Anda di halaman 1dari 23

sulan Teknis

Jasa Konsultansi Perencanaan

BAB
PENDEKATAN METODOLOGI

6.1 Umum
Dalam melaksanaan tugasnya, kami selaku Konsultan Perencana akan
melakukan beberapa pendekatan agar dapat tercapai Maksud dan Tujuan
dari Perencanaan.. Pendekatan yang kami lakukan adalah sebagai berikut :
Memahami Isi Kerangka Acuan Kerja (KAK)
Memahami literatur literatur dari aspek teknis substansial maupun
kebijakan dan peraturan yang terkait dengan perencanaan, perancangan,
persyaratan teknis, pelaksanaan pembangunan seperti :
- Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2002
Tentang Bangunan Gedung.
- Persyaratan Teknis Bangunan Gedung (Kepmen PU No.
441/KPTS/1998)
- Persyaratan Teknis Aksesibilitas Pada Bangunan Gedung Umum
dan Lingkungan (Kepmen PU No. 468/KPTS/1998)
- Ketentuan Teknis Pengamanan Terhadap Bahaya Kebakaran pada
Bangunan Gedung dan Lingkungan (Kepmen PU No 10
/KPTS/2000)
- Kepmen Kimpraswil No. 45/PRT/M/2007 Tentang Pedoman Teknis
Pembangunan Bangunan Gedung Negara
- SK. Menpraswil No. IK. 02.05.Mn/135 tanggal 19 Pebruari 2003.

6.2. Pendekatan dan Metodologi

Metode Pendekatan
Metode pendekatan yang akan digunakan dalam pelaksanaan
kegiatan ini adalah :

Pengumpulan data, yang terdiri dari :


Studi literatur baik aspek teknis-substansial maupun kebijakan dan
peraturan yang terkait dengan perencanaan, perancangan, persyaratan
teknis, pelaksanaan pembangunan, dan pengawasan pembangunan
Gedung Pemerintah

Melakukan survey dan kunjungan lapangan untuk pengukuran dan


penelitian tentang lokasi dan daya dukung tanah.

Properti Dua Ribu, PT


sulan Teknis
Jasa Konsultansi Perencanaan

Membuat analisis-analisis yang meliputi :


 Analisis pengelolaan, yang meliputi kajian tentang :
 Peraturan-peraturan Pemerintah tentang Bangunan Perniagaan
atau Perdagangan dan lain lainnya.
 Evaluasi terhadap mekanisme yang berhubungan dengan
bangunan sekitarnya (jika ada).

Analisis kebijakan pemerintah, yang meliputi kajian tentang


kebijakan-kebijakan baik berskala normal maupun regional, seperti :
 Kebijakan Tata Ruang
 Kebijakan Standard Bangunan
 Kebijakan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kota/Kabupaten
 Kebijakan Inventarisasi Bangunan dan Lingkungan pada Kawasan
 Analisis potensi dan kendala yang meliputi :
 Sumber daya alam & infrastruktur
 Sumber daya manusia
 Sosial dan budaya
 Analisis permasalahan yang meliputi kajian permasalahan secara
umum, lokal dan regional

Strategi Pengembangan
Dari analisis diatas di susun strategi pengembangan agar dapat dicapai
sasaran dan studi untuk pembangunan. Membuat Perumusan Pedoman
Pembangunan Pedoman ini berguna untuk mengetahui hal-hal yang
harus dipersiapkan untuk membangun Puskesmas Pembantu yang
tersebar di wilayah Kabupaten Garut, mulai dari persyaratan, perijinan,
pihak-pihak terkait yang harus dihubungi dan lain-lain.

6.3. Metodologi Pelaksanaan Pekerjaan

Metodologi yang akan digunakan sebagai berikut :


Pengumpulan data awal lokasi Yaitu dengan melakukan analisis kualitatif
dan kuantitatif terhadap lokasi sehingga dapat dihasilkan pendefenisian
dan identifikasi terhadap kawasan. Penyiapan pengumpulan data ini
meliputi : Pemilihan instansi/kelompok masyarakat/responden lain
berdasarkan metode stakeholders analisis.

Properti Dua Ribu, PT


sulan Teknis
Jasa Konsultansi Perencanaan

Rancangan teknis pengumpulan data yang terdiri dari :


Data primer, berdasarkan pengamatan, wawancara dan konsulting
langsung dilapangan, serta rapat koordinasi. Pengumpulan data primer ini
dilakukan konsultan setelah melakukan kajian kelayakan teknis dan biaya,
untuk memperoleh rancangan yang sesuai.

