Anda di halaman 1dari 3

Pengantar Filsafat

Arti Etimologis
Filsafat berasal dari bahasa Yunani, philosophia. Kata ini terdiri dari
kata philo dan sophia. Philo artinya cinta dalam arti yang luas, yaitu
ingin, dan karena itu timbul usaha untuk mencapai yang dicintai
atau diinginkan itu. Sophia artinya kebijaksanaan, kepandaian, atau
pengertian yang mendalam. Secara sederhana, menurut arti
harfiahnya, filsafat boleh diartikan: cinta kepada kebijaksanaan.

Dalam Perjanjian Baru Hikmat menunjuk kepada Yesus (1 Kor. 1:32)


Cabang Filsafat :
1. Metaphisik => Ontology = Ontologi merupakan salah satu kajian
filsafat yang paling kuno dan berasal dari Yunani. Studi tersebut
membahas keberadaan sesuatu yang bersifat konkret. Tokoh Yunani
yang memiliki pandangan yang bersifat ontologis dikenal seperti
Thales, Plato, dan Aristoteles
2. Supernatural = keajaiban, mukjizat
3. Penyataan = Wahyu
4. Logika = silogisme, premis 1+premis 2 = kesimpulan
5. Semantika = arti/makna
6. Epistemology = kebenaran
7. Exclusivisme = tertutup, inclusive= terbuka
8. Linguistik = bahasa
9. Hermeneutical = penafsiran
10. Historiographi = Sejarah, History
11. Methodology = metode, cara, sinkronisasi

Tugas Membaca 1 Buku filsafat selama satu bulan.


Meta = melampaui
Theisme = pribadi Allah yang tidak terbatas, hadir, baik melapaui
maupun Alam semesta.
Atheisme = tidak Allah yang hadir baik malampaui maupun alam
semesta.
Pantheisme = Allah ada didalam Alam semesta, semuanya adalah
allah.
Panentheisme = allah di dalam alam semesta.
Deisme =percaya kepada pencipta tapi tidak percaya adanya
mukjizat.

1|Alvin Bunga, M.Th


Finite Godisme = Allah yang terbatas hadir malapaui maupun
alam semesta. Dibatasi oleh sifat dan kuasanya.
Polytheisme = banyak allah melampaui yang memilliki bumi.
Sinkristisme = menerima yang baru tapi tidak meninggalkan yang
lama.
Empiris = pengalaman
Pluralisme = pandangan yang menggap untuk datang kepada
Allah banyak cara.

SupraNatural : suatu keadaan yang tidak bertentang dengan


Alam, yang bertentang dengan pengetahuan tentang Allah.
(Agustinus)
Ada juga yang membuat deifini : sebuah peristwa yang beyond
atau melampaui kekuasaan manusia untuk menghasilkan suatu
peristiwa dan hanya Allah yang bisa melakukan.

Wahyu = revelation
1. General :
a. Allah Pencipta
b. Norma Masyarakat
c. Cara Allah menghakimi
d. Dunia Alam
2. Spesial :
a. Allah penyelamat
b. Norma Gereja
c. Cara Allah menghukum
d. Alkitab
Logika – Rational
Hukum Fundamental Berpikir
1. Hukum Non-kontradiksi (A Bukan Non A)
2. Hukum identitas (A dalah A)

2|Alvin Bunga, M.Th


3. Hukum Garis Tengah (Tidak A Juga Tidak A)
Johanes Verkuyl : Motif Rescue dan Liberation (Motif dalam PL,
tapi Berlaku juga dalam PB). Motif ini juga diberikan kepada
bangsa Israel setelah keluar dari Tanah Mesir, dalam orang---Raja.

Kebenaran – Epistemologi
Definisi kebenaran :
Mazmur 119:142 : TauratMu benar  Kebenaran adalah Taurat
Yoh. 17:17 : Firman adalah Kebenaran  Kebenaran adalah
Firman

Ada beberapa argument :


1. Argument Alkitabiah tentang kebenaran.
a. Hukum yang kesembilan menggambarkan hubungan
dengan sebuah kebenaran. (Kel. 20:16)
b. Alkitab memberikan beberapa contoh tentang
kebenaran : Yusuf menguji kebenaran perkataan
saudaranya (Kej. 42:16), Musa, nubuatan seorang nabi
harus terjadi, itulah kebenaran (Ul. 18:22), Salomo (1
Raj. 8:26), Nabi Mikha (1 Raj. 22:16).
Secara filsafat : kebenaran didapatkan dari koresponden
atau hubungannya. Kebenaran itu menceritakan sesuatu
sebagaimana sesuatu itu.

3|Alvin Bunga, M.Th