Anda di halaman 1dari 13

Perilaku Suku Bunga

FAKTOR-FAKTOR PENENTU PERMINTAAN ASET


sebelum membahas analisis permintaan dan penawaran dari pasar
obligasi dan pasar keuangan kita harus mengerti apa yang
menentukan jumlah permintaan sebuah aset. Ingat bahwa aset adalah
harta yang menyimpan nilai. Benda seperti uang, Obligasi,saham,
karya seni, tanah, rumah, peralatan pertanian, dan mesin adalah aset.
1. Kekayaan (wealth) semua harta yang dimiliki oleh seorang
termasuk aset.
Secara ringkas dengan asumsi yang tidak berubah kenaikan dalam
kekayaan akan meningkatkan jumlah permintaan sebuah aset.
2. Tingkat pengembalian yang diharapkan (expected return (tingkat
pengembalian yang diharapkan di masa depan)) untuk satu aset
dibandingkan aset yang lain.
Secara ringkas kenaikan dalam tingkat pengembalian sebuah aset
secara relatif terhadap aset lain, asumsi semua yang lain tidak
berubah,akan menambah permintaan aset tersebut.

3. Risiko (risk (tingkat ketidakpastian yang terkait dengan tingkat


keuntungan)) untuk satu aset dibandingkan aset lainnya. Secara
Ringkas jika yang lain dianggap sama sebuah aset yang risikonya naik
relatif terhadap aset lainnya, maka jumlah permintaan aset itu akan
turun.
4. Likuiditas (liquidity( kecepatan dan kemudahan sebuah aset dapat
diubah ke dalam bentuk kas)) dibandingkan dengan aset alternatif.
Secara ringkas semakin likuid sebuah aset relatif terhadap aset lain,
asumsi yang lain tetap, semakin aset tersebut ingin dibeli dan jumlah
permintaan aset tersebutakan semakin tinggi.

Teori Pilihan Portofolio


Teori ini mengatakan dengan asumsi hal-hal lain tetap maka,
1. Permintaan akan aset berhubungan positif dengan kekayaan.
2. Permintaan akan aset berhubungan positif dengan ekspektasi tingkat
pengembaliannya secara relatif dengan aset lain.
3. Permintaan akan aset berhubungan negatif dengan risiko dari
tingkat pengembalian relatif terhadap aset lain.
4. Permintaan akan aset berhubungan positif dengan likuiditas nya
secara relatif terhadap aset lain.

Semua ini diringkas pada Tabel 1 dibawah ini.

PERMINTAAN DAN PENAWARAN DI PASAR OBLIGASI


Langkah pertama dalam analisis kita adalah menentukan kurva
permintaan Obligasi yang menunjukkan hubungan antara jumlah
permintaan dan harga ketika semua variabel ekonomi lainnya
ditentukan tetap (artinya nilai dari variabel-variable lain diterima apa
adanya.)
Kurva Penawaran
Suatu asumsi penting dibalik kurva permintaan Obligasi di gambar
1adalah semua variabel ekonomi lainnya di luar harga obligasi dan suku
bunga di anggap kostan. Kita menggunakan asumsi yang sama dalam
menggambarkan kurva penawaran yang menunjukkan hubungan antara
jumlah penawaran dan harga ketika semua variabel ekonomi dianggap
konstan.
Keseimbangan Pasar
Dalam ekonomi keseimbangan pasar terjadi ketika jumlah yang orang
ingin beli (permintaan)sama dengan jumlah yang orang ingin jual
(penawaran) pada harga tertentu. Di pasar obligasi keseimbangan
tercapai ketika jumlah permintaan Obligasi sama dengan jumlah
permintaannya.
Analisis Permintaan dan Penawaran
Satu hal penting dari analisis ini adalah Permintaan dan Penawaran
selalu dinyatakan dalam stok (jumlah pada satu waktu tertentu) dan
bukan dalam arus(flow) . Pendekatan aset pasar untuk memahami
perilaku di pasar keuangan dengan penekanan pada stok aset dan bukan
arus aset adalah metodologi yang paling sering dipakai ekonomi karena
secara tepat melakukan analisis dalam hal arus sangat terutama ketika
menghadapi inflasi
PERUBAHAN DALAM SUKU BUNGA KESEIMBANGAN
dia halaman berikut kita akan melihat bagaimana kurva Penawaran dan
Permintaan bergeser sebagai akibat perubahan variabel seperti
ekspektasi inflasi dan kekayaan dan pengaruh dari perubahan ini
terhadap nilai keseimbangan dari suku bunga.
Pergeseran Permintaan Obligasi
Teori pilihan portofolio yang kita kembangkan di awal bab ini
memberikan kerangka berpikir untuk memutuskan faktor apa aja yang
menyebabkan kurva permintaan untuk Obligasi bergeser .
Faktor-faktor ini mencakup perubahan dalam 4 parameter berikut;
1. Kekayaan
2. Ekspektasi tingkat pengembalian untuk obligasi relatif terhadap aset
lainnya
3. Risiko obligasi relatif terhadap aset lainnya.
4. Likuiditas obligasi relatif terhadap aset lainnya.
Pergeseran Penawaran Obligasi
Beberapa faktor dapat menyebabkan kurva Penawaran Obligasi
bergeser beberapa faktor tersebut adalah
1. Ekspektasi tingkat keuntungan dari peluang investasi
2. Ekspektasi inflasi
3. Defisit anggaran pemerintah.