6.4. Proses Perancangan


Dalam tahap Pra Studi diperlukan studi banding untuk memperluas
cakrawala perencanaan dalam merencanakan suatu pedoman.
Selanjutnya dimantapkan dalam perumusan kebutuhan yang meliputi
Program Besaran maupun Organisasi Ruang dan sebagainya.

Tahap selanjutnya adalah memantapkan Konsep Filosofi dan Konsepsi


Fisik yang akan mendasari langkah-langkah selanjutnya. Dalam
pendekatan untuk selanjutnya dikembangkan dalam Desain
Development dan Final Design.

Masalah baru yang diakibatkan akan masalah lingkungan yang akan


muncul, harus sudah diantisipasi sebelumnya, agar dapat
meningkatkan pelayanan pada masyarakat sesuai dengan fungsinya
dan tidak merusak lingkungan baik alamiah maupun buatan manusia ,
seperti tingkat kebisingan dan polusi

6.5. Strategi Perencanaan


Strategi perencanaan yang akan dilakukan oleh konsultan adalah sebagai
berikut :

PRA-RENCANA
Membuat gambar-gambar pra-rencana arsitektur, yang merupakan
pengembangan dari konsep gambar yang sudah dibuat terlebih dahulu
dalam tahapan pra-rancangan. Dalam tahap ini konsultan perencana akan
selalu mengadakan konsultasi dan koordinasi dengan Pemberi Tugas,
sehingga akan didapat produk gambar yang terkoordinasi. Selain itu
konsultan juga akan berpedoman pada standar dan peraturan yang ada.
Gambar-gambar PRA-RENCANA ARSITEKTUR yang akan dibuat antara lain
:
 Site Plan
 Denah
 Tampak, Potongan Bangunan.

Properti Dua Ribu, PT


sulan Teknis
Jasa Konsultansi Perencanaan

PENGEMBANGAN RENCANA
Pada tahap ini konsultan membuat gambar-gambar pengembangan
arsitektur, sistem struktur dan sistem instalasi dan elektrikal, yang
merupakan pengembangan dari gambar-gambar pra-rencana.

Dalam tahap ini konsultan perencana akan selalu mengadakan konsultasi


dan koordinasi dengan pihak Pemberi Tugas, sehingga akan didapat
produk gambar yang selaras, terpadu dan terorganisasi. Gambar - gambar
perencanaan yang dihasilkan konsultan ini sudah berdasarkan hasil
analisa, sistem dan perhitungan yang berpedoman pada standar dan
peraturan yang ada.

PENGEMBANGAN RENCANA
yang akan dibuat konsultan pada tahap ini antara lain :
Gambar-gambar perencanaan detail arsitektur, meliputi :
Denah, tampak, potongan bangunan

Gambar-gambar perencanaan detail sistem struktur, meliputi :


 Rencana pondasi dan kolom
 Rencana plat lantai, balok, kolom
 Rencana ring balok, portal
 Rencana tangga
 Detail struktur lainnya
 Detail penjelasan struktur yang terkait dengan gambar arsitektur

BILL OF QUANTITY
Konsultan Perencanaan akan membuat daftar lengkap mengenai
peralatan dan bahan yang terdapat dalam gambar rancangan terinci yang
mencakup baik jumlah satuannya maupun nama, jenis serta ukurannya.
Daftar tersebut harus dibuat sejelas-jelasnya dengan demikian kontraktor
dapat memakai untuk mengajukan penawaran.

PERKIRAAN BIAYA (COST ESTIMATE)


Konsultan Perencanaan harus membuat perkiraan biaya tentang seluruh
pekerjaan Pembangunan Gedung Pasar yang mencakup dalam gambar
rancangan terinci dengan berpedoman pula pada daftar peralatan dan
bahan (Bill of Quantity).

Properti Dua Ribu, PT


sulan Teknis
Jasa Konsultansi Perencanaan

Perkiraan biaya ini harus cukup berbobot sehingga oleh Pemberi Tugas
dapat dipakai sebagai nilai pembanding dalam mengevaluasi biaya yang
diajukan oleh Kontraktor pada waktu pelelangan.

BLOK PLAN & IJIN TPAK (Jika Ada )/ ADVIS PLANNING


Konsultan perencana akan membuat gambar blok plan arsitektur dan
dokumen untuk pengurusan ijin TPAK berupa gambar : Denah, tampak
dan potongan serta luasan ruangan.

