Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH MANAJEMEN SUMBER DAYA KELUARGA

Disusun Oleh
Kelompok 8:
1. Diah Fitriany (C1017059)
2. Entika Nurachmawati (C101
3. Ghina Alam N. (C101
4. Inggrit Rachmawati (C101
5. Nailistianati Nur A. (C101
6. Suci Haryati (C101
7. Wilda Rifatul I. (C101

S1 Ilmu Keperawatan

PROGRAM STUDI S1 ILMU KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
BHAKTI MANDALA HUSADA SLAWI
2020
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena berkat rahmat dan
karunia Nya kami dapat menyelesaikan makalah dengan judul “Manajemen Sumber
Daya Keluarga” guna memenuhi tugas mata kuliah Keperawatan Keluarga ini tepat
pada waktunya. Tak lupa kami ucapkan terimakasih kepada pihak-pihak juga kepada
teman-teman yang telah membantu dalam menyelesaikan makalah ini. Semoga
makalah ini data menjadi acuan dan referensi yang digunakan dalam proses
pembelajaran. Kami juga mengharapkan kritik dan saran yang membangun guna
menjadi evaluasi kedepannya dalam membuat makalah.

Slawi, Februari 2020


DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL...........................................................................................
KATA PENGANTAR........................................................................................
DAFTAR ISI......................................................................................................
A. PENDAHULUAN.................................................................................
1. Latar belakang
2. Rumusan masalah
B. TINJAUAN TEORI..................................................................................
1. Pengertian manajemen sumber daya keluarga
2. Klasifikasi sumber daya keluarga
3. Faktor yang mempengaruhi sumber daya keluarga
4. Sistem manajemen sumber daya keluarga
5. Proses manajemen sumber daya keluarga
6. Penggunaan sumber daya keluarga
7. Cara mengukur sumber daya keluarga
C. PENUTUP................................................................................................
1. Simpulan
2. Saran
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Dijaman yang semakin modern ini banyak keluarga yang semakin merasa
kesulitan dalam menjalani kehidupan yang layak akibat krisis dan kenaikan harga
bahan pangan, sehingga pembentukan sumber daya manuasia yang berkualitas tidak
optimal. program pemberdayaan merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk
menanggulangi masalah yang dihadapi keluarga. Aktivitas pemberdayaan tidak
terlepas dari fungsi-fungsi penyuluhan. Aktivitas penyuluhan dapat dijadikan
sebagai pendidikan nonformal untuk mengubah perilaku, dan membangunkan orang
untuk mengetahui ada peluang baru yang lebih baik.
Selain dilakukan program pemberdayaan agar suatu keluarga dapat menjalan
kehidupannya juga dapat dilakukannya manajemen sumber daya keluarga dalam
merencanakan dan melaksanakan penggunaakn suber daya untuk mencapai tujuan.
1.2 Rumusan Masalah
1.2.1. Apa pengertian manajemen sumber daya keluarga
1.2.2. Apa klasifikasi sumber daya keluarga
1.2.3. Apa saja faktor yang mempengaruhi sumber daya keluarga
1.2.4. Apa sistem manajemen sumber daya keluarga
1.2.5. Apa proses manajemen sumber daya keluarga
1.2.6. Penggunaan sumber daya keluarga
1.2.7. Cara mengukur sumber daya keluarga
BAB II
TINJAUAN TEORI

