan untuk membuat sebuah permainan di dalam

ruangan dengan bola yang dibuat dari sarung tinju yang dilempar tadi. Dia mengambil

sarung tinju itu dan mengikatnya dengan erat memakai sebuah tali, supaya menyerupai

bola. Kemudian dengan beberapa buah kapur, Hancock menandai lantai Farragut Boat

menyerupai lapangan bisbol.

Sebagai pemukul digunakanlah sebuah sapu. Tim dibagi menjadi dua dan Hancock

meneriakkan kata-kata Play ball, maka dimulailah permainan itu dengan skor akhir 44-
40. Semenjak itu permainan bisbol versi dalam ruangan dikenal. Dinamakan indoor

baseball. ? Karena bentuk bola yang berubah-ubah. Nama sofbol sebelumnya

menyesuaikan material yang digunakan untuk membuat bolanya, jadilah nama-nama

yang digunakan waktu itu yaitu kitten ball, army ball, mush ball, dan juga indoor-

outdoor, recreation ball, dan playground ball.

Di awal abad ke-20 sofbol mulai dimainkan di luar ruangan sebagaimana dilakukan di

dalam ruangan. Tahun 1908 organisasi amatir untuk permainan baru ini (National

Amateur Playground Ball Association of the United States) mengatur olah raga ini untuk

dimainkan di luar ruangan menggunakan bola yang lebih besar. Tahun 1923 Kongres

Rekreasi Nasional (the National Recreation Congress) meminta komisi untuk

menstandardisasi olah raga ini, dan tahun 1926 nama “softball” digunakan walaupun

belum diresmikan.

Pada tahun 1933, kejuaraan dunia pertama dilaksanakan dalam lindungan Asosiasi

Sofbol Amatir Amerika (Amateur Softball Association of America) dimana telah

digunakan sebagai peraturan pokok di Amerika. Juara untuk sofbol kelas pria pada saat

itu adalah J. L. Gills dari Chicago, dan juara kelas wanita yaitu Great Northerns dari kota

yang sama. Walaupun kejuaraan yang dipertandingkan adalah amatir, mereka biasa di

sponsori oleh organisasi industri di wilayahnya.

Sejak tahun 1933 softball telah menjadi sebuah nama resmi. Dan pada tahun 1934,

pembentukan peraturan bersama untuk lebih jauh memberikan standardisasi peraturan

sofbol. Sudah banyak perubahan peraturan sejak saat itu, khususnya pada tahun 1946,

dimana terdapat perubahan jumlah pemain dalam satu tim dari 10 ke 9 orang. Pemain ke

sepuluh dinamakan shortfielder pada saat itu bertugas sebagai penjaga daerah dangkal

bagian luar yang menjelalajah di belakang dalam. Tahun 1950 jarak antara pitchers plate

dan home plate ditambah untuk putera dari 43 kaki ke 46 kaki (13.114 meter).

Dilihat dari segi partisipan, sofbol telah berkembang menjadi olahraga tim yang besar

dan digemari. Lapangan yang lebih kecil tersedia. Baik wanita maupun pria , dapat

memainkannya. Lebih jauh pria di luar usia atlet dapat memainkan sebagai kegiatan di

luar permainan resmi seperti piknik atau dalam komunitas sosial tanpa melalui
pemanasan dan latihan rutin yang diperlukan, sejenis dalam bisbol.

Pada tahun 1960an, sebagian dari 125,000 tim telah terdaftar di Asosiasi Sofbol Amatir

Amerika. Dan mengadakan enam kejuaraan nasional tiap tahun. Ini tidak termasuk

anggota pria maupun wanita yang bertanding dalam kompetisi tidak resmi. Di Negara

lain sofbol juga menjadi olahraga yang digemari baik pria wanita tua maupun muda.

Pada tahun 1949, tim Kanada, Toronto’s Tip Top Tailors, memenangi kejuaraan

internasional yang dilakukan secara berkala oleh Asosiasi Sofbol Amatir dan merupakan

kompetisi pertama yang benar-benar merupakan kejuaraan tingkat dunia untuk putera.

Diadakan tahun 1966 dibawah sponsor dari Federasi Sofbol Internasional (International

Softball Federation). Australia memenangkan kejuaraan pertama untuk wanita tahun

1965.

 Federasi Sofbol Internasional (International Softball Federation)

 Anggota-anggota Federasi Sofbol Internasional

Badan inilah yang akhirnya membuat peraturan-peraturan yang menyangkut permainan

olahraga sofbol yang berlaku di seluruh dunia, termasuk Indonesia pada saat ini. Naskah

aslinya tertulis dalam bahasa Inggris, dan diterjemahkan oleh negara-negara anggotanya.

