Anda di halaman 1dari 12

BAB III FORECAST PENJUALAN

BAB III
FORCAST PENJUALAN

Tujuan Instruksional Umum

Mahasiswa dapat memahami proses dalam mengukur atau menentukan unit


dan harga jual dan menghitung unit dan harga penjaulan tersebut
berdasarkan data historis

Tujuan Instruksional Khusus

1. Memahami Konsep Forecast Penjualan


2. Memahami Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Forecast Penjualan
3. Memahami Metode Forecast Penjualan
4. Memahami Langkah-langkah Melakukan Forecast
5. Menyusun Forecast Penjualan

Deskripsi

Dalam pertemuan ini mahasiswa akan mempelajari pengertian forecast


penjualan, faktor-faktor yang mempengaruhi forecast penjualan, metode
forecast penjualan, lamgkah-langkah melakukan forecast dan menyusun
forecast penjualan dengan berbagai metode.

24 Materi Penganggaran (Budgeting) Perusahaan |


BAB III FORECAST PENJUALAN

Tujuan 1
Memahami Konsep Forecast Penjualan

Pada Bab sebelumnya kita telah membahas Budget Komprehensif (Master


Budget) dimana penyusunannya diawali oleh Anggaran Penjualan (Sales
Budgeting). Anggaran penjualan ini menjadi awal dan pusat dari seluruh
perencanaan kegiatan perusahaan. Besarnya unit dan volume penjualan
akan menentukan besarnya anggaran-anggaran operasional dan finansial
perusahaan. Beberapa kebijaksanaan yang dipengaruhi oleh hasil forecast
penjualan menurut Adisaputro dan Asri (2003), antara lain:
1. Kebijaksanaan perencanaan produksi

2. Kebijaksanaan persediaan

3. Kebijaksanaan pemakaian mesin

4. Kebijaksanaan investasi aktiva tetap

5. Kebijaksanaan pembelian bahan baku dan bahan pembantu

6. Kebijaksanaan aliran kas

Forecast penjualan adalah suatu teknik proyeksi memperkirakan unit


penjualan produk yang akan dijual dan/atau harga jual untuk waktu tertentu
dengan menggunakan data hostoris yang dimiliki perusahaan dengan
mempertimbangkan berbagai asumsi.

Tujuan 2
Memahami Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Forecast Penjualan

Setiap perusahaan memiliki tujuan untuk meningkatkan nilai


perusahaannya. Untuk itu diperlukan suatu cara yang tepat, sistematis dan
perencanaan yang dapat dipertanggungjawabkan.

25 Materi Penganggaran (Budgeting) Perusahaan |


BAB III FORECAST PENJUALAN

Menurut Adisaputro dan Asri (2003), dalam menjalankan usahanya,


perusahaan dapat menganut salah satu dari dua pendekatan, yakni :
1. Pendekatan Speculative, dimana perusahaan tidak memperhitungkan
risiko yang diakibatkan oleh ketidakpastian faktor-faktor intern dan
ekstern.
2. Pendekatan Calculated Risk, dimana perusahaan secara aktif
melakukan estimasi terhadap risiko yang diakibatkan oleh
ketidakpastian faktor-faktor ekstern dan intern.

Faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan perusahaan dikelompokan


menjadi :
1. Faktor internal berupa : kualitas dan kegunaan produk perusahaan,
ongkos produksi dan distribusi produk perusahaan, kecakapan
manajemen perusahaan sendiri (managerial skill).
2. Faktor eksternal berupa : kecakapan manajemen pesaing, volume
kegiatan perekonomian, barang substitusi serta penemuan barang
baru yang lebih baik, selera masyarakat dan faktor lainnya.

Sedangkan pemilihan cara yang dipakai untuk pembuatan forecast


penjualan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti :
1. Sifat produk

