Anda di halaman 1dari 21

Toggle navigation

Penjelasan KPK dan FPB dalam Kehidupan Sehari-hari

HOME GREATPEDIA

Aldri Boantua Siadari May 19, 2019

Halo Greaters pada kesempatan kali ini kita akan membahas sebuah materi pelajaran yang dipelajari
ketika kita berada di bangku SD. Nah, tanpa perlu berlama-lama lagi, kita bahas langsung tentang KPK
dan FPB. Kelipatan adalah hasil dari mengalikan sebuah bilangan dengan sebuah bilangan bulat.
Sedangkan Persekutuan menurut KBBI adalah ikatan, persatuan, perhimpunan, kelompok.

Sumber : Kapanlagi Plus

KPK adalah Kelipatan Persekutuan Terkecil, dengan kata lain KPK adalah hasil kali dari bilangan dengan
kelompok paling kecil pada suatu faktor prima. Nah, cara menentukan KPK sebagai berikut :

Tentukkan faktor prima dari bilangan yang ingin dicari KPK nya

Diantara faktor yang sama ambil pangkat terbesar

Ambil faktor lain dengan pangkat berbeda

Kalikan semua faktor yang sudah dipilih tadi

Contoh :

Tentukan KPK dari 48 dan 76


48 : 2 = 24. 72 : 2 = 36

24 : 2 = 12. 36 : 2 = 18

12 : 2 = 6. 18 : 2 = 9

9 : 3 = 3. 6 : 2 = 3.

Faktor prima dari 48 adalah 2^4, 3. Sedangkan faktor prima dari 72 adalah 2^3, 3^2. Maka KPK dari data
tersebut adalah 2^4 x 3^2 = 144.

Pengaplikasian KPK di kehidupan sehari-hari adalah ketika akan menentukan besarnya nilai yang sama
diantara bisa bilangan seperti penyebut dari operasi bilangan pecahan, waktu ketika yang akan
bersamaan diantara kegiatan yang terjadi, misal : kapan bus bisa berjalan bersamaan.

FPB adalah Faktor Persekutuan Terbesar, dengan kata lain FPB adalah hasil kali dari faktor yang paling
banyak bersekutu di antara bilangan.

Cara menentukannya :

Tentukkan faktor prima dari masing - masing bilangan

Tentukkan faktor yang paling banyak bersekutu apabila terdapat pangkat yang berbeda, ambil pangkat
terkecil

Kalikan semua bilangan yang sudah dipilih tadi

Contoh :
Tentukkan FPB dari 24 dan 20

24 : 2 = 12. 20 : 2 = 10

12 : 2 = 6. 10 : 2 = 5

6 : 2.= 3.

Faktor prima dari 24 adalah 2^3, 3. Sedangkan faktor prima dari 20 adalah 2^2, 5. Maka FPB dari kedua
bilangan tersebut adalah 2^2 = 4

Pengaplikasian FPB dalam kehidupan sehari-hari, dalam kehidupan sehari-hari FPB biasanya digunakan
untuk menyelesaikan kasus seperti berapa banyak kantung atau tas yang diperlukan untuk membungkus
sebuah paket dan berapa nilai terbesar yang bisa didapat.

Nah Greaters, itu tadi penjelasan tentang perhitungan KPK dan FPB yang bisa kamu aplikasikan dalam
kehidupan sehari-hari.

Sumber : https://sebentarsaja.com/kpk-dan-fpb/

Baca juga Mengenal Bilangan Prima yang Bisa DIterapkan dalam Kehidupan

Enter keyword

About us
GreatEdu adalah Aplikasi Digital Crowd Learning untuk memenuhi segala kebutuhan pendidikan.
Bersama GreatEdu belajar mudah, kapanpun dan dimanapun.

