Anda di halaman 1dari 9

Jurnal Manajemen Pemasaran, Vol. 14, No. 1, April 2020, 35─43 doi: 10.9744/pemasaran.14.1.

35─43
p-ISSN 1907-235X / e-ISSN 2597-615X

PENGARUH TAMPILAN WEB DAN HARGA TERHADAP MINAT BELI


DENGAN KEPERCAYAAN SEBAGAI INTERVENING VARIABLE PADA
E-COMMERCE SHOPEE

Edwin Japarianto1*, Stephanie Adelia2


1,2
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Kristen Petra
Jl. Siwalankerto 121-131, Surabaya 50236
Email: 1edwinj@petra.ac.id; 2stefanieadelia97@gmail.com
*Penulis korespondensi

Abstrak:E-commerce dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, misalnya tampilan web dan harga, serta kepercayaan yang
ikut andil dalam mempengaruhi pertumbuhan minat beli online.Dari penelitian ini penulis menemukan bahwa hubungan
antara tampilan web dan harga pada minat beli dengan kepercayaan sebagai intervening variable-nya di e-commerce Shopee
menunjukkan bahwa kepercayaan merupakan variabel intervening, membuat variabel independen lebih kuat apabila secara
langsung berhubungan ke variabel dependen. Responden dalam penelitian ini adalah pengguna aplikasi Shopee yang
menggunakan aplikasi Shopee dalam tiga bulan terakhir dan membuka aplikasi Shopee minimal lima kali.

Kata kunci: E-commerce; tampilan web; harga; kepercayaan; minat beli.

Abstract: E-commerce influenced by a variety of factors, such as the web display and the price, as well as the trust that
contributes to influencing the growth of online buying interest. From this studies the author finds that the relationship
between web appearance and prices on buying interest with trust as an intervening variable in e-commerce Shopee shows
that trust is an intervening variable, makes the independent variable it is stronger if it is directly related to the dependent
variable.Respondents in this study were Shopee application users who used the Shopee application in the last three months
and opened Shopee applications at least five times.

Keywords: E-commerce; web display; price; trust; purchase intention.

PENDAHULUAN yang penting dalam tampilan web misalnya ke-


mudahan akses, kemudahan transaksi, informasi web,
Minat beli konsumen dalam aktivitas per- perlu diperhatikan oleh e-commerce.
dagangan menjadi semakin berkembang karena Harga juga menentukan apakah konsumen akan
adanya kemajuan teknologi. Teknologi yang semakin jadi memiliki minat beli di suatu e-commerce. Unsur-
berkembang menyebabkan perdagangan semakin unsur penting dalam harga adalah potongan harga,
tidak terbatas waktu dan tempat. Jika dahulu per- keterjangkauan harga, kesesuaian harga dengan kua-
dagangan hanya dapat dilakukan melalui pertemuan litas perlu diperhatikan oleh e-commerce.
tatap muka, kini melalui adanya jaringan internet Selain itu ada faktor penting lain dalam ber-
perdagangan dapat dilakukan tanpa perlu bertatap belanja online yang berasal dari intern setiap individu,
muka seperti puluhan tahun silam. yakni kepercayaan. Kepercayaan merupakan hal
Minat membeli yang dilakukan dengan media penting dan krusial dalam kegiatan ekonomi, ter-
online adalah keinginan seseorang untuk membeli utama untuk berjaga-jaga terhadap perilaku opor-
suatu produk yang ditawarkan oleh produsen kepada tunistik yang tidak diinginkan. Apalagi dalam
konsumen melalui media online. (Adidarma, 2016). sektor online shoping, menurut David Gefen,
Menjamurnya platform e-commerce di Indo- Elena Karahanna, dan Detmar W Straub dalam
nesia membuat masing-masing platform mengerah- jurnalnya yang bertajuk Trust and Tam in Online
kan seluruh strategi, kemampuan, dan keunikannya Shopping (2003), isu kepercayaan ini lebih krusial
untuk meningkatkan traffic kunjungan dan sales dari daripada saat belanja dilakukan face-to-face, karena
mitra-mitra pelapak yang bekerja sama dengan jika berbelanja secara online pembeli memiliki lebih
mereka, baik dari segitampilan website serta harga, sedikit ruang dan waktu untuk menilai produk yang
dikarenakan pembeli hanya dapat berhubungan akan pembeli belanjakan. Biasanya, calon pembeli
dengan perusahaan melalui website dan harga akan melihat terlebih dulu testimonial dari produk
tentunya faktor yang sangat dipertimbangkan oleh tersebut di online shop yang akan ia beli.
konsumen sebelum berbelanja online. Shopee merupakan perusahaan e-commerce
Tampilan web yang menarik akan membuat yang berada di bawah naungan SEA Group atau
minat beli konsumen akan meningkat. Unsur-unsur dulunya dikenal dengan nama Garena, perusahaan

