Anda di halaman 1dari 11

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

Kementerian : Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat


Unit Eselon I : Direktorat Jenderal Sumber Daya Air
Program : Pengelolaan Sumber Daya Air
Hasil : Meningkatnya Kinerja Pengelolaan Sumber Daya Air
Satuan Kerja : SNVT. PJPA. Sulawesi IV Provinsi Sulawesi Tenggara, BWS. Sulawesi IV Kendari
Kegiatan : Supervisi Konstruksi Pembangunan D.I Aporo Kiri/ Lambandia Kab. Kolaka Timur
Provinsi Sulawesi Tenggara
Tahun Anggaran : 2019
Indikator Kinerja Kegiatan : Jaringan Irigasi Yang Dibangun
Jenis Keluaran : Laporan Pengawasan Supervisi Konstruksi
Volume : 1
Satuan Ukur : Laporan

URAIAN PENDAHULUAN

I. LATAR BELAKANG

Pengelolaan dan pengembangan sumber daya Air dilaksanakan sebagai upaya dalam terus meningkatkan
kesejathteraan rakyat dan peningkatan kegiatan ekonomi produktif, kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
rakyat melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air terus berupaya dalam mendorong dan memajukan infastruktur
Sumber daya Air untuk seluruh rakyat Indonesia melalui Peningkatan Daerah Irigasi.

a. Gambaran Umum

Lokasi pekerjaan proyek terletak di Kabupaten Konawe Selatan (Desa Puurema, Desa Tetenea dan Desa
Kapuwila Kecamtan Lalembuu) dan Kab. Kolaka Timur (desa Lere jaya kecamatan penanggo) Provinsi Sulawesi
Tenggara, karakter atau kondisi lapangan di lakasi proyek Peningkatan Daerah irigasi Aporo - Lambandia Kab.
Kolaka Timur memiliki banyak areal Persawahan yang akan dikelola oleh masyarakat, namun kaeadaan saluran
primer dan sekunder Masih di butuhkan Peningkatan Agar petani sawah bisa tercukupi kebutuhan Air.

► Uraian masing - masing kegiatan / skope paket pekerjaan sebagai berikut :

1) Saluran Pembawa Primer = 0,256 km


2) Saluran Pembawa Sekunder = 7,726 km
3) Bangunan Sadap = 15,00 bh
4) Bangunan Pelengkap = 22,00 bh

2. Maksud dan Tujuan

a. Maksud Kegiatan

► Melaksanakan Pengawasan / Supervisi Konstruksi Pekerjaan Pembangunan D.I Aporo Kiri/ Lambandia Kab.
Kolaka Timur Provinsi Sulawesi Tenggara tersebut adalah untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan
konstruksi yang akan dilakukan agar dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut memenuhi persyaratan standar
dan ketetapan sesuai dokumen kontrak.
b. Tujuan Kegiatan

Adapun tujuan dan sasaran yang hendak dicapai dari pekerjaan Pengawasan / Supervisi Konstruksi
Pembangunan D.I Aporo Kiri/ Lambandia Kab. Kolaka Timur Provinsi Sulawesi Tenggara adalah sebagai berikut :

- Terpenuhinya Persyaratan - persyaratan yang ada dalam dokumen kontrak dalam pelaksanaan pekerjaan
konstruksi yang dilaksanakan;
- Tercapainya hasil konstruksi yang dapat berfungsi dengan baik dan maksimal;
- Berfungsinnya jaringan saluran irigasi secara optimal.

3. Sasaran Kegiatan

a. Mendapatkan hasil pelaksanaan pekerjaan peningkatan daerah irigasi Aporo Lambandia sesuai dengan ketentuan
yang ada dalam Spesifikasi Teknis, agar konstruksi sarana / prasarana irigasi dapat berfungsi untuk penyediaan
kebutuhan air bagi masyarakat petani dan mengoptimalkan fungsi jaringan irigasi teknis untuk mendukung
ketahanan pangan nasional.

b. Sasaran yang hendak dicapai dari pekerjaan Pengawasan / Supervisi Konstruksi Pembangunan D.I Aporo Kiri/
Lambandia Kab. Kolaka Timur Provinsi Sulawesi Tenggara, adalah sebagai berikut :

-
Pengendalian Ketepatan Waktu Pelaksanaan sedapat mungkin sesuai dengan jadwal kontrak yang ditetapkan;

