Anda di halaman 1dari 24

Nama : CINDY YULIA D N

NIM : 3.39.16.0.05

Kelas : LT – 2D

TUGAS PERTANYAAN SOAL

1. Jangkar sebuah motor DC tegangan 220 volt dengan tahanan 0,45ohm dan mengambil arus 50A
ketika dioperasikan pada beban normal.
a. Hitunglah GGL lawan (Ea) dan daya yang timbul pada jangkar.
b. Jika tahanan jangkar 0,52 ohm, keadaan yang lain sama. Berapa GGL lawan (Ea) dan
daya yang timbul pada jangkar. Penurunan tegangan pada sikat-sikat sebesar 1,5 volt
untuk soal a dan b.
Jawab :
a. V = Ea + Ia Ra
b. V = Ea + Ia Ra
Ea = V – Ia Ra
Ea = V – Ia Ra
Ea = (220 – 1,5) – (50× 0,52)
Ea = (220 – 1,5) – (50 × 0,45)
Ea = 218,5 – 26
Ea = 218,5 – 22,5
Ea = 192,5 Volt
Ea = 196Volt
Pjangkar = Ea Ia
Pjangkar = Ea Ia
= 192,5 × 50
= 196× 50
= 9625 Watt
= 9800 Watt

2. Sebuah motor DC mempunyai kerapatan medan magnet 1,2 T. Di bawah pengaruh medan magnet
terdapat 400 kawat penghantar dengan arus 15A. Jika panjang penghantar seluruhnya 150 mm,
tentukan gaya yang ada pada armature.
Jawab :
F =BIL
F = 1,2 × 15 × 0,15 × 400
F = 1080 Newton

3. Suatu Motor DC kompond panjang 65 KW, tegangan terminal 220 V, tahanan kumparan shunt,
seri,dan jangkar masing - masing adalah 95 Ohm, 0,07 Ohm, dan 0,8 Ohm. Hitung tegangan
induksi yang dibangkitkan pada jangkar?
Jawab :
P Vt
I = Ish =
Vt Rsh

65000 220
= =
220 95
= 295,454 A = 2,315A

Ia = I – Ish Maka tegangan induksi yang dibangkitkan


= 295,454 – 2,315 jangkar sebesar :
= 293,139A Eb = Vt – (Ia Ra) – (Ia Rs)
= 220 – (293,139× 0,8) –(293,139×0,07)
= 220 – 234,511 – 20,519
= -35,03Volt

4. Suatu generator DC kompond panjang 48 KW, 270 Volt tahanan kumparan shunt, seri dan
jangkar masing - masing adalah 75 Ohm, 0,05 Ohm dan 0,5 Ohm hitung daya yang dibangkitkan
pada jangkar?
Jawab :
P Vt
I = Ish =
Vt Rsh

48000 270
= =
270 75

= 177,777 A = 3,6 A

Ia = I – Ish Eb = Vt – (Ia Ra) – (Ia Rs)


= 177,777 – 3,6 = 270 – (174,177× 0,5) –(174,177×0,05)
= 174,177A = 270 – 87,088 – 8,708
= 174,204 Volt
Maka daya yang dibangkitkan jangkar sebesar :
Pjangkar = Eb × Ia
Pjangkar = 174,204 × 174,177
Pjangkar = 30342,3301 Watt

5. Suatu motor DC kompond panjang 50 KW, tegangan terminal 220 Volt tahanan kumparan shunt,
seri dan jangkar masing - masing adalah 85 Ohm, 0,04 Ohm dan 0,5 Ohm hitung daya yang
dibangkitkan pada jangkar?

Jawab :
P Vt
I = Ish =
Vt Rsh

50000 220
= =
220 85
= 227,272 A = 2,588 A

Ia = I – Ish Eb = Vt – (Ia Ra) – (Ia Rs)


= 227,272 – 2,588 = 220 – (224,684 × 0,5) – (224,684 x
0,04)
= 224,684 A = 220 – 112,342 – 8,987
= 98,671 Volt
Maka daya yang dibangkitkan jangkar sebesar :
Pjangkar = Eb × Ia
Pjangkar = 98,671 × 224,684
Pjangkar = 22169,795 Watt
6. Suatu Motor DC seri 60 kW, 240 V,tahanan jangkar 0,2 Ohm dan tahanan medan seri 0,15 ohm,
rugi tegangan total sikat 2 volt. Hitung EMF (GGL) lawan ?
Jawab :
P Maka EMF (GGL) lawan sebesar :
I =
Vt Vt = Eb + Ia Ra + I Rs + ∆si
60000 Eb = Vt – Ia Ra – I Rs – ∆si
=
240
Eb = 240 – (250 × 0,2) – (250 × 0,15) – 2
= 250 A
Eb = 240 – 50 – 37,5 – 2
Eb = 150,5 Volt

