Anda di halaman 1dari 6

Nama : AKBAR

Kelas : B 2018

NIM : 1811142013

Tugas Penjelasan Tentang Tabel Dibawah ini :

Bagaimana analisis data sangat membutuhkan keterkaitan antara skala


pengukuran dan jumlah variabel yang dilibatkan? Coba jelaskan berdasarkan
Tabel dibawah ini.
Jawab:

Analisis data sangat membutuhkan keterkaitan antara skala


pengukuran dan jumlah variabel yang dilibatkan sebagaimana
dijelaskan berikut,

A. Skala Pengukuran pada Variabel Tunggal (Hipotesis


Deskriptif)

 Untuk skala pengukuran dengan menggunakan Skala Nominal pada


jumlah variabel adalah tunggal maka hipotesisnya tergolong dalam
Hipotesis Deskriptif dan untuk analisis datanya sendiri kita
menggunakan
- Uji Statistik Binomial dan
- Uji Statistik X 2 One Sample (Chi Kuadrat)

 Untuk skala pengukuran dengan menggunakan Skala Ordinal pada


jumlah variabel adalah tunggal maka hipotesisnya tergolong dalam
Hipotesis Deskriptif dan untuk analisis datanya sendiri kita
menggunakan menggunakan
- Uji Statistik Run Test

 Untuk skala pengukuran dengan menggunakan Skala Interval pada


jumlah variabel adalah tungggal maka hipotesisnya tergolong
dalam Hipotesis Deskriptif dan untuk analisis datanya sendiri kita
menggunakan
- Uji Statistik T-test

B. Skala Pengukuran pada Dua Variabel Penelitian (Hipotesis


Komparatif)
a. Komparsi berpasangan (Related) dalam dua sampel

o Untuk skala pengukuran dengan menggunakan Skala


Nominal pada jumlah variabel adalah dua variabel penelitian
maka hipotesisnya tergolong dalam Hipotesis Komparatif
(dalam pembahasan kali ini adalah Related Category) dan
untuk analisis datanya sendiri kita menggunakan
- Mc Nemar Test.
o Untuk skala pengukuran dengan menggunakan Skala Ordinal
pada jumlah variabel adalah dua variabel penelitian maka
hipotesisnya tergolong dalam Hipotesis Komparatif (dalam
pembahasan kali ini adalah Related Category) dan untuk
analisis datanya sendiri kita menggunakan
- Sign Test dan
- Wilcoson Mached Pairs.
o Untuk skala pengukuran dengan menggunakan Skala Interval
pada jumlah variabel adalah dua variabel penelitian maka
hipotesisnya tergolong dalam Hipotesis Komparatif (dalam
pembahasan kali ini adalah Related Category) dan untuk
analisis datanya sendiri kita menggunakan
- T-test of related.

b. Komparsi dalam dua sampel (Independent)

o Untuk skala pengukuran dengan menggunakan Skala Nominal


pada jumlah variabel adalah dua variabel penelitian maka
hipotesisnya tergolong dalam Hipotesis Kompartif (dalam
pembahasan kali ini adalah Independent Category) dan untuk
analisis datanya sendiri kita menggunakan
- Fixer Exact Probability dan
- X 2 Two Sample.

o Untuk skala pengukuran dengan menggunakan Skala Ordinal


pada jumlah variabel adalah dua variabel penelitian maka
hipotesisnya tergolong dalam Hipotesis Kompartif (dalam
pembahasan kali ini adalah Independent Category) dan untuk
analisis datanya sendiri kita menggunakan
- Mann-Whitney U Test
- Kolmogorov Simrnov

o Untuk skala pengukuran dengan menggunakan Skala Interval


pada jumlah variabel adalah dua variabel penelitian maka
hipotesisnya tergolong dalam Hipotesis Kompartif (dalam
pembahasan kali ini adalah Independent Category) dan untuk
analisis datanya sendiri kita menggunakan
- T-test Independent
C. Skala Pengukuran pada Lebih dari Dua Variabel Penelitian
(Hipotesis Komparatif)

a. Komparsi K sampel berpasangan/berkorelasi (Related)


(Kelompok sampel lebih dari 2 (dengan karakter yang
sama))

o Untuk skala pengukuran dengan menggunakan Skala


Nominal pada jumlah variabel adalah lebih dari dua variabel
penelitian maka hipotesisnya tergolong dalam Hipotesis
Komparatif (dalam pembahasan kali ini adalah Related
Category) dan untuk analisis datanya sendiri kita
menggunakan −X 2 for K example dan
- Chocran Q.

o Untuk skala pengukuran dengan menggunakan Skala Ordinal


pada jumlah variabel adalah lebih dari dua variabel penelitian
maka hipotesisnya tergolong dalam Hipotesis Komparatif
(dalam pembahasan kali ini adalah Related Category) dan
untuk analisis datanya sendiri kita menggunakan
- Freedman dan
- Two-Way Anova

o Untuk skala pengukuran dengan menggunakan Skala Interval


pada jumlah variabel adalah lebih dari dua variabel penelitian
maka hipotesisnya tergolong dalam Hipotesis Komparatif
(dalam pembahasan kali ini adalah Related Category) dan
untuk analisis datanya sendiri kita menggunakan
- One Way Anova dan
- Two Way Anova.
b. Komparsi K sampel tidak berkorelasi (Independent)
(Kelompok sampel lebih dari 2 (dengan karakter yang
berbeda))

o Untuk skala pengukuran dengan menggunakan Skala


Nominal pada jumlah variabel adalah lebih dari dua variabel
penelitian maka hipotesisnya tergolong dalam Hipotesis
Komparatif (dalam pembahasan kali ini adalah Independent
Category) dan untuk analisis datanya sendiri kita
menggunakan - X 2 for K example.

o Untuk skala pengukuran dengan menggunakan Skala Ordinal


pada jumlah variabel adalah lebih dari dua variabel penelitian
maka hipotesisnya tergolong dalam Hipotesis Komparatif
(dalam pembahasan kali ini adalah Independent Category)
dan untuk analisis datanya sendiri kita menggunakan Median
Extension dan Kruskal-Wallis One Way Anova.

o Untuk skala pengukuran dengan menggunakan Skala Interval


pada jumlah variabel adalah lebih dari dua variabel penelitian
maka hipotesisnya tergolong dalam Hipotesis Komparatif
(dalam pembahasan kali ini adalah Independent Category)
dan untuk analisis datanya sendiri kita menggunakan - One
Way Anova dan dan Two Way Anova.

D. Skala Pengukuran pada Dua Variabel Penelitian yang


Mempertanyakan Hubungan (Hipotesis
Assosiatif/Hubungan)

 Untuk skala pengukuran dengan menggunakan Skala Nominal pada


jumlah variabel adalah dua variabel penelitian maka hipotesisnya
tergolong dalam Hipotesis Assosiatif/Hubungan dan untuk analisis
datanya sendiri kita menggunakan Contingency Coefficient C.
 Untuk skala pengukuran dengan menggunakan Skala Ordinal pada
jumlah variabel adalah dua variabel maka hipotesisnya tergolong
dalam Hipotesis Assosiatif/Hubungan dan untuk analisis datanya
sendiri kita menggunakan menggunakan Spearman Rank
Correlation dan Kendall Tau.

 Untuk skala pengukuran dengan menggunakan Skala Interval pada


jumlah variabel adalah dua variabel penelitian maka hipotesisnya
tergolong dalam Hipotesis Assosiatif/Hubungan dan untuk analisis
datanya sendiri kita menggunakan Pearson Product Moment, Partial
Correlation, Multiple Correlation dan Regression.