Anda di halaman 1dari 2

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pembelajaran adalah proses interaksi siswa dengan guru dan sumber belajar pada
suatu lingkungan belajar. Sudjana (2011) menyatakan bahwa pembelajaran adalah suatu
proses terjadinya interaksi antara guru dan siswa. Selain guru yang bertugas dan
bertanggung jawab melaksanakan pengajaran, siswa juga berperan penting dalam proses
pembelajaran, karena interaksi tersebut ditemukan bahwa proses belajar yang dilakukan
oleh siswa merupakan kunci keberhasilan belajar (dalam Maulana, 2017). (tambah buku
buat yg belajrnya). Oleh karena itu, pembelajaran adalah proses untuk membantu siswa
agar dapat belajar dengan baik serta tercapainya tujuan pembelajran. Belajar hanya dialami
oleh siswa itu sendiri, sehingga mereka menjadi salah satu penentu terjadi atau tidaknya
kegiatan belajar mengajar.
Fisika adalah ilmu sains yang mempelajari tentang keadaan sekitar baik gejala alam
yang bersifat makro maupun mikro, materi dan energi. Menurut Pramesty (2013) fisika
merupakan salah satu bagian IPA yang dipelajari melalui pendekatan matematis, sehingga
seringkali ditakuti dan cenderung tidak disukai oleh sebagian peserta didik. Fisika dapat
diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang kejadian-kejadian alam yang bersifat fisik
dan dapat dipelajari secara pengamatan, eksperimen, dan teori (dalam Sari, 2017). (tambah
buku buat fisika nya). Beberapa pendapat di atas, dapat di simpulkan bahwa fisika
pembelajaran sain yang berkaitan dengan gejala sekitar yang membahas tentang fenomema
yang sering terjadi dalam kehidupan. Dengan begitu siswa di haruskan mampu menunjukan
berpikir kreatif, menunjukan sikap ilmiah dan pola pikir untuk memahmi pembelajaran
fisika serta meningkatkan keterampilan pemecahan masalah.
Kemampuan siswa seharusnya sudah sejalan dengan kualitas sarana/prasarana
pembelajaran siswa, salah satunya adalah materi ajar. Materi ajar menurut Hamdani (2011)
adalah bahan yang diperlukan untuk pembentukan nilai kognitif dan psikomotorik yang
harus dipelajari siswa untuk mencapai standar kompetensi yang telah ditetapkan. Materi
ajar yang sesuai untuk kegiatan belajar mengajar yaitu dikaitkan dengan kehidupan sehari-
hari yang sesuai dengan kearifan lokal, budaya atau lingkungan sekitar siswa agar mereka
dapat mencapai standar kompetensi yang telah di tetapkan dengan efesien serta memahami
nilai-nilai kearifan lokal mereka (dalam Aini, 2018).

Faktanya...... (Hasil wawancara / penelitian sebelumnya)