Anda di halaman 1dari 3

ANATOMI

“SISTEM PENCERNAAN”
Disusun untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Anatomi

Disusun Oleh

DINA SEFTINA (190400531)

EGA DAMAYANTI AGUSTIN (190400604)

HANDAYANI (190400533)

NOVITA FAUZIAH PUTRI (190400540)

PROGRAM STUDI S1 ILMU GIZI ALIH JENJANG

FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS ALMA ATA

YOGYAKARTA

2020
Penugasan :

Uraikanlah proses pencernaan sepotong roti marie dari mulut sampai ke anus!

Roti marie yang kita makan sebagian besar tersusun dari karbohidrat.
Karbohidrat di dalam sistem pencernaan akan dicerna menjadi glukosa sehingga
dapat diserap oleh tubuh. Proses pencernaan roti marie dimulai dari rongga mulut
sampai anus sebagai berikut:

1. Proses pertama terjadi dimulut, dimana pada mulut terjadi 2 pencernaan yaitu
pencernaan mekanis dan kimiawi. Roti marie yang masuk kedalam mulut dicerna
secara mekanis menggunakan Gigi. Setelah roti marie dikunyah menjadi
gumpalan dan potongan kecil oleh gigi, maka secara otomatis roti marie tersebut
tercampur dengan air liur. Pada proses inilah terjadi pencernaan
kimiawi/menggunakan enzim dimana enzim amilase saliva di ludah pada mulut
mencerna karbohidrat menjadi disakarida dan trisakarida, karbohidrat yang
termasuk disakarida misalnya adalah laktosa, maltosa dan suktorsa.
2. Setelah itu roti marie masuk pada pencernaan kedua yaitu kekerongkongan.
Didalam kerongkongan tidak terjadi pencernaan, roti marie hanya lewat sekitar 4-
6 detik.
3. Kemudian potongan roti dan enzim amilase saliva masuk ke lambung dan
bercampur dengan asam lambung, karena adanya penghambatan aktivitas amilase
saliva oleh cairan lambung asam, maka pencernaan karbohidrat tidak banyak
terjadi di dalam lambung.
4. Dari lambung, makanan akan masuk ke usus halus tepatnya di duodenum dimana
enzim amilase pankreas akan mengubah karbohidrat yang masih berupa
polisakarida (gula kompleks) di roti marie menjadi maltosa. Pada dinding usus
halus akan menciptakan getah usus yang mempunyai kandungan berbagai enzim
seperti enterokinase, maltase, laktase, lipase, dan juga peptidase. Sehingga terjadi
reaksi enzim maltase di usus halus mengubah maltosa di roti marie menjadi
glukosa. Kemudian enzim sukrase di usus halus mengubah sukrosa di roti marie
menjadi glukosa. Enzim laktase di usus mengubah laktosa di roti marie menjadi
glukosa. Glukosa hasil pencernaan dengan ezim-enzim di atas akan diserap oleh
usus halus pada bagian ileum dan masuk ke peredaran darah untuk disebarkan ke
seluruh tubuh.
5. Sisa pencernaan roti marie akan masuk ke usus besar, dimana tidak akan terjadi
suatu proses pencernaan, melainkan pada usus besar akan membusukkan sisa
makanan dengan bantuan bakteri Escherichia coli. Hasil pembusukannya biasa
disebut dengan tinja atau feses. Selain itu pada usus besar juga akan terjadi proses
penyerapan terhadap air dan juga garam-garam mineral supaya feses bisa
berbentuk padat.
6. Bagian akhir dari saluran pencernaan berupa lubang keluar yang disebut anus.
Sisa pencernaan roti marie dari usus besar akan dikeluarkan melalui anus, berupa
bahan padat hasil pembusukan yang disebut tinja/feses.