35
36 JURNAL MANAJEMEN PEMASARAN, VOL. 14, NO. 1, APRIL 2020: 35─43

internet di Asia Tenggara. Shopee memiliki pen- b. Kesesuaian Harga dengan Kualitas
download nomor satu terbanyak di Indonesia, c. Daya Saing Harga
namun masih berada di peringkat empat jumlah d. Kesesuaian Harga dengan Manfaat
visitor perbulannya.
Berdasarkan latar belakang permasalahan di Minat Beli
atas, maka rumusan masalah penelitian ini adalah“ Menurut (Kotler, 2005) minat (Interest) digam-
Apakah tampilan web dan harga mempengaruhi barkan sebagai situasi dimana konsumen belum
minat beli dan kepercayaan merupakan variabel melakukan suatu tindakan, yang dapat dijadikan dasar
interveningnya di e-commerce Shopee?” untuk memprediksi perilaku atau tindakan tersebut.
Minat merupakan perilaku yang muncul sebagai
TINJAUAN PUSTAKA
respon terhadap suatu objek yang menunjukkan ke-
Web Design inginan pelanggan untuk melakukan pembelian.
(Kurnia, 2010) berpendapat minat beli merupakan
Menurut (Rosandiena & Indrojarwo, 2018) timbulnya suatu keinginan dalam diri konsumen
desain web adalah jenis desain grafis yang ditujukan terhadap suatu produk sebagai dampak dari proses
untuk pengembangan dan styling obyek lingkungan pengamatan dan pembelajaran konsumen terhadap
informasi internet untuk menyediakan dengan fitur produk tersebut.
konsumen high-end dan kualitas estetika. Definisi ini Minat beli adalah kecenderungan untuk merasa
memisahkan desain web dari pemrograman web, tertarik atau terdorong untuk melakukan kegiatan
menekankan fitur fungsional dari sebuah situs web. mendapatkan dan memiliki barang dan jasa. Minat
Tujuan desain web adalah untuk membuat situs web beli merupakan pernyataan mental konsumen yang
atau dokumen elektronik dan aplikasi yang berada merefleksikan rencana pembelian suatu produk
pada web server dan menampilkan konten dan fitur dengan merek tertentu (Penitasari, 2017). Sedangkan
antarmuka interaktif serta menarik kepada pengguna menurut (Kinnear & Taylor, 1996) minat beli adalah
akhir dalam bentuk halaman Web. tahap kecenderungan konsumen untuk bertindak
Menurut (Wicaksono, Susanto, & Winarno, sebelum keputusan membeli benar-benar dilaksana-
2012) penyusunan tata letak tampilan secara visual kan. Sejalan dengan (Howard, 1994) yang berpen-
yang sederhana tetapi tetap menarik tanpa mengu- dapat minat beli merupakan sesuatu yang berhubung-
rangi informasi yang dibutuhkan oleh pengguna dan an dengan rencana konsumen untuk membeli produk
menyediakan informasi yang selalu di-update adalah tertentu serta berapa banyak unit produk yang
hal yang penting. Tampilan desain website hendaknya dibutuhkan pada periode tertentu.
dilakukan pergantian secara berkala untuk menghin- Dari beberapa pendapat ahli di atas, dapat di-
dari tampilan website yang membosankan, namun simpulkan bahwa minat beli merupakan pernyataan
tetap memegang prinsip tampilan yang interaktif dalam diri konsumen yang menunjukkan kecen-
(atraktif), menarik, dan tidak membingungkan peng- derungan atau ketertarikan konsumen untuk membeli
guna, sehingga mudah untuk dipelajari. sebuah produk dalam jumlah tertentu dan periode
waktu tertentu yang dapat digunakan oleh pihak
Indikator Web Design (diadaptasi dari buku pemasar untuk menjadi prediksi keinginan pelanggan.
Marketing Scales)
Minat beli timbul setelah adanya proses evaluasi
a. Kelengkapan Informasi alternatif. Di dalam proses evaluasi, seseorang akan
b. Efisiensi Website membuat suatu rangkaian pilihan mengenai produk
c. Kemudahan transaksi yang hendak dibeli atas dasar merek maupun
d. Tingkat personalisasi minat.(Kotler, Bowen, & Maken, 1999)
e. Pilihan/tombol yang bagus
Indikator Minat Beli
Price Strategy
Menurut (Ferdinand, 2002), minat beli dapat
Harga adalah jumlah semua nilai yang diberikan diidentifikasi melalui empat indikator berikut ini:
oleh pelanggan untuk mendapatkan keuntungan dari a. Minat transaksional, yaitu kecenderungan sese-
memiliki atau menggunakan suatu produk atau jasa orang untuk membeli produk.
(Kotler & Armstrong, 2008). b. Minat referensial, yaitu kecenderungan seseorang
untuk mereferensikan produk kepada orang lain.
Indikator Harga (Kotler & Armstrong, 2008) c. Minat preferensial, yaitu minat yang meng-
a. Keterjangkauan Harga gambarkan perilaku seseorang yang memiliki
Japarianto: Pengaruh Tampilan Web dan Harga Terhadap Minat Beli 37

