Anda di halaman 1dari 9

Available online at: http://ejournal.radenintan.ac.id/index.

php/desimal/index
Desimal: Jurnal Matematika, 1 (1), 2018, 39 - 47

LKPD Discussion Activity Terintegrasi Keislaman dengan Pendekatan Pictorial


Riddle pada Materi Pecahan

Alin Wahyu Rizkiah 1*, Nasir 1, Komarudin1


1 Jurusan Pendidikan Matematika, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. Jalan Endro

Suratmin, Sukarame, Bandar Lampung 35133, Indonesia.


*Corresponding Author. E-mail: alinwahyurizkiah@gmail.com

Received: 17-11-2017; Revised: 06-01-2018; Accepted : 29-01-2018

Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta untuk mengetahui respon guru dan
peserta didik terhadap LKPD discussion activity yang terintegrasi nilai-nilai keislaman dengan
pendekatan pictorial riddle pada pokok bahasan pecahan, berdasarkan modifikasi
pengembangan yang dikemukakan oleh Sugiyono. Teknik analisis data yang digunakan adalah
teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian pengembangan LKPD dengan
tahapan yang dilakukan yaitu terdiri dari 7 tahapan: (1) potensi dan masalah; (2) pengumpulan
data; (3) desain produk; (4) validasi produk; (5) revisi produk; (6) uji coba produk dan (7) revisi
produk. Validasi dilakukan oleh ahli materi, ahli media dan ahli agama. Uji coba produk
dilakukan dalam 2 tahap yaitu uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan. Adapun hasil
validasi yang diperoleh dari ahli materi bahwa produk yang dikembangkan telah mecapai
kriteria baik dalam aspek kualitas isi, ketepatan cakupan, pendekatan pictorial riddle, dan
bahasa. Validasi ahli media menyatakan dalam aspek ukuran, desain kulit, dan desain isi pada
LKPD mencapai kriteria baik. Validasi ahli agama Islam pada aspek kualitas isi, aspek bahasa,
dan pada aspek penekanan-penekanan materi yang diniliai mencapai kriteria sangat baik,
sehingga produk dinyatakan layak digunakan. Respon peserta didik pada uji coba kelompok
kecil memperoleh rata-rataskor 91,67 dengan kriteria sangat menarik dan uji coba lapangan
memperoleh rata-rata skor 87,67dengan kriteria sangat menarik, respon uji coba juga dilakukan
terhadap guru dengan memperoleh rata-rata skor 89,6 dengan kriteria sangat menarik.
Kata Kunci: LKPD Discussion Activity, Pictorial Riddle, Nilai-nilai KeIslaman

Abstract
This study aims to develop and to determine the response of teachers and learners to LKPD
discussion activity that integrates Islamic values with a pictorial riddle approach on the fractional
subject, based on the modification of development proposed by Sugiyono. Data analysis techniques
used are qualitative and quantitative data analysis techniques. Result of research of development
of LKPD with stage which is done that consist of 7 stages: (1) potential and problem; (2) data
collection; (3) product design; (4) product validation; (5) product revisions; (6) product trial and
(7) product revision. Validation is done by material experts, media experts, and religious experts.
Product trials were conducted in 2 phases: small group trials and field trials. The validation results
obtained from the material experts that the product developed has reached the criteria both in the
aspect of quality content, an accuracy of coverage, pictorial riddle approach, and language.
Validation of media experts stated in the aspect of size, skin design, and content design on LKPD
reach good criteria. The validation of Islamic scholars on the quality aspects of the content, the
language aspect, and the material emphases attributed to the criteria are very good, so the product
is declared worthy of use. Students' responses in small group trials obtained a mean of 91.67 with
very interesting criteria and field trials obtained an average score of 87.67 with very interesting
criteria, test responses were also made to teachers with an average score of 89, 6 with very
interesting criteria.
Keywords: LKPD Discussion Activity, Pictorial Riddle Approach, Fractional