- Tercapainya kualitas hasil pelaksanaan pekerjaan sesuai syarat spesifikasi teknik yang ditetapkan;
-
Optimalisasi fungsi bangunan yang sesuai dengan dimensi yang direncanakan sebagaimana yang diharapkan;

- Konsultan supervisi turut mengendalikan biaya pekerjaan agar sesuai dengan kuantitas dan kualitas bangunan
yang dibuat tidak melampaui dana yang tersedia;
- Cara pelaksanaan dilakukan secara cermat dan tepat; dan
- Terjaga dan terjaminnya keselamatan kerja dengan sebaik - baiknya;
- Menghasilkan produk hasil pelaksanaan yang memenuhi ketentuan dan syarat - syarat yang telah ditetapkan
dalam kontrak.

4. Nama dan Lingkup Pekerjaan Konstruksi

Lingkup Utama Pekerjaan Konstruksi Pembangunan D.I Aporo Kiri/ Lambandia Kab. Kolaka Timur Provinsi Sulawesi
Tenggara, adalah :

1) Saluran Pembawa Primer = 0,256 km

2) Saluran Pembawa Sekunder = 7,726 km


3) Bangunan Sadap = 15,00 bh
4) Bangunan Pelengkap = 22,00 bh

5. Sumber Pendanaan

SBSN Tahun Anggaran 2019

6. Nama dan Organisasi Pejabat Pembuat Komitmen

Pejabat Pembuat Komitmen Irigasi dan Rawa - II SNVT. PJPA. Sulawesi IV Provinsi Sulawesi Tenggara, Balai Wilayah
Sungai Sulawesi IV Kendari.

7. Data Dasar

Data dasar untuk pelaksanaan pekerjaan supervisi konstruksi pembangunan jaringan irigasi ini adalah :

Pembangunan D.I Aporo Kiri/ Lambandia Kab. Kolaka Timur Provinsi Sulawesi Tenggara
8. Standar Teknis

Standar Nasional Indonesia dan Pedoman yang ditetapkan dan masih berlaku diantaranya :

a. Pd.T-39-2000-A : Standar Nasional Indonesia, Tata Cara Penggalian Pada Pekerjaan Tanah
b. Pd.T-40-2000-A : Tata Cara Deskripsi Keadaan Dan Penyelidikan Lapangan Pada Pekerjaan Tanah
c. Pd.T-41-2000-A : Tata Cara Penimbunan Dan Bahan Urug Umum Pada Pekerjaan Tanah
d. Pd.T-43-2000-A : Tata Cara Pelaksanaan Pekerjaan Tanah
e. Pd.T-44-2000-A : Tata Cara Pemadatan Tanah
f. Pd.T-02-2005-A : Analisis Daya dukung Tanah Fondasi Dangkal Bangunan Air
g. SNI 3404:2008 : Tata Cara Pemasangan Inklinometer Dan Pemantauan Pergerakan Horisontal Tanah
h. SNI 03-6816-2002 : Tata Cara Pendetailan Penulangan Beton
i. SNI 03-6880-2002 : Spesifikasi Beton Struktural
j. SNI 03-6817-2002 : Metode Pengujian Mutu Air Untuk Digunakan Dalam Beton
k. SNI 03-2834-2000 : Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal
l. SNI 03-4810-1998 : Metode Pembuatan Dan Perawatan Benda Uji Beton di Lapangan
m. SNI 03-2393-1991 : Tata Cara Pelaksanaan Irigasi Semen Pada Batuan, tata cara ini digunakan dalam
pelaksanaan injeksi pada batu yang bertujuan untuk memperkecil kelulusan air dan
meningkatkan kekuatan batu sebagai upaya dalam perbaikan batu pondasi suatu
bangunan
n. SNI 03-4433-1997 : Spesifikasi Beton Siap Pakai
o. SNI 03-3976-1995 : Tata Cara Pengadukan Pengecoran Beton
p. SNI 03-6816-2002 : Tata Cara Pendetailan Penulangan Beton
q. SNI 03-2914-1992 : Spesifikasi Beton Bertulang Kedap Air
r. SNI 03-2495-1991 : Spesifikasi Bahan Tambahan Untuk Beton
s. Pt T-05-2000-C : Tata Cara Pengerjaan Beton di Lapangan
t. Pt T-37-2000-C : Tata Cara Penilaian Dan Penerimaan Beton Normal Selama Pelaksanaan Bangunan
u. : Pedoman dan acuan lainnya disesuaikan dengan Standar teknis yang berlaku (Standar
Nasional Indonesia)