7. Suatu motor DC kompon pendek dengan daya input 34,5 kW, tegangan terminal 210 V, tahanan
kumparan medan shunt, medan seri dan jangkar masing - masing sebesar 88 ohm, 0,02 ohm, dan
0,03 ohm. Hitung :
a. Arus jangkar
b. EMF yang dibangkitkan
c. Daya output

Jawab :
P Vt−I Rs
a. I = Ish =
Vt Rsh
34500 210−(164,285× 0,02)
I = =
210 88
I = 164,285 A = 2,349 A

Maka arus pada jangkar sebesar :


Ia = I – Ish
Ia = 164,285 – 2,349
Ia = 161,936 A

b. Vt = Eb + Ia Ra + I Rs + ∆si
Eb= Vt – Ia Ra – I Rs – ∆si
Eb= 210 – (161,936 × 0,03) – (164,285 × 0,015) – 0
Eb= 210 – 4,858 – 2,464
Eb= 202,678 Volt

c. Poutput = Eb × Ia
= 202,678 × 161,936
= 32820,864 Watt

8. Suatu motor Dc kompon panjang dengan daya input 250 kW, tegangan terminal 750 V,
mempunyai tahanan medan shunt 70Ohm, tahanan jangkar termasuk tahanan sikat 0,41 Ohm,
tahanan medan seri 0,012 ohm, dan resistansi yang diparalel dengan medan seri sebesar 0,036
ohm. Hitung :
a. Arus jangkar
b. EMF yang dibangkitkan
c. Daya yang dibangkitkan
Jawab :
P Vt
a. I = Ish =
Vt Rsh
250000 750
I = =
750 70
I = 333,333 A = 10,714 A

Maka arus pada jangkar sebesar :


Ia = I – Ish
Ia = 333,333 – 10,714
Ia =322,619 A

0,036 ×0,012
b. Rs =
0,036+ 0,012
Rs = 0,009 Ω

Eb= Vt – Ia (Ra + Rs)


Eb= 750 – 322,619 (0,41 + 0,009)
Eb= 614,823 Volt

c. Poutput = Eb × Ia
= 614,823 × 322,619
= 198353,581 Watt
Nama : CINDY YULIA D N

NIM : 3.39.16.0.05

Kelas : LT – 2D

TUGAS PERTANYAAN TEORI


1. Gambar rangkaian ekuivalen motor DC?
Jawab :

2. Bagaimana cara mengubah arah putaran motor DC?


Jawab : Motor DC bekerja dengan arus searah dalam membangkitkan medan putarnya, maka
untuk membalik arah putaran motor DC adalah dengan membalik arah medan putarnya, arah
medan putar dapat dibalik dengan mengubah arah arus yang mengalir pada motor DC seperti
gambar berikut:

Pada gambar di atas mengubah arah arus dapat dilakukan dengan membalik polaritas (kutub)
sumber arus atau membalik tegangan input (+) dan (-) dari motor DC tersebut, perubahan
polaritas menyebabkan perubahan arah arus dalam motor sehingga arah medan putar akan
berubah dan menyebabkan motor berputar ke arah yang berlawanan.

3. Mengapa kereta listrik di jepang (ex : kereta sinkansen) menggunakan motor DC sebagai
penggeraknya?
Jawab : Motor yang digunakan adalah motor dc traksi tipe seri. Motor dc digunakan karena
mudah pengaturannya. Pengaturan KRL motor dc adalah dengan membatasi tegangan yang
masuk ke motor dc dengan menggunakan rheostat sehingga kecepatan motor dc dapat diatur.
Efisiensi yang rendah akibat rheostat dan berkembangnya teknologi saklar statis (thyristor)
mengakibatkan cara ini sudah tidak lagi dipakai. Sekarang ini untuk mengatur tegangan dc pada
KRL motor dc digunakan konverter dc-dc atau sering disebut chopper dc.

Dengan konverter dc-dc pengaturan tegangan lebih mudah dan efisiensi lebih baik. Penggunaan
konverter dc-dc dimulai pada KRL generasi tahun 1970. Pada motor dc, komutator, sikat dan
cincin belah merupakan sesuatu yang harus ada, sayangnya banyak kejadian ground fault yang
terjadi ketika komutator kontak dengan sikat pada kecepatan putar yang tinggi.