Copyright © 2018, Desimal, Print ISSN: 2613-9073, Online ISSN: 2613-9081


Desimal, 1 (1), 2018 - 40
Alin Wahyu Rizkiah, Nasir, Komarudin

PENDAHULUAN Salah satu media yang dapat


digunakan utuk mendukung proses
Pada proses pendidikan, pastilah
belajar termasuk juga dalam
melibatkan pembelajaran. Sukses
mendukung proses belajar matematika
tidaknya sebuah pendidikan terletak
yakni adalah Lembar Kegiaatan Peserta
pada proses pembelajaran yang
Didik (LKPD) atau juga dikenal dengan
dilakukan dalam kelas (F. G Putra,
Lembar Kegiatan Siswa (LKS) atau
2016). Selain itu, kesiapan guru untuk
worksheet (Beladina, Suyitno, & Khusni,
mengenal karakter peserta didik dalam
2013). LKPD merupakan sarana
pembelajaran juga merupakan modal
pembelajaran yang bisa dipakai guru
dalam penyampaian bahan ajar dan juga
untuk meningkatkan aktivitas peserta
menjadi indikator suksesnya
didik dalam proses pembelajaran. Pada
pelaksanaan pembelajaran (Sagala,
umumnya, LKPD berisi petunjuk
2013). Pembelajaran di kelas tidak
praktikum, percobaan dapat dilakukan
terlepas dari mempelajari matematika.
dirumah, materi, dan soal-soal latihan
Matematika merupakan suatu
maupun semua petunjuk yang dapat
sarana berpikir untuk mengkaji sesuatu
mengajak peserta didik beraktivitas
secara logis, kritis, rasional dan
dalam proses pembelajaran. LKPD
sistematis agar dapat melatih
sangat baik dipakai untuk meningkatkan
kemampuan peserta didik supaya
aktivitas peserta didik dalam proses
terbiasa dalam memecahkan masalah
pembelajaran (Herman & Aslim, 2015).
yang terdapat di sekitarnya.
Berdasarkan studi pendahuluan,
Mempelajari matematika tidak terbatas
bahan ajar sudah cukup tersedia namun
hanya pada memahami konsepnya atau
komponen LKPD yang dipakai hanya
prosedurnya saja, banyak hal yang dapat
berupa soal-soal dan LKPD tersebut
muncul dari hasil proses pembelajaran
belum menggunakan pendekatan
matematika (Fredi Ganda Putra, 2017).
pictorial riddle. Selain itu Peserta didik
Peranan matematika sangat penting
juga perlu mendapatkan pengetahuan
sebagai dasar logika atau penalaran dan
tentang ilmu matematika dalam konteks
penyelesaian kuantitatif yang dapat
nilai-nilai keislaman dan kaitannya
gunakan untuk pelajaran lainnya. Oleh
dalam kehidupan sehari-hari, karena
karena itu, hendaknya pembelajaran
merupakan bentuk aplikasi Kurikulum
matematika dapat terus ditingkatkan
2013 sesuai dengan kompetensi inti
hingga mencapai taraf kualitas terbaik.
nomor satu yaitu menghargai dan
Pada kenyataannya, matematika selalu
menghayati ajaran agama yang dianut.
dianggap mata pelajaran sangat sulit
Berangkat dari hal ini, untuk itu proses
untuk dipahami. pada umumnya peserta
pembelajaran hingga media
didik hanya menghafalkan rumus untuk
pembelajaran yang digunakan
mengerjakan soal-soal matematika.
khususnya pada sekolah-sekolah
Pernyataan yang dikutip menurut
ataupun perguruan tinggi yang
Lencher mendeskripsikan bahwa dalam
berbasiskan Islam sedang gencarnya
menyelesaikan soal matematika yang
dilakukan pengintegrasian nilai
bersifat abstrak, akan diperlukan
keislaman kedalamnya oleh para
pengetahuan serta pemahaman konsep-
pendidik maupun calon pendidik,
konsep yang telah dipelajari
dikarenakan proses pembelajaran
sebelumnya. Media yang dikembangkan
ataupun media yang bernilai keislaman
melalui prosedur yang baik menjadi
selain dapat membantu menumbuhkan
salah satu alternatif yang dapat
sikap yang berkarakter bagi para
dilakukan untuk membantu siswa dalam
peserta didik, juga menjadi ciri khas
memahami suatu konsep matematis.