9. Studi - Studi Terdahulu

a.) Review Desain Daerah Irigasi Kiri/ Lambandia Kab. Kolaka Timur Provinsi Sulawesi Tenggara

10. Dasar Hukum

Sebagai dasar untuk pelaksanaan Supervisi Konstruksi Pembangunan Jaringan Irigasi adalah, tetapi tidak terbatas pada
:

Sektor :

a. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor : 11 Tahun 1974, tentang Pengairan.


b. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor : 04/PRT/M/2015, tentang
Kriteria dan Penetapan Wilayah Sungai.
c. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor : 05/PRT/M/2015, tentang
Pedoman Umum Implementasi Konstruksi Berkelanjutan pada Penyelenggaraan Infrastruktur Bidang Pekerjaan
Umum dan Permukiman.
d. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor : 06/PRT/M/2015, tentang
Eksploitasi dan Pemeliharaan Sumber Air dan Bangunan Pengairan.
e. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor : 08/PRT/M/2015, tentang
Penetapan Garis Sempadan Jaringan Irigasi.
f. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor : 09/PRT/M/2015, tentang
Penggunanaan Sumber Daya Air.
g. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor : 10/PRT/M/2015, tentang
Rencana dan Rencana Teknis Tata Pengaturan Air dan Tata Pengairan.
h. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor : 11/PRT/M/2015, tentang
Eksploitasi dan Pemeliharaan Jaringan Reklamasi Rawa Pasang Surut.
i. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor : 12/PRT/M/2015, tentang
Eksploitasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi.
j. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor : 14/PRT/M/2015, tentang
Kriteria dan Penetapan Status Daerah Irigasi.
k. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor : 18/PRT/M/2015, tentang
Iuran Ekploitasi dan Pemeliharaan Bangunan Pengairan.
l. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor : 21/PRT/M/2015, tentang
Eksploitasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Tambak.
m. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor : 37/PRT/M/2015, tentang
Izin Penggunanaan Air dan/atau Sumber Air.
n. Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor : 65/PMK.02/2015, tentang Standar Biaya Masukan
Tahun Anggaran 2016.

Pelaksana Tugas :

a. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor : 15/PRT/M/2015, tentang
Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
b. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor : 17/PRT/M/2015, tentang
Komisi Irigasi.

RUANG LINGKUP PEKERJAAN SUPERVISI KONSTRUKSI

11. Lingkup Kewenangan dan Tugas Penyedia Jasa Konsultansi Supervisi

11.1. Task Concept

Merupakan tugas pokok dan tanggung jawab konsultan supervisi / pengawas dalam pelaksanaan pekerjaan
konsultan yang diantaranya :
a. Konsultan harus bertanggung jawab penuh terhadap hasil pekerjaan disain serta review disain yang
mungkin dilaksanakan pada saat pelaksanaannya.
b. Konsultan harus bertanggung jawab terhadap hasil pekerjaan pada saat pelaksanaannya.
c. Konsultan harus bertanggung jawab terhadap hasil pekerjaan setelah pelaksanaan sesuai dengan
peraturan yang berlaku.
d. Konsultan harus bertanggung jawab terhadap progress pekerjaan sebagai dasar certify pembayaran
kepada kontraktor.

11.2. Asistence Concept

Konsultan harus membantu dalam pengawasan pekerjaan dan memberikan saran, petunjuk kepada Pengguna
Jasa hal - hal sebagai berikut :
a. Pengawasan dan pengendalian kualitas dan progres pelaksanaan pekerjaan, tenaga kerja, biaya dan
keamanan pelaksanaan pekerjaan termasuk pekerjaan pengujian baik pengujian laboratorium dan
lapangan.
b. Memeriksa, menganalisa dan memberikan saran untuk persetujuan atas usulan kontraktor meliputi antara
lain: program, metode pelaksanaan, jadwal pelaksanaan, usulan bahan / material yang akan digunakan,
gambar - gambar disain yang dibuat oleh kontraktor / supplier.
c. Mengkaji dan menyetujui gambar - gambar pelaksanaan semua bangunan dan fasilitas - fasilitasnya,
gambar - gambar kerja, gambar - gambar fabrikasi, program dan jadwal pelaksanaan dan lain - lain yang
dibuat oleh kontraktor / suplier.
d. Melakukan inspeksi, pengujian dan pengawasan pada pengujian di bengkel / pabrik dari kontraktor /
supplier sebelum diangkat ke lokasi pekerjaan dan menerbitkan sertifikat pengujian, jika diminta oleh
pengguna jasa.
e. Bersama pengguna jasa atau pejabat yang ditunjuk, meneliti dan menyetujui gambar kerja, gambar
pabrikan, program dan jadwal pelaksanaan yang disampaikan oleh kontraktor / supplier.
f. Melakukan inspeksi / pengawasan pekerjaan selama pelaksanaan pekerjaan.
g.
Mencatat aktifitas pelaksanaan dan progress pekerjaan untuk penyiapan laporan penyelesaian pekerjaan.