2. Metode distribusi

3. Luas usaha

4. Persaingan

5. Data historis yang tersedia

Tujuan 3
Memahami Metode Forecast Penjualan

26 Materi Penganggaran (Budgeting) Perusahaan |


BAB III FORECAST PENJUALAN

Teknik dalam melakukan Forcast Penjualan dapat dibagi menjadi dua


pendekatan, yaitu secara kualitatif dan secara kuantitatif.
1. Metode Kualitatif, memproyeksikan penjualan dengan menggunakan
metode pendapat para salesman, sales manager, pendapat eksekutif,
para pakar, dan metode pendapat survei konsumen.
2. Metode Kuantitatif, memproyeksikan penjualan dengan menggunakan
perhitungan berupa angka seperti analisis lini produk, metode distribusi
probabilitas, analisis trend dan anlisis regresi.
A.Analisis Lini Produk
Ramalan penjualan baik strategis maupun taktis harus mencangkup
keputusan sementara tentang jalur produk baru yang akan
diperkenalkan, jalur produk lma yang akan dihapus, serta inovasi dan
prosuk campuran.
B.Metode Distribusi Probabilitas
Dapat digunakan untuk meramalkan penjualan dengan cara menaksir
variasi produk yang akan dijual, setelah itu memilih angka tertentu
untuk membuat kelas interval, dan titik tengah dari kelas interval
tersebut dipilih sebagai nilai kelas interval masing-masing.
Kemudian membuat probabilitas dengan cara untung-untungan dan
jumlah probabilitas dari semua kemungkinan berjumlah satu atau
100%.
C. Analisis Trend, yang terdiri dari:
a. Penerapan garis trend secara bebas
b. Penerapan garis trend dengan metode setengah rata-rata
c. Penerapan garis trend secara matematis, yang terbagi menjadi:
 Metode Moment
 Metode Kuadrat terkecil (Least Square)
 Metode setengah rata-rata (Semi Average)
D. Analisis Regresi
27 Materi Penganggaran (Budgeting) Perusahaan |
BAB III FORECAST PENJUALAN

Merupakan analisis antara variabel terikat (Y) dengan variabel bebas


(X). Variabel bebas yang mempengaruhi variabel terikat digunakan
untuk meramalkan variabel terikat.
E. Metode Khusus
Dalam metode khusus ini terdapat beberapa analisis yang dapat
dilakukan, yaitu: i) Analisis Industri
ii) Analisis Produk Line
iii) Analisis Pengguna Akhir.

Tujuan 4
Memahami Langkah-langkah Melakukan Forecast

1. Membuat tabel untuk menentukan nilai a dan b


Menentukan nilai “X”. Parameter X disusun dan diusahakan agar
jumlahnya sama dengan nol (X = 0). Untuk Metode Kuadrat Terkecil
(Least Square), pilihlah nilai tengah dari n. Apabila jumlah n adalah
genap, maka akan diperoleh dua nilai tengah yang akan diurutkan
berdasarkan bilangan ganjil, yaitu 1, 3, 5, 7, ...dst. Apabila jumlah n
adalah ganjil, maka akan diperoleh satu nilai tengah yang akan
diurutkan berdasarkan bilangan bulat, yaitu 0, 1, 2, 3, ...dst.

GENAP GANJIL
2
TAHUN Y X X XY   TAHUN Y X X2 XY
2015   -7     2014   -4    
2016   -5     2015   -3    
2017   -3     2016   -2    
2018   -1       2017   -1    
2019   1       2018   0    
2020   3       2019   1    
2021   5       2020   2    
2022   7       2021   3    
TOTAL         2022   4    

28 Materi Penganggaran (Budgeting) Perusahaan |


BAB III FORECAST PENJUALAN

TOTAL        
Untuk metode moment, penentuan X diurutkan di tahun pertama
dengan menggunakan bilangan cacah, seperti di bawah ini :

TAHUN Y X X2 X.Y
2015 0
2016 1
2017 2
2018 3
2019 4
2020 5
2021 6
2022 7
JUMLAH 28
()
Untuk Metode Semi Average, data n dibagi menjadi 2 kelompok data.
Penentuan nilai tengah dilakukan pada kelompok pertama dengan
menggunakan cara yang sama dengan metode least square dan untuk
penentuan nilai X pada kelompok 2, meneruskan nilai X yang ada pada
kolom terakhir kelompok 1.

TAHUN Y X TAHUN Y X
2015 -3 2013   -2
2016 -1 2014   -1
2017 1 2015   0
2018 3 2016   1
2019 5 2017   2
2020 7 2018   3
2021 9 2019   4
2022 11 2020   5
TOTAL     2021   6
2022   7
TOTAL    

29 Materi Penganggaran (Budgeting) Perusahaan |


BAB III FORECAST PENJUALAN

2. Tentukan nilai a dan b dengan rumus sebagai berikut :

Metode Least Square a = Y b = XY


n X²

Y = a.n + b.X
Metode Moment
XY = a.X + b.X²

a = rata-rata kelompok I
Metode Semi Average
b = X1 – X2
n

Keterangan :
Y = Jumlah data historis
n = Jumlah waktu data
x = Nilai pada setiap periode waktu
a = Nilai Y pada titik 0
b = Lereng garis lurus

3. Menentukan nilai Y dengan rumus sebagai berikut :

Y = a + bx

Tujuan 5
Menyusun Forecast Penjualan

30 Materi Penganggaran (Budgeting) Perusahaan |


BAB III FORECAST PENJUALAN

Latihan Soal
PT. Pertamina Unit Profit Center A memproduksi dan menjual Produk Oli
Z. Berikut adalah data yang berhubungan dengan penyusunan anggaran
perusahaan untuk tahun 2022 :
Data volume penjualan sbb. :
Tahun Penjualan(Unit) Tahun Penjualan(Unit)
2014 16.100 2018 16.300
2015 16.000 2019 16.100
2016 15.800 2020 16.200
2017 16.100 2021 16.500