Copyright © 2018, Desimal, Print ISSN: 2613-9073, Online ISSN: 2613-9081


Desimal, 1 (1), 2018 - 41
Alin Wahyu Rizkiah, Nasir, Komarudin

tersendiri bagi sekolah-sekolah bahkan Discussion Activity yang Terintegrasi


hingga perguruan tinggi yang Nilai-nilai Keislaman dengan
berbasiskan keislaman dibanding Pendekatan Pictorial Riddle Pada Pokok
dengan sekolah ataupun perguruan Bahasan Pecahan”. Penulis berharap
tinggi yang bersifat umum (Supriadi, dengan dikembangkannya LKPD yang
2015). Sedangkan belum digunakannya terintegrasi nilai-nilai keislaman dengan
pictorial riddle dalam pendekatan pendekatan pictorial riddle ini dapat
pembelajaran ditandai dengan sistem membantu peserta didik lebih tertarik
pembelajaran yang kerap kali dipakai dan aktif melakukan kegiatan
yakni metode ceramah dan tanya jawab. pembelajaran matematika di sekolah
Dari hasil wawancara diketahui bahwa sehingga dapat membantu peserta didik
kebanyakan peserta didik antusias untuk mengeksplorasi ide-ide mereka
dengan pelajaran matematika namun hingga memperoleh pengetahuan baru
antusiasnya saat pembelajaran dengan sendirinya.
dilakukan dengan diskusi atau kerja
kelompok, tetapi peserta didik METODE PENELITIAN
mengalami kesulitan untuk memahami Penelitian ini menggunakan
materi matematika baik konsep maupun metode penelitian dan pengembangan
perhitungan atau pengerjaannya (research and Development). Model
akibatnya proses pembelajaran tidak pengembangan pada penelitian ini yaitu
mencapai tujuan. Prestasi belajar yang model Borg and Gall yang telah
rendah adalah salah satu adanya dimodifikasi oleh Sugiyono meliputi 7
kesulitan dalam belajar peserta didik tahap yaitu: 1). Potensi dan Masalah, 2).
termasuk juga akibat belum Mengumpulkan Data, 3). Desain Produk,
terwujudnya suasana pembelajaran 4). Validasi Desain, 5). Revisi Desain, 6).
yang melibatkan para peserta didik Uji Coba Produk, 7). Revisi produk
untuk aktif (F. G Putra, 2016), dalam hal (Sugiyono, 2013). Angket pada
ini orang yang bertanggung jawab penelitian ini digunakan untuk melihat
adalah guru yang seharusnya respon peserta didik terhadap produk
memahami kesulitan peserta didik lalu yang dibuat. Angket menggunakan skala
memberikan bantuan pemecahannya. likert seperti pada Tabel 1.
Alternatif suatu pembelajaran, yaitu Tabel 1. Skala Likert
dengan guru memberikan LKPD.
Pictorial riddle adalah salah satu No Kriteria Skor
1 Sangat Baik (SB) 5
pembelajaran yang termasuk ke dalam 2 Baik (B) 4
pembelajaran inkuiri. Pendekatan 3 Cukup (C) 3
Pictorial riddle merupakan salah satu 4 Kurang (K) 2
proses pembelajaran yang 5 Sangat Kurang (SK) 1
menggunakan gambar atau peragaan di
papan tulis, papan poster, atau layar. Selanjutnya data hasil perolehan
lalu guru memberikan pertanyaan yang skor diubah dalam bentuk persentase
bersangkutan dengan gambar untuk dengan menggunakan rumus berikut:
menumbuhkan motivasi belajar peserta
didik dalam diskusi kelompok kecil 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑝𝑒𝑛𝑔𝑢𝑚𝑝𝑢𝑙𝑎𝑛
P= x 100%
maupun besar (Resta, Fauzi, & Yukkifli, 𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑘𝑟𝑖𝑡𝑒𝑟𝑖𝑎
2013).
Berdasarkan uraian di atas, Keterangan :
peneliti akan melakukan penelitian yang P : Persentase kelayakan
berjudul “Pengembangan LKPD