Cara terbaik untuk melakukan ini adalah memahami bagaimana


kebijakan moneter memengaruhi suku bunga;
1. Ketika kita menilai dampak dari perubahan variabel ingat kita
mengasumsikan semua variabel lain tidak berubah, artinya kita
memakai asumsi ceteris paribus
2. Ingat bahwa suku bunga berhubungan terbalik dengan harga
obligasi sehingga ketika harga keseimbangan Obligasi naik suku
bunga keseimbangan turun .

Perubahan dalam Suku Bunga Karena Ekspektasi Inflasi; Efek Fisher

Analisis permintaan dan penawaran yang sudah dibahas mendorong


kita kepada satu pengamatan yang penting yaitu ketika ekspektasi
inflasi meningkat Suku Bunga juga akan meningkat. Hal ini disebut
efek fisher yang diambil dari nama lrving fisher, ekonomi yang
pertama kali membahas hubungan ekspektasi inflasi dan suku bunga.
PERMINTAAN DAN PENAWARAN UNTUK PASAR
KEUANGAN: KERANGKA PREFERENSI LIKUIDITAS
model alternatif untuk menentukan suku bunga keseimbangan yang
berkembang oleh John maynard Keynes dengan nama kerangka
preferensi likuiditas .

PERUBAHAN SUKU BUNGA KESEIMBANGAN DALAM


KERANGKA PREFERENSI LIKUIDITAS
untuk memakai kerangka preferensi likuiditas dalam menganalisis
bagaimana suku bunga keseimbangan berubah kita harus memahami
apa yang menyebabkan kurva permintaan dan penawaran uang
bergeser
• pergeseran permintaan uang
• efek pendapatan
• efek harga
• pergeseran penawaran uang

Perubahan Suku Bunga Keseimbangan Karena Perubahan Pendapatan,


Tingkat Harga, atau Penawaran Uang.

Ketika menganalisis dampak dari suatu perubahan terhadap satu


variabel semua variabel lain harus diasumsikan tetap. (Untuk bahan
pembantu belajar tabel 4 adalah ringkasan pergeseran kurva
permintaan dan penawaran untuk uang).
• Perubahan Pendapatan
• Perubahan Tingkat Harga
• Perubahan Penawaran Harga

UANG DAN SUKU BUNGA


Kita sudah menyiapkan dasar untuk diskusi kita mengenai efek lain
ini karena kita sudah menunjukkan bagaimana perubahan
pendapatan,tingkat harga, dan ekspektasi inflasi memengaruhi suku
bunga keseimbangan.
1. Efek pendapatan. Oleh karena itu efek pendapatan dari kenaikan
penawaran uang adalah naiknya suku bunga karena Tingkat
pendapatan yang lebih tinggi.
2. Efek Tingkat Harga. Oleh karena itu efek tingkat harga dari
kenaikan penawaran uang adalah kenaikan suku bunga sebagai
akibat kenaikan harga.
3. Efek ekspektasi inflasi. Untuk itu efek ekspektasi inflasi dari
kenaikan penawaran uang adalah kenaikan suku bunga karena
kenaikan dalam ekspektasi inflasi.