4. Sebutkan keuntungan & kerugian Motor DC?


Jawab :
Keuntungan motor DC adalah:
 Torka dan kecepatannya mudah dikendalikan
 Torka awalnya besar
 Performansinya mendekati linier
 Sistem kontrolnya relatif lebih murah dan sederhana
 Cocok untuk aplikasi motor servo karena respon dinamiknya yang baik
 Untuk aplikasi berdaya rendah, motor DC lebih murah dari motor AC

Kerugian motor DC adalah:


 Membutuhkan perawatan yang ekstra
 Lebih mahal (jika dibandingkan dengan motor AC induksi)
 Tidak cocok untuk aplikasi kecepatan tinggi
 Tidak cocok untuk aplikasi berdaya besar
 Tidak cocok digunakan pada kondisi lingkungan yang cepat berdebu

5. Jelaskan rugi-rugi daya pada motor DC?


Jawab :
Rugi-rugi daya yang terjadi pada sebuah motor arus searah dapat dibagi ke dalam:
a. Rugi-Rugi Tembaga atau Listrik
Rugi tembaga terjadi karena adanya resistansi dalam belitan jangkar dan belitan medan
magnet. Rugi tembaga akan diubah menjadi panas dalam kawat jangkar maupun kawat
penguat magnet. Desain motor DC dilengkapi dengan kipas rotor tujuannya untuk
menghembuskan udara luar masuk ke dalam jangkar dan mendinginkan panas yang
terjadi akibat rugi-rugi tembaga. Rugi tembaga dari belitan dibagi atas:
 Rugi tembaga terjadi pada jangkar → Ia2 · Ra (Watt)
 Rugi tembaga medan terdiri dari:
Ish2 · Rsh Watt → Motor Shunt/ Motor Kompon
Is2 · Rs Watt → Motor Seri/ Motor Kompon

b. Rugi-Rugi Besi atau Magnet


 Rugi Histerisis
Ph = Bmax X f · V (Watt)
Bmax = Kerapatan fluks maksimum
f = Frekuensi dlm Hertz 6-30
V = Volume inti (m3 ) nilai x = antara 1,6 s/d 2
 Arus Pusar (Eddy Current)
Inti pada stator dan inti pada jangkar motor terdiri dari tumpukan pelat tipis dari bahan
ferromagnetis. Tujuan dari pemilihan plat tipis adalah untuk menekan rugi-rugi arus
Eddy yang terjadi pada motor DC.
Pe = Ke · Bmax2· f2 · V · t2 watt
Ke = Konstanta arus pusar
t = Ketebalan inti magnet (m)

c. Rugi Mekanis
Rugi mekanis yang terjadi pada motor disebabkan oleh adanya gesekan dan hambatan
angin, seperti pada bagian poros motor.

6. Jelaskan prinsip operasi motor DC seri dan motor DC shunt!


Jawab :
a) Prinsip Operasi Motor DC Shunt
Motor DC terdiri dari medan lilitan pada stator dan lilitan kumparan dinamo pada rotor.
Karakteristik kecepatan-momen cukup berbeda pada saat dihubungkan secara paralel
(shunt). Karakteristik kecepatan-momen pada Motor DC yang terhubung paralel
memiliki momen awal yang sangat besar dan membutuhkan arus awal yang sangat besar
pula. Biasanya, sebuah tahanan dipasangkan secara seri dengan kumparan dinamo pada
saat penyalaan untuk membatasi arus yang timbul berada pada batas yang wajar. Untuk
supply tegangan yang tetap dan arus yang tetap, mesin DC yang terhubung paralel hanya
menunjukkan variasi kecepatan yang kecil disekitar jangkauan kerja normalnya.

Pada motor shunt, gulungan medan (medan shunt) disambungkan secara paralel dengan
gulungan dinamo (A) seperti diperlihatkan dalam gambar Oleh karena itu total arus
dalam jalur merupakan penjumlahan arus medan dan arus dinamo.

b) Prinsip Operasi Motor DC Seri


Motor DC yang terhubung seri memiliki momen dan arus awal yang cukup rumit.
Kecepatannya secara otomatis menyesuaikan terhadap jangkauan yang besar ketika
momen beban nilainya berubah-ubah. Karena motor ini memperlambat beban yang lebih
besar, daya output yang dihasilkan cenderung konstan daripada motor tipe lainnya. Hal
ini merupakan kelebihan dari motor ini karena motor ini dapat beroperasi disekitar
power rating maksimum untuk variasi yang besar dari momen beban.
Dalam motor seri, gulungan medan (medan shunt) dihubungkan secara seri dengan
gulungan dinamo (A) seperti ditunjukkan dalam gambar. Oleh karena itu, arus medan
sama dengan arus dinamo.