Copyright © 2018, Desimal, Print ISSN: 2613-9073, Online ISSN: 2613-9081


Desimal, 1 (1), 2018 - 42
Alin Wahyu Rizkiah, Nasir, Komarudin

Kemudian hasil persentase angket banyak sehingga bisa dengan mudah


yang diperoleh dari validasi ahli, lembar mengaitkan materi dengan nilai
respon pendidik, lembar respon peserta keislaman, namun guru belum
didik dikategorikan sesuai dengan mengembangkannya, sehingga peneliti
interpretasi pada Tabel 2. ingin mengembangkannya.

Tabel 2. Kelayakan dan kriteria Mengumpulkan Informasi


kualitatif
No Skor Persentase (%) Interpretasi Untuk mengumpulkan informasi
1. 0 ≤ P ≤ 20 Sangat Kurang peneliti mewawancarai guru dan
2. 20 < P ≤ 40 Kurang peserta didik MTs Nurul Islam dan
3. 40 < P ≤ 60 Cukup Baik mengmpulkan buku, materi dan jrnal
4. 60 < P ≤ 80 Baik
5. 80 < P ≤ 100 Sangat Baik
yang berkaitan dengan LKPD.

Berdasarkan data Tabel 2, maka Desain Produk


produk pengembangan akan berakhir
saat skor penilaian terhadap LKPD ini Dalam tahap desain produk
telah memenuhi syarat kelayakan pengembangan LKPD dengan
dengan tingkat kesesuaian materi dan menggunakan pendekatan pictorial
desain, pada pokok bahasan pecahan di riddle. Langkah-langkah penyusunan
kategorikan sangat menarik atau desain produk LKPD ini, diantaranya
menarik. adalah menyesuaikan standar
kompetensi dan kompetensi dasar serta
HASIL DAN PEMBAHASAN silabus berdasarkan kurikulum K13.
Hasil pengembangan yang
dilakukan oleh peneliti ini adalah
menghasilkan Lembar Kerja Peserta Validasi desian
Didik (LKPD) Discussion Activity yang
Terintegrasi Nilai-Nilai Keislaman Validasi LKPD discussion activity
dengan Pendekatan Pictorial Riddle pada yang terintegrasi nilai-nilai keislaman
Pokok Bahasan Pecahan. Penelitian dan dengan pendekatan pictorial riddle pada
pengembangan ini dilakukan dengan pokok bahasan pecahan dilakukan oleh
menggunakan prosedur pengembangan 7 ahli, yang terdiri dari 3 ahli materi, 2
menurut sugiyono (2013) yang ahli media, 2 ahli nilai-nilai keislaman.
dilakukan dari tahap 1 hingga tahap 7. Berdasarkan penilaian validasi ahli
Data hasil setiap tahapan prosedur materi terhadap dari LKPD discussion
penelitian dan pengembangan yang activity yang terintegrasi nilai-nilai
dilakukan adalah sebagai berikut: keislaman dengan pendekatan pictorial
riddle pada pokok bahasan pecahan
Potensi dan masalah dianalisis 3 aspek yaitu aspek kualitas
isi, aspek ketepatan cakupan, pictorial
Potensi dalam penelitian dan riddle dan bahasa. Pada penilaian
pengembangan ini adalah validasi ahli media dianalisis 3 aspek
mengembangkan LKPD Discussion yaitu aspek ukuran LKPD, desain kulit
Activity yang terintegrasi nilai-nilai LKPD, desain isi LKPD. Pada penilaian
keislaman dengan pendekatan Pictorial validasi ahli nilai-nilai keislaman
Riddle, dengan basic peserta didik yang dianalisis 3 aspek yaitu aspek kualitas
secara umum memiliki pengetahuan dan isi, aspek bahasa, dan aspek penekanan-
pemahaman nilai-nilai keislaman lebih penekanan materi.