3.6. Persyaratan Umum Bangunan


Dengan hal-hal tersebut diatas maka konsultan harus memperhatikan
beberapa persyaratan umum bangunan yang disesuaikan berdasarkan
fubgsi dan kompleksitas bangunan seperti :

 Persyaratan peruntukkan dan intensitas yang menjamin bangunan


gedung didirikan berdasarkan ketentuan tata ruang dan tata
bangunan yang ditetapkan di daerah yang bersangkutan.

 Persyaratan Arsitektur dan lingkungan bangunan gedung harus


memenuhi kriteria-kriteri sebagai berikut :
 Mencerminkan fungsi sebagai bangunan tempat kesehatan
 Seimbang, serasi dan selaras dengan lingkungannya
 Efisien dalam penggunaan sumber daya didalam pemanfaatan
dan pemeliharaanya.
 Menjamin terwujudnya bangunan gedung yang sesuai dengan
karakteristik lingkungan dari budaya daerah setempat serta
kemajuan teknologi yang berkembang pada saat ini.
 Persyaratan struktur bangunan, anatara lain : Struktur Pondasi,
Struktur Kolom, Struktur Lantai dan Rangka Atap.
 Persyaratan Utilitas bangunan seperti :
 Air bersih (sumber air serta jaringan dan kapasitasnya)
 Air hujan dan air buangan
 Air kotor dan sampah
 Tata udara
 Transpotasi dalam banguanan
 Penanggulangan Bahaya Kebakaran
 Jaringan listrik
 Jaringan komunikasi, dll

Properti Dua Ribu, PT


sulan Teknis
Jasa Konsultansi Perencanaan

6.7 . Persyaratan Teknis/Standard Perancangan


Konsultan perencanaan harus mengetahui dan mengikuti segala
peraturan-peraturan pembangunan yang masih berlaku di Indonesia
pada umumnya dan Peraturan Pemerintah Daerah khususnya, baik
peraturan yang sifatnya administratif maupun teknis pembangunan.
Standar desain yang harus diikuti konsultan perencana yang diuraikan
dibawah ini merupakan penegasan pokok yang harus diikuti disamping
peraturan/persyaratan maupun standar lainnya yang tetap mengikat
sesuai dengan peraturan yang berlaku antara lain :
 Peraturan Menteri PU No.60/PRT/1992 tentang persyaratan teknis
pembangunan
 Persyaratan Teknis Bangunan Gedung (KepMen PU No.441/KPTS/1998)
 Persyaratan Teknis Aksesibilitas pada bangunan gedung umum dan
lingkungan (Kep Men PU No.468/KPTS/1998)
 Ketentuan Teknis Pengamanan terhadap Bahaya Kebakaran pada
Bangunan Gedung dan Lingkungan (KepMeneg PU No.10/KPTS/2000)
 Ketentuan Teknis Manajemen Penanggulangan Kebakaran di
Pertokoan (KepMeneg PU No.11/KPTS/2000)
 KepMen Kimpraswil No. 45/PRT/M/2007 tentang Pedoman Teknis
Pengembangan Bangunan Gedung Negara
 Peraturan Pembebanan Indonesia 1983
 Peraturan Beton Bertulang Indonesia (SKSNI) 1992
 Standar Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan
Gedung (SNI : 03-1726-2002)
 Tata Cara Perencanaan Struktur Baja untuk Bangunan Gedung (SNI :
03-1729-2002)

Properti Dua Ribu, PT


sulan Teknis
Jasa Konsultansi Perencanaan

Survey Pendahuluan Pengembangan Desain dan


Survey Pendahuluan PenyelidikanTanah Pra Rencana Pembuatan Dokumen Perencanaan
Pengelolahan Data melalui Konsultasi dengan Pihak
Pemberi Tugas

Penjelasan untuk
persetujuan desain

Rencana Detail dan Pembuatan


Dokumen Perencanaan melalui
Konsultasi dengan Pihak Pemberi
Tugas

Laporan Hasil Pekerjaan Penjelasan untuk


persetujuan desain

Properti Dua Ribu, PT


sulan Teknis
Jasa Konsultansi Perencanaan

RENCANA KERJA

Dalam pelaksanaan pekerjaan layanan konsultansi, perlu adanya suatu


rencana kerja yang konsepsional, efektif, dan efisien sedemikian sehingga
setiap aktivitas kerja terprogram dengan baik dalam rangka mencapai target
sukses pekerjaan serta didukung oleh pembuatan laporan-laporan yang
dibutuhkan sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja (KAK).