GreatEdu

Artikel Terbaru

Periode Nasionalisme Politik di Indonesia, Sejara Kelas 12

Mar 21, 2020

Periode Awal Pergerakan Nasional di Indonesia, Sejarah Kelas 12

Mar 21, 2020

Apresiasi untuk Para Pujangga di Hari Puisi Sedunia

Mar 21, 2020

Ketahui Beberapa Fakta Mengenai Pengidap Down Syndrome

Mar 21, 2020

Ketahui Beberapa Fakta Tentang Hari Hutan Internasional

Mar 20, 2020

Event Terbaru

APR

04

Workshop Millenial Impact Leaders : Design Global Sucess & Leadership Network

GreatEdu

MAR

15

SCHOLARSHIP QUESTION (SCHOQUEST)

GreatEdu
MAR

20

Sun of Music

Ayani Megamall Pontianak

MAR

19

NOBAR FILM KKN DESA PENARI

Citra XXI

MAR

21

Trading Santai

Hartanah Group

Berlangganan dengan Kami

Enter email

https://greatedu.co.id/greatpedia/penjelasan-kpk-dan-fpb-dalam-kehidupan-sehari-hari

belajar di rumah

Kamis, 17 November 2016

PERMASALAHAN YANG BERKAITAN DENGAN FPB

PERMASALAHAN YANG BERKAITAN DENGAN FPB


Dalam kehidupan sehari-hari, KPK berkaitan dengan rutinitas, misalnya pada kasus waktu
menyalanya lampu rambu lalu lintas.

Sedangkan FPB berkaitan dengan pembagian dan penyederhanaan, misalnya bagaimana membagi
sejumlah buah dan kue ke dalam kantong-kantong plastik dengan jumlah sama banyak.

Berikut contoh ilustrasi penerapan FPB dan KPK yang bisa diterapkan dalam suatu permasalahan.

1) Pak Andi memetik 20 jeruk dan 50 apel dari kebnnya. Kemudian, ia membagi dalam kantong-
kantong plastik dengan jumlah bagian yang sama.

Berapa kantong plastik yang diperlukan Pak Andi?

Berapa jeruk dan apel yang dimasukkan dalam setiap kantung?

Jawab

Persoalan ini berkaitan dengan konsep FPB. Mari kita cari faktor dari kedua bilangan.

50

50

25

10
20

20

10

Faktor dari 20 = 1, 2,4, 5, 10, 20. Faktor dari 50 = 1, 2, 5, 10, 25, 50.

FPB dari 20 dan 50 adalah 10.

Jadi, kantung plastic yangdibutuhkan Pak Andi adalah 10 buah.

Setiap kantung plastic berisi:

20 : 10 = 2 buah jeruk

50 : 10 = 5 buah apel

Jadi, setiap kantung plastic berisi 2 jeruk dan 5 apel.

2) Dona mendapat uang saku dari orang tuanya tiap 3 hari sekali. Tiap 7 hari sekali ia juga mendapat
uang saku dari kakaknya. Jika hari ini Dona mendapat uang saku dari orang tua dan kakaknya, berapa
hari lagi Dona mendapat uang saku secara bersamaan?

Jawab

Persoalan ini berkaitan dengan konsep KPK. Mari kita mencari kelipatan dari kedua bilangan.

Kelipatan dari 3 adalah 3, 6, 9, 12, 15, 18, 21, …


Kelipatan dari 7 adalah 7, 14, 21, …

KPK dari 3 dan 7 adalah 21.

Jadi, 21 hari lagi Dona akan mendapat uang saku dari orang tua dan kakaknya secara bersamaan.

3) Kakek mengunjungi kami setiap 18 hari sekali. Paman mengunjungi kami setiap 60 hari sekali.
Setiap berapa hari sekali kakek dan paman datang mengunjungi kami secara bersama-sama?

Jawab

Persoalan di atas berkaitan dengan konsep KPK. Mari kita mencari kelipatan kedua bilangan.

Kelipatan dari 18 adalah 18, 36, 54, 72, 90, 108, 126, 144, 162, 180, …

Kelipatan dari 80 adalah 80, 160, 180, …

KPK dari 18 dan 80 adalah 180.

Jadi, kakek dan paman mengunjungi kami secara bersamaan setiap 180 hari sekali.

---------------------------------------------------------------------------------------------

Masih ingat mencari FPB dan KPK? Persoalan di atas bisa kita pecahkan dengan menggunakan
faktorisasi. Perhatikan langkah memecahkannya berikut ini.

1) Buat diagram pohonnya


Faktorisasi prima dari 20 = 2 x 2 x 5 = 22 x 5

Faktorisasi prima dari 50 = 2 x 5 x 5 = 2 x 52

Berdasarkan aturan FPB adalah kalikan faktornya yang sama, ambil pangkat yang terkecil, yaitu 2 x 5 =10

FPB dari 20 dan 50 adalah 10

Jadi, dalam setiap kantung berisi:

20 : 10 = 2 jeruk

50 : 10 = 5 apel

2) Untuk persoalan kedua, karena 3 dan 7 sudah merupakan bilangan prima, sehingga kita tidak lagi
membuat pohon faktornya.