prefrensi utama pada produk tersebut. Preferensi Hubungan Antar Konsep


ini hanya dapat diganti jika terjadi sesuatu dengan
produk preferensinya. Hubungan antara Harga dengan Minat Beli
d. Minat eksploratif, minat ini menggambarkan
Harga sangat mempengaruhi minat beli dikare-
perilaku seseorang yang selalu mencari informasi
nakan kemampuan konsumen untuk membeli sebuah
mengenai produk yang diminatinya dan mencari
produk ditentukan dengan uang yang mereka miliki
informasi untuk mendukung sifat-sifat positif dari
dan membandingkan dengan fasilitas yang mereka
produk tersebut.
dapatkan ketika membeli suatu produk (Prabowo,
2016).
Kepercayaan
Kepercayaan konsumen didefinisikan sebagai Hubungan Tampilan Web dengan Minat Beli
harapan konsumen bahwa penyedia jasa dapat diper-
Faktor tampilan web ini berkaitan dengan bagai-
caya atau diandalkan dalam memenuhi janjinya.
mana operasional berbelanja secara online. Meskipun
(Siagian & Cahyono, 2014). Kepercayaan konsumen
belanja online memiliki banyak manfaat, namun
menyangkut kepercayaan bahwa suatu produk me-
kerumitan dalam berinteraksi dengan medianya
miliki berbagai atribut dan manfaat dari berbagai
dalam hal ini adalah situs jual beli online, bisa
atribut tersebut (Sulistyari, 2012). Kepercayaan me-
menjadi sesuatu yang membingungkan untuk
rupakan keyakinan satu pihak mengenai maksud dan
pengguna. Tampilan web berhubungan dengan
perilaku pihak yang lainnya. Pendapat lain menge-
mudah atau tidaknya situs digunakan dan dipahami
mukakan kepercayaan sebagai derajat di mana sese-
oleh calon pembeli. Biasanya calon pembeli akan
orang yang percaya menaruh sikap positif terhadap
mengalami kesulitan pada saat pertama kali melaku-
keinginan baik dan keandalan orang lain yang di-
kan belanja online, serta cenderung mengurungkan
percayanya di dalam situasi yang berubah ubah (Das
niatnya karena ketidaktahuan dalam bertransaksi
& Ten, 1998). (Schurr & Ozanne, 1985) mendefinisi-
online. Dalam kasus belanja online, situs web adalah
kan kepercayaan sebagai keyakinan bahwa janji atau
satu-satunya cara perusahaan berkomunikasi dengan
janji pihak tersebut dapat diandalkan dan bahwa suatu
pelanggannya. Oleh karena itu, tampilan dan struktur-
pihak akan memenuhi kewajibannya dalam suatu
nya dapat mendorong atau mengecilkan minat
hubungan pertukaran. Dengan demikian kepercayaan
pembelian konsumen (Chen & Dhillon, 2003).
konsumen didefinisikan sebagai harapan konsumen
bahwa penyedia barang dan jasa dapat dipercaya atau
Hubungan Harga dengan Kepercayaan
diandalkan dalam memenuhi janjinya. (Bilondatu,
2013) Menurut (Pavlou & Dimoka, 2006) pemisahan
Kepercayaan konsumen telah diakui dalam lite- fisik yang ada di antara pembeli dan penjual dalam
ratur pemasaran sebagai faktor penting untuk per- berbelanja online menimbulkan ketidakpastian bagi
dagangan bisnis yang sukses, serta pengembangan pembeli karena mereka kebanyakan bertransaksi
dan manajemen untuk hubungan pelanggan jangka dengan penjual baru dan tidak dikenal tanpa nama
panjang. (Hahn & Kim, 2009) merek. Untuk menjelaskan ketidakpastian ini, e-
commerce telah mengembangkan mekanisme umpan
Dimensi Kepercayaan balik, yang merupakan sistem TI yang memungkin-
kan pengumpulan dan penyebaran informasi tentang
Menurut (Mayer, Davis, & Schoorman, 1995)
transaksi penjual di masa lalu. Mekanisme umpan
ada tiga dimensi kepercayaan:
balik juga telah ditunjukkan untuk memberikan harga
a. Kemampuan (Ability)
terpercaya untuk penjual yang bereputasi baik. Dalam
Kemampuan mengacu pada kompetensi suatu
transaksi online, konsumen mau membayar harga
organisasi.
lebih tinggi bagi vendor yang lebih bisa dipercaya
b. Kebaikan hati (Benevolence)
(Cahyaningdyah, 2013).
Kebaikan hati merupakan kemauan penjual dalam
memberikan kepuasan yang saling menguntung-
Hubungan Tampilan Web dengan Kepercayaan
kan antara dirinya dengan konsumen.
c. Integritas (Integrity) Pada konteks internet, fungsi penjual digantikan
Integritas berkaitan dengan bagaimana perilaku oleh website (Lohse & Spiller, 1998). Hal ini menye-
atau kebiasaan penjual dalam menjalankan bisnis- babkan tampilan dan kualitas website dapat menjadi
nya. Informasi yang diberikan kepada konsumen faktor yang dapat membangun kepercayaan kon-
apakah benar sesuai dengan fakta atau tidak. sumen online. Dalam penelitian menjelaskan bahwa
38 JURNAL MANAJEMEN PEMASARAN, VOL. 14, NO. 1, APRIL 2020: 35─43

