Anda di halaman 1dari 2

Tugas#3:

Pemodelan Teknik Kimia untuk S1 (Jumat SIANG)


Problem: Simulasi Reaksi Reformasi Kukus dengan Metana dalam Kesetimbangan

Referensi: Fogler (4th edition), Sections 8.5, Appendix C

Konsep: Pemodelan reaksi konversi keseimbangan dalam reformer reaksi kukus metana (MSR,
Methane Steam Reformer) sebagai fungsi dari suhu.

Latar Belakang
Gas alam telah lama dianggap sebagai sumber potensial gas hidrogen untuk aplikasi sel bahan bakar
kendaraan bermotor, terutama karena keberadaan infrastrukturnya. Jika kita anggap bahwa gas alam
(yang sebagaian besar mengandung CH4) dapat "direformasi" menjadi hidrogen (H2) dan karbon
monoksida (CO) di stasiun layanan (SPBG), maka harus diperhitungkan juga bahwa sebagian besar
produk utamanya (yaitu CO dan H2) akan selalu dihasilkan gas karbon dioksida (CO2) sebagai
produk samping, selain juga kelebihan air di aliran reformasi.

Reaksi Kimia
Reaksi reformasi kukus dengan gas metana yang dimaksukan adalah:
CH 4 + H 2O 3 H 2 + CO
K SR

Konstanta kesetimbangan ( K SR ) dinyatakan, baik dalam fraksi mol gas (= y) ataupun dalam jumlah
mol (= n) dari masing-masing komponen sebagai fungsi dari temperatur (dalam Kelvin):
  yCO  2   nCO  PTOT
3 3
 yH  nH
=   PTOT =   2 = exp  30,420 −
2
27.106 
T 
K SR 2 2
(1)
 yCH 4
   yH O 
2
 nCH 4
   nH O  nTOT
2

Dalam reaktor reformasi (steam reformer) dimaksud, terjadi juga reaksi WGS (Water Gas Shift):
CO + H 2O H 2 + CO2
KWGS

Konstanta kesetimbangan (KWGS) dinyatakan juga sebagai:


 yH    yCO  nH    nCO 
KWGS =    =    = exp  −3,798 +
4.160 
T 
2 2 2 2
(2)
 yCO   yH O  nCO  nH O 
2
 2

Selanjutnya, terjadi juga reaksi samping yaitu reaksi reformasi CO2 dengan metana berikut:
CH 4 + CO2 2 H 2 + 2 CO
KCR

dengan konstanta kesetimbangan reaksinya sebagai berikut:


 yH   yCO   nH   nCO  PTOT
2 2 2 2

=   =    2 = exp  34,218 −
2
31.266 
 PTOT
T 
2 2
KCR 2
(3)
 yCH    yCO 
4 2
 nCH    nCO  TOT
4
n 2

Dari ungkapan reaksi-raksi kimia (1), (2) dan (3) di atas, maka kita dapat perhitungkan bahwa
komponen atau spesi atau bahan-bahan kimia berikut yang terdapat di dalam sistem reaksi, yaitu:
metana (CH4), karbon monoksida (CO), kukus atau air (H2O), karbon dioksida (CO2), dan hidrogen
(H2).
Tugas#3 Pemodelan Teknik Kimia – S1 10 Maret, 2020 [hal. 1]
Asumsi
Dengan asumsi bahwa kita dapat memulai reaksi-reaksi (1), (2) dan (3) di atas dengan dua mol
metana ( CH 4 ) dan tiga mol air ( H2O ), tanpa bahan kimia lainnya, serta dengan mendefinisikan x1
sebagai konversi reaksi reformasi kukus (1), kemudian x2 sebagai konversi reaksi WGS (2), dan x3
sebagai konversi reaksi reformasi CO2 , maka dapat dibuat suatu tabel lengkap tentang neraca bahan
(spesi) yang terlibat di dalam reaktor (reformer) di atas, sebagai berikut:

Spesi Kondisi Awal (mol) Perubahan (mol) Kondisi Akhir (mol)

CH4 2 – x1 – x3 2 – x1 – x3
H2O 3 – x1 – x2 3 – x1 – x2
CO2 0 x2 – x3 x2 – x3
CO 0 x1 – x2 + x3 x1 – x2 + x3
H2 0 3 x1 + x2 + 2 x3 3 x1 + x2 + 2 x3

Total (mol) 5 2 x1 + x3 5 + 2 x1 + x3

Dengan jumlah mol akhir yang diperoleh dari tabel di atas, maka pada tekanan total 2 atm
Persamaan-persamaan (1) dan (2) di atas dapat dituliskan kembali menjadi:

3 x1 + x2 + 2 x3    x1 − x2 + x3  
3
(2)2 27.106
K SR = = exp(30,420 − ) (4)
1 − x1 − x3   1 − x1 − x2  5 + 2 x1 + x3 
2
T

KWGS =
3 x1
+ x2 + 2 x3    x2 
= exp(−3,798 −
4.160
) (5)
 1 2 3  1 2
x − x + x  1 − x − x T

3 x1 + x2 + 2 x3   x1 − x2 + x3 
2 2

= exp  34,218 −
(2)2 31.266 
KCR = 
T 
(6)
1 − x1 − x3  x2 − x3  5 + 2 x1 + x3 
2

Informasi dari tabel di atas dapat digunakan untuk menentukan komposisi kesetimbangan pada
berbagai suhu yang berbeda, sebagai hasil simulasi model yang kita miliki dalam Tugas#3 ini.

Problem dalam Tugas#3:


Jika digunakan tekanan sistem ( Psistem = 1) diterapkan dalam reformer seperti di atas, maka tentukan lah
jumlah mol dari setiap spesi yang terlibat di dalamnya, yaitu: CH 4 , H 2O , CO2 , CO , dan H 2O .

• Rentang suhu yang digunakan untuk simulasi, adalah: 750 – 900 K


• Jumlah mol awal dari CH 4 = 2,0 mol dan H2O = 2,5 mol
• Gunakan minimal 5 (lima) titik dalam rentang suhu yang diberikan!

Tugas#3 Pemodelan Teknik Kimia – S1 10 Maret, 2020 [hal. 2]