Terbentuknya Federasi Sofbol Internasional itu, maka memungkinkan diadakannya

pertandingan antar negara yang bersifat internasional. Kemudian diselenggarakan

kejuaraan-kejuaraan tingkat nasional, regional dan dunia.

Kejuaraan Internasional Sofbol paling bergengsi saat ini adalah Kejuaraan Sofbol Dunia

(World Cup of Softball) yang diselenggarakan oleh Amateur Softball Association

dibawah naungan International Softball Federation. Negara-negara anggota ISF yang

memasuki babak kualifikasi tiap tahun mengirimkan kontingennya untuk bertanding.

Setalah lolos kualifikasi, sejumalah 6 negara akan bertanding satu sama lain (5

pertandingan). Dan 2 tim terbaik akan bertanding untuk memperebutkan posisi juara

one-game-winner-take-all championship.

Juara terdahulu:

2005- Jepang 3 Amerika Serikat 1

2006- Amerika Serikat 5 Jepang 2


2007- Amerika Serikat 3 Jepang 0

Pada tahun 2007, Indonesia berhasil menorehkan sejarah lolos ke World Cup of Softball

pertama kalinya. Indonesia bertanding dengan negara-negara lainnya di Oklahoma City

dalam World Cup of Softball setelah berhasil memasuki peringkat 3 dalam kualifikasi

antar negara Asia.

Sofbol di Indonesia

Sebelum perang kemerdekaan sofbol sudah ada yang memainkan di Indonesia, namun

sifatnya masih sangat terbatas. Yaitu hanya dimainkan di sekolah-sekolah tertentu saja.

Pada mulanya ada anggapan bahwa permainan olahraga sofbol hanya pantas dimainkan

oleh golongan wanita saja. Hal ini terus berlangsung sampai tahun 1966. Oleh karenanya

sampai tahun itu, sofbol hanya dimainkan oleh puteri. Ketika Asian Games Bangkok,

terbukalah mata kita bahwa sebenarnya olahraga sofbol itu dapat dimainkan baik oleh

puteri maupun putera. Pada waktu itu putera-putera kita, masih menyenangi olahraga

bisbol.

Melihat perkembangan sofbol sedemikan cepatnya dan adanya kompetisi antara negara

setiap tahunnya. Timbul perhatian kita terhadap cabang olahraga ini secara serius.

Mulanya sofbol hanya berkembang di Jakarta, Bandung, Palembang, Semarang dan

Surabaya. Tetapi kini telah menjadi salah satu cabang olahraga yang yang sangat

digemari masyarakat, terutama para pelajar dan mahasiswa. Untuk menyalurkan

kegiatan-kegiatan sofbol di Indonesia, diperlukan suatu badan yang mengaturnya, maka

dibentuklah Organisasi Induk dengan nama PERBASASI (Perserikatan Baseball &

Sofbol Amatir Seluruh Indonesia). Dengan adanya wadah PB. PERBASASI ini mulailah

diadakan kompetisi sofbol tingkat nasional. Kejuaraan Nasional I diselenggarakan tahun

1967 di Jakarta. Di samping itu sejak PON VII di Surabaya, sofbol menjadi salah satu

cabang olahraga yang dipertandingkan.

Liga Sofbol Indonesia (LSI)

Dalam upaya lebih memperkenalkan olahraga sofbol di kalangan masyarakat, PB

Perbasasi membentuk Liga Sofbol Indonesia. LSI diselenggarakan pertama kali pada

tahun 2004. Putaran pertama diadakan di Jakarta pada bulan Mei 2004, sedangkan
putaran kedua berlangsung di Bandung, Juli 2004. Putaran ketiga liga yang diikuti enam

klub berlangsung di Surabaya, tanggal 26-27 November 2004. Seluruh klub peserta liga

saat ini masih terbatas beberapa klub. Mereka adalah Citra Muda, Prambors, Garuda,

Rebels (Jakarta), Gorgeous, NISP, Bumi Asri (Bandung), Sriti (Surabaya), Smanda

(Lampung), dan Pirates (Kaltim)

Bagi kalangan sofbol, Liga Sofbol Indonesia atau LSI merupakan pertandingan

bergengsi menuju semipro. Selain pemain Indonesia, klub-klub peserta LSI dapat

menggunakan pemain asing dalam timnya. Saat ini peraturan mengenai pemain asing

membolehkan Jumlah maksimal pemain asing yang dapat memperkuat sebuah klub ialah

lima atlet. Namun hanya tiga pemain yang dapat menjadi pemain inti, sedangkan dua

pemain lain yang menjadi cadangan hanya bisa menggantikan pemain asing.