tampilan sebuah web dapat meningkatkan keper- H3: Terdapat pengaruh positif harga terhadap keper-
cayaan konsumen yang melakukan transaksi secara cayaan kepada Shopee.
online, karena konsumen yang bertransaksi secara H4: Terdapat pengaruh positif tampilan web ter-
online mengandalkan informasi yang di dapat dari hadap kepercayaan kepada Shopee.
website yang menjual produk dan jasa tersebut H5: Terdapat pengaruh positif kepercayaan terhadap
(Zhang, Zhu, & Huang, 2009).Penjual yang memiliki minat beli di Shopee.
kualitas website yang bagus, meskipun mereka tidak
memiliki reputasi yang bagus, tetap lebih dipercaya METODOLOGI PENELITIAN
daripada penjual yang memiliki reputasi yang bagus, Populasi dan Sampel
tetapi kualitas website jelek (Gregg & Walczak,
2010). Menurut (Churchill, 2005; Parasuraman, 1991)
populasi merupakan gabungan elemen yang memiliki
Hubungan Kepercayaan dengan Minat Beli berbagai karakteristik yang serupa, dan mencakup
semesta untuk kepentingan masalah riset pemasaran.
Konsep kepercayaan yang sudah dibahas penulis Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna apli-
di atas menunjukkan bahwa kepercayaan memegang kasi dari PT. Shopee di Surabaya.
peran penting, karena konsumen yang sudah percaya Sampel merupakan unsur-unsur dari jumlah dan
akan berminat untuk membeli kepada perusahaan karakteristik yang dimiliki oleh populasi dimana
(Endi & Lilis, 2014). Faktor kepercayaan memiliki peneliti ingin melakukan kajian pemasaran (Wahdi,
pengaruh langsung pada minat beli konsumen. Dalam 2011).
konteks berbelanja online, hubungan antara keduanya Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini
bersifat positif berlaku terhadap pembeli potensial menggunakan teknik purposive sampling dimana
(konsumen yang memiliki minat beli online) (Ricky peneliti melakukan penilaian untuk memilih anggota
& Adrian, 2012). Semakin tinggi tingkat kepercayaan populasi yang merupakan pengguna aplikasi Shopee
konsumen, semakin tinggi minat pembelian kon- (pernah membuka website/mendownload dan mem-
sumen (Jarvenpaa, Tractinsky, & Vitale, 2000). buka aplikasi Shopee) minimal 5x dalam 3 bulan
Hanya pelanggan yang memiliki kepercayaan yang terakhir (Juli 2018 - September 2018) namun belum
akan berminat untuk membeli secara online pernah melakukan transaksi di Shopee sebanyak
minimal 100 orang.
(Yusnidar, Samsir, & Restuti, 2014). Terbangunnya
rasa percaya konsumen dan adanya rasa aman
Definisi Operasional Variabel
terhadap penjual maupun situs jual beli online dapat
meningkatkan minat beli konsumen di situs tersebut Definisi operasional variabel yang akan diguna-
(Koufaris & Hampton-Sosa, 2004; Njite & Parsa, kan terdiri dari 3 variabel:
2005). 1. Variabel Independen,
A. Web Design(X1)
Kerangka Konseptual X1.1 Informasi yang diberikan oleh website
lengkap.
Tampilan X1.2 Website mudah diakses.
H3 Web X1.3 Website memudahkan konsumen dalam
bertransaksi.
H1 X1.4 Website memiliki layout yang menarik.
Kepercayaan Minat
H5 Beli B. Harga (X2)
H2H4
X2.1 Harga produk terjangkau.
Harga X2.2 Kualitas produk sesuai dengan harganya.
X2.3 Produk memiliki harga bersaing.
Gambar 1. Kerangka Konseptual X2.4 Konsumen memperhatikan potongan
harga.
Hipotesis 2. Variabel Dependen
A. Minat Beli (Y1)
Berdasarkan pengamatan di lapangan dan studi a. Minat Transaksional.
literatur maka dirumuskan hipotesis sebagai berikut: Y1.1 Konsumen berminat membeli pro-
H1: Terdapat pengaruh positif harga terhadap minat duk melalui aplikasi Shopee.
beli di Shopee. b. Minat Referensial.
H2: Terdapat pengaruh positif tampilan web Y1.2 Konsumen berminat merekomendasikan
terhadap minat beli di Shopee. kerabat untuk menggunakan Shopee.
Japarianto: Pengaruh Tampilan Web dan Harga Terhadap Minat Beli 39