7. Jelaskan pengertian mesin DC dan berikan alasannya secara singkat.


Jawab : Mesin DC (Direct Current) merupakan salah satu jenis mesin listrik, dimana
mesin ini digunakan untuk mengkonversi energi listrik arus searah menjadi energi mekanik, atau
sebaliknya. Ada dua macam mesin DC, yakni: Motor DC dan Generator DC.

8. Sebutkan perbedaan generator DC dan motor DC dari fungsinya.


Jawab : Generator DC fungsinya mengubah energi mekanik menjadi energi listrik searah (DC).
Sedangkan sebagai motor DC mengubah energi listrik searah (DC) menjadi energi mekanik.

9. Dapatkah mesin DC difungsikan sebagai generator? Apa syarat agar berfungsi sebagai generator
DC? Jelaskan dengan gambar skematik.
Jawab : Mesin DC dapat difungsikan sebagai generator DC dapat dilihat melalui rumus : E =
V́ × B́ .l , yang artinya adalah agar timbul tegangan induksi maka dibutuhkan :

1) Medan magnet
Medan magnet timbul dari sumber
eksitasi yang dihubungkan ke stator. Arus
dari sumber ekitasi akan masuk ke lilitan
stator sehingga menghasilkan fluks yang
arahnya dari kutub Utara magnet menuju
kutub selatan magnet.
2) Batang konduktor
Batang konduktor dialiri arus jangkar agar timbul fluks magnetis juga.

3) Perlunya adanya kecepatan


Maka batang konduktor atau rotor yang memiliki fluks tadi, diputar oleh prime mover,
sehingga timbul perubahan fluks tiap detiknya sehingga memenuhi hukum Faraday, yang
artinya akan timbul tegangan.

10. Bila mesin DC difungsikan sebagai motor DC apa syarat yang harus dipenuhi? Jelaskan dengan
gambar skematik.
Jawab : Mesin DC dapat difungsikan sebagai Motor DC dapat dilihat melalui rumus F́=( ĺ × B́ ) .i
dengan syarat sebagai berikut :
1) Medan Magnet
Gaya elektromagnet pada motor DC timbul saat ada arus yang mengalir pada penghantar
yang berada dalam medan magnet. Medan magnet itu sendiri ditimbulkan oleh magnet
permanen. Garis- garis gaya magnet
mengalir diantara dua kutub magnet dari
kutub utara menuju kutub selatan. Menurut
hukum gaya Lorentz, arus yang mengalir
pada penghantar yang terletak dalam
medan magnet akan menimbulkan gaya.
Gaya F, timbul tergantung pada arus I dan
arah medan magnet B. Arah gaya F dapat
ditentukan dengan aturan tangan kiri
seperti pada gambar berikut.

2) Panjang konduktor yang diberi penguatan


3) Arus yang mengalir pada Jangkar
Kutub jangkar ditarik kutub medan dari polaritas yang berbeda, menyebabkan jangkar
berputar. Lalu jangkar berputar searah dengan putaran jarum jam. Apabila kutub jangkar
segaris dengan kutub medan, sikat-sikat ada ada celah di komutator dan tidak ada arus
mengalirpada jangkar. Jadi, gaya tarik atau gaya tolak magnet berhenti. Kemudian
kelembaman membawa jangkar melewati titik netral. Komutator membalik arus jangkar
ketika kutub yang tidak sama dari jangkar dan medan berhadapan satu sama lain,
sehingga membalik polaritas medan jangkar. Kutub-kutub yang sama dari jangkar dan
medan kemudian saling menolak, menyebabkan jangkar berputar terus menerus seperti
diperlihatkan.

11. Peragakan dengan tangan anda, bagaimana prinsip pembangkitan ggl dalam semua generator.
Jelaskan singkat dan benar.
Jawab : Sepotong penghantar yang dialiri arus dan bergerak dengan kecepatan v didalam
pengaruh medan magnet, akan menimbulkan tegangan induksi sebesar V. Untuk menentukan
besarnya tegangan induksi yang ditimbulkan oleh arah gerakan penghantar tersebut digunakan
kaedah Flamming tangan kanan. Medan magnet mempunyai arah dari kutub utara ke kutub
selatan. Arus di dalam penghantar searah dengan empat jari, sedangkan arah gerakan searah
dengan ibu jari.
12. Peragakan juga dengan tangan anda, prinsip terjadinya torsi putar pada motor DC. Jelaskan
singkat dan benar.
Jawab : Untuk menentukan arah putaran motor, digunakan kaedah Flamming tangan kiri. Kutub-
kutub magnet akan menghasilkan medan magnet dengan arah dari kutub utara ke kutub selatan.
Jika medan magnet ini memotong sebuah kawat penghantar yang dialiri arus searah dengan
empat jari, maka akan timbul gaya gerak searah ibu jari. Gaya ini disebut gaya Lorentz, yang
bersarnya sama dengan F.