Agar pekerjaan Perencanaan ini terlaksana dengan baik dan sesuai dengan
yang dimaksud, maka pekerjaan-pekerjaan ini harus berpedoman kepada
peraturan-peraturan dan syarat-syarat serta teknik-teknik yang berkaitan
dengan pekerjaan perencanaan ini.

Sebelum memulai pelaksanaan pekerjaan perencanaan, terlebih dahulu harus


diketahui maksud dan tujuan yang akan dicapai dalam perencanaan ini.
Adapun tujuan dan perencanaan dalam pekerjaan ini antara lain adalah untuk
mendapatkan bentuk Arsitektur bangunan juga tata letak ruang pada
bangunan tersebut.

Adapun langkah-langkah yang akan ditempuh dalam pekerjaan perencanaan


ini adalah :

7.1. PERSIAPAN PRA RENCANA


7.1.1. Survey lokasi dan pengumpulan data lapangan
Tujuannya adalah untuk mendapatkan Topogfrafi dari lokasi yang
direncanakan meliputi antara lain :
 Pengumpulan data-data lapangan lingkungan persyaratan
setempat
 Pembuatan rencana tampak prarencana

7.1.2. Mobilisasi tenaga dan peralatan


a. Tenaga, meliputi :
Team Survey Pengukuran
Team Perencanaan / Penggambaran
Team Administrasi

b.Peralatan, meliputi :
Peralatan ukur / Survey dan Transportasi
Peralatan Administrasi / Dokumentasi

Properti Dua Ribu, PT


sulan Teknis
Jasa Konsultansi Perencanaan

Peralatan Gambar / Penggambaran


7.1.3.Pembuatan laporan perencanaan
7.2. PENGEMBANGAN RENCANA
7.2.1. Penyusunan Program / Administrasi
Penyusunan Program/Administrasi yaitu kegiatan yang bertujuan untuk
menetapkan/ menyusun program dan prosedur administrasi dalam
Pekerjaan Jasa Konsultansi Perencanaan Renovasi Pustu Dangiang Kec.
Banjarwangi, Renovasi Pustu Panyindangan Kec. Cisompet, Renovasi
Pustu Sagara Kec. Cibalong, Renovasi Pustu Margalaksana Kec.
Bungbulang, Renovasi Pustu Linggamanik Kec. Cikelet.

Pekerjaan Administrasi meliputi :


 Pembuatan dan penyusunan RKS yang disesuaikan dengan peraturan-
peraturan Persyaratan dan tanndar yang berlaku.
 Penjelasan-penjelasan Rencana Kerja dan Syarat-syarat

7.2.2.Penyusunan Konsep Ruang/Penggambaran Pekerjaan


Perencanaan/Penggambaran ini akan meliputi penggambaran :
 Lay out, Denah, Tampak dan Potongan
 Gambar Detail dan Instalasi
 Gambar Rencana Arsitektur dan Gambar-gambar Struktur
 Dalam pelaksanaan pekerjaan ini akan berpedoman pada
persyaratan serta peraturan-peraturan dalam teknik
perencanaan.

7.2.3. Penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan BQ.


Membuat perhitungan volume dan Rencana Anggaran Biaya yang juga
disesuikan dengan standar yang berlaku dan membuat harga yang
berlaku pada daerah setempat. Perhitungan volume dan RAB
bertujuan untuk mengetahui berapa besar biaya yang diperlukan untuk
melaksanakan proyek tersebut.

7.2.4. Penyusunan Rencana Pelaksanaan


Penyusunan rencana pelaksanaan bertujuan untuk merencanakan
berapa lama pelaksanaan fisik pekerjaan yang direncanakan.

7.3. PENYIAPAN DOKUMEN TENDER


7.3.1. Pencetakan Gambar-gambar dan RKS/Bestek dan RAB.

Properti Dua Ribu, PT


sulan Teknis
Jasa Konsultansi Perencanaan

7.3.2. Penjilidan Gambar-gambar dan RKS/Bestek dan RAB


sebagai Dokumen Tender

7.4. PELAKSANAAN TENDER


Pelaksanaan Tender merupakan tahapan/proses untuk dapat
menentukan rekanan yang akan melaksanakan pekerjaan tersebut.

JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN

Properti Dua Ribu, PT


sulan Teknis
Jasa Konsultansi Perencanaan

Jangka waktu pelaksanaan Pekerjaan Jasa Konsultansi Perencanaan Renovasi


Pustu Dangiang Kec. Banjarwangi, Renovasi Pustu Panyindangan Kec.
Cisompet, Renovasi Pustu Sagara Kec. Cibalong, Renovasi Pustu Margalaksana
Kec. Bungbulang, Renovasi Pustu Linggamanik Kec. Cikelet, selama 30 (tiga
pulu) hari kalender. Untuk mempermudah pelaksanaan pekerjaan sesuai
dengan Rencana Kerja yang ada dan untuk mempermudah cara pengendalian
pekerjaan, Konsultan telah menyusun Jadwal Pelaksanaan Kegiatan.

Bulan
Uraian Pekerjaan Minggu
1 2 3 4
PERSIAPAN
Orientasi Lapangan √
Penyusunan Rencana Kerja √
Bahan & Peralatan √

PELAKSANAAN SURVEY
Survey Pendahuluan √
Survey Tofografi √
Survey Bahan & Harga Satuan √ √

KONSEP DESAIN
Penggambaran Situasi √ √
Penggambaran Rencana √ √
Perhitungan Struktur √ √
Koordinasi Direksi Pekerjaan √ √ √

DESAIN
Gambar Desain √ √
Estimasi Biaya √ √

TAHAP PENYUSUNAN RENCANA DETAIL


Rencana Anggaran Biaya √
Rencana Kerja dan Syarat-Syarat √
Gambar Teknis (A3) √

TENAGA AHLI DAN TANGGUNG JAWABNYA


TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB STAFF TENAGA AHLI

Properti Dua Ribu, PT


sulan Teknis
Jasa Konsultansi Perencanaan

(KOMPOSISI TENAGA AHLI DAN PENDUKUNG)

Semua aktifitas dan metode kerja Pelayanan Jasa Konsultan hanya dapat
dicapai dengan Team Kerja yang baik serta mutu kerja sama antar staf tenaga
ahli, selama semua staf tenaga ahli berpartisipasi dalam Kegiatan menjelaskan
fungsi dan tugas dari setiap anggota tenaga ahli.

9.1. TENAGA AHLI


9.1.1 Team Leader (1 Orang)
Ketua Tim disyaratkan Sarjana Teknik minimal S.1 Jurusan Teknik Arsitektur
lulusan Universitas Negeri atau Swasta minimal yang terakreditasi,
berpengalaman dalam bidang perencanaan bangunan Arsitektur/ sekurang-
kurangnya 4 (empat) tahun terakhir.

Tugas dan Kewajibannya :


 Bertanggung Jawab sepenuhnya terhadap hasil pekerjaan.
 Memelihara kemajuan pekerjaan menurut Time Schedule, jika perlu
memberikan saran kepada direktur agar pekerjaan dapat terselesaikan
tepat waktu.
 Mengadakan koordinasi dengan pengelola teknis dan user dalam
pelaksanaan proses desain.
 Melakukan penjelasan teknis dan pengawasan berkala.
 Melakukan control dan koordinasi terhadap seluruh staf pelaksana dan
bertanggungjawab terhadap teknis pelaksanaan khususnya pekerjaan
lapangan.
 Menjalin hubungan baik dengan direksi pekerjaan.
 Secara teratur bertemu dengan P2K dan Pengelola Teknis untuk
mengadakan asistensi hasil pekerjaan.
 Mengkordinir staf ahli dan staf teknis/administrasi lainnya dalam
pelaksanaan penyelesaian pekerjaaan perencaan ini.
 Bertanggung Jawab terhadap kemajuan hasil pekerjaan dan
memberikan pengarahan terhadap anggota team dalam kegiatan
operasional sehari-hari.
 Bertanggungjawab terhadap pengumpulan informasi lapangan dan
penelitian tanah yang diperlukan untuk kegiatan pekerjaan.
 Bertanggung Jawab terhadap hasil perencanaan.
 Bertanggung Jawab terhadap isi laporan.
 Bertanggung Jawab terhadap seluruh hsil pekerjaan.
 Menyusun buku Strategi Pelaksanaan Fisik.
 Melakukan Penjelasan Teknis dan melakukan pengawasan berkala.
 Membantu memberikan masukan bagi tenaga sipil dan disiplin ilmu
lainnya mengenai rancangan gedung

Properti Dua Ribu, PT


sulan Teknis
Jasa Konsultansi Perencanaan

 Membantu mementukan spesifikasi bahan dan syarat-syarat


 Menyusun RKS bagi pelaksanaan pembangunan
 Membantu menyusun buku strategi pelaksanaan fisik