c. Minat Preferensial. Z1.8 Shopee memberi informasi harga produk


Y1.3 Konsumen akan menjadikan Shopee secara transparan kepada konsumen.
sebagai pilihan pertama dalam berbelanja
online. Teknik Analisis Data
d. Minat Eksploratif.
Y1.4 Konsumen akan selalu mencari informasi Pemilihan teknik analisa statistika adalah bagian
terbarutentang Shopee. penting untuk megnuji hipotesis salah satu alat ana-
3. Variabel Intervening lisis yang banyak digunakan adalah SEM (structural
A. Kepercayaan(Z1) equation marketing). Penelitian ini menggunakan
a. Ability. pendekatan WarpPLS yang merupakan pengembang-
Z1.1 Konsumen percaya bahwa Shopee mam- an dari analisis PLS (partial least square), model ini
pu menjaga keamanan informasi pribadi dikembangkan sebagai alternative untuk situasi di-
seperti alamat rumah dan nomor telepon. mana dasar teori pada perancangan model lemah atau
Z1.2 Konsumen percaya bahwa Shopee mam- indikator yang tersedia tidak memenuhi model peng-
pu memverifikasi pembayaran dan mem- ukuran reflesif.
proses transaksi setelah pembayaran.
Z1.3 Konsumen percaya Shopee mampu me- HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
nampilkan penjual yang memiliki repu-
tasi baik dengan suatu penanda (Star Path Analysis
Seller).
b. Benevolence. Pada analisa path coefficient ini telah terbukti
Z1.4 Shopee memberi notifikasi khusus yang bahwa kepercayaan merupakan variable intervening
menguntungkankonsumen. dimana tidak memperkuat hubungan antara tampilan
Z1.5 Shopee banyak memberikan reward web dengan minat belidengan kepercayaan sebesar
(pemberian koin Shopee ketika check in, 0.131 yang merupakan hasil perkalian antara 0.627
ada event “Goyang Shopee” untuk men- dan 0.210, di mana hubungan tampilan web secara
dapat koin) kepada konsumennya. langsung ke minat beli lebih besar, yaitu 0.343.
c. Integrity. Kepercayaan juga merupakan variable intervening
Z1.6 Shopee memberi informasi promosi se- yang tidak memperkuat hubungan antara harga
cara transparan kepada konsumen. dengan minat belidengan kepercayaan sebesar 0.056
Z1.7 Shopee meng ”update” informasi pro- yang merupakan hasil perkalian antara 0.271 dan
gram secara transparan kepada konsu- 0.210, di mana hubungan harga secara langsung ke
men. minat beli lebih besar, yaitu 0.386.

Gambar 2. Hasil Path Analysis


40 JURNAL MANAJEMEN PEMASARAN, VOL. 14, NO. 1, APRIL 2020: 35─43

Hubungan tampilan web terhadap minat beli Uji Hipotesis


secara langsung menunjukan angka 0,343 dimana
angka yang menunjukan hubungan positif secara Tabel 2. Kesimpulan Hipotesis
langsung. Hubungan harga terhadap minat beli juga Jalur P Values Keterangan
secara langsung menunjukan angka 0,386 dimana H1 Harga (X2)  Minat Beli 0.000 Signifikan
angka yang menunjukan hubungan secara langsung (Y1)
yang positif. H2 Tampilan Web (X1)  0.002 Signifikan
Gambar 2 merupakan bukti bahwa dalam pene- Minat Beli (Y1)
litian ini kepercayaan mengintervening hubungan H3 Harga (X2)  0.006 Signifikan
antara variable independen terhadap variable depen- Kepercayaan (Z1)
den, sehingga dapat dikatakan kepercayaan juga me- H4 Tampilan Web (X1 0.000 Signifikan
rupakan variabel kuasi yang bisa menjadi variabel Kepercayaan (Z1)
perantara yang independen. H5 Kepercayaan (Z1)  0.018 Signifikan
Selain itu, keseluruhan variable dalam model ini Minat Beli (Y1)
memiliki path coefficient dengan angka yang positif.
Sehingga jika semakin besar nilai path coefficient a. Temuan: terima H1.
pada satu variable independen terhadap variable Harga PT. Shopee Indonesia berpengaruh secara
dependen tersebut, maka semakin kuat juga pengaruh signifikan terhadap minat beliyang dapat dilihat
antara variable independen terhadap variable depen- pada table secara signifikan dengan nilai uji T-
den tersebut. statistic 3.601> 1.96 dan P-values >0.05.
Penelitian ini mempunyai hasil yang menunjukan
Cross Loading Factor bahwa harga berpengaruh signifikan terhadap
minat beli yang dimana hal ini sesuai dengan pen-
Pada tabel dibawah ini validitas cross loading dapat (Prabowo, 2016) bahwa harga sangat
factor sudah memenuhi syarat sehingga sudah dapat mempengaruhi minat beli dikarenakan kemampu-
menggambarkan indikator dari variabel. Cross an konsumen untuk membeli sebuah produk
loading dari masing-masing indikator utama terlihat ditentukan dengan uang yang mereka miliki dan
lebih besar dari indikator variabel lainnya. Dengan membandingkan dengan fasilitas yang mereka
hasil data diatas menggambarkan bahwa indikator dapatkan ketika membeli suatu produk. Harga
dari seluruh variable sudah dapat menggambarkan merupakan salah satu penentu pemilihan produk
variabel tersebut dibandingkan dengan variabel yang nantinya akan berpengaruh terhadap minat
lainnya. pembelian (Bachriansyah & Rizky, 2011).
Tabel 1. Cross Loading b. Temuan: terima H2.
Tampilan web PT. Shopee Indonesia berpengaruh
(Z1) (Y1) (X2) (X1) secara signifikan terhadap minat beli yang dapat
X1.1 0.762 0.708 0.682 0.850 dilihat pada table secara signifikan dengan nilai uji
X1.2 0.622 0.616 0.652 0.760 T-statistic 3.170> 1.96 dan P-values >0.05.
X1.3 0.701 0.693 0.667 0.825 Penelitian ini mempunyai hasil yang menunjukan
X1.4 0.580 0.621 0.579 0.713 bahwa tampilan web berpengaruh signifikan ter-
X2.1 0.660 0.700 0.874 0.730
hadap minat beli yang dimana hal ini sesuai
X2.2 0.685 0.718 0.827 0.710
dengan pendapat (Chen & Dhillon, 2003) bahwa
X2.3 0.607 0.697 0.810 0.622
X2.4 0.665 0.662 0.827 0.667
dalam kasus belanja online, situs web adalah satu-
Y1.1 0.712 0.798 0.677 0.705 satunya cara perusahaan berkomunikasi dengan
Y1.2 0.696 0.859 0.688 0.724 pelanggannya. Oleh karena itu, tampilan dan
Y1.3 0.626 0.832 0.702 0.676 strukturnya dapat mendorong atau mengecilkan
Y1.4 0.597 0.787 0.658 0.636 minat pembelian konsumen. Situs jual beli online
Z1.1 0.818 0.687 0.707 0.744 dapat dikatakan baik bila situs tersebut menyedia-
Z1.2 0.843 0.653 0.650 0.728 kan petunjuk jelas alur bertransaksi, mulai dari
Z1.3 0.841 0.669 0.682 0.689 pemesanan, pembayaran, pengisian form, hingga
Z1.4 0.843 0.714 0.651 0.752 produk sampai di tangan pembeli. Situs jual beli
Z1.5 0.798 0.703 0.625 0.686 online tidak hanya harus menarik secara teknis,
Z1.6 0.850 0.625 0.637 0.653 tetapi juga harus mudah dalam penggunaannya
Z1.7 0.831 0.649 0.632 0.716 agar memberikan dorongan terhadap pengguna-
Z1.8 0.840 0.652 0.637 0.682 nya untuk memiliki minat beli di situs tersebut.
Japarianto: Pengaruh Tampilan Web dan Harga Terhadap Minat Beli 41