h. Meneliti volume dan progress pekerjaan sebagai bahan dan certify pembayaran kepada kontraktor.
i. Melakukan inspeksi dan pengujian akhir pada saat pekerjaan selesai.
j. Membuat laporan penyelesaian pekerjaan untuk seluruh pekerjaan bangunan termasuk gambar purna
laksana seluruh bangunan dan fasilitas pelengkapnya.
k. Membantu pengguna jasa dalam pelaksanaan administrasi kontrak.
l. Melakukan tambahan survey dan investigasi apabila diperlukan.
m. Membantu pengguna jasa dalam penyelesaian terjadinya klaim dan perselisihan yang mungkin terjadi
antara Pengguna Jasa dan Kontraktor.
n. Mengevaluasi hasil pekerjan dalam kelayakan fungsi sebagian atau keseluruhan pekerjaan konstruksi /
fisik yang telah dilaksanakan.
o. Memberikan tuntunan petugas pengguna jasa untuk pengoperasian dan pelaporan peralatan tertentu yang
terkait dengan konstruksi ataupun hasil pekerjaan kontraktor.
p. Membantu Direksi Teknis (Pengawas) meneliti proses perhitungan awal (MC.0%) dan perhitungan akhir
(MC 100%) untuk perhitungan nilai akhir pelaksanaan pekerjaan.
Pekerjaan ini merupakan pengawasan / supervisi terhadap pelaksanaan pekerjaan Pembangunan D.I Aporo
Kiri/ Lambandia Kab. Kolaka Timur Provinsi Sulawesi Tenggara hingga selesai sesuai dengan syarat - syarat
teknis, dan diharapkan hasil pekerjaan ini dapat berfungsi dengan baik dalam rangka peningkatan taraf hidup
masyarakat petani.

12. Keluaran

Tercapainya syarat, mutu, kualitas dan kuantitas pekerjaan fisik konstruksi Rehabilitasi Jaringan Irigasi ini sesuai
Dokumen Kontrak / Perjanjian Jasa Konstruksi yang ditetapkan.
a. Indikator Keluaran :
Indikator keluaran adalah laporan berupa Pengawasan / Supervisi Konstruksi pelaksanaan pekerjaan
Pembangunan Jaringan Irigasi ini agar pelaksanaan sesuai dengan target kwalitas, kwantitas dan waktu
pelaksanaan fisik.
b. Volume dan Satuan :
Volume dan satuan kegiatan Pengawasan / Supervisi Konstruksi Pembangunan Jaringan Irigasi ini adalah
Laporan Hasil Supervisi dibuat masing - masing rangkap 5 (lima) sebagai berikut :
1) Laporan pendahuluan (awal);
2) Laporan Bulanan;
3) Laporan hasil revisi / modifikasi desain beserta nota perhitungan;
4) Laporan akhir pekerjaan selesai;
5) Evaluasi kinerja pelaksanaan dan
13. Peralatan, Material, Personil dan Fasilitas dari Pejabat Pembuat Komitmen

1. Dukungan administrasi / surat - menyurat yang diperlukan guna mendukung pelaksanaan pekerjaan ini;
2. Membayar pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan perjanjian pekerjaan yang dilaksanakan;
3. Studi - studi terdahulu yang ada di Pengguna Jasa.

