Anda di halaman 1dari 7

2/28/2020

CONCRETE BLOCK
(BATU CETAK BETON)

Teti Handayani

TIPE CONBLOCK

1. Conblock Agregat
2. Conblock Berongga

Conblock Agregat : batako


Conblock Berongga : beton ringan

1
2/28/2020

BATAKO
Merupakan campuran semen, agregat dan air dengan
atau tanpa bahan tambahan

BETON RINGAN
• Disebut juga beton ringan aerasi (aerated
lightweight concrete) atau autoclaved aerated
concrete)
• Mempunyai berat lebih ringan dari beton biasa

BAHAN DASAR BATAKO


• semen
• air
• agregat (untuk conblock agregat umumnya
berukuran maks. 10mm)
• Bahan tambahan (additives) dan atau zat kimia
tambahan (admixtures) kadang digunakan untuk
menghasilkan produk yang lebih bervariasi.
 contoh bahan tambahan : pigment pewarna
 contoh zat kimia tambahan : accelerators,
water reducing agents

2
2/28/2020

PROSES PENCETAKAN
I. Conblock Agregat (Aggregate Concrete Block)

• Semua bahan diaduk hingga tercampur rata


• Bahan dipadatkan dalam cetakan
• Segera lepaskan dari cetakan sehingga cetakan
bisa digunakan berulangkali.
• Pengeringan dengan suhu atmosfer ± 12 jam,
kemudian boleh diletakkan di luar sampai umur
28 hari.

BAHAN BETON RINGAN


• Semen
• kapur
• Pasir kwarsa
• gypsum
• Aluminium (berupa tepung atau pasta,
berfungsi sbg pengembang)
• air

3
2/28/2020

ALAT YG DIGUNAKAN
• Mesin penggiling
• Mesin pencampur
• Mesin pemotong
• Autoclave Chamber

PROSES PEMBUATAN
II. Conblock Berongga (Aerated Concrete Block)

• Bahan-bahan dicampur hingga tercampur rata.


• Bahan yg telah tercampur dituang kedalam
cetakan (cetakan tidak diisi penuh)
• Setelah adonan mengembang maksimal kemudian
dipotong sesuai ukuran yang dikehendaki dg mesin
pemotong.
• Potongan block ditempatkan pada autoclave (ruang
uap bertekanan tinggi) selama ± 24 jam.

4
2/28/2020

• Fungsi utama Autoclave adalah untuk


mempercepat proses curing -
pengerasan, sehingga untuk proses
pengerasan yang memerlukan waktu
2-4 minggu akan menjadi lebih pendek
yang hanya dalam perhitungan jam

• Autoclave yang tersedia untuk proses


Concrete mulai dari Diameter 1.2 - 3
meter, bahkan bisa lebih.

5
2/28/2020

BENTUK & UKURAN


Bentuk dan ukuran conblock lebih besar dari bata.

SIFAT-SIFAT (PROPERTIES)
Tergantung pada :
- tingkat variasi dan proporsi bahan penyusun,
- proses pembuatan,
- metode,
- lamanya perawatan, dan
- bentuk serta ukuran.

KEPADATAN (DENSITY)
 Tergantung pada:
- kepadatan, ukuran dan gradasi agregat,
- bentuk,
- tingkat pemadatan atau peronggaan.

6
2/28/2020

KEKUATAN (STRENGTH)

 Kuat tekan diartikan sebagai nilai rata-rata minimum dari


sepuluh block. (Bentuk dan ukuran benda uji harus seragam)

 Kuat tekan conblock tergantung pada:


- proporsi campuran,
- tingkat pemadatan,
- tipe agregat, dan
- perawatan.

 Kekuatan conblock 2.8 – 35 MPa, tapi dengan pertimbangan


ekonomis dalam praktek digunakan 20 Mpa, dan yang paling
umum digunakan adalah 3.5 – 10 MPa