c. Temuan: terima H3. berminat untuk membeli secara online. Kurang-


Harga produk PT. Shopee Indonesia berpengaruh nya kepercayaan mencegah pembeli dari terlibat
secara signifikan terhadap kepercayaan yang dapat dalam belanja online (Endi & Lilis, 2014).
dilihat pada table secara signifikan dengan nilai uji
T-statistic 2.737> 1.96 dan P-values >0.05. KESIMPULAN
Penelitian ini mempunyai hasil yang menunjukan Seluruh variable dalam penelitian ini menunjuk-
bahwa harga berpengaruh signifikan terhadap kan suatu pengaruh, namun berdasarkan path
kepercayaan yang dimana hal ini sesuai dengan coefficient menunjukan bahwa dalam penelitian ini
pendapat (Cahyaningdyah, 2013) bahwa dalam kepercayaan memperlemah hubungan antara variable
transaksi online, konsumen mau membayar harga independen yang merupakan tampilan web dan harga
lebih tinggi bagi vendor yang lebih bisa dipercaya. terhadap variable dependen yang merupakan minat
Shopee dalam membangun kepercayaan telah beli, melainkan hubungan secara langsung antara
memberikan harga yang transparan dan sesuai variable independen ke variable dependen lebih kuat.
dengan kualitasnya, agar pengguna aplikasi
Shopee memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi SARAN
dalam menggunakan Shopee.
PT. Shopee Indonesia telah memiliki sistem
d. Temuan: terima H4.
yang baik dalam membangun kepercayaan dan minat
Tampilan web PT. Shopee Indonesia berpengaruh
beli. Namun, terkadang PT. Shopee Indonesia kurang
secara signifikan terhadap kepercayaan yang dapat memperhatikan hal berikut ini:
dilihat pada table secara signifikan dengan nilai uji  Kelengkapan informasi yang tertera pada website
T-statistic 6.690 > 1.96 dan P-values>0.05. dan aplikasi Shopee
Penelitian ini mempunyai hasil yang menunjukan Penulis memberikan saran pada pihak Shopee
bahwa tampilan web berpengaruh signifikan ter- agar lebih meningkatkan informasi website yang
hadap kepercayaan yang dimana hal ini sesuai diperlukan konsumen untuk melakukan untuk
dengan pendapat (Zhang, Zhu, & Huang, 2009) lebih meningkatkan kepercayaan serta minat beli
bahwa tampilan sebuah web dapat meningkatkan yang dimiliki oleh konsumen. Caranya adalah
kepercayaan konsumen yang melakukan transaksi dengan menyediakan template/format upload pro-
secara online, karena konsumen yang bertransaksi duk dengan keterangan yang mendetail, seperti:
secara online mengandalkan informasi yang di nama produk, jenis produk, bahan/material, pilih-
dapat dari website yang menjual produk dan jasa an warna, pilihan ukuran, serta kota asal pengirim-
tersebut. (McKnight, Choudhury, & Kacmar, an; tidak seperti saat ini yang hanya mengandalkan
2002) menyatakan bahwa faktor-faktor yang caption/keterangan bebas dari pihak penjual.
mempengaruhi kepercayaan pelanggan terhadap  Peningkatan strategi keterjangkauan harga
sebuah situs web menjadi tiga kategori, salah Penulis memberikan saran pada pihak Shopee
satunya adalah tampilan web yang memadai. agar lebih meningkatkan strategi harga misalnya
Kepercayaan konsumen untuk vendor berbasis mengadakan event membeli bersama akun lain
internet dapat terletak pada karakteristik individu akan memperoleh potongan harga atau adanya
dari konsumen, vendor Internet, situs web dan layout yang memiliki tombol share ke platform
komunikasi.
interaksi konsumen dengan vendor Internet
melalui situs web. (Chen & Dhillon, 2003)
DAFTAR PUSTAKA
e. Temuan: terima H5.
Kepercayaan PT. Shopee Indonesia berpengaruh Adidarma, R. A. dan W. (2016). Pengaruh Keper-
secara signifikan terhadap minat beli yang dapat cayaan Dan Risiko Pada Minat Beli Belanja
dilihat pada tabel secara signifikan dengan nilai uji Online. Jurnal Manajemen Dan Bisnis Sriwi-
T-statistic 2.363> 1.96 dan P-values>0.05. jaya, 14, 1–14.
Penelitian ini mempunyai hasil yang menunjukan Bachriansyah, & Rizky, A. (2011). Analisis Pengaruh
bahwa harga berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Produk, Daya Tarik Iklan, dan Persepsi
minat beli yang dimana hal ini sesuai dengan Harga terhadap Minat Beli Konsumen pada
pendapat (Ricky & Adrian, 2012) bahwa faktor Produk Ponsel Nokia, hal. 1-65.
kepercayaan memiliki pengaruh langsung pada Bilondatu, M. R. (2013). Motivasi, Persepsi, Dan
minat beli konsumen. Dalam konteks berbelanja Kepercayaan Pengaruhnya Terhadap Keputus-
online, hubungan antara keduanya bersifat positif an Pembelian Konsumen Pada Sepeda Motor
berlaku terhadap pembeli potensial. Hanya Yamaha Di Minahasa. Emba Issn 2303-1174,
pelanggan yang memiliki kepercayaan yang akan 1(3), 710–720.
42 JURNAL MANAJEMEN PEMASARAN, VOL. 14, NO. 1, APRIL 2020: 35─43