1. Metode Least Square (kuadrat terkecil)


TAHUN (n) PENJUALAN X X2 X.Y
(Y)
2014 16.100 (7) 49 (112.700)
2015 16.000 (5) 25 (80.000)
2016 15.800 (3) 9 (47.400)
2017 16.100 (1) 1 (16.100)
2018 16.300 1 1 16.300
2019 16.100 3 9 48.300
2020 16.200 5 25 81.000
2021 16.500 7 49 115.500
JUMLAH 129.100 - 168 4.900
()

a = Y = 129.100 = 16.137, 50
n 8

b = XY = 4.900 = 29, 17


X² 168

Rumus : Y = a + bX
= 16.137, 50 + 29, 17X
Y2022 = 16.137, 50 + 29, 17 (9)
31 Materi Penganggaran (Budgeting) Perusahaan |
BAB III FORECAST PENJUALAN

= 16.400

3. Metode Moment

TAHUN (n) PENJUALAN X X2 X.Y


(Y)
2014 16.100 0 0 0
2015 16.000 1 1 16.000
2016 15.800 2 4 31.600
2017 16.100 3 9 48.300
2018 16.300 4 16 65.200
2019 16.100 5 25 80.500
2020 16.200 6 36 97.200
2021 16.500 7 49 115.500
JUMLAH 129.100 28 140 454.300
()

Y = a.n + b.X
XY = a.X + b.X²

129.100 = 8a + 28b (x 5) 645.500 = 40a + 140b


454.300 = 28a + 140b (x 1) 454.300 = 28a + 140b
191.200 = 12a
a = 15.933

Y = a.n + b.X Rumus :


129.100 = 15.933 (8) + 28b Y = a +bX
1633 = 28b Y = 15.933 + 58,33 X
b = 58,33 Y2022 = 15.933 + 58,33 (8)
Y = 16.400

32 Materi Penganggaran (Budgeting) Perusahaan |


BAB III FORECAST PENJUALAN

3. Metode Setengah Rata-Rata (Semi Average)


TAHUN PENJUALAN X
(n) (Y)
2014 16.100 -3
64.000
2015 16.000 -1
2016 15.800 1
2017 16.100 3
2018 16.300 5
2019 16.100 7
65.100
2010 16.200 9
2011 16.500 11
2012 ……… 13

a = rata-rata kelompok I
b = x1 - x 2
n

n = jarak waktu antara x 1 dengan x 2


x = jumlah tahun dihitung dari periode dasar (nilai pada setiap periode
waktu)

x1 = 64.000 = 16.000 (a)


4

x2 = 65.100 = 16.275 (dengan skala dua)


4

b = 16.275 – 16.000 = 68,75


4

68,75
(maka b dengan skala satu) b =  34,375
2

33 Materi Penganggaran (Budgeting) Perusahaan |


BAB III FORECAST PENJUALAN

Rumus : Y = a + bx
Y = 16.000 + 34,375 X
Y2012 = 16.000 + 34,375 (13)
= 16.400

Mau
tambah
pintar??
Latihan Soal ?

1. PT BIGPRO menjual dua macam barang memberikan


informasi tentang penjualan pada tahun-tahun sebelumnya
sebagai berikut:

Tahun Barang X Barang Y


Unit Harga/unit Unit Harga/unit
2018 12.300 2.500 18.200 3.000
2019 13.600 2.600 18.800 3.200
2020 14.100 2.800 19.700 3.900
2021 15.200 3.000 20.500 4.500
2022 15.700 3.400 22.800 5.000
2023 16.900 3.500 23.100 5.400
2024 18.300 3.700 25.000 5.600

Berdasarkkan keterangan di atas saudara diminta untuk melakukan


forecasting terhadap penjualan barang X dan Y untuk tahun 2025 (catatan :
unit dibulatkan dalam ribuan dan harga dibulatkan dalam ratusan rupiah).

34 Materi Penganggaran (Budgeting) Perusahaan |


BAB III FORECAST PENJUALAN

Gunakan ketiga metode least square, moment dan semi average.

2. Berikut disajikan Penjualan PT. BIGPRO selama periode 2018

Bulan Penjualan(unit)
Januari 1,500
Febuari 1,600
Maret 1,600
April 1,400
Mei 1,200
Juni 1,000
Juli 2,700
Agustus 2,800
September 2,900
Oktober 1,100
November 1,200
Desember 1,400
Jumlah 20,400

Buatlah estimasi penjualan pada Jan-Des 2019 dengan metode Least Squared,
metode moment dan semi average

35 Materi Penganggaran (Budgeting) Perusahaan |