9.3. TENAGA PENDUKUNG


9.3.1 Administrasi

 Memimpin semua aktifitas dalam bidang Administrasi, Keuangan


dan Umum
 Mencatat dan menata semua karyawan yang di Proyek
 Membantu Kepala Proyek untuk mencatat transaksi keuangan di
Proyek.
 Membantu Kepala Proyek untuk mencatat dan menyimpan surat
keluar dan masuk di Proyek.
 Bertanggung jawab penuh semua aktifitas Administrasi,
Keuangan dan Umum.
 Bertanggung jawab penuh kelangsungan sernua aktifitas
karyawan di Proyek
 Bertangung jawab penuh terhadap bukti dan pencatatan
transaksi keuangan di Proyek.
 Memberikan masukan kepada, Kepala Proyek tentang kondisi
keungan di Proyek

9.3.2 Operator CAD


 Mempunyai pengalaman dalam bidang pembuatan gambar-
gambar teknik sipil, khususnya jembatan. Dapat bekerja dengan
cepat dan dengan ketelitian yang tinggi. Mempunyai latar
belakang pendidikan minimal SLTA, juru gambar bertanggung
jawab atas pembuatan gambar-gambar yang dibutuhkan.
 Surveyor adalah seorang Sarjana Muda berpengalaman Nol
tahun, dan untuk SLTA minimal 3 (tiga) tahun terakhir.
Berpengalaman dalam pelaksanaan pekerjaan penyelidikan
lapangan untuk pekerjaan sipil bangunan gedung.
 Tugas dan tanggung jawab Surveyor adalah mengumpulkan
semua data yang dibutuhkan dari lapangan dan bertanggung
jawab atas ketelitian hasil yang didapat.

Properti Dua Ribu, PT


sulan Teknis
Jasa Konsultansi Perencanaan

Tenaga Orang
Posisi/Jabatan
N0 Nama Personil Perusahaan Asing/ Kualifikasi /Keahlian Uraian Bulan
Yang Diusulkan
Lokal (OB)
1 Sigit Sugiarto, ST PT. Properti Dua Ribu Lokal S1/Arsitektur Ahli  Membuat schedule kegiatan atau 1
Arsitektur/Desain jadwal kegiatan pekerjaan.
 Memonitor atau memantau
progress pekerjaan yang
dilakukan tenaga ahli.
 Bertanggung jawab dalam
melaksanakan supervisi langsung
dan tidak langsung kepada
semua karyawan yang berada di
bawah tanggung jawabnya,
antara lain memberikan pelatihan
kepada karyawan agar dapat
mencapai tingkat batas minimum
kemampuan yang diperlukan
bagi teamnya dan dapat
menerapkan sikap disiplin kepada
karyawan sesuai dengan
peraturan yang berlaku di
perusahaan.
 Bertanggung jawab dalam
melaksanakan koordinasi dalam
membina kerja sama team yang
solid.
 Bertanggung jawab dalam
mencapai suatu target pekerjaan
yang telah ditetapkan dan sesuai
dengan aturan.
 Mengkoordinir seluruh aktifitas
Tim dalam mengelola seluruh
kegiatan baik dilapangan maupun
dikantor.

Properti Dua Ribu, PT


sulan Teknis
Jasa Konsultansi Perencanaan

 Bertanggung jawab terhadap


Pemberi Pekerjaan yang berkaitan
terhadap kegiatan tim pelaksana
pekerjaan.
 Membimbing dan Mengarahkan
anggota team dalam
mempersiapkan semua laporan
yang diperlukan.
 Melakukan pengecekan hasil
pekerjaan yang telah
dilaksanakan.
 Melaksanakan presentasi dengan
direksi pekerjaan dan instansi
terkait.
2 Gugun Gunawan PT. Properti Dua Ribu Lokal STM/Drafter Drafter  Membantu Tugas Arsitek dalam 1
3 Rono Fatwa Nugraha PT. Properti Dua Ribu Lokal STM/Drafter Drafter menyiapkan gambar rancangan 1
dan gambar kerja
4 Virgan Girana PT. Properti Dua Ribu Lokal STM/Drafter Drafter 1
 Membuat gambar rancangan dan
gambar kerja arsitektur sesuai
dengan persyaratan dan
spesifikasi teknis
 Melakukan Penggambaran Secara
Manual dan Komputer
 Mempelajari Gambar Skesa/Draft
 Menyesuaikan Dengan Spesifikasi
Teknis
 Mengedintifikasikan Keterangan
Sketsa yang tidak jelas
 Memperbaiki Gambar
 Menyapkan Bahan dan peralatan
yang akan digunakan
 Melakukan Koordinasi dengan
Arsitek
 Melakukan penggambaran
 Melaukan tindakan perawatan

