Anda di halaman 1dari 25

Nama : Nur Ajizah Yunitasari

NIM : 20180102341
Analisis Konsep Strategi Pemasaran
Pada umumnya, pada sebuah tujuan akhir dalam pemasaran yakni masih akan mengarah dalam
kepuasan pelanggan. Berikut merupakan 5 konsep strategi pemasaran yang tercantum
diantaranya ialah sebagai berikut:

a. Segmentasi Pasar

Setiap konsumen yakni mempunyai sebuah kebiasaan dan kebutuhan yang sangat berbeda.
Perusahaan tersebut, harus membagi pada sebuah pasar heterogen yang menjadi unit pasar yang
homogen.

b. Market Entry Strategy

Market Entry Strategy merupakan adanya sebuah strategi dalam suatu perusahaan sebagai
membuka suatu segmen pasar tersebut. Beberapa metode diantaranya ialah:

 Membeli Perusahaan Lain.


 Internal Development.
 Kerjasama dengan Perusahaan Lain.

c. Market Positioning

Tidak ada sebuah perusahaan yang dapat mengendalikan dalam seluruh pasar. Untuk alasan ini,
pada sebuah perusahaan harus memiliki sebuah pola tertentu untuk mendapatkan suatu posisi
yang kuat di pasar, yakni dapat memilih sebuah segmen yang begitu paling menguntungkan.

d. Marketing Mix Strategy

Marketing Mix Strategy adalah merupakan sekumpulan dengan berbagai variabel yang telah
digunakan terhadap perusahaan sebagai mempengaruhi pada reaksi konsumen. Beberapa variabel
itu ialah:

 Product
 Promotion
 Participant
 Price
 People Physical Evidence
 Place
 Process

Strategi Pemasaran Page 1


e. Timing Strategy

Waktu dalam sebuah pemasaran yakni sangat penting. Perusahaan tersebut harus membuat
dengan sejumlah persiapan yang baik terhadap bidang produksi dan dapat menentukan sebuah
waktu yang tepat sebagai meluncurkan adanya sebuah produk di pasar.

A.Srategi Pemasaran pada Banks (BCA)


1. Pemilihan Pasar

Bank BCA melakukan segmentasi dengan membidik nasabah yang membutuhkan jasa
perbankan sebagai contoh simpan pinjam. Selain itu juga, BCA melakukan creative destruction
dalam rangka mempertahankan sustainability-nya, dengan cara memfokuskan diri pada kegiatan
funding di mass-market banking dan memilih untuk tidak bergerak agresif dalam ekspansi kredit di
coporate banking. Namun langkah ini banyak yang menganggap kurang tepat. Karena pada saat itu
banyak bank yang melakukan kegiatan dalam ekspansi kredit di corporate banking dan segmen ini
merupakan kegiatan yang membutuhkan dana besar untuk menyediakan jaringan yang luas namun
juga dalam membangun banking-minded.

target pasar dari produk Tahapan BCA adalah para nasabah yang menyimpan uangnya dengan
maksud mendapat hadiah dan para nasabah yang menyimpan uangnya dengan maksud
mendapatkan kemudahan dalam melakukan transaksi keuangan sehari-hari, sedangkan Positioning
produk Tahapan BCA adalah tabungan yang banyak memberikan kemudahan dan hadiah.

a) Produk (Product)
BCA memanfaatkan produk-produk tabungan yang mereka keluarkan untuk menarik minat
masyarakat menjadi nasabah mereka. Dengan sangat mengerti dan memahami kebutuhan
beragam masyarakat, maka BCA memiliki produk-produk tabungan yang bermanfaat bagi para
nasabahnya seperti produk tabungan dengan bunga bersaing, deposito berjangka,kartu kredit, dll.

b) Promosi (Promotion)
Promosi merupakan suatu aktivitas dan materi yang dalam aplikasinya menggunakan teknik,
dibawah pengendalian penjual/produsen, yang dapat mengkomunikasikan informasi persuasif
yang menarik tentang produk yang ditawarkan oleh produsen, baik secara langsung maupun