Faktor dari 3 = 1 x 3

Faktor dari 7 = 1 x 7

Berdasarkan aturan KPK, kalikan semua faktornya, jika ada faktor yang sama ambil pangkat yang
terbesar.

KPK = 1 x 3 x 7 = 21.

Jadi, Dona akan mendapatkan uang saku dari orang tua dan kakaknya secara bersama-sama 21 hari lagi.

3) Pada persoalan ketiga, mari kita buat pohon faktornya

Faktorisasi prima dari 18 = 2 x 3 x 3 = 2 x 32

Faktorisasi prima dari 60 = 2 x 2 x 3 x 5 = 22 x 3 x 5

Berdasarkan aturan KPK kalikan semua faktornya, jika ada faktor yang sama, ambil pangkat yang
terbesar.

KPK = 22 x 32 x 5 = 4 x 9 x 5 = 180.

Jadi, kakek akan datang mengunjungi kami secara bersama-sama dengan paman 180 hari lagi
Demikian pembahasan permasalahan berkaitan dengan FPB dan KPK.

Selamat Belajar…!!!

Unknown di 19.44

Berbagi

1 komentar:

Umi syamil4 Juni 2017 04.50

Subhanallah..

seru, belajar FPB dihubungkan dengan masalah dalam kehidupan keseharian. Memahami konsep belajar
melalui masalah keseharian.

Balas

Beranda

Lihat versi web

Mengenai Saya

Unknown

Lihat profil lengkapku

Diberdayakan oleh Blogger.

http://belajarndiri.blogspot.com/2016/11/permasalahan-yang-berkaitan-dengan-fpb.html?m=1
Rumus Pintar

Kimia

Matematika

Fisika

Type your search query and hit enter:

Type Here

Rumus Pintar

Type your search query and hit enter:

Type Here

HOMEPAGEMATEMATIKA

KPK dan FPB: Definisi, Cara Mencari, Contoh Soal

Pernahkah kalian mendengar KPK dan FPB?

Kali ini, kita akan membahas mengenai KPK dan FPB. Jadi, mari kita simak materinya agar kita lebih
paham tentang KPK dan FPB.

Daftar Isi

Pengertian KPK

Cara Mencari Nilai KPK

1. Metode sederhana

2. Metode faktorial

Pengertian FPB

Cara Mencari Nilai FPB


1. Metode sederhana

2. Metode faktorial

Contoh Soal KPK dan FPB

Pengertian KPK

Kelipatan persekutuan terkecil atau yang disingkat KPK dalam bahasa inggris dikenal sebagai least
common multiple (LCM).

KPK dari 2 atau lebih bilangan merupakan bilangan yang merupakan kelipatan persekutuan terkecil dari
2 atau lebih bilangan tersebut.

Dengan kata lain, KPK dari 2 atau lebih bilangan adalah bilangan bulat positif terkecil yang dapat dibagi
dengan 2 atau lebih bilangan tersebut.

Cara Mencari Nilai KPK

Dalam mencari nilai KPK terdapat 2 metode yang dapat digunakan, yaitu

1. Metode sederhana

Misal kita akan mencari KPK dari 14 dan 4, maka cara mencari KPK menggunakan metode sederhana
adalah

Kelipatan 14 = 14, 28, 42, 56, 70, …

Kelipatan 4 = 4, 8, 12, 16, 20, 24, 28, 32, …

KPK dari 14 dan 4 adalah kelipatan yang sama dan terkecil, jadi KPK nya adalah 28

2. Metode faktorial
Metode ini menggunakan pohon faktorial. Misalkan kita akan mencari KPK dari 20 dan 45 maka cara
mencari KPK nya adalah

Buat pohon faktornya

susun bilangan dari pohon faktor sehingga didapatkan faktorialnya

faktorial 20 = 22 x 51

faktorial 45 = 32 x 51

ambil faktor yang memiliki pangkat terbesar yaitu 22 x 32 x 51

kalikan faktor faktor tersebut 4 x 9 x 5 = 180

Jadi, KPK dari 20 dan 45 adalah 180.

Baca juga Fungsi Kuadrat.

Pengertian FPB

Faktor persekutuan terbesar atau yang disingkat FPB dalam bahasa inggris dikenal sebagai Great
common divisor (GCD).

