Anda di halaman 1dari 1

Nama : Alvinarose Febri Hardiwijaya

Kelas : 1B
NIM : 2224190094

Merdeka Belajar

By : Alvinarose Febri H

Mentri Pendidikan Nadiem tengah mendesain platform pendidikan yang disebut merdeka
belajar. Merdeka untuk murid, guru, dan lembaga pendidikan. Merdeka belajar ini juga
menjadi salah satu tagline yang dicetuskan pada saat peringatan Hari Guru Nasional 2019.
Merdeka bukan berarti bebas (freedom), tapi kemerdekaan (independence) mengarahkan
tujuan, cara dan penilaian belajar.

Tujuan dari Pak Nadiem untuk kemerdekaan pendidikan adalah agar para guru dan murid
memiliki kebebasan dalam berinovasi, kebebasan dalam belajar mandiri dan kreatif sesuai
dengan minat dan bakatnya, tanpa harus terpaku pada kurikulum dan sistem yang telah ada.

Oleh karenanya, Pak Nadiem berpikir untuk melakukan suatu upaya atau kebijakan ini,
sebagai upaya untuk mengatasi kemunduran pemdidikan di Indonesia serta untuk
menciptakan pendidikan berbasis kompetensi dan berbasis karakter, itu luar biasa penting
untuk kita terutama berawal dari guru, dari sisi kapasitas dan kesejahteraan.

Kemudian dari hasil tersebut diharapkan pendidikan di Indonesia menjadi lebih baik karena
dengan mengutamakan kemerdekaan pendidikan terutama dalam hal pembelajaran, dengan
hal ini pendidikan yang masih mengekang dan menjadikan murid layaknya robot dan guru
layaknya pelayan pemerintahan sudah tidak zaman lagi karena pendidikan saat ini,
seharusnya mengutamakan pendidikan berbasis kemanusiaan dan kreativitas para pendidik
dan peserta didik. Hal ini merupakan bentuk akomodasi terhadap revolusi industri 4.0 yang
digencarkan pada saat ini.

Butuh banyak waktu dan tenaga agar kemerdekaan pendidikan menjadi lebih baik dan
bermutu karena pendidikan di Indonesia mulai tergusur karakteristik atau moralnya dengan
banyaknya atau maraknya perkembangan teknologi yang tidak sejalan dengan tujuan bangsa
dalam membentuk akhlak mulia. Hal tersebut merupakan bentuk ketidaksiapan negara dalam
membentuk manusia Indonesia yang unggul baik dalam hal ilmu empiris maupun dalam hal
ilmu teologi. Oleh karenanya bangsa Indonesia khususnya harus mengupayakan suatu sistem
pendidikan yang merdeka bagi guru untuk mengembangkan bangkan kreativitasnya dan
inovasinya serta bagi para murid dalam mengembangkan potensi dan jati dirinya.