Sofbol atau dikenal dengan softball adalah olahraga bola beregu yang terdiri dari dua

tim. Permainan sofbol lahir di Amerika Serikat, diciptakan oleh George Hancock di kota

Chicago pada tahun 1887. Sofbol merupakan perkembangan dari olahraga sejenis yaitu

bisbol atau hardball. Bola sofbol saat ini berdiameter 28-30,5 sentimeter; bola tersebut

dilempar oleh seorang pelempar bola (pitcher) dan menjadi sasaran pemain lawan, yaitu

pemukul bola dengan menggunakan tongkat pemukul (bat). Terdapat sebuah regu yang

berjaga (defensif) dan tim yang memukul (ofensif). Tiap tim berlomba mengumpulkan

angka (run) dengan cara memutari tiga seri marka (base) pelari hingga menyentuh marka

akhir yaitu home plate.

Terdapat tiga tipe permainan sofbol:

Fast pitch softball merupakan permainan ditentukan oleh pelempar bola. Pelempar

melempar bola dengan kecepatan maksimum, serupa dengan bisbol. Perbedaan terdapat

pada gaya lempar pelempar bola dan cara pelepasan bola. Pelepasan bola terletak di

bawah atau sama dari posisi glove.

Modified pitch softball atau sering dikenal dengan nama modball. Tujuan utamanya

adalah untuk melunakkan aturan-aturan yang dipakai di kategori fast-pitch sehingga

pemain-pemain yang belum terbiasa tidak akan terkejut dengan peraturan-peraturan yang

“ketat” di sofbol seperti strike zone, jarak antara marka, lamanya permainan dan lain-
lain. Kecepatan lemparan pelempar bola dalam modball berada di antara fast dan slow

pitch. Kecepatan bola dibatasi dengan putaran lengan melebihi bahu.

Slow pitch softball memberikan kemudahan bagi pemukul untuk memukul bola.

Pemukul bola diberi bola terus-menerus oleh pelempar bola sampai bisa memukul

bolanya. Lemparan pelempar bola pelan melambung. Permainan ini sering dimainkan

dalam komunitas sosial sebagaimana sebuah kompetisi, tanpa dibatasi umur dan gender.

 2. Lapangan

 Diagram lapangan sofbol.

Lapangan sofbol berbentuk bujur sangkar. Dibagi menjadi daerah fair (fair territory) dan

daerah foul (foul territory). Lebih jauh dalam daerah fair terbagi menjadi dua bagian,

bagian dalam (Infield), dan bagian luar (outfield). Di dalam daerah dalam terdapat 4

marka (base). Setiap marka diberi nomor berlawanan dengan arah jarum jam, dimulai

dari marka awal yang disebut home plate, diteruskan dengan marka pertama, marka

kedua dan marka ketiga. Marka berbentuk bujur sangkar dengan sisi 38 cm (15 inci)

yang dibuat sedikit lebih tinggi dari permukaan tanah. Sudut dari keempat marka

membentuk bentuk empat persegi yang disebut berlian (diamond).

Di belakang home plate terdapat batasan yang disebut backstop sejauh 7,62 dan 9,14

meter di belakang home plate.

Jarak lintasan antar marka yang ditentukanLintasan Fast Pitch Lintasan Slow Pitch

60 kaki (18,29 m) 60 kaki atau 65 kaki (19,81 m)

 Jarak melempar (pitching) fast pitch yang ditentukanDewasa Di bawah 18 tahun Di

bawah 15 tahun

Puteri Putera Puteri Putera Puteri Putera

43 kaki (13,11 m) 46 kaki (14,02 m) 40 kaki (12,19 m) atau 35 kaki 46 kaki (14,02 m)

40 kaki (12,19 m) atau 35 kaki 46 kaki (14,02 m)

 Jarak melempar (pitching) slow pitch yang ditentukanDewasa Di bawah 18 tahun Di

bawah 15 tahun

Puteri Putera Puteri (univ) Puteri Putera Puteri Putera


50 kaki (14,02 m) 50 kaki (15,24 m) 50 kaki (15,24 m) 50 kaki (14,02 m) 46 kaki (14,02

m) 50 kaki (14,02 m) 46 kaki (14,02 m)

 3. Peralatan

Bola sofbol.