14. Peralatan dan Material dari Penyedia Jasa Konsultansi

15. Jangka Waktu Penyelesaian Kegiatan

- 9 (sepuluh) bulan

16. Personil

16.1. Kebutuhan Tenaga Ahli

PENGALAMAN
TENAGA AHLI POSISI TENAGA AHLI PENDIDIKAN / IJAZAH ORANG / BULAN
( TAHUN )
1 2 3 4 5
Team Leader /(Ahli S1 Tenik Sipil /
1 / 9 6
Sumber Daya Air) Pengairan
Ahli Struktur / Konstruksi S1 Tenik Sipil 1 / 7 4

Ahli Quality Control S1 Tenik Sipil - -


TENAGA AHLI PROFESIONAL
Ahli O & P S1 Tenik Sipil - -

Ahli Geodesi S1 Tenik Geodesi - -

Ahli Desain S1 Tenik Sipil - -

Assisten Desain D3 Tenik Sipil - -

Assisten Konstruksi S1 Tenik Sipil 1 / 7 4


TENAGA AHLI SUB Assisten Quality Control /
PROFESIONAL
S1 Tenik Sipil 1 / 7 4
Quantity
D3 Teknik Geodesi;
Surveyor Senior 1 / 9 4
STM Geodesi / Sipil /
D3 Teknik Sipil; STM
CAD Man / Juru Gambar 1 / 9 4
Sipil / Bangunan /
Administrasi / Keuangan D3 Ekonomi 1 / 9 4
Sekretaris / Operator
D3 / SLTA 1 / 9
Computer
Office Boy SLTP / SMP 1 / 9
TENAGA PENDUKUNG /
PENUNJANG
Sopir SLTP / SMP -

Penjaga SLTP / SMP -

Tenaga Lokal SLTP / SMP -


16.2. Tugas dan tanggungjawab Tenaga Ahli, diantaranya :

► Team Leader (Ahli Sumber Daya Air) / Tanaga Ahli Utama

Ketua Tim Konsultan / Team Leader adalah Sarjana Teknik Sipil (S1) dengan pengalaman kerja sekurangnya
6 (enam) tahun atau S2 dengan pengalaman kerja sekurangnya 4 (empat) tahun khusus dalam bidang
managemen perencanaan dan supervisi konstruksi bendung dan berpengalaman sebagai ketua tim minimum
2 (dua) kali. Ketua Tim harus mempunyai Sertifikasi Keahlian (SKA) Ahli Madya SDA yang dikeluarkan oleh
LPJKN, harus berpengalaman mengkoordinir pekerjaan tim dengan bukti berupa Referensi yang dikeluarkan
dari Pengguna Jasa, dan menjamin standar pekerjaan yang seragam oleh para anggota tim atau unit kerja.
Personil yang diusulkan untuk posisi ini harus bermotivasi tinggi, mempunyai kemampuan memimpin dan
dapat bekerja sama dengan pihak-pihak lain, mempunyai tugas, wewenang dan tanggung jawab :

1) Sebagai wakil dan pembantu Pengguna Jasa untuk kegiatan pelayanan yang berkaitan dengan proyek,
pengawasan terhadap semua Tenaga Ahli (Profesional) di lapangan / proyek sesuai dengan “Lingkup
Kewenangan dan Tugas Penyedia Jasa Konsultansi Supervisi (Bab VI, butir 15)”, serta melakukan
kunjungan / inspeksi secara periodik ke proyek / lapangan.
2) Menjamin bahwa semua isi yang tercantum dalam Kerangka Acuan Kerja akan dipenuhi dengan baik
pada setiap pelaksanaan pekerjaan dan semua detail teknis lapangan untuk pekerjaan major tidak
terlambat.
3) Menjalin hubungan kerjasama yang baik dengan Pengguna Jasa. Menerima petunjuk, saran dan putusan -
putusan akhir dari pengguna jasa.
4) Menyiapkan rencana kerja secara detail berikut jadwal penugasan masing - masing Tenaga Ahli serta
memberikan pengarahan kepada teamnya.
5) Memantau kemajuan pelaksanaan pekerjaan, menyiapkan laporan - laporan, memberikan rekomendasi
menolak atau menerima hasil pelaksanaan kontraktor, menyiapkan dan menyampaikan surat - menyurat
dan dokumen - dokumen penting.
6) Bertanggung jawab terhadap seluruh hasil pekerjaan dan laporan yang disajikan secara keseluruhan
terhadap Pengguna Jasa baik teknis, non teknis maupun mutu pekerjaan.
7) Melaksanakan review desain ataupun detail disain sesuai kebutuhan lapangan.
8) Melaksanakan tugas-tugas lainnya sesuai dengan keahliannya sebagai Ahli Sumber Daya Air.
9) Sebagai Ahli Madya SDA harus mampu menyelesaikan masalah irigasi dan menjadi penanggung jawab
akhir Ahli dibawahnya.