Copyright © 2018, Desimal, Print ISSN: 2613-9073, Online ISSN: 2613-9081


Desimal, 1 (1), 2018 - 43
Alin Wahyu Rizkiah, Nasir, Komarudin

Pada penelitian ini setelah keislaman dengan pendekatan pictorial


dilakukan validasi oleh para ahli langkah riddle pada pokok bahasan pecahan.
selanjutnya yaitu revisi desain. Setelah
itu, uji coba produk ke peserta didik Validasi ahli materi
kelas VII MTs terhadap LKPD discussion hasil validasi oleh ahli materi pada
activity yang terintegrasi nilai-nilai produk disajikan dalam bentuk grafik
pada Gambar 1.

100
90
80
70
60
50
40
30
20
10
Tahap 1
0
Kualitas Isi Ketepatan Pictorial Riddle Bahasa
Cakupan Tahap 2

Gambar 1. Hasil Validasi Ahli Materi

Berdasarkan hasil validasi oleh


ahli materi pada produk awal diperoleh Validasi ahli Media
skor persentase rata-rata 59,70% dan
berada pada kriteria validasi “cukup hasil validasi oleh ahli media pada
baik”. Setelah produk direvisi dilakukan produk disajikan dalam bentuk grafik
validasi kembali, diperoleh skor berikut:
persentase rata-rata 82,44% dan berada
pada criteria sangat “baik”, terjadi
peningkatan skor setelah produk
direvisi (diperbaiki).

Copyright © 2018, Desimal, Print ISSN: 2613-9073, Online ISSN: 2613-9081


Desimal, 1 (1), 2018 - 44
Alin Wahyu Rizkiah, Nasir, Komarudin

90
80
70
60
50
40
30
20 Tahap 1 Tahap 2

10
0
Ukuran LKPD Desain Kulit LKPD Desain Isi LKPD

Gambar 2. Hasil Validasi Ahli Media

Berdasarkan hasil validasi oleh skor setelah produk direvisi


ahli materi pada produk awal diperoleh (diperbaiki).
skor persentase rata-rata 54,44 dan
berada pada kriteria validasi “cukup Validasi Ahli Nilai-nilai Keislaman
baik”. Setelah produk direvisi dilakukan hasil validasi oleh ahli nilai-nilai
validasi kembali, diperoleh skor keislaman pada produk disajikan dalam
persentase rata-rata 78,61 dan berada bentuk grafik berikut:
pada kriteria “baik”, terjadi peningkatan

92

90

88

86

84
Validator 1
82
Validator 2
80

78

76

74
Kualitas Isi Bahasa Penekanan
Materi

Gambar 3. Hasil Validasi Nilai-nilai


Keislaman

Copyright © 2018, Desimal, Print ISSN: 2613-9073, Online ISSN: 2613-9081


Desimal, 1 (1), 2018 - 45
Alin Wahyu Rizkiah, Nasir, Komarudin

Berdasarkan hasil validasi oleh ahli 87,67 dengan kriteria “sangat menarik.
materi pada produk awal diperoleh skor Hal ini berarti LKPD yang dikembangkan
persentase rata-rata 85,71 dan berada oleh penulis mempunyai kriteria Sangat
pada kriteria validasi “sangat baik”, Layak digunakan sebagai alat bantu
produk tidak direvisi dikarenakan skor dalam kegiatan belajar mengajar pada
rata-rata sudah tinggi dengan criteria materi pecahan untuk kelas VII MTs
sangat baik. Nurul Islam.