Cahyaningdyah, D. (2013). Jurnal Dinamika Manaje- pany by new customers. Information and
men. Jurnal Dinamika Manajemen Http://Jour- Management, 41(3), 377–397. https://doi.org/
nal.Unnes.Ac.Id/Nju/Index.Php/Jdm ANALISIS, 10.1016/j.im.2003.08.004
4(2), 184–191. https://doi.org/10.1017/CBO97 Kurnia, D. (2010). Pengaruh Iklan dan Word Of
81107415324.004 Mouth (WOM) Terhadap Minat Beli Maha-
Chen, S. C., & Dhillon, G. S. (2003). Interpreting siswa Universitas Negeri Padang Atas kartu
Dimensions of Consumer Trust in E-commerce. Perdana IM3. Fakultas Ekonomi Universitas
Information Technology and Management, 4, Negeri Padang, (1), 1–9.
303–318. https://doi.org/10.1023/a:102296263 Lohse, G. L., & Spiller, P. (1998). Electronic
1249 shopping. Communications of the ACM, 41(7),
Churchill, G. A. (2005). Dasar-dasar riset pemasaran 81–87. https://doi.org/10.1145/278476.278491
Jilid 1 Ed.4. Jakarta: Erlangga. Mayer, R. C., Davis, J. H., & Schoorman, D. F.
Das, T. K., & Ten, B.-S. (1998). Between Trust and (1995). An Integrative Model of Organizational
Control: Developing Confidence in Partner
Trust Author (s): Roger C. Mayer, James H.
Cooperation in Alliances Author (s): T. K . Das
Davis and F. David Schoorman Source: The
and Bing-Sheng Teng Source: The Academy of
Management Review, Vol. 23, No. 3 (July, Academy of Management Review, Vol. 20, No.
1998), pp . 491-512 Published by: Academy of 3 (July, 1995), pp. 709-734 Published by:
Manag. The Academy of Management Review, Academy of Management Stable UR. Academy
23(3), 491–512. of Management Review, 20(3), 709–734.
Endi, R., & Lilis, H. (2014). Beberapa faktor yang McKnight, D. H., Choudhury, V., & Kacmar, C.
berpengaruh terhadap minat beli online pada (2002). Developing and validating trust mea-
situs jual beli tokobagus.com. Jurnal Fakultas sures for e-commerce: An integrative typology.
Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mercu Buana, Information Systems Research, 13(3), 334–359.
2(3), 311–318. https://doi.org/10.1287/isre.13.3.334.81
Ferdinand, A. (2002). Pengembangan Minat Beli Njite, D., & Parsa, H. G. (2005). Structural equation
Merek Ekstensi. modeling of factors that influence consumer
Gregg, D. G., & Walczak, S. (2010). The relationship internet purchase intentions of services. Journal
between website quality, trust and price pre- of Service Research, 5(1), 43–59.
miums at online auctions. Electronic Commerce Parasuraman, A. (1991). Marketing research 2nd ed.
Research, 10(1), 1–25. https://doi.org/10.1007/ Reading, Massachusetts: Addison-Wesley
s10660-010-9044-2 Publishing Company.
Hahn, K. H., & Kim, J. (2009). The effect of offline Pavlou, P. A., & Dimoka, A. (2006). The nature and
brand trust and perceived internet confidence on role of feedback text comments in online
online shopping intention in the integrated marketplaces: Implications for trust building,
multi-channel context. International Journal of price premiums and seller differentiation.
Retail and Distribution Management, 37(2), Information Systems Research, 17(4), 392–414.
126–141. https://doi.org/10.1108/09590550910
https://doi.org/10.1287/isre.1060.0106
934272
Penitasari, N. (2017). Pengaruh Harga dan Kualitas
Howard, J. A. (1994). Consumer Behavior in Market-
ing Strategy. Produk Terhadap Minat Beli Abon Lele. Mana-
Jarvenpaa, S. L., Tractinsky, N., & Vitale, M. (2000). gement Marketing, 10–24. https://doi.org/2301-
Consumer Trust in an Internet store. Journal of 7775
Information Technology Management, 1, 45– Prabowo, I. J. K. G. (2016). Pengaruh citra merek,
71. https://doi.org/10.1111/j.1083-6101...Back kualitas produk, persepsi harga dan word of
Kinnear, T. C., & Taylor., J. R. (1996). Marketing mouth terhadap minat beli (Studi pada Maha-
Research: An Applied Approach. USA: Mc- siswa Fakultas Ekonomi UNY Pengguna
Grawhill. iPhone), 246–256.
Kotler, P. (2005). Manajemen Pemasaran (11th ed.). Prasetyo, S., & Widodo, T. (2017). Anteseden Keper-
Jakarta: Indeks. cayaan Pengguna Pada Penawaran E-Com-
Kotler, P., & Armstrong, G. (2008). Prinsip-prinsip merce Dan Konsekuensinya Terhadap Niat Beli
Pemasaran. (Studi Pengguna E- Commerce Provinsi Dki
Kotler, P., Bowen, J., & Maken, J. (1999). Marketing Jakarta) Antecedent of Trust Users on Offering
for Hospitality and Tourism. Pretince Hall. E-Commerce and Its Consequences To the
Koufaris, M., & Hampton-Sosa, W. (2004). The Purchase Intention (Study User, 4(2), 1429–
development of initial trust in an online com- 1436.
Japarianto: Pengaruh Tampilan Web dan Harga Terhadap Minat Beli 43