2.1 Pengertian Manajemen Sumber Daya Keluarga


Sumber daya adalah alat atau bahan yang tersedia dan diketahui potensinya
untuk memenuhi keinginan. Terdapat tiga asumsi dasar mempelajari sumber daya
keluarga yaitu:
1. SDK tidak hanya terdapat dalam keluarga sendiri tetapi juga terdapat di
berbagai lingkungan sekitar keluarga.
2. Kondisi dari sumber daya merupakan elemen dari sistem yang dapat mendorong
atau menghambat pencapaian tujuan keluarga.
3. Perubahan salah satu sumber daya akan berpengaruh pada sumber daya yang
lainnya dalam sistem keluarga.
Manajemen merupakan perencanaan dan pelaksanaan penggunaaan
sumber daya untuk mencapai keinginan atau tujuan. Sedangkan manajemen
sumber daya keluarga adalah penggunaan sumber daya keluarga dalam usaha
atau proses mencapai suatu tujuan yang diangggap penting oleh keluarga.
Sumber daya keluarga merupakan modal yang harus dikelola dengan baik oleh
seluruh anggota keluarga untuk mencapai kesejahteraan keluarga.
2.2 Klasifikasi Sumber Daya Keluarga
Berdasarkan jenisnya terdiri dari:
1. Sumber daya manusia
Sumber daya manusia dalam keluarga ditinjau dari segi fisik, mental, dan
pendidikan anggota keluarga. Kepala keluarga harus mampu mengatur
anggota keluarga untuk bekerja bersama, bijak mengelola waktu, dan cerdas
mengelola keuangan. Semua kebutuhan anggota keluarga menjadi tanggung
jawab bersama. Jumlah anggota keluarga mempengaruhi pengelolaan
sumber daya manusia. Hubungan antar generasi merupakan kekuatan
keluarga dalam mencapai kesejahteraan. Nilai-nilai tradisi dalam
menghormati orang tua menjadi panduan dalam kehidupan keluarga.
Keluarga mempunyai peran penting dalam pendidikan karakter anak sejak
usia dini untuk menumbuhkan sikap religius, nasionalis, mandiri, gotong
royong, dan integritas, sebagai salah satu bentuk pengelolaan sumber daya
manusia. Kebutuhan keluarga tergantung pada keadaan sosial ekonomi
keluarga, jumlah anggota keluarga, tahapan keluarga. Kebutuhan yang
berbeda dari setiap anggota keluarga menjadi salah satu bahan perencanaan
keluarga.
2. Sumber daya Non Manusia / Materi
Sumber daya materi merupakan segala sesuatu yang dimiliki keluarga atau
dalam penguasaan keluarga dan hak guna maupun hak pakai dalam kuasa
keluarga. Sumber daya materi termasuk di dalamnya adalah rumah serta
kelengkapan isinya, sawah, ladang, hewan, mesin, barang bergerak (sepeda,
motor, mobil) perhiasan, uang tabungan, peralatan rumah tangga, dan harta
kekayaan lainnya. Harta kekayaan dalam keluarga dikelola bersama oleh
suami dan istri serta melibatkan anak-anaknya untuk memenuhi kebutuhan
keluarga. Sumber daya materi dipakai oleh keluarga untuk mencapai tujuan
keluarga, baik untuk tujuan jangka pendek maupun jangka panjang.
3. Sumber daya Waktu
Sumber daya waktu unik dan sangat terbatas. Tidak dapat diciptakan dan
tidak dapat diulang kembali. Begitu waktu berlalu maka tidak dapat
dikembalikan. Gunakan waktu sebaik dan sebijak mungkin untuk mencapai
kesejahteraan keluarga. Keluarga perlu merencanakan segala sesuatu untuk
memperoleh hasil yang optimal.
Jenis Sumber Daya Berdasarkan Asal / Letak
1. Sumber daya mikro (internal)
Merupakan sumber daya yang ada pda suatu individu dan keluarga baik fisik
maupun non fisik. Sumber daya internal meliputi jumlah dan susunan
keluarga, tingkat pendidikan dan pengetahuan serta keterampilan, tingkat
pendapatan, status kesehatan, ketersediaan waktu luang dan hubungan
dengan anggota keluarga lain.
2. Sumber daya makro (eksternal)
Merupakan sumber daya pada lingkungan yang lebih luas dan pada suatu
masyarakat luas baik fisik maupun non fisik. Adapun sumber daya eksternal
keluarga meliputi keadaan lingkungan pemukiman, potensi sumber daya alam,
kesempayan berkeluarga atau bekerja atau tata nilai masyarakat.
2.3 Faktor yang Mempengaruhi Sumber Daya Keluarga
Terdapat empat faktor yang mempengaruhi sumber daya keluarga yaitu:
1. Kompleksitas kehidupan keluarga. kehidupan keluarga yang kompleks
memerlukan gaya manajemen yang berbeda dari pada keluarga yang memiliki