FPB dari 2 atau lebih bilangan merupakan bilangan bulat positif terbesar yang dapat membagi habis
kedua (atau lebih) bilangan tersebut.

Cara Mencari Nilai FPB

Hampir sama seperti KPK, dalam mencari nilai FPB terdapat 2 metode yang dapat digunakan, yaitu
1. Metode sederhana

Misal kita akan mencari FPB dari 14 dan 4, maka cara mencari KPK menggunakan metode sederhana
adalah

Faktor 14 = 1, 2, 7, 14

Faktor 4 = 1, 2, 4

FPB dari 14 dan 4 adalah faktor yang sama dan terbesar, jadi FPB nya adalah 2

2. Metode faktorial

Metode faktorial memiliki 2 alternatif cara yaitu menggunakan pohon faktor.

Misalkan kita akan mencari FPB dari 20 dan 30 maka cara mencari FPB nya adalah

Buat pohon faktornya

susun bilangan dari pohon faktor sehingga didapatkan faktorialnya

faktorial 20 = 22 x 51

faktorial 30 = 21 x 31 x 51

ambil faktor yang sama yaitu 2 dan 5

kalikan faktor yang sama dan memiliki pangkat terkecil yaitu 21 x 51


kalikan faktor faktor tersebut 2 x 5 = 10

Jadi, FPB dari 20 dan 30 adalah 10.

Baca juga Sudut.

Contoh Soal KPK dan FPB

1. Terdapat 2 motor di rumah Ani yang harus secara rutin di servis ke bengkel. Motor pertama harus di
servis setiap 30 hari sekali, sedangkan motor satunya harus diservis setiap 25 hari sekali. Setiap berapa
hari kah Ani harus membawa kedua motornya untuk diservis bersama-sama?

Pembahasan

Akan dicari KPK dari 25 dan 30 menggunakan pohon faktorial

Faktorial 25 = 52

Faktorial 30 = 2 x 3 x 5

Diperoleh KPK dari 25 dan 30 adalah 2 x 3 x 52 = 150

Jadi, setiap 150 hari Ani akan membawa kedua motornya untuk diservis bersama-sama.

2. Andi mempunyai 15 roti coklat dan 20 roti pisang. Roti tersebut akan dimasukkan kedalam kantong
plastik dengan komposisi yang sama untuk dibagikan kepada temannya. Berapa kantong berisi roti yang
dapat dibuat Andi?
Pembahasan

Akan dicari FPB dari 15 dan 20 menggunakan metode sederhana

Faktor 15 = 1, 3, 5, 15

Faktor 20 = 1, 2, 4, 5, 10, 20

FPB dari 14 dan 4 adalah faktor yang sama dan terbesar, maka FPB nya adalah 5

Jadi, jumlah kantong plastik yang berisi roti dengan komposisi yang sama adalah 5 kantong plastik

Demikian pembahasan tentang KPK dan FPB, semoga bermanfaat. Baca juga Kalkulus.

Kembali ke Materi Matematika

PUBLISHED BY

Nisa

3 MONTHS AGO

RELATED POST

Koordinat Kartesius: Pengertian, Diagram, Contoh Soal

Bilangan Komposit: Pengertian, Contoh, Soal

Bilangan Biner: Pengertian, Konversi, Penjumlahan, Soal

Bilangan Kompleks: Pengertian, Operasi, Contoh Soal

Bilangan Rasional & Irasional: Pengertian, Contoh, dan Soal

About Contact Us Privacy Policy

All Rights ReservedView Non-AMP Version

https://www.google.com/amp/s/rumuspintar.com/kpk-fpb/amp/
Buka menu utama

Wikipedia

Cari

Kelipatan persekutuan terkecil

Baca dalam bahasa lain

Unduh

Pantau

Sunting

Dalam aritmetika dan teori bilangan, kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dari dua bilangan adalah
bilangan bulat positif terkecil yang dapat dibagi habis oleh kedua bilangan itu.

Dalam bahasa Inggris KPK dikenal dengan Least Common Multiple (LCM), sering dijuga disebut sebagai
Lowest Common Multiple (LCM) atau Smallest Common Multiple (SCM),

Contoh Sunting

Cara sederhana dapat digunakan untuk mencari KPK dari 2 atau 3 bilangan yang tidak terlalu besar,
namun untuk bilangan yang lebih besar sebaiknya menggunakan cara faktorial.