Strategi Pemasaran Page 2


melalui pihak yang dapat mempengaruhi pembelian. Dengan konsep promosi, BCA melakukan
serangkaian promosi dari produk-produknya melalui berbagai media dan event seperti media
iklan ditelevisi, koran, membuat spanduk dll. Deangan cara ini, BCA akan dapat menarik
nasabah baru, mengkomunikasikan produk-produk terbarunya, menginformasikan kepada
nasabahnya tentang peningkatan kualitas produk, mengajak nasabah mendatangi kantor
cabangnya dan memotivasi nasabah untuk memilik produk lainnya

c) Harga (Price)
Penetapan harga merupakan suatu hal penting. Perusahaan akan melakukan hal ini dengan
penuh pertimbangan karena penetapan harga akan dapat mempengaruhi pendapatan total dan
biaya. Harga merupakan faktor utama penentu posisi dan harus diputuskan sesuai dengan pasar
sasaran, bauran ragam produk, dan pelayanan, serta persaingan. BCA pun memberikan harga
yang terjangkau untuk memenuhi kebutuhan nasabanhnya seperti pada produk tahapan dalam
pembukaan rekening tabungan baru dengan mewajibkan nasabahnya melakukan setoran awal
sebesar Rp ,00 dan biaya administrasi sebesar Rp ,00 setiap bulannya yang masih dapat
terjangkau oleh nasabahnya sehingga memotivasi mereka untuk membuka tabungan di BCA

d) Lokasi tempat (Place)


Tempat atau lokasi yang strategis akan menjadi salah satu keuntungan bagi perusahaan
karena mudah terjangkau oleh konsumennya. dalam pemilihan lokasi, BCA
mempertimbangkan untuk membuka cabang baru kantornya pada wilayah yang cuup
strategis dimana sering terjadi transaksi usaha dari para nasabahnya sehingga akan
mempermudah nasabahnya dalam menjalankan transaksi keuangannya dari lokasi ia
membuat usahanya ataupun kantornya BCA pun akan menjadi andalan disuatu lokasi
strategis ini dan dapat dipastikan tidak akan sepi dari nasabah yang melakukan transaksinya

2. Produk
a) Produk Simpanan
 Tahapan
 Tahapan Gold
 Tahapan Xpresi

Strategi Pemasaran Page 3


 TabunganKu
 Tapres
 BCA Dollar
 Giro
 Giro Valas
 Deposito Berjangka
 LAKU
b) Perbankan Elektronik
 ATM BCA
 Debit BCA
 Tunai BCA
 Flazz BCA
 BCA By Phone
 Klik BCA
 m-BCA
 SMS BCA
 BCA KlikPay
 BCA Mobile
 myBCA
 DUITT
c) BCA Mobile
d) Kartu Kredit
 Kartu Kredit BCA Card Flazz Gold
 Kartu Kredit BCA Card Flazz Klasik
 Kartu Kredit BCA Everyday Card Flazz
 Kartu Kredit BCA Card Flazz Platinum
 Kartu Kredit BCA Visa Infinite Singapore Airlines PPS Club
 Kartu Kredit BCA Visa Signature Singapore Airlines KrisFlyer
 Kartu Kredit BCA Visa Signature Black

Strategi Pemasaran Page 4


 Kartu Kredit BCA MasterCard Titanium Black
 Kartu Kredit BCA Visa Platinum
 Kartu Kredit BCA MasterCard Platinum
 Kartu Kredit BCA Visa Gold
 Kartu Kredit BCA MasterCard Gold
 Kartu Kredit BCA Visa Klasik
 Kartu Kredit BCA MasterCard Klasik
 Kartu Kredit BCA mc2 Gold (Looney Tunes)
 Kartu Kredit BCA mc2 Klasik (Looney Tunes)
 Kartu Kredit BCA Visa Batman
e) Produk Kredit Konsumen
 Kredit Pemilikan Rumah BCA (KPR BCA)
 Kredit Pemilikan Rumah Xtra (KPR BCA Xtra)
 Refinancing
 Kredit Pemilikan Apartemen (KPA BCA)
 Kredit Kendaraan Bermotor (KKB BCA)
 Kredit Sepeda Motor (KSM BCA)
f) Bancassurance
 Provisa Max
 Optishield
 Edusave
 Medisave Plus
 Pro Series (Pro Ayah, Pro Bunda, Pro Ananda)

3. Harga
Penetapan harga merupakan suatu hal penting. Perusahaan akan melakukan hal ini
dengan penuh pertimbangan karena penetapan harga akan dapat mempengaruhi pendapatan
total dan biaya. Harga merupakan faktor utama penentu posisi dan harus diputuskan sesuai
dengan pasar sasaran, bauran ragam produk, dan pelayanan, serta persaingan. BCA pun
memberikan harga yang terjangkau untuk memenuhi kebutuhan nasabanhnya seperti pada