► Ahli Struktur / Konstruksi / Tenaga Ahli Madya

Tenaga Ahli Struktur / Konstruksi adalah seorang sarjana teknik sipil (S1) dengan pengalaman kerja
sekurangnya 4 (empat) tahun atau S2 dengan pengalaman kerja sekurangnya 2 (dua) tahun khusus dalam
bidang pekerjaan konstruksi irigasi atau bangunan keairan dan mempunyai Sertifikat Keahlian (SKA) Ahli
Muda SDA yang dikeluarkan oleh Assosiasi Profesi yang terakreditasi / teregistrasi oleh LPJKN, harus
berpengalaman pelaksanaan konstruksi irigasi dengan bukti berupa Referensi yang dikeluarkan dari Pengguna
Jasa mempunyai tugas, wewenang dan tanggung jawab :

1) Mengkaji ulang dan memberikan persetujuan terhadap jadwal rencana kerja dan metode pelaksanaan,
pengecekan dan persetujuan gambar - gambar pelaksanaan, shop drawing, construction drawing , contoh -
contoh material yang diajukan pihak kontraktor.
2)
Pengecekan dan persetujuan perhitungan Mutual Check 0% yang diusulkan kontraktor, memprediksi
terhadap kemungkinan hambatan / kesulitan yang akan timbul dan mencari jalan keluar pemecahannya.

3)
Memeriksa, menghitung progress volume pekerjaan dan mengevaluasi laporan dari kontraktor. Monitoring
progress / kemajuan pelaksanaan lapangan dikaitkan dengan rencana jadwal pelaksanaan pekerjaan.
4) Pengecekan hasil uji / test yang diusulkan oleh kontraktor / supplier sesuai dengan sertifikasi dari pabrik
dan menyetujui / menolak perubahan - perubahan yang terjadi dilapangan dalam pelaksanaan dengan
berkonsultasi terlebih dahulu dengan pihak Pengguna Jasa dilapangan.
5) Pengecekan dan persetujuan gambar As Built drawing dan persetujuan perhitungan Mutual Check 100%
yang diusulkan oleh kontraktor.
6) Memeriksa berita acara tagihan dan sertifikasi pembayaran dan membantu Team Leader dalam membuat
/ menyiapkan Laporan Akhir.
7) Melaksanakan review desain maupun detail disain konstruksi dilapangan sesuai dengan KAK.
8) Melaksanakan tugas - tugas lainnya sesuai dengan keahliannya sebagai Ahli Struktur (konstruksi)
9) Mengecek perhitungan volume hasil pelaksanaan pekerjaan untuk Berita Acara Prestasi guna penarikan /
tagihan pembayaran termyn.

► Assisten Ahli Struktur / Tenaga Ahli Muda

1) Membantu Tenaga Ahli dalam mengkaji ulang dan memberikan persetujuan terhadap jadwal rencana
kerja dan metode pelaksanaan, pengecekan dan persetujuan gambar - gambar pelaksanaan, shop
drawing, construction drawing , contoh-contoh material yang diajukan pihak kontraktor.
2) Membantu Tenaga Ahli dalam pengecekan dan persetujuan perhitungan Mutual Check 0% yang
diusulkan kontraktor, memprediksi terhadap kemungkinan hambatan / kesulitan yang akan timbul dan
mencari jalan keluar pemecahannya.
3) Membantu Tenaga Ahli dalam memeriksa, menghitung progress volume pekerjaan dan mengevaluasi
laporan dari kontraktor. Monitoring progress / kemajuan pelaksanaan lapangan dikaitkan dengan rencana
jadwal pelaksanaan pekerjaan.
4) Membantu Tenaga Ahli dalam pengecekan dan persetujuan gambar As Built drawing dan persetujuan
perhitungan Mutual Check 100% yang diusulkan oleh kontraktor.
5) Membantu Tenaga Ahli dalam melaksanakan review disain maupun detail - disain konstruksi dilapangan
sesuai kebutuhan lapangan.