Properti Dua Ribu, PT


sulan Teknis
Jasa Konsultansi Perencanaan

terhadap peralatan yang


digunakan
 Mencatat dan melaporkan hasil
penggambaran

5 Yanti Arisma PT. Properti Dua Ribu Lokal SMEA/Administrasi Administrasi  Memimpin semua aktifitas dalam 1
bidang Administrasi, Keuangan
dan Umum
 Mencatat dan menata semua
karyawan yang di Proyek
 Membantu Kepala Proyek untuk
mencatat transaksi keuangan di
Proyek.
 Membantu Kepala Proyek untuk
mencatat dan menyimpan surat
keluar dan masuk di Proyek.
 Bertanggung jawab penuh semua
aktifitas Administrasi, Keuangan
dan Umum.
 Bertanggung jawab penuh
kelangsungan sernua aktifitas
karyawan di Proyek
 Bertangung jawab penuh
terhadap bukti dan pencatatan
transaksi keuangan di Proyek.
 Memberikan masukan kepada,
Kepala Proyek tentang kondisi
keungan di Proyek

Properti Dua Ribu, PT


sulan Teknis
Jasa Konsultansi Perencanaan

JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI

Penugasan Tenaga Ahli Konsultan harus sesuai dengan Penempatan dan


Pengalaman masing- masing pada Paket Kegiatan yang sesuai.

Berdasarkan pengertian dan Kerangka Acuan Kerja (KAK), dan Kebutuhan


Pelayanan Jasa. Sesuai dengan profesionalisme yang disediakan, Penunjukan
penting yang diusulkan untuk mencapai kesuksesan dari Pelayanan Konsultan.
Jumlah Tenaga Ahli sebanyak 1 (satu) orang dan dibantu oleh 2 (dua) Tenaga
Pendukung, selama masa periode kontrak jadwal penugasan tenaga ahli
diuraikan sebagai berikut :

Tenaga Ahli terdiri dari :


 Team Leader Arsitektur Dijadwalkan selama 1 bulan.

Tenaga Pendukung terdiri dari :


 Drafter Dijadwalkan selama 1 bulan
 Administrasi/Keuangan Dijadwalkan selama 1 bulan

Properti Dua Ribu, PT


sulan Teknis
Jasa Konsultansi Perencanaan

JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI

MINGGU
No TENAGA AHLI JABATAN
1 2 3 4 OB
1 Sigit Sugiarto, ST Leader/Sipil     1
2 Gugun Gunawan Drafter     1
3 Roni Fatwa Nugraha Drafter     1
5 Virga Girana Drafter     1
6 Nana Suryana Administrasi     1
Jumlah 5

Properti Dua Ribu, PT


sulan Teknis
Jasa Konsultansi Perencanaan

ORGANISASI PELAKSANAAN PEKERJAAN

Konsultan dalam Pelaksanaan Pekerjaan Jasa Konsultansi Perencanaan


Renovasi Pustu Dangiang Kec. Banjarwangi, Renovasi Pustu Panyindangan Kec.
Cisompet, Renovasi Pustu Sagara Kec. Cibalong, Renovasi Pustu Margalaksana
Kec. Bungbulang, Renovasi Pustu Linggamanik Kec. Cikelet, menyusun dan
menyiapkan organisasi dan jadwal kerja. Adapun organisasi dan jadwal kerja
tersebut dapat dilihat sebagai berikut.

11.1. STRUKTUR ORGANISASI


Organisasi disusun berdasarkan Kerangka Acuan Tugas (KAT) yang dima
ksudkan untuk menampung seluruh Pekerjaan Jasa Konsultansi
Perencanaan Renovasi Pustu Dangiang Kec. Banjarwangi, Renovasi Pustu
Panyindangan Kec. Cisompet, Renovasi Pustu Sagara Kec. Cibalong,
Renovasi Pustu Margalaksana Kec. Bungbulang, Renovasi Pustu
Linggamanik Kec. Cikelet. Untuk mencapai sasaran, diperlukan
koordinasi yang baik antara Konsultan dengan Pemberi Tugas khususnya
Dinas Kesehatan Kabupaten Garut yang ditunjuk untuk mengawasi
pelaksanaan Kegiatan ini, serta pengaturan semua kegiatan dari
perbagai divisi secara sistematis dan terpadu.