masalah yang tidak terlalu kompleks.
2. Stabilitas/ketidakstabilan keluarga. keluarga yang stabil cenderung dapat
melakukan manajemen sumber daya keluarga dengan baik karena semua
anggota keluarga dapat difokuskan untuk melakukan kegiatan untuk mencapai
tujuan.
3. Peran dan perubahan keluarga manajemen sumber daya keluarga juga
dipengaruhi oleh peran masing-masing anggota keluarga di masyarakat dan
jugaoleh perubahan dalam keluarga, misalnya adanya keluarga yang meninggal
atau baru lahir.
4. Teknologi. Dengan teknologi yang sudah semakin canggih, keluarga dapat
melakukan manajemen sumber dayanya dengan terarah.
2.4 Sistem Manajemen Sumber Daya Keluarga
Sistem manajemen sumber daya keluarga tergantung pada sistem keluarga itu
sendiri. Sistem keluarga terdiri dari 2 subsistem yaitu:
1. Sistem personal. Sistem ini berperan dalam menerima masukan dari kekuatan
eksternal dan mengklarifikasi nilai, menumbuhkan kepasitas individu dari
seluruh anggota keluarga.
2. Sistem manajerial yang terdiri dari masukan, proses, keluaran, dan umpan balik.
2.5 Proses Manajemen Sumber Daya Keluarga
Proses manajemen sumber daya keluarga terdiri dari masukan proses, keluaran, dan
umpan balik.
1. Input (masukan)
Input dalam sumber daya keluarga meliput benda, energi, dan atau informasi
yang memasuki sistem dalam berbagai bentuk untuk mempengaruhi proses
dalam mencapai hasil atau keluaran. Input atau masukan untuk keluarga
adalah:
a. Tuntutan tujuan alat kejadian yang memerlukan tindakan.
b. Sumber-sumber: alat atau kemampuan yang dimiliki untuk memenuhi
tuntutan yang terdapat pada keluarga karena adanya tjuan dan kejadian.
2. Proses
Proses adalah transformasi benda, energi, dan atau informasi oleh suatu sistem
dari masukan sampa keluaran.
3. Output
Output meliputi benda, energi dan atau informasi yang dihasilkan oleh suatu
sistem dalam respon terhadap input dari proses transformasi. Output dari sistem
manajerial adalah respon terhadap tuntutan dan perubahan sumber-sumber.
4. Umpan balik
Umpan balik adalah bagian dari output yang memasuki suatu sistem sebagai
input untuk mempengaruhi output yang telah ada.
2.6 Penggunaan Sumber Daya
Terdapat beberapa cara dalam menggunakan sumber daya keluarga, antara lain
melalui:
a) Pertukaran
- antar keluarga atau dengan orang lain
- sumber daya bisa berkurang, tetap atau bertambah
b) Konsumsi
- untuk peningkatan kualitas kehidupan keluarga
c) Proteksi
- Pengurangan SD untuk mengurangi faktor risiko yang tidak diharapkan
d) Transfer
e) Produksi
f) Tabungan
g) Investasi
2.7 Cara Mengukur Sumber Daya
Sumber daya keluarga dapat diukur dengan ukuran:
1. Uang
Merupakan suatu sumber daya dan sekaligus dapat diujadikan alat pengukur
atau ukuran dari sumber daya hal ini di karenakan uang merupakan nilai tukar
dari sumber daya manusia non manusia atau barang yang di tetapkan nikai
pasar atau harga. Uang digunakan untuk mengukur Sumber daya materi &
potensi manusia (gaji, pekerjaan).
2. Waktu
Digunakan untuk mengukur berapa banyak waktu yang tersedia dan
dimanfaatkan oleh keluarga seperti halnya uang waktu adalah sumber daya
yang dapat digunakan untuk menilai sumber daya manusia.
BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Manajemen merupakan perencanaan dan pelaksanaan penggunaaan
sumber daya untuk mencapai keinginan atau tujuan. Sedangkan manajemen
sumber daya keluarga adalah penggunaan sumber daya keluarga dalam usaha
atau proses mencapai suatu tujuan yang diangggap penting oleh keluarga.
Sumber daya keluarga merupakan modal yang harus dikelola dengan baik oleh
seluruh anggota keluarga untuk mencapai kesejahteraan keluarga.
3.2 Saran
3.2.1 Untuk menciptakan sebuah keluarga yang ideal, pengelolaan atau
manajemen sumber daya keluarga harus berjalan dengan baik dan semua
masing-masing anggota keluarga menjalankan tugas sesuai tugasnya
masing-masing.
3.2.2 Manajemen sumber daya keluarga dalam melakukan pengeluaran harus
sesuai antara pemasukan dengan pengeluaran.
DAFTAR PUSTAKA