13. Apa fungsi komutator pada motor DC? Terangkan juga cara kerja sikat arang berikut komutator
pada mesin DC.
Jawab : Untuk memperoleh tegangan searah diperlukan alat penyearah yang disebut komutator
dan sikat. Komutator terdiri dari sejumlah segmen tembaga yang berbentuk lempengan-
lempengan yang dirakit ke dalam silinder yang terpasang pada poros. Dimana tiap-tiap
lempengan atau segmen-segmen komutator terisolasi dengan baik antara satu sama lainnya.
Bahan isolasi yang digunakan pada komutator adalah mika.
Sikat adalah jembatan bagi aliran arus ke lilitan jangkar. Dimana permukaan sikat ditekan ke
permukaan segmen komutator untuk menyalurkan arus listrik. Sikat memegang peranan penting
untuk terjadinya komutasi. Sikat-sikat terbuat dari bahan karbon dengan tingkat kekerasan yang
bermacam-macam dan dalam beberapa hal dibuat dari campuran karbon dan logam tembaga.
14. Gambarkan skematik pengawatan generator Shunt dan generator Kompound.
Jawab :

Generator Shunt
Generator Kompon Pendek

Generator Kompon Panjang

15. Jelaskan bagian kompounden-kompounden yang termasuk kelompok stator dan kelompok rotor
pada motor DC, berikut fungsi masing-masing.
Jawab :
a. Stator (bagian yang diam), terdiri atas:
 Badan Motor Listrik
Fungsi utama dari badan motor adalah sebagai bagian tempat untuk mengalirnya fluks
magnet yang dihasilkan kutub-kutub magnet, karena itu badan motor dibuat dari
bahan ferromagnetik. Disamping itu badan motor ini berfungsi untuk meletakkan alat-
alat tertentu dan melindungi bagian-bagian motor lainnya.
Pada badan motor terdapat papan nama (name plat) yang bertuliskan spesifikasi umum
atau data teknik dari motor. Papan nama tersebut untuk mengetahui beberapa hal
pokok yang perlu diketahui dari motor tersebut. Selain papan nama badan motor juga
terdapat kotak hubung yang merupakan tempat ujung-ujung penguat magnet dan
lilitan jangkar.
 Inti kutub magnet dan lilitan penguat magnet
Sebagaimana diketahui bahwa fluks magnet yang terdapat pada motor arus searah
dihasilkan oleh kutub-kutub magnet buatan yang dibuat prinsip elektromagnetis.
Lilitan penguat magnet berfungsi untuk mengalirkan arus listrik sebagai terjadinya
proses elektromagnetis.

 Sikat-sikat
Fungsi utama dari sikat-sikat adalah untuk jembatan bagi aliran arus dari lilitan
jangkar dengan sumber tegangan. Disamping itu sikat-sikat memegang peranan
penting untuk terjadinya komutasi. Agar gesekan antara komutator-komutator dan
sikat tidak mengakibatkan ausnya komutator, maka bahan sikat lebih lunak dari
komutator. Biasanya dibuat dari bahan arang (coal).

b. Rotor (bagian yang berputar)


Terdiri atas:
 Komutator
Komutator yang digunakan dalam motor arus searah pada prinsipnya mempunyai dua
bagian yaitu :
i. Komutator bar merupakan tempat terjadinya pergesekan antara komutator
dengan sikat-sikat.
ii. Komutator riser merupakan bagian yang menjadi tempat hubungan komutator
dengan ujung dari lilitan jangkar.
 Jangkar (angker)
Umumnya jangkar yang digunakan dalam motor arus searah adalah berbentuk selinder
dan diberi alur-alur pada permukaannya untuk tempat melilitkan kumparan-kumparan
tempat terbentuknya GGL lawan.
 Lilitan jangkar (angker)
Lilitan jangkar pada motor arus searah berfungsi sebagai tempat terbentuknya GGL
lawan.

16. Terangkan dengan gambar skematik prinsip dasar terjadinya reaksi jangkar pada generator DC.
Jawab : Fluks magnet yang ditimbulkan oleh kutub-kutub utama dari sebuah generator saat tanpa
beban disebut Fluks Medan Utama . Fluks ini memotong lilitan jangkar sehingga timbul tegangan
induksi.
Gambar Netral Reaksi Jangkar

Bila generator dibebani maka pada penghantar jangkar timbul arus jangkar. Arus jangkar ini
menyebabkan timbulnya fluks pada penghantar jangkar tersebut dan biasa disebut FIuks Medan
Jangkar.

