Anda di halaman 1dari 6

“SISTEM PENAMAAN REKAM MEDIS”

OLEH KELOMPOK :

1. PUTU ARIK WIDYASTUTI (1801010005)


2. LUH AYU RAI SULAKSMI (1801010029)
3. NI MADE DWI LAKSMI (1801010038)
4. AYU DWI SRI MAHADEWI (1801010041)

ALFA PRIMA
2019
Pengertian Rekam Medis

Rekam Medis adalah berkas yang berisi catatan dan dokumen tentang identitas
pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan
kepada pasien. (Permenkes No. 269/MENKES/PER/III/2008)

Sistem Penamaan Rekam Medis

Sistem penamaan dalam pelayanan medis yaitu tata cara penulisan nama pasien
yang bertujuan untuk membedakan satu pasien dengan pasien yang lain dan untuk
memudahkan dalam pengindeksan Kartu Indeks Utama Pasien (KIUP). Penulisan nama
dalam formulir rekam medis harus memenuhi persyaratan penulisan untuk diindeks dan
memenuhi kelengkapan nama seseorang.

Contoh Penamaan Rekam Medis

1. Menulis nama orang Indonesia.


a. Nama Tunggal
Nama orang hanya terdiri dari satu suku kata, diindeks sebagaimana nama
itu disebut.
Contoh : Ernawati
Diindeks : Ernawati
b. Nama Majemuk
Nama orang Indonesia majemuk dan oleh si pemilik nama itu ditulis menjadi
satu, diindeks sebagaimana nama itu ditulis.
Contoh : Bambang Supriyanto
Diindeks : Bambang Supriyanto
c. Nama Keluarga
Nama orang Indonesia yang menggunakan nama keluarga, yang diutamakan
nama keluarganya.
Contoh : Zaskia Sungkar
Diindeks : Sungkar, Zaskia
d. Nama Permandian atau Baptis
Nama orang Kristen biasanya menggunakan nama permandian atau nama
baptis. Nama yang menggunakan nama baptis diindeks dan ditulis dengan
mendahulukan nama yang terakhir.
Contoh : Paulina Suwarsih
Diindeks : Suwarsih, Paulina
e. Nama Marga, Suku
Nama orang Indonesia yang menggunakan nama marga, suku. Nama yang
diutamakan adalah nama marga, suku yang ada pada nama tersebut.
Contoh : Bobby Nasution
Diindeks : Nasution, Bobby
f. Nama berdasarkan urutan kelahiran di Bali
Nama berdasarkan urutan kelahiran orang Bali diutamakan yang dindeks
ialah nama diri diikuti oleh gelar urutan kelahiran.
Contoh : Putu Megayanti
Diindeks : Megayanti, Putu
g. Nama orang memakai kata Bin atau Binti
Nama orang memakai kata Bin atau Binti diindeks dengan cara menuliskan
terlebih dahulu nama yang mengikuti nama yang bertalian.
Contoh : Hasan Bin Ibrahim
Diindeks : Bin Ibrahim Hasan
h. Nama Bergelar Bangsawan
Nama orang yang bergelar bangsawan diindeks dan ditulis dengan aturan
nama asli mendahului nama bangsawan.
Contoh : R.A Kartini
Diindeks : Kartini, R.A
i. Nama Bergelar Kesarjanaan atau Kepangkatan
Nama yang disertai gelar diindeks dan ditulis dengan aturan nama gelar
ditulis dibelakang dengan tanda kurung.
Contoh : Sumarno Notonegoro, SH
Diindeks : Notonegoro, Sumarno (SH)
j. Nama Orang Suci dan Haji
Nama orang suci dan haji ditulis dengan aturan nama suci dan haji ditulis
dibelakang dengan tanda kurung.
Contoh : Haji Rhoma Irama
Diindeks : Rhoma Irama (Haji)
k. Nama Singkatan yang Tidak Diketahui Kepanjangannya
Nama yang didahului dengan singkatan, tetapi tidak diketahui
kepanjangannya, yang diutamakan adalah nama lengkapnya.
Contoh : Ahmad B. Sugianto
Diindeks : Sugianto Ahmad, B.
l. Nama Singkatan yang Diketahui Kepanjangannya
Apabila nama didahului dengan nama singkatan dan singkatan itu diketahui
kepanjangannya, maka singkatan ditulis kepanjangannya dan diindeks
menurut yang telah dibicarakan.
Contoh : M. Ilham
Diindeks : Ilham Muhammad
m. Nama Wanita yang Menggunakan Nama Laki-Laki
Nama wanita yang menggunakan nama laki-laki, diindeks dan ditulis dengan
nama laki-laki yang diutamakan. Nama laki-laki yang digunakan oleh wanita
biasanya adalah nama ayah atau nama suami, tetapi ada wanita yang nama
aslinya menggunakan nama laki-laki. Meskipun nama laki-laki yang
digunakan tersebut adalah namanya sendiri akan tetapi tetap diindek dan
ditulis dengan mengutamakan nama laki-laki.
Contoh : Rianti Brotoasmoro
Diindeks : Brotoasmoro, Rianti
2. Menulis nama orang Eropa
Nama orang Eropa, Amerika, diindeks dan ditulis berdasarkan nama keluarga.
Contoh : Albert Van Hook
Diindeks : Hook, Albert Van
3. Menulis nama orang Arab, Persia, Turki dan sejenisnya.
Nama Arab, Persia, Turki dan sejenisnya yang diikuti nama keluarga, nama
keluarga dijadikan kata pengenal utama.
Contoh : Abdullah Majid
Diindeks : Majid, Abdullah
4. Menulis nama orang India, Jepang, Thailand dan sejenisnya.
Kata akhir dijadikan kata utama dalam indeks, tanpa memperhatikan apakah
kata akhir itu nama keluarga.
Contoh : Rani Kapoor
Diindeks : Kapoor,Rani
5. Menulis Nama Orang Cina, Korea, Vietnam dan sejenisnya.
Nama asli orang Cina, Korea, Vietnam dan sejenisnya, diindeks dan ditulis
sebagai nama aslinya.
Contoh : Liyun Wei
Diindeks : Liyun Wei
6. Nama orang Cina digabung dengan nama Eropa
Nama orang Cina yang digabung dengan nama orang Eropa, nama Cina lebih
diutamakan, baru menyusul nama Eropa.
Contoh : Robert Liem
Diindeks : Liem, Robert
Daftar Pustaka
1. https://ilmurekammedis.wordpress.com/2015/07/11/sistem-penamaan-dan-
penomoran-rekam-medis/
2. https://dhiedhie82.wordpress.com/2015/07/10/sistem-penamaan-rekam-medis/
3. https://www.google.com/amp/s/irwanlusi.wordpress.com/2015/07/10/penamaan-
berkas-rekam-medis/amp/?espv=1
4. https://www.anugerahdino.com/2015/05/peraturan-mengindeks-dan-memberi-
kode.html?m=1