Strategi Pemasaran Page 5


produk tahapan dalam pembukaan rekening tabungan baru dengan mewajibkan nasabahnya
melakukan setoran awal sebesar Rp ,00 dan biaya administrasi sebesar Rp ,00 setiap bulannya
yang masih dapat terjangkau oleh nasabahnya sehingga memotivasi mereka untuk membuka
tabungan di BCA

4. Saluran Distribusi
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) bersinergi dengan induk usahanya PT Bank Central
Asia (BCA) dalam distribusi penyebaran produk dan solusi asuransi jiwa melalui jalur
telemarketing. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan simbolis kerjasama penjualan
telemarketing antara BCA Life dan BCA saat peresmian Call Center Telemarketing BCA
Kartini, Senin (16/11). Acara sederhana yang diselenggarakan di lounge BCA Prioritas KCU
Kartini dihadiri oleh manajemen BCA dan BCA Life.

5. Periklanan

Promosi merupakan suatu aktivitas dan materi yang dalam aplikasinya menggunakan
teknik, dibawah pengendalian penjual/produsen, yang dapat mengkomunikasikan informasi
persuasif yang menarik tentang produk yang ditawarkan oleh produsen, baik secara langsung
maupun melalui pihak yang dapat mempengaruhi pembelian. Dengan konsep promosi, BCA
melakukan serangkaian promosi dari produk-produknya melalui berbagai media dan event
seperti media iklan ditelevisi, koran, membuat spanduk dll. Deangan cara ini, BCA akan dapat
menarik nasabah baru, mengkomunikasikan produk-produk terbarunya, menginformasikan
kepada nasabahnya tentang peningkatan kualitas produk, mengajak nasabah mendatangi kantor
cabangnya dan memotivasi nasabah untuk memilik produk lainnya

6. Personal Selling
BCA pernah melakukan penawaran kartu kredit secara langsung dengan customer dan
pernah dilakukan di mall.

Strategi Pemasaran Page 6


B. Srategi Pemasaran pada Food and Dairy (Indofood)
1. Pemilihan Pasar
PT. Indofoof CBP Sukses Makmur Tbk. Memiliki orientasi pasar, dimana produksi yang
dilakukan oleh perusahaan disesuaikan dengan permintaan pasar. Perusahaan selalu berusaha
memenuhi kebutuhan konsumen, baik dalam kuantitas maupun kualitas produk. Oleh karena itu,
perusahaan selalu mengembangkan inovasi guna memenuhi kepuasan pelanggan, khususnya
selera konsumen.
Srategi pemasaran dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut:
1. Faktor mikro, yaotu perantara pemasaran, pemasok, pesaing dan masyarakat.
2. Faktor makro, yaitu demografi atau ekonomi, politik atau hukum, teknologi atau fisik dan
sosial atau budaya.
Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan untuk pemasaran :
1. Sudut pandang penjual
- Tempat yang strategis (place)
- Produk yang bermutu (product)
- Harga yang kompetitif (price)
- Promosi yang gencar (promotion)
2. Sudut pandang konsumen
- Kebutuhan dan keinginan konsumen (customer need and want’s)
- Biaya konsumen (cost to the customer)
- Kenyamanan (convenience)
- Komunikasi (communication)

2. Produk
a) Produk konsumen bermerek
 Indomie
 Pop Mie
 Sarimi
 Supermi
 Sakura

Strategi Pemasaran Page 7


 Intermi
 Mie Telur Cap 3 Ayam
 Pop Bihun
 Cheetos (lisensi dari PepsiCo)
 Chiki
 Jet-Z
 Lay's (lisensi dari PepsiCo)
 Chitato
 Qtela
 Doritos (lisensi dari PepsiCo)
 Wonderland
 Trenz
 Dueto
 Canasta
 Indomilk
 Cap Enaak
 Milkuat
 Indofood Ice Cream
 Kremer
 Freiss
 Orchid Butter
 Piring Lombok
 Kecap Indofood
 Sambal Indofood
 Promina
 GoVit
 GoWell
 Buburia
 SUN

Strategi Pemasaran Page 8


 Bumbu Kaldu Indofood
 Bumbu Instan Indofood
 Bumbu Racik Indofood
b) Bogasari
 Cakra Kembar Emas
 Cakra Kembar
 Segitiga Biru