Gambar Medan Jangkar dari Generator DC Gambar Reaksi Jangkar

Munculnya medan jangkar akan memperlemah medan utama yang terletak disebelah kiri kutub
utara, dan akan memperkuat medan utama yang terletak di sebelah kanan kutub utara. Pengaruh
adanya interaksi antara medan utama dan medan jangkar ini disebut reaksi jangkar. Reaksi
jangkar ini mengakibatkan medan utama tidak tegak lurus pada garis netral n, tetapi bergeser
sebesar sudut α. Dengan kata lain, garis netral akan bergeser. Pergeseran garis netral akan
melemahkan tegangan nominal generator.

17. Mengapa pemasangan kutub bantu dapat meminimumkan terjadinya reaksi jangkar?
Jawab : Untuk mengembalikan garis netral ke posisi awal dipasangkan medan magnet bantu
(interpole). Belitan magnet bantu berupa kutub magnet yang ukuran fisiknya lebih kecil dari
kutub utama. Kutub bantu akan memperpendek jalannya garis medan magnet. Dengan
dipasang kutub bantu kini garis netral kembali ke posisi semula, dan kedudukan sikat arang
tegak lurus segaris dengan kutub utamanya (gambar a) Rangkaian kutub bantu
disambungkan seri dengan belitan rotor, sehingga kuat medan magnet kutub bantu yang
dihasilkan sebanding dengan arus ke beban.

Gambar a Gambar b

Untuk memperbaiki pengaruh reaksi jangkar, dikembangkan belitan kompensasi yang


dipasangkan pada kaki kutub utama baik pada belitan kutub utara maupun kutub selatan (gambar
b). Kini dalam rangkaian generator DC memiliki tiga belitan magnet, yatitu belitan magnet
utama, belitan magnet bantu (interpole), dan belitan magnet kompensasi.

18. Sebuah mesin DC terdiri atas belitan jangkar, belitan kutub bantu, dan belitan kutub kompensasi
terhubung seri. Anda gambarkan skematik pengawatan berikut berikan notasi yang tepat pada
masing-masing kompounden tersebut.
Jawab :
19. Jelaskan prinsip kerja motor DC brushless?
Jawab : Prinsip kerja brushless DC motor adalah sebagai pengendali EMF memanfaatkan umpan
balik melalui tahap utama sambungan dari pada sensor efek Hall yang dapat untuk menentukan
posisi dan kecepatan. Dan intinya koil dari motor ini dihubungkan dengan stator, dan
komutatornya dikontrol oleh elektronik. Saat motor ini diberi tegangan, stator akan menerima
tegangan, sehingga permanen magnet pada rotor akan membentuk gaya gerak listrik, dan rotor
yang dikendalikan oleh elektronik dan sensor efek hall akan bekerja sehingga motor pun akan
berputar.

20. Apa keuntungan dan kerugian motor DC brushless dibandingkan dengan motor DC
brush.
Jawab : KEUNTUNGAN

 Dibandingkan dengan kipas motor AC menggunakan motor Shded-


pole, motor DC tak bersikat  sangan efisien, bergerak lebih dingin
sehingga meningkatkan umur kerja bantalan kipas.
 Tanpa sebuah komutator yang sering aus, umur kerja motor DC tak
bersikat lebih lama dan noise yang lebih kecil.
 Motor dapat dengan mudah disinkronkan dengan sebuah clock
internal atau eksternal, untuk kontrol kecepatan yang lebih presisi.
    Karena tidak terjadi percikan listrik, seperti yang terjadi pada
morot dengan sikat, membuatnya cocok untuk lingkungan dengan
bahaya terbakar seperti bahan kimia atau bahan bakar.
 Motor jenis ini sering digunakan pada peralatan kecil seperti
komputer dan sejenisnya.
 Motor ini juga lebih senyap yang merupakan keuntungan bila
dipasang pada peralatan yang memberikan getaran.

 Efisiensi Tinggi. Tidak ada kehilangan tegangan oleh cincin komutator dan
brushes.
 Hemat Biaya Perawatan. Hal ini dikarenakan brushes seperti pada motor
konvensional tidak digunakan lagi.
 Perbandingan Torsi-Ukuran Lebih Besar. Hal ini disebabkan medan tarik yang
dihasilkan oleh stator sepenuhnya diterima oleh rotor karena rotor terbuat dari
medan magnet permanen.
 Polusi Suara yang Lebih Rendah. Hal ini dikarenakan gesekan yang dihasilkan
brushes pada motor konvensional dapat dieliminasi.
 Pendinginan yang Lebih Mudah. Kabel pada motor BRUSHLESS menempel pada
casing. Sehingga memudahkan sistem pendinginan. Hal ini merupakan salah
satu alasan pemilihan motor BRUSHLESS untuk masa operasi yang panjang
seperti pada mobil listrik.
 Tidak Terjadi Bunga Api. Hubungan antara brush dan komutator yang longgar
menyebabkan terjadinya percikan api, hal ini berbahaya jika motor digunakan
pada industri yang sensitif terhadap percikan api, tetapi dengan menggunakan
BRUSHLESS motor, dengan tidak adanya komutator dan brush menyebabkan
tidak adanya percikan api yang dirimbulkan oleh motor.