Ricky, S., & Adrian, A. (2012). Effects of Perceived Tambunan, K. (2012). Analisis Pengaruh Citra
Trust and Perceived Price on Customers’ Merek, Persepsi Kualitas, dan Persepsi Harga
Intention to Buy in Online Store in Indonesia. Terhadap Keputusan Pembelian Bandeng
Asean Marketing Journal, 4(1), 26–36. Retriev- Presto, 1(8), 1–21.
ed from http://journal.ui.ac.id/index.php/amj/ Wahdi, M. (2011). Riset pemasaran: teori dan apli-
article/view/2029 kasi untuk pengambilan keputusan cet. 1.
Rosandiena, T. T., & Indrojarwo, T. B. (2018). Jakarta: Caps (Center for Academic Publishing
Perancangan Website sebagai Media Penjualan Service).
Online IKM di Jawa Timur, 7(1). Wicaksono, B. L., Susanto, A., & Winarno, W. W.
(2012). Evaluasi Kualitas Layanan Website
Schurr, P. H., & Ozanne, J. L. (1985). Bargaining
Pusdiklat BPK RI Menggunakan Metode Web-
Toughness Linked references are available on
Qual Modifikasi Dan Importance Performance
JSTOR for this article : Influences on Exchange Analysis. Media Ekonomi & Teknologi Infor-
Processes: Buyers ’Preconceptions of a Seller’ s masi, 19(1), 21–34.
Trustworthiness and Bargaining Toughness, Yusnidar, Samsir, & Restuti, S. (2014). Pengaruh
11(4), 939–953. Kepercayaan dan Persepsi Resiko Terhadap
Siagian, H., & Cahyono, E. (2014). Analisis Website Minat Beli dan Keputusan Pembelian Produk
Quality, Trust Dan Loyalty Pelanggan Online Fashion Secara Online di Kota Pekanbaru.
Shop. Jurnal Manajemen Pemasaran, 8(2), 55– Jurnal Sosial Ekonomi Pembangunan, IV(12),
61. https://doi.org/10.9744/pemasaran.8.2.55-61 311–329.
Sulistyari, ikanita noviriana. (2012). Analisis Penga- Zhang, L., Zhu, M., & Huang, W. (2009). A frame-
ruh Citra Merek, Kualitas Produk, Dan Harga work for an ontology-based e-commerce pro-
Terhadap Minat Beli Produk Oriflame, (analisis duct information retrieval system. Journal of
pengaruh citra merek, kualitas produk, dan Computers, 4(6), 436–443. https://doi.org/
harga terhadap minat beli produk oriflame), 72. 10.4304/jcp.4.6.436-443.