Revisi Desain Respon Pendidik

Setelah desain produk divalidasi Setelah melakukan uji coba kelompok


melalui penilaian dari ahli materi, ahli kecil dan uji coba lapangan, kemudian
media, ahli agama Islam serta guru produk diuji cobakan kembali ke
matematika MTs Nurul Islam, peneliti pendidik bidang studi matematika. Uji
melakukan revisi terhadap desain produk coba pendidik ini dilakukan untuk
yang dikembngkan berdasarkan masukan meyakinkan data dan mengetahui
atau saran yang diberikan para ahli. kemenarikan produk. Responden pada uji
pendidik ini adalah guru matematika
Uji Coba Produk kelas VII MTs Nurul Islam, dengan cara
memberikan angket untuk mengetahui
Setelah produk melalui tahap respon pendidik terhadap LKPD. Hasil uji
validasi oleh ahli materi, ahli media dan coba menghasilkan skor rata-rata 89,6
ahli agama Islam serta telah selesai dengan kriteria “sangat menarik. Hal ini
diubah, selanjutnya produk diujikan berarti LKPD yang dikembangkan oleh
dengan uji coba kelompok kecil yang penulis mempunyai kriteria Sangat Layak
terdiri 10 peserta didik, dan uji coba digunakan sebagai alat bantu dalam
kelompok besar yang terdiri dari 30 kegiatan belajar mengajar pada materi
peserta didik. Uji coba ini dilakukan di pecahan untuk kelas VII MTs Nurul Islam.
kelas VII MTs Nurul Islam dengan cara
memberikan anget untuk mengetahui Revisi produk
kemenarikan produk.
Setelah dilakukan uji coba
Respon Peserta didik kelompok kecil dan uji coba kelompok
besar untuk mengetahui kemenarikan
Uji coba dilakukan 2 tahap yaitu uji LKPD matematika dengan menggunakan
coba kelompok kecil dan uji coba pendekatan pictorial riddle pada materi
lapangan dengan melibatkan 10 peserta pecahan, produk dikatakan
didik kelas VII untuk uji coba kelompok kemenarikannya sangat tinggi sehingga
kecil dan 30 peserta didik untuk uji coba tidak dilakukan uji coba ulang.
lapangan dengan cara memberi angket Selanjutnya LKPD dapat dimanfaatkan
untuk mengetahui respon peserta didik sebagai salah satu sumber belajar bagi
terhadap kemenarikan LKPD. peserta didik dan guru di SMP/MTs pada
Uji coba kelompok kecil yang dilakukan di materi pecahan untuk kelas VII.
MTs Nurul Islam Lampung Selatan
memperoleh skor rata-rata 91,66 dengan Kelebihan dan kekurangan produk
kriteria “sangat menarik” dan uji coba hasil pengembangan
lapangan memperoleh skor rata-rata

