Anda di halaman 1dari 5

BAB III

HASIL DAN PEMBAHASAN

1. Poster
Tabel 3.1 Distribusi dan Frekuensi Media Informasi Berupa Poster Di Desa
Sungai Tabuk Kota Tahun 2019

No. Pertanyaan Jawaban Terbanyak Persentase

Isi/Teks

1 Isi teks singkat padat dan jelas Sangat Baik 66,7%


terbaca
2 Kata-kata mudah diingat dan Baik 50,0%
membuat tertarik untuk mengikuti
pesan yang ada diposter
3 Isi teks sesuai dengan tema dan Sangat Baik 53,3%
judul
4 Tulisan dapat dibaca dari jarak 2 m Baik 80,0%
5 Seimbang tulisan dengan gambar Baik 70,0%

Desain

1 Warna menarik Baik 56,7%


2 Pesan yang disampaikan jadi pusat Baik 70,0%
perhatian
3 Menggunakan warna huruf yang Baik 53,3%
kontras dengan latar belakang
4 Tulisan huruf sesuai dengan ukuran Baik 73,3%
yang ditentukan

10
Gambar

1 Gambar menarik Baik 70,0%


2 Gambar bermakna sebagai Baik 63,3%
penyampaian pesan
3 Tidak menggunakan gambar Sangat Baik 76,7%
pornografi
4 Terlalu banyak gambar dan sedikit Baik 53,3%
tulisan
5 Gambar sesuai dengan tema dan Baik 63,3%
judul

Keterampilan Pesan

1 Pesan sangat mudah ditangkap dan Baik 56,7%


dibaca
2 Pesan sesuai dengan tema dan judul Baik 76,7%

Poster adalah media yang digunakan untuk menyampaikan suatu informasi,


saran, atau ide-ide tertentu, sehingga dapat merangsang keinginan yang melihatnya
untuk melaksanakan isi tersebut. Poster merupakan gabungan antara gambar dan
tulisan dalam satu bidang yang memberikan informasi tentang satu atau dua ide
pokok, poster hendaknya dibuat dengan gambar dekoratif dan huruf yang jelas
(Ulum, 2017). Keberhasilan sebuah poster banyak juga tergantung dari kalimat untuk
menyatakan pesan yang akan disampaikan. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam
penggunaan kalimat ialah kalimat tidak boleh panjang. Lebih baik tujuh kata daripada
tujuh kalimat. Kata-kata harus dimengerti secara cepat, bentuk huruf harus sederhana
dan cukup besar untukdapat dibaca dari jauh. Bentuk huruf yang aneh-aneh akan
membingungkan dan membuat orang enggan membacanya (Megawati, 2017).
Berdasarkan tabel 3.1, dapat disimpulkan bahwa masyarakat Desa Sungai
Tabuk Kota menilai poster yang disajikan dari kelompok 13 sudah baik. Tetapi,
masih perlu ada perbaikan dari segi tulisan yang terlalu rapat sehingga terkesan

10
monoton. Dapat dilihat dari persentase masyarakat yang menjawab baik pada
pertanyaan nomor 3 di bagian desain yaitu “menggunakan warna huruf yang kontras
dengan latar belakang “ yang menjawab baik hanya 53,3%. Kemudian, pada
pertanyaan nomor 4 di bagian gambar yaitu “terlalu banyak gambar dan sedikit
tulisan” sekitar 53,3% saja yang menjawab baik dan pada bagian pertanyaan
keterampilan soal nomor 1 yaitu “pesan sangat mudah ditangkap dan dibaca”
persentase yang menjawab baik hanya 56,7%.

5. Alat Peraga
Tabel 3.5 Distribusi dan Frekuensi Media Informasi Berupa Alat Peraga Di Desa
Sungai Tabuk Kota Tahun 2019

No. Pertanyaan Jawaban Terbanyak Persentase

Aspek Teknis

1 Sesuai dengan tujuan permasalahan Baik 53,3%


2 Dapat digunakan individu, Baik 60,0%
kelompok dan organisasi
3 Aman digunakan dan menggunakan Baik 56,7%
bahan yang murah
4 Tahan lama dan ukurannya sesuai Baik 56,7%
dengan ukuran fisik yang ingin
menggunakan
5 Sederhana dan mudah dikelola Baik 66,7%
(tidak sulit)
6 Pembuatan sesuai dengan tema dan Baik 70,0%
judul
7 Ketersampaian pesan mudah Baik 56,7%
dipahami

Aspek Estetika

1 Kombinasi warna serasi dan Sangat Baik 43,3%

10
menarik
2 Bentuknya serasi, elastis dan Baik 76,7%
menarik

Kata ”Alat Peraga” diperoleh dari dua kata, yaitu alat dan raga. Kata utamanya
adalah peraga yang artinya ”meragakan” atau membuat ”raga” atau bentuk ”fisik”
dan suatu arti/pengertian yang dijelaskan. Bentuk fisik itu dapat berbentuk benda
nyata atau benda tiruan dalam bentuk model atau dalam bentuk gambar/audio visual.
Alat peraga yang digunakan tanpa persiapan bisa mengakibatkan habisnya waktu dan
sedikitnya materi yang dapat disampaikan. Jika ini yang terjadi, maka dapat dikatakan
bahwa alat peraga yang kita pakai atau cara penggunaan alat peraga yang kita lakukan
tidak mancapai sasaran. Konsep yang menjadi semakin rumit untuk dipahami sebagai
akibat digunakannya alat peraga, adalah suatu hal yang keliru (Suwardi, 2014).
Berdasarkan tabel 3.5, dapat disimpulkan bahwa menurut masyarakat Desa
Sungai Tabuk Kota, alat peraga kelompok 13 sudah baik. Namun, ada beberapa kritik
dan saran yaitu alat peraga masih kurang dalam dekorasi pelengkap seperti rumput-
rumputan di sekitar pekarangan rumah agar terlihat lebih hidup. Kemudian, dari
aspek teknis pada pertanyaan nomor 6 yaitu “pembuatan sesuai dengan tema dan
judul” paling banyak menjawab baik dengan persentase 70% yang mana pertanyaan
ini memiliki persentase paling tinggi. Kemudian dari aspek estetika, masyarakat
menilai pada pertanyaan nomor 2 yaitu “bentuknya serasi, elastis dan menarik” paling
banyak menjawab baik sebesar 76,7% yang mana pertanyaan ini memiliki persentase
paling tinggi dari aspek tersebut.

DAFTAR PUSTAKA
1. Ulum AF. 2017. Pengaruh pemanfaatan media poster terhadap perilaku siswa
dalam menjaga kebersihan lingkungan di kelas II MI Nashrul Fajar Meteseh
Tembalang Semarang tahun pelajaran 2016/2017. Semarang: Universitas
Islam Negeri Walisongo.

10
2. Suwardi, Firmiana ME, Rohayati. 2014. Pengaruh penggunaan alat peraga
terhadap hasil pembelajaran matematika pada anak usia dini. Jurnal Al-Azhar
Indonesia Seri Humaniora; 2(4): 27-305.

10