KERUGIAN

 Biaya Pembuatan Mahal. Motor BRUSHLESS mempunyai banyak komponen mahal.


 Sistem Pengendalian yang Rumit dan Mahal. Hal ini dikarenakan penggunaan
komutator elektronik yang menggantikan komutator mekanik. Selain itu, pengontrol
kecepatan motor BRUSHLESS juga lebih rumit daripada motor DC konvensional,
sehingga juga ikut menaikkan harga.
 Kontroler Mahal. Seringkali, kontroler motor BRUSHLESS justru lebih mahal
daripada motor itu sendiri.

21. Jelaskan diskripsi kerja motor DC brushless dengan gambar!


Jawab :
Dengan memperhatikan motor DC Brushless Tiga Fasa-Kutub Tunggal kita dapat dengan mudah
memahami prinsip kerja dari motor DC Brushless. Pada gambar 4 dibawah ini menunjukkan
bahwa menggunakan sensor optic (phototransistor) sebagai penentu posisi.
Tiga buah phototransistor PT1, PT2, PT3 yang diletakkan pada ujung plat yang membentuk
lingkaran dengan interval 120° secara bergantian akan terkena cahaya sesuai dengan urutan
melalui shutter motor yang berputar dan dihubungkan dengan shaft motor.

22. Mengapa motor DC brushless yang ada dipasaran berdaya kecil?


Jawab: Motor DC brushlees yang ada pada pasaran berdaya kecil karena penggunaan motor DC
brushless ini digunakan pada alat-alat yang berdaya kecil sebagai contoh fan pada
personal computer atau pada alat-alat yang kecil lainnya. Karena sumber yang
dibutuhkan juga tidak terlalu besar. Bila dimanfaatkan untuk yang relatif besar maka
tidak efektif.

23. Jelaskan cara mengoperasikan generator DC dengan gambar?


Jawab: Pembangkitan tegangan induksi oleh sebuah generator DC diperoleh melalui dua cara:
 Dengan menggunakan cincin-seret, menghasilkan tegangan induksi bolak-balik.
 Dengan menggunakan komutator, menghasilkan tegangan DC.

Perhatikan Gambar berikut :

Jika rotor diputar dalam pengaruh medan magnet, maka akan terjadi perpotongan medan
magnet oleh lilitan kawat pada rotor. Hal ini akan menimbulkan tegangan induksi. Tegangan
induksi terbesar terjadi saat rotor menempati posisi seperti Gambar 1 (a) dan (c). Pada posisi ini
terjadi perpotongan medan magnet secara maksimum oleh penghantar. Sedangkan posisi
jangkar pada Gambar 1.(b), akan menghasilkan tegangan induksi nol. Hal ini karena tidak adanya
perpotongan medan magnet dengan penghantar pada jangkar atau rotor. Daerah medan ini
disebut daerah netral.

Jika ujung belitan rotor dihubungkan dengan slip-ring berupa dua cincin (disebut juga dengan
cincin seret), seperti ditunjukkan Gambar 3.(1), maka dihasilkan listrik AC (arus bolak-balik)
berbentuk sinusoidal. Bila ujung belitan rotor dihubungkan dengan komutator satu cincin
Gambar 3.(2) dengan dua belahan, maka dihasilkan listrik DC dengan dua gelombang positif.

• Rotor dari generator DC akan menghasilkan tegangan induksi bolak-balik. Sebuah komutator
berfungsi sebagai penyearah tegangan AC.

• Besarnya tegangan yang dihasilkan oleh sebuah generator DC, sebanding dengan banyaknya
putaran dan besarnya arus eksitasi (arus penguat medan).

