Anda di halaman 1dari 2

Nama : Michael Jourghi Del Piero

Kelas : XII MIPA 4

M.P : Sejarah Indonesia (US)

ARTIKEL TENTANG VIRUS CORONA ( COVID-19 )


Virus corona adalah sekumpulan virus dari subfamili Orthocoronavirinae dalam
keluarga Coronaviridae dan ordo Nidovirales. Kelompok virus ini yang dapat
menyebabkan penyakit pada burung dan mamalia (termasuk manusia). Pada manusia,
koronavirus menyebabkan infeksi saluran pernafasan yang umumnya ringan, seperti
pilek, meskipun beberapa bentuk penyakit seperti SARS, MERS, dan COVID-19 sifatnya
lebih mematikan. Koronavirus ditemukan pada tahun 1960-an. Virus yang paling awal
ditemukan adalah virus bronkitis infeksius pada ayam dan dua virus dari rongga hidung
manusia dengan flu biasa yang kemudian diberi nama human coronavirus 229E dan
human coronavirus OC43. Latar belakang virus corona atau COVID-19, kasusnya dimulai
dengan pneumonia atau radang paru-paru misterius pada Desember 2019. Kasus ini
diduga berkaitan dengan pasar hewan Huanan di Wuhan yang menjual berbagai jenis
daging binatang, termasuk yang tidak biasa dikonsumsi, seperti ular, kelelawar, dan
berbagai jenis tikus.

Pandemi atau epidemi global mengindikasikan infeksi COVID-19 yang sangat cepat
hingga hampir tidak ada negara atau wilayah di dunia yang absen dari virus corona. WHO
menyatakan saat ini Eropa telah menjadi pusat pandemi virus Corona secara global. Eropa
memiliki lebih banyak kasus dan kematian akibat COVID-19 dibanding China. Di Indonesia
data terbaru hasil update pada Minggu, 5 April 2020, memperlihatkan total jumlah kasus
positif COVID-19 telah mencapai 2.273 pasien. Sedangkan kasus COVID-19 di dunia
berdasarkan data yang dikumpulkan Worldometers, hingga pukul 15.00 WIB, 5 April 2020,
jumlah kasus positif COVID-19 telah mencapai angka 1.203.932 pasien. Dari 1,2 juta kasus
positif corona, sebanyak 64.787 pasien telah meninggal dunia. Adapun pasien yang
berhasil sembuh mencapai 247.301 pasien. Amerika Serikat, Spanyol, Italia, Jerman, dan
Perancis saat ini menempati daftar 5 negara dengan angka kasus COVID-19 tertinggi di
dunia. Penularan koronavirus dari manusia ke manusia diperkirakan terjadi melalui
kontak langsung dalam jarak dekat lewat tetesan kecil atau percikan (droplet) dari saluran
pernafasan yang dihasilkan penderita saat bersin dan batuk.

Ciri-ciri virus Corona pada gejala awal mirip flu sehingga kerap diremehkan pasien.
Namun, berbeda dengan flu biasa, infeksi virus Corona atau COVID-19 berjalan cepat,
apalagi pada pasien dengan masalah kesehatan sebelumnya.
Gejala ringan kasus infeksi virus Corona atau COVID-19:
1. Batuk
2. Letih
3. Sesak napas dan ngilu di seluruh tubuh
4. Secara umum merasa tidak enak badan
Gejala berat kasus infeksi virus Corona atau COVID-19:
1. Kesulitan bernapas
2. Infeksi pneumonia
3. Sakit di bagian perut
4. Nafsu makan turun
Ciri-ciri virus Corona atau COVID-19 dan gejalanya kebanyakan muncul 2-10 hari
setelah kontak dengan virus. Tapi pada beberapa kasus, ciri-ciri awal Coronavirus dan
gejalanya baru muncul sekitar 24 hari.
Kasus infeksi virus Corona atau COVID-19 yang masih mewabah bisa dicegah
dengan cara yang sederhana. Berikut empat cara pencegahan virus Corona atau
COVID-19,
1. Mencuci tangan
2. Tidak bersentuhan saat di tempat umum
3. Menghindari keramaian
4. Rajin membersihkan rumah

#DiRumahAja
#WorkFromHome