► Assisten Quality Control / Quantity / Tenaga Ahli Muda

Seorang sarjana teknik sipil (S1) atau D3 dengan pengalaman kerja sekurangnya 2 (dua) tahun khusus bidang
Quality Control, mempunyai Sertifikasi Keahlian (SKA) Ahli Pemula yang dikeluarkan oleh Assosiasi Profesi
yang terakreditasi/teregistrasi oleh LPJKN, tugas dan tanggung jawab sebagai berikut :
1) Membantu menentukan jenis bahan untuk campuran beton mengadakan uji / testing secara periodic
terhadap material yang akan digunakan.
2) Membantu menentukan komposisi atas campuran beton yang akan digunakan cheking secara perodik
pada pelaksanaan concrete ditempat pekerjaan.
3) Membantu dalam pengawasan, pengecekan dan pengotrolan kualitas material, uji material beton di
laboratorium dan ditempat pekerjaan.
4) Membantu membuat dan menyiapkan bahan laporan penunjang untuk uji beton dan membantu Tenaga
Laboratorium dalam membuat / menyiapkan Laporan Akhir.
5) Membantu menentukan jenis dan kwalitas bahan timbun yang akan digunakan mengadakan uji / test
secara periodik .
6) Membantu mengawasi, mengecek dan mengontrol pelaksanaan pekerjaan timbunan dengan mengadakan
uji / test di lapangan maupun dilaboratorium.

► Cad Man / Juru Gambar

1) Membantu Tenaga Ahli Desain untuk melaksanakan penggambaran desain bangunan yang akan
dilaksanakan.
2)
Membantu Tenaga Ahli dalam menyiapkan data desain yang dibutuhkan untuk membuat laporan akhir.
► Surveyor / Juru Ukur

1) Melaksanakan pengukuran untuk keperluan review desain dan mutual check sesuai kebutuhan dalam
pelaksanaan pelaksanaan pekerjaan konstruksi di lapangan;
2) Membantu dan menyiapkan data pengukuran yang dibutuhkan untuk membuat laporan akhir.

16.3. Kualifikasi dan Tenaga Ahli Yang Diperlukan :

a.
Kualifikasi yang diperlukan untuk Tim Supervisi Pembangunan D.I Aporo Kiri/ Lambandia ini, dipersyaratkan
sesuai dengan keahlian di bidang masing - masing tenaga ahli dan harus tenaga ahli yang sudah mempunyai
Sertifikat Keahlian (SKA) yang diterbitkan oleh Assosiasi Profesi yang telah terakreditasi LPJKN.

b. Tenaga Ahli yang diperlukan untuk Tim Supervisi Pembangunan D.I Aporo Kiri/ Lambandia Jaringan Irigasi
adalah sebagai berikut :

1) Tenaga Ahli Profesional yang terdiri dari :

a) Ketua Tim Konsultan / Team Leader Ahli Irigasi (Tenaga Ahli Utama) = 1 orang
b) Tenaga Ahli Struktur / Konstruksi (Tenaga Ahli Madya) = 1 orang

2) Tenaga Ahli Sub Profesional terdiri dari :

a) Assisten Tenaga Ahli Konstruksi (Tenaga Ahli Muda) = 1 orang


b) Assisten Tenaga Ahli Quality Control / Quantity (Tenaga Ahli Muda) = 1 orang
c) Surveyor Senior = 1 orang
d) CAD Man = 1 orang

3) Tenaga Pendukung / Penunjang terdiri dari :

a) Administrasi dan Keuangan = 1 orang


b) Sekretaris / Operator Komputer = 1 orang
c) Pembantu (Office Boy) = 1 orang
d) Sopir = orang
e) Penjaga / Satpam = orang
f) Tenaga Lokal = orang

17. Jadwal Tahapan Pelaksanaan

(disesuaikan dengan jadwal rencana pekerjaan fisik / konstruksi yang dilaksanakan).

LAPORAN

18. Rencana Mutu Kontrak (RMK)

Rencana Mutu Kontrak (RMK) merupakan kewajiban Penyedia Jasa yang harus disusun dan disiapkan oleh Penyedia
Jasa. RMK harus disampaikan selambat-lambatnya 15 hari kalender sejak SPMK ditandatangani.