Copyright © 2018, Desimal, Print ISSN: 2613-9073, Online ISSN: 2613-9081


Desimal, 1 (1), 2018 - 46
Alin Wahyu Rizkiah, Nasir, Komarudin

Produk pengembangan ini memiliki untuk ahli media diperoleh nilai rata-rata
beberapa kelebihan sebagai berikut: 1) dengan kriteria baik. (2) Respon peserta
LKPD yang dikembangkan memberikan didik terhadap LKPD diperoleh nilai rata-
wawasan pengetahuan baru kepada rata dengan kriteria sangat menarik dan
peserta didik, baik dalam segi materi respon guru terhadap LKPD diperoleh
matematika maupun keterkaitan antara nilai rata-rata dengan kriteria sangat
materi pecahan dengan nilai-nilai menarik. Berdasarkan simpulan yang
keislaman; 2) LKPD ini memiliki langkah- telah dibuat, maka penulis menyarankan
langkah pendekatan pictorial riddle pada untuk pendidik menggunakan produk
materi pecahan; 3) LKPD Discussion yang telah dibuat dalam proses
Activity terintegrasi nilai-nilai keislaman pembelajaran di kelas.
melalui pendekatan pictorial riddle pada
materi Pecahan membuat pelajaran DAFTAR PUSTAKA
menarik; 4) LKPD Discussion Activity
yang disusun terdapat ayat-ayat al- Beladina, N., Suyitno, A., & Khusni, K.
Qur’an, tokoh muslim, latihan soal, (2013). Keefektifan Model
sehingga peserta didik memotivasi Pembelajaran CORE Berbantuan
peserta didik dalam belajar; 5) LKPD LKPD Terhadap Kreativitas
Discussion Activity terintegrasi nilai-nilai Matematis Siswa. Unnes Journal of
keislaman melalui pendekatan pictorial Mathematics Education, 2(3), 34–39.
riddle pada materi Pecahan efektif jika Herman, H., & Aslim, A. (2015).
digunakan secara mandiri maupun Pengembangan LKPD Fisika Tingkat
kelompok. SMA Berbasis Keterampilan Proses
Produk pengembangan ini memiliki Sains. In Prosiding Seminar Nasional
beberapa kekurangan sebagai berikut: 1) Fisika (Vol. IV, pp. 113–118).
LKPD ini tidak mudah digunakan pada Putra, F. G. (2016). Pengaruh Model
sekolah-sekolah yang memiliki Pembelajaran Reflektif dengan
pemahaman nilai-nilai agama Islam lebih Pendekatan Matematika Realistik
banyak; 2) LKPD yang dikembangkan Bernuansa Keislaman terhadap
hanya menggunakan pendekatan pictorial Kemampuan Komunikasi Matematis.
riddle pada materi Pecahan. Al-Jabar : Jurnal Pendidikan
Matematika, 7, 203–210.
SIMPULAN DAN SARAN Putra, F. G. (2017). Eksperimentasi
Pendekatan Kontekstual Berbantuan
Dari Penelitian yang peneliti Hands On Activity (HoA) Terhadap
lakukan dapat diambil kesimpulan yaitu; Kemampuan Pemecahan Masalah
(1) Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Matematik. Al-Jabar : Jurnal
discusion actvity yang terintegrasi nilai- Pendidikan Matematika, 8(1), 73–80.
nilai keislaman dengan pendekatan https://doi.org/10.24042/ajpm.v8i1
pictoril ridle pada pokok bahasan pecahan .1148
ini telah dikembangkan dengan Resta, I. L., Fauzi, A., & Yukkifli, Y. (2013).
menggunakan 7 tahapan yaitu potensi Pengaruh Pendekatan Pictorial
dan masalah, pengumpulan data, desain Riddle Jenis Video Terhadap Hasil
produk, validasi produk, revisi produk, uji Belajar Siswa dalam Pembelajaran
coba produk dan revisi produk. Pada Inkuiri pada Materi Gelombang
tahap validasi produk yang dilakukan Terintegrasi Bencana Tsunami. Pillar
oleh ahli materi dan ahli nilai-nilai of Physics Education, 1(1), 17–22.
keislaman diperolaeh nilai rata-rata Sagala, S. (2013). Konsep dan makna
dengan kriteria sangat baik, sedangkan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Copyright © 2018, Desimal, Print ISSN: 2613-9073, Online ISSN: 2613-9081


Desimal, 1 (1), 2018 - 47
Alin Wahyu Rizkiah, Nasir, Komarudin

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Interaktif (BAEI) yang Terintegrasi


Pendidikan. Bandung: Alfabeta. Nilai-Nilai Keislaman. Al-Jabar :
Supriadi, N. (2015). Mengembangkan Jurnal Pendidikan Matematika, 6(1),
Kemampuan Koneksi Matematis 63–73.
Melalui Buku Ajar Elektronik

Copyright © 2018, Desimal, Print ISSN: 2613-9073, Online ISSN: 2613-9081