Minimal peralatan yang dibutuhkan dalam sebuah pertandingan sofbol termasuk sebuah

bola. Sofbol menggunakan bola berwarna kuning dengan benang grip berwarna merah,

yang sebelumnya berwarna putih dengan grip putih. Sarung tangan (glove) dikenakan

oleh seluruh pemain bertahan untuk menangkap bola, sementara first baseman dan

penangkap bola mengenakan mitt (glove mempunyai jari, sedangkan mitt tidak).

Tongkat pemukul (bat) yang digunakan dalam pertandingan resmi adalah bat khusus

yang diperuntukkan untuk sofbol. Ketentuan pemakaian dan kharakteristik bat yang

boleh digunakan tertuang dalam peraturan Federasi Sofbol Internasional. Helm pemukul

bola dipakai untuk melindungi kepala seorang pemukul bola dari terjangan bola dan

cedera, sementara pakaian pelindung (protective gear) untuk seorang penangkap bola,

dan sepatu pool (cleats). Yang terakhir adalah uniform atau seragam. Tiap pemain

menggunakan baju, celana, dan topi yang seragam atau berwarna dasar sama. Semakin

tinggi tingkat pertandingannya, semakin ketat dalam peraturan seragamnya. Semua

peralatan dan perlengkapan itu adalah wajib bagi setiap tim dalam melaksanakan

pertandingan resmi.

 4. Wasit pertandingan

Dalam pertandingan sofbol terdapat minimal satu orang hingga tujuh orang hakim atau

wasit (umpire). Terdapat satu orang plate umpire dan tiga wasit marka yang menjaga

pertandingan. Selebihnya wasit memantau daerah luar. Dalam pertandingan fast pitch

dihakimi oleh empat wasit (satu plate umpire, tiga wasit marka).

Istilah untuk seorang wasit adalah blue, disebabkan seragam mereka selalu berwarna

biru. Posisi seorang wasit adalah berdiri di belakang penangkap bola dan pemukul bola .

Berfungsi untuk melihat arah datangnya bola yang dilempar pelempar bola ke penangkap

bola apakah itu strike atau ball. Wasit juga mengawasi jalannya permainan dengan

cermat untuk menentukan peristiwa yang sebenarnya terjadi dan menjaga agar pemain
mematuhi peraturan. Sebagai pemimpin pertandingan adalah Umpire plate. Karena

sifatnya sebagai pemimpin pertandingan, kekuasaan umpire plate dalam sebuah

pertandingan sofbol adalah mutlak, Walaupun dapat diprotes (appealed) keputusannya

tidak dapat diganggu gugat apabila protes yang dilakukan pemain atau pelatih atau

manager team menyangkut ajustment, tapi protes dapat dilakukan dan dapat diterima

apabila protes dilaukan terhadap salah penerapan rules. Jadi ada permainan yang dapat

dilanjutkan dengan protes (game under protes, selengkapnya dapat dibaca pada Rules

Permainan Softball yang dikeluarkan oleh ISF). seorang wasit dapat mengeluarkan siapa

saja baik pemain atau bahkan seorang pelatih keluar lapangan, jika menurut wasit

mengganggu jalannya pertandingan.

 5. Permainan

Sofbol dimainkan oleh dua tim di lapangan sofbol. Setiap tim minimal memiliki 9

pemain dan selebihnya merupakan cadangan. Permainan terdiri dari 9 babak yang

disebut inning. Di dalam satu inning, tim yang bertanding masing-masing mempunyai

kesempatan memukul (batting) untuk mencetak angka (run). Ketika tim yang menyerang

mendapat giliran memukul, seorang pelempar bola tim bertahan melemparkan bola ke

arah penangkap bola sekencang-kencangnya agar bola tidak dapat dipukul.Tim yang

mendapat giliran memukul bergantian seorang demi seorang untuk memukul bola. Tim

yang berjaga berusaha mematikan anggota tim yang mendapat giliran memukul. Tim

yang mendapat giliran memukul mendapat kesempatan 3 kali mati (out) sebelum giliran

memukul digantikan tim yang bertahan.

Skor atau run dihasilkan dari seorang runner berlari menginjak semua marka secara

berurutan dan kembali menginjak home plate. Setiap pelari yang berhasil mengelilingi

dan menginjak home plate mendapat satu angka. Waktu permainan ditentukan oleh

inning. Setiap tim mendapat giliran memukul sampai 3 kali out dan mematikan tim

lawan 3 kali out, disebut 1 inning. Dalam tiap pertandingan sofbol durasi permainan

setidaknya 7 inning tergantung situasi, atau lama waktu 2 jam. Setelah menghabiskan

inning, tim yang mencetak angka (run) terbanyak menjadi pemenang.