Untuk mendapatkan suatu hasil yang maksimal dimana pekerjaan selesai


sesuai dengan jadwal yang direncanakan, mutu pekerjaan yang se suai
dengan spesifikasi teknis, maka konsultan mempersiapkan suatu
organisasi kerja dari Team Konsultan Perencanaan yang dipimpin oleh
Team Leader. Struktur Organisasi Team Konsultan dapat dilihat pada
lampiran dibawah ini.

STRUKTUR ORGANISASI KONSULTAN PERENCANA

Direktur

Team Leader

Tenaga Pendukung

Gambar Struktur Organisasi

Properti Dua Ribu, PT


sulan Teknis
Jasa Konsultansi Perencanaan

11.2. PERALATAN DAN FASILITAS PELAYANAN JASA KONSULTAN


Guna menunjang kelancaran dalam pelaksanaan Jasa Konsultansi
Perencanaan Renovasi Pustu Dangiang Kec. Banjarwangi, Renovasi Pustu
Panyindangan Kec. Cisompet, Renovasi Pustu Sagara Kec. Cibalong,
Renovasi Pustu Margalaksana Kec. Bungbulang, Renovasi Pustu
Linggamanik Kec. Cikelet, dibedakan dalam jenis penggunaannya antara
lain peralatan kantor dan peralatan lapangan dengan tujuan
penggunaan peralatan seefektif mungkin. Seluruh peralatan disiapkan
oleh Penyedia Jasa.

Tahun Lokasi
No Jenis Jumlah Kapasitas Merk / Tipe Kondisi
Pembuatan Sekarang
1 KOMPUTER PC 1 Unit INTEL 2018 Baik Kantor/
PENTIUM Tasikmalaya
2 THEODOLITE 1 Unit NIKON/ 2014 Baik Kantor/
NT.2B Tasikmalaya
750970049
3 GPS 1 Unit Garmin/ 2012 Baik Kantor/
Etrek 10 Tasikmalaya

Properti Dua Ribu, PT


sulan Teknis
Jasa Konsultansi Perencanaan

11.3. JADWAL PELAKSANAAN


Jangka Waktu untuk Pekerjaan Jasa Konsultansi Perencanaan Renovasi
Pustu Dangiang Kec. Banjarwangi, Renovasi Pustu Panyindangan Kec.
Cisompet, Renovasi Pustu Sagara Kec. Cibalong, Renovasi Pustu
Margalaksana Kec. Bungbulang, Renovasi Pustu Linggamanik Kec.
Cikelet, adalah 30 hari kalender. Untuk mempermudah pelaksanaan
pekerjaan sesuai dengan Program Kerja yang ada, dan untuk
mempermudah cara pengendalian pekerjaan, Konsultan telah menyusun
Jadwal Penugasan Personil Pelaksanaan Pekerjaan.

Properti Dua Ribu, PT


sulan Teknis
Jasa Konsultansi Perencanaan

JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN


MINGGU
NO KETERANGAN HARI
1 2 3 4
1 Melakukan survey secara langsung kelapangan ●
2 Pemodelan site, denah dan tanpak ● ●
3 Asistensi pemodelan ke instansi terkait ● ●
4 Pengambaran detail ● ●
5 Pelaporan :
Gambar Keraja (A3) ●
RAB dan RKS ●
Dokumen-dokumen pelaporan lain yang diperlukan ●

Properti Dua Ribu, PT


sulan Teknis
Jasa Konsultansi Perencanaan

LAPORAN

Dalam pelaksanaan pekerjaan layanan konsultansi, perlu adanya suatu


rencana kerja yang konsepsional, efektif, dan efisien sedemikian sehingga
setiap aktivitas kerja terprogram dengan baik dalam rangka mencapai target
sukses pekerjaan serta didukung oleh pembuatan laporan-laporan yang
dibutuhkan sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja (KAK).

Konsultan membuat laporan selama masa kegiatan pelaksanaan pekerjaan


sesuai dengan yang telah ditentukan dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan
menyerah laporan tersebut kepada Pejabat Pembuat Komitmen Dinas
Kesehatan Kabupaten Garut, adapun jenis - jenis laporan yang akan dibuat dan
diserahkan meliputi : Spesifikasi Teknis, Rencana Anggaran Biaya Dan Gambar
Kerja.

Properti Dua Ribu, PT