Anda di halaman 1dari 4

ALAT UKUR MEKANIK

1. Penggaris 

Penggaris

Walau terbilang sangat sederhana, namun alat ini juga digunakan oleh teknisi untuk
mengukur ketebalan Brake Pad . Bukan hanya itu saja lho, untuk mengukur
ketinggian pedal rem juga menggunakan penggaris. Jadi walaupun sederhana, alat
ini juga sangat penting untuk mengetahui apakah sepatu rem mobil anda sudah
habis atau tidak.

2. Mikrometer Luar ( Outside Micrometer )

Mikrometer luar

Mikrometer adalah alat ukur dengan ketelitian yang sangat kecil. Yang mana alat ini
mempunyai ketelitian sebesar 0,01 mm ( 1/100 ). Dengan ketelitian yang sangat
kecil ini, biasanya mikrometer digunakan untuk mengukur komponen - komponen
yang sangat vital dengan toleransi pengukuran yang sangat kecil. Mikrometer luar
berfungsi untuk mengukur komponen - komponen dari diameter luar.
3. Mikrometer Dalam ( Inside Micrometer  )

Mikrometer Dalam 

Mikrometer dalam hampir sama dengan mikrometer luar, yang mana komponen ini
juga mempunyai ketelitian 0,01 mm ( 1/100 ). Namun perbedaannya pada fungsinya,
dimana mikrometer dalam mengukur sebuah komponen dari diamter dalam ( lebar
lubang / bukan kedalaman lubang )benda tersebut.

4. Jangka Sorong ( Vernier Califer )

Jangka sorong 

Jangka sorong hampir-hampir mirip cara pembacaanya seperti pada penggaris.


Namun, alat ini sedikit lebih teliti dibanding penggaris, yang mana pada jangka
sorong sendiri ketelitiannya terbagi menjadi 3 yaitu, ( 0,02 mm ), (0,05mm) dan (0,1
mm). Mengenai fungsinya,  jangka sorong mempunyai multi fungsi dalam hal
pengukuran yaitu mengukur diameter dalam, diameter luar dan kedalaman.

5. Kunci Momen ( Torque Wreence )

Kunci momen
Kunci momen adalah alat yang digunakan untuk mengukur kekencangan baut atau
mur. Dengan menggunakan kunci momen, maka kita dengan mudah untuk
mengencangkan baut sesuai dengan kekuatan yang tertera pada buku panduan.
Selain itu secara keselamatan, dapat mencegah patahnya baut atau mur karena
akibat kekuatan berlebih yang diberikan.

Baca juga : Cara mudah menggunakan kunci momen

6. Feeler Gauge 

Feeler gauge

Bentuknya yang menyerupai bilah pisau, feeler gauge berfungsi untuk mengukur
celah - celah antar komponen yang bersinggungan maupun yang tidak. fungsi
sederhananya yaitu mengukur celah busi, celah katup, komponen - komponen pada
transmisi dan lain - lain. Cara penggunaanya pun sangat mudah, yaitu tinggal
memasukkan feeler gauge ke celah yang diukur dengan memilih - milih tebal feeler
gauge yang sesuai.

7. Dial Tester Indikator ( DTI)

Dial tester indikator

Bentuknya yang bulat yang menyerupai kompas ini adalah Dial Tester Indikator.
Fungsinya adalah untuk mengukur kebalingan ( kelengkungan ) sebuah poros
ataupun piringan komponen - komponen pada kenderaan. Selain itu, Dial Tester
Indikator juga dapat digunakan untuk mengukur proses langkah naik piston.
Mengenai ketelitian, alat ini cukup presisi dengan nilai ukur minimal 0,01 mm.

Baca juga : Cara mudah membaca Dial Tester Indikator

8. Cylinder Bour gauge

Cylinder Bourgauge

Cylinder bour gauge adalah gabungan dari beberapa komponen alat ukur. Yang
mana dalam satu set cylinder bour gauge terdapat ( dial tester indikator,
replacement rood, replacement washer dan dial gauge scuring position). Fungsi alat
ini adalah untuk mengetahui kondisi luban silinder, seperti keausan, keolengan dan
keovalan. Jadi sebelum sebuah silinder dilakukan pengerjaan over size ( boring),
maka terlebih dahulu diukur menggunakan alat ini.