Jika dalam inning yang ditentukan waktu sudah habis dan kedua belah tim dalam
keadaan seri, inning tambahan dimainkan sampai salah satu tim keluar sebagai

pemenang. Kondisi itu disebut tie break atau seri. Pada permulaan permainan, tim yang

menjadi tuan rumah (home team) mendapat giliran melempar sedangkan tim tamu

(visitor) mendapat giliran memukul.

6. Pelempar bola

Permainan dimulai pada saat wasit memulai pertandingan dan meneriakkan kata Play

Ball. Setelah pemain bertahan memasuki daerah jaganya masing-masing, pertarungan

antara pelempar bola di tim bertahan dan pemukul bola di tim yang mendapat giliran

memukul dapat dimulai. Seorang pelempar bola berdiri di atas plate dan menghadap ke

arah penangkap bola. Pelempar bola akan berusaha melempar bola sekuat tenaga ke mitt

penangkap bola. Posisi bola lempar mempunyai wilayah khusus yang disebut zona strike

(strike zone), dimana hasil akhir lemparan terdapat di atas home plate dan tingginya

tidak lebih dari dada dan tidak kurang dari lutut pemukul bola. Jika bola dalam zona

strike tidak terpukul oleh pemukul bola, maka wasit akan berteriak strike. Dan apabila

bola keluar dari zona strike, namun pemukul bola tidak mencoba memukul bola maka

wasit akan berteriak ball. Zona strike adalah zona dimana bola dalam wilayah pukul

pemukul bola. Pada saat melempar, pelempar bola akan berusaha membuat bola strike

dengan sekuat tenaga agar pemukul bola kesusahan memukul bola walaupun bola berada

di zona pukulnya. Sehingga tantangan seorang pelempar bola adalah melempar dengan

kecepatan tinggi dan dengan sasaran yang tepat.

7. Penangkap bola

Dalam satu regu setidaknya memiliki satu orang penangkap bola. Penangkap bola

dilengkapi dengan perlengkapan pengaman dan bertugas menangkap lemparan pelempar

bola. Catcher menggunakan helm (topeng penangkap bola) untuk melindungi kepala dan

muka, pelindung tubuh untuk melindungi daerah badan dan pelindung kaki untuk

melindungi daerah lutut ke bawah. Posisi penangkap bola adalah jongkok di belakang

pemukul bola. Seorang pelempar bola dan penangkap bola diharuskan memiliki

komunikasi yang baik dengan isyarat-isyarat untuk bekerjasama mematikan seorang

pemukul bola. Seorang penangkap bola kadang adalah pengatur strategi yang baik,
karena dalam pertandingan penangkap bola dapat melihat seluruh situasi yang terjadi di

depannya.

8. Penjaga

Selain pelempar bola dan penangkap bola , tim bertahan memiliki 7 orang penjaga

(fielder) yang terbagi dalam 4 penjaga daerah dalam (infielder) dan 3 orang penjaga

daerah luar (outfielder). Bagian dalam yaitu penjaga marka satu (pertama), penjaga

marka dua (kedua), Penjaga antara marka dua dan tiga (shortstop), dan penjaga marka

tiga (ketiga). Sedangkan penjaga luar terdapat di sebelah kiri (penjaga kiri), tengah

(penjaga tengah), dan kanan (penajga kanan). Semua penjaga (termasuk pelempar bola

dan penangkap bola) berusaha mematikan 3 orang tim lawan agar mendapat giliran

memukul. Karena run hanya bisa didapatkan dalam posisi menyerang.

 9. Pemukul bola

Tiap pemukul bola mempunyai kesempatan 3 kali strike dan 4 kali ball. 3 kali strike akan

membuat pemukul bola mati Strike Out. Dan apabila 4 kali ball maka pemukul bola

diperbolehkan jalan bebas ke arah marka satu (free walk). Apabila pemukul berhasil

memukul bola, pemukul bola akan berlari sekuat tenaga mencapai marka satu sebelum

bola pukulannya dikembalikan atau di tangkap oleh penjaga marka satu. Jika pemukul

bola berhasil sampai di marka satu sebelum penjaga marka satu menangkap bola maka

pemukul bola safe’. Namun bila penjaga marka satu lebih cepat menangkap bola, maka

pemukul bola out.

Terdapat berbagai macam jenis memukul. Hit, Bunt, hit and run, Steal dan lain-lain.

Tergantung situasi yang terjadi saat itu. Berbagai macam jenis hit digunakan sesuai

strategi yang akan ditempuh tim penyerang.