24. Mengapa generator DC memerlukan excitasi dan apa akibatnya jika tidak diberi excitasi?
Jawab: Generator DC memerlukan eksitasi karena sistem pasokan listrik DC sebagai
penguat pada generator listrik atau sebagai pembangkit medan magnet,
sehingga dari penguatan tersebut suatu generator dapat menghasilkan energi
listrik dengan besar tegangan keluaran generator bergantung pada besarnya
arus eksitasinya. Apabila tidak diberi eksitasi maka aliran daya reaktif akan
terbalik dari sistem menuju generator yang akan menyebabkan panas belebih
pada stator.
25. Terangkan cara-cara mengatur kecepatan motor DC shunt?
Jawab: Pengaturan kecepatan Motor DC shunt ada 3, yaitu :
 Metode Pengaturan Flux
Metode ini didasarkan atas kenyataan bahwa dengan mengubah flux Φ, kecepatan
metode ini, tahanan variabel (rheostat) dihubungkan secara seri dengan belitan medan
shunt seperti terlihat pada gambar dibawah ini.
Rheostat medan shunt menghasilkan arus medan shunt Ish dan juga flux Φ. Oleh karena itu,
kita dapat menaikkan kecepatan motor diatas kecepatan normalnya {lihat gambar2.9(b)}. Pada
umumnya, metode ini mengijinkan untuk menaikkan kecepatan dalam rasio 1 : 3. Apabila kita
menaikkan kecepatan hingga diatas rasio tersebut, maka kemungkinan terjadi ketidakstabilan pa

da motor dan juga komutasi yang buruk.

 Metode Pengaturan Tahanan Jangkar


Metode ini berdasarkan bahwa dengan mengubah tegangan dapat mempengaruhi besar
kecilnya kecepatan motor. Hal ini dilakukan dengan memasukkan tahanan variabel Rc (tahanan
geser) secara seri dengan tahanan jangkar seperti ditunjukkan pada gambar di bawah ini.

Dimana : n ~ Vt – Ia(Ra + Rc)

Rc adalah tahanan geser (Ohm)

Dikarenakan terjadinya penurunan tegangan pada tahanan geser, maka GGL balik Ea menjadi
berkurang. Ketika n ~ Ea, kecepatan motorpun akan berkurang. Kecepatan maksimum dapat
diperoleh ketika Rc = 0.
Oleh karena itu, metode ini hanya untuk kecepatan di bawah kecepatan normalnya.

 Metode Pengaturan Tegangan


Dalam metode ini, sumber tegangan supply arus medannya berbeda dengan sumber tegangan
supply jangkarnya. Metode ini menghindari kerugian-kerugian dari pengaturan kecepatan yang
buruk dan efesiensi yang tidak baik, seperti pada pengaturan tahanan jangkar.

Bagaimanapun, metode ini sangat mahal. Oleh karena itu, metode pengaturan kecepatan ini
diperbolehkan untuk kapasitas motor yang besar dimana efesiensi motor sangat perlu
diperhatikan.

Pengaturan tegangan dalam metode ini, medan shunt motor dihubungkan langsung secara
permanen ke sumber tegangan tertentu, sedangkan jangkar dihubungkan langsung pada
beberapa tegangan yang berbeda melalui sebuah switchgear.

26. Apa yang disebut reaksi jangkar motor DC?, Bagaimana cara mengatasinya?
Jawab: Terjadinya gaya torsi pada jangkar disebabkan oleh hasil interaksi dua garis medan magnet.

Kutub magnet menghasilkan garis medan magnet dari utara-selatan melewati jangkar.
Interaksi kedua magnet berasal dari stator dengan magnet yang dihasilkan jangkar
mengakibarkan jangkar mendapatkan gaya torsi putar berlawanan arah jarus jam. Karena
medan utama dan medan jangkar terjadi bersama sama hal ini akan menyebabkan
perubahan arah medan utama dan akan mempengaruhi berpindahnya garis netral yang
mengakibatkan kecenderungan timbul bunga api pada saat komutasi. Untuk itu biasanya
pada motor DC dilengkapi dengan kutub bantu yang terlihat seperti gambar dibawah ini.

Gambar kutub bantu (interpole) pada motor DC


Kutub bantu ini terletak tepat pada pertengahan antara kutub utara dan kutub selatan dan
berada pada garis tengah teoritis. Lilitan penguat kutub ini dihubungkan seri dengan lilitan jangkar,
hal ini disebabkan medan lintang tergantung pada arus jangkarnya.

Untuk mengatasi reaksi jangkar pada mesin – mesin yang besar dilengkapi dengan lilitan
kompensasi. Lilitan kompensasi itu dipasang pada alur – alur yang dibuat pada sepatu kutub dari
kutub utama. Lilitan ini sepertijuga halnya dengan lilitan kutub bantu dihubungkan seri dengan

lilitan jangkar. Arah arusnya berlawanan dengan arah arus kawat jangkar yang berada dibawahnya .

27. Mengapa motor DC seri harus selau diberi beban?


Jawab: Motor DC daya sendiri atau motor seri harus selalu dalam kondisi diberikan beban,
karena saat tidak berbeban dan arus eksitasinya kecil yang terjadi putaran motor akan
sangat tinggi sehingga motor akan”terbang”, dan sangat berbahaya.