19. Laporan Pendahuluan

Laporan Pendahuluan memuat: Rencana kerja serta tahapan kerja yang telah dan akan dilaksanakan; survey dan studi
awal lokasi pekerjaan. Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya: 30 (tiga puluh) hari kerja/bulan sejak SPMK,
diterbitkan sebanyak 5 (lima) buku laporan.
20. Laporan Bulanan

Laporan Bulanan memuat: daftar pekerjaan yang telah dilaksanakan, ringkasan progres pekerjaan bulan berjalan,
persoalan / permasalah yang muncul dan solusi penyelesaiannya, kemajuan / keterlambatan pekerjaan dari rencana
awal pekerjaan, program serta rencana kerja untuk bulan mendatang. 5 Laporan harus diserahkan selambat - lambatnya:
30 (tiga puluh) hari kalender sejak SPMK diterbitkan, sebanyak 5 (lima) buku laporan dan setiap 30 hari kalender kontrak
berjalan, masing-masing sebanyak 5 (lima) buku laporan.

21. Keluaran Akhir Yang Dihasilkan (Laporan Akhir)

Laporan Akhir memuat :


a. Skema Pekerjaan dan Bangunan
b. Album Gambar Hasil Pekerjaan Review Desain
c. Nota Perhitungan Desain Review Desain
d. Buku Laporan :
- Rencana Mutu Kontrak Konsultan Supervisi, sebanyak 5 set
- Laporan Pendahuluan (Inception Report)
- Laporan Bulanan (Monthy Report)
- Laporan Akhir (Final Report)
- Laporan Ringkasan (Summary Report)
- Soft Copy berupa Compact Disc (CD)
Semua laporan masing - masing dibuat 5 (lima) rangkap, harus diserahkan selambat - lambatnya pada akhir masa
kontrak perjanjian jasa konsultansi dalam bentuk buku dan cakram padat (compact disc).

Hal - Hal Lain

22. Produksi Dalam Negeri

Semua kegiatan jasa konsultansi berdasarkan KAK ini harus dilakukan di dalam wilayah Negara Republik Indonesia
kecuali ditetapkan lain dalam KAK dengan pertimbangan keterbatasan kompetensi Dalam Negeri.

23. Persyaratan Kerjasama

Jika kerjasama dengan penyedia jasa konsultansi lain diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan jasa konsultansi ini maka
wajib mempunyai perjanjian Kerja Sama Operasi / kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang
mewakili kemitraan tersebut.

24. Pedoman Pengumpulan Data Lapangan

Pengumpulan data lapangan harus memenuhi persyaratan standart teknis yang berlaku.

25. Alih Pengetahuan

Jika diperlukan, Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk menyelenggarakan pertemuan dan pembahasan dalam
rangka alih pengetahuan kepada personil Unit Kerja / PPK Irigasi dan Rawa - II SNVT. PJPA. Sulawesi IV Provinsi
Sulawesi Tenggara, Balai Wilayah Sungai Sulawesi IV Kendari.

26. Cara Pelaksanaan Kegiatan

1. Metode Pelaksanaan :

Metode pelaksanaan kegiatan Pengawasan / Supervisi Konstruksi Pembangunan D.I Aporo Kiri/ Lambandia Kab.
Kolaka Timur Provinsi Sulawesi Tenggara dengan cara kontraktual
2. Tahap Pelaksanaan :

Tahapan pelaksanaan kegiatan Pengawasan / Supervisi Konstruksi adalah sebagai berikut :


a. Proses seleksi dengan cara Pra Kualifikasi terhadap Penyedia Jasa
b. Hasil seleksi Penyedia Jasa terpilih
c. Penandatanganan kontrak kerja sama
d. Tahap pelaksanaan pengawasan fisik.

3. Tempat Pelaksanaan Kegiatan pada Unit Kerja / PPK Irigasi dan Rawa - II SNVT. PJPA. Sulawesi IV Provinsi
Sulawesi Tenggara, Balai Wilayah Sungai Sulawesi IV.

4. Biaya :

satu milyar dua ratus juta rupiah

- Biaya Utama = Rp. 1.185.000.000,00


- Biaya Penunjang = Rp. 15.000.000,00

Kendari, Desember 2018


MENGETAHUI / MENYETUJUI
Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu Pejabat Pembuat Komitmen Irigasi dan Rawa - II
PJPA. Sulawesi IV Provinsi Sulawesi Tenggara SNVT. PJPA. Sulawesi IV Provinsi Sulawesi Tenggara
Balai Wilayah Sungai Sulawesi IV Kendari Balai Wilayah Sungai Sulawesi IV Kendari

S U R Y A N I N G R A T, ST S U B A N D I , ST
NIP. : 19631025 200212 1 002 NIP. : 19630227 198903 1008