Anda di halaman 1dari 2

Nama : Nendi Gunawan

NIM : 18106070039

Matkul : Pengelolaan Lembaga Pendidikan

PENGELOLAAN LEMABAGA PENDIDIKAN NONFORMAL ( PONDOK PESANTREN )

Pondok pesantren merupakan salah satu Lembaga Pendidikan islam tertua di Indonesia.
Keberadaan pesantren di Indonesia dimulai sejak islam masuk di negeri ini. Sebagai Lembaga
Pendidikan telah lama mempunyai grassroot yang kuat di negeri ini, pesantren diakui memiliki andil
yang besar terhadap perjalanan sejarah Indonesia. Pesantren tidak hanya melahirkan tokoh – tokoh
nasional yang paling berpengaruh, tetapi juga diakui telah berhasil membentuk watak tersendiri,
dimana bangsa Indonesia yang mayoritas beragama islam yang selama ini dikenal bangsa yang
akomodif dan penuh tenggang rasa.

Dalam menghadapi era globalisasi dan informasi, pondok pesantren perlu meningkatkan
peranannya. Perkembangan teknologi yang sangat cepat membutuhkan tanggapan yang cepat pula,
sehingga pengelolaan pondok pesantren menjadi peranan yang sangat efektif dalam menghadapi
kemajuan teknologi yang terjadi. Dengan melakukan perubahan terhadap pengelolaan Lembaga
pondok pesantren disesuaikan dengan perubahan era yang terjadi.

Menurut beberapa jurnal yang telah dibaca dapat diketahui bahwa pengelolaan pesantren
yang baik dalam menghadapi perubahan zaman dan kemajuan teknologi adalah dengan adanya
perpaduan antara kurikulum tradisional dengan kurikulum modern. Konsep kurikulum tradisional
memandang sejumlah mata pelajaram yang harus di transmisi kepada santri, sedangkan kurikulum
modern memandang kurikulum mencakup segala apa saja yang terkait dengan pembentukan santri
yang dilakukan secara transaksi atau transformatif.

Menurut Yacub yang dikutip oleh Khozin mengatakan bahwasanya ada beberapa pembagian
pondok pesantren dan tipologi yaitu :

1. Pesantren Salafi yaitu pesantren yang tetap mempertahankan pelajaran dengan kitab-kitab
klasik dan tanpa diberikan pengetahuan umum. Model pengajarannyapun sebagaimana
yang lazim diterapkan dalam pesantren salaf yaitu dengan metode sorogan dan weton.
2. Pesantren Khalafi yaitu pesantren yang menerapkan sistem pengajaran klasikal (madrasi)
memberikan ilmu umum dan ilmu agama serta juga memberikan pendidikan keterampilan.
3. Pesantren Kilat yaitu pesantren yang berbentuk semacam training dalam waktu relatif
singkat dan biasa dilaksanakan pada waktu libur sekolah. Pesantren ini menitik beratkan
pada keterampilan ibdah dan kepemimpinan. Sedangkan santri terdiri dari siswa sekolah
yang dipandang perlu mengikuti kegiatan keagamaan dipesantren kilat.

Berdasarkan teori diatas, pengelolaan pondok pesantren sangat baik dalam mengahadapi
dan menyiapkan perubahan zaman serta kemajuan teknologi yang terjadi, degan adanya perpaduan
antara kurikulum tradisional dengan kurikulum modern. Ini berarti menunjukan adanya perpaduan
tipilogi pondok pesantren salafi dengan pondok pesantren khalafi. Hal ini juga sesuai dengan alah
satu kaidah yang artinya “melestarikan nilai – nilai islam lama yang baik dan mengambil nilai – nilai
yang baru yang lebih baik sembari nilai – nilai baru yang sesuai dengan kontek zaman agar tercapai
akurasi motodologis dan mencerahkan peradaban bangsa.