Cara sederhana Sunting

Mencari KPK dari 12 dan 20:

Kelipatan dari 12 = 12, 24, 36, 48, 60, 72, 84, ...

Kelipatan dari 20 = 20, 40, 60, 80, 100, 120, 140, ...

KPK dari 12 dan 20 adalah kelipatan sekutu (sama) yang terkecil, yaitu 60.

Cara faktorial Sunting


Mencari KPK dari bilangan 147, 189 dan 231:

Buat pohon faktor dari masing-masing bilangan:

147 189 231

/\ /\ /\

3 49 3 63 3 77

/\ /\ /\

7 7 7 9 7 11

/\

3 3

Susun bilangan dari pohon faktor untuk mendapatkan faktorialnya.

Faktorial 147 = 31 x 72

Faktorial 189 = 33 x 71

Faktorial 231 = 31 x 71 x 111

Ambil faktor-faktor yang memiliki pangkat terbesar, dalam hal ini 33, 72 dan 111.

Kalikan faktor-faktor tersebut: 33 x 72 x 111 = 14553.

Maka KPK dari bilangan 147, 189 dan 231 adalah 14553. Dengan kata lain, tidak ada bilangan yang lebih
kecil dari 14553 yang dapat dibagi habis oleh bilangan 147, 189 dan 231.

Lihat pula

Terakhir disunting 5 hari yang lalu oleh Myifn

HALAMAN TERKAIT

Bilangan prima

Faktor persekutuan terbesar

Metode linear kongruen

Wikipedia

Konten tersedia di bawah CC BY-SA 3.0 kecuali dinyatakan lain.


PrivasiTampilan PC

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kelipatan_persekutuan_terkecil

Buka menu utama

Wikipedia

Cari

Faktor persekutuan terbesar

Baca dalam bahasa lain

Unduh

Pantau

Sunting

Dalam matematika, Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dari dua bilangan adalah bilangan bulat positif
terbesar yang dapat membagi habis kedua bilangan itu.

Dalam bahasa Inggris FPB dikenal dengan Greatest Common Divisor (GCD), sering djiuga disebut sebagai
Greatest Common Factor (GCF) atau Highest Common Factor (HCF),

Contoh Sunting

Cara sederhana dapat digunakan untuk mencari FPB dari 2 atau 3 bilangan yang tidak terlalu besar,
namun untuk bilangan yang lebih besar sebaiknya menggunakan cara faktorial.

Cara sederhana Sunting

Mencari FPB dari 12 dan 20:

Faktor dari 12 = 1, 2, 3, 4, 6 dan 12

Faktor dari 20 = 1, 2, 4, 5, 10 dan 20

FPB dari 12 dan 20 adalah faktor sekutu (sama) yang terbesar, yaitu 4.
Mencari FPB dari 15 dan 25:

Faktor dari 15 = 1, 3, 5, dan 15

Faktor dari 25 = 1, 5, dan 25

FPB dari 15 dan 25 adalah faktor sekutu (sama) yang terbesar, yaitu 5.

Cara faktorial Sunting

Mencari FPB dari bilangan 147, 189 dan 231:

Buat pohon faktor dari masing-masing bilangan:

147 189 231

/\ /\ /\

3 49 3 63 3 77

/\ /\ /\

7 7 7 9 7 11

/\

3 3

Susun bilangan dari pohon faktor utk mendapatkan faktorialnya:

Faktorial 147 = 31 x 72

Faktorial 189 = 33 x 71

Faktorial 231 = 31 x 71 x 111

Ambil faktor-faktor yang sekutu (sama) dari ketiga faktorial tersebut, dalam hal ini 3 dan 7.

Kalikan faktor-faktor sekutu yang memiliki pangkat terkecil, dalam hal ini 31 x 71 = 21.

Maka FPB dari bilangan 147, 189 dan 231 adalah 21. Dengan kata lain, tidak ada bilangan yang lebih
besar dari 21 yang dapat membagi habis bilangan 147, 189 dan 231.

Anom dalam Intelegen of East, KPK adalah Kelipatan Persekutuan Terkecil.

Algoritma Euklidean
Lihat pula

Lihat riwayat suntingan halaman ini.

Wikipedia

Konten tersedia di bawah CC BY-SA 3.0 kecuali dinyatakan lain.

PrivasiTampilan PC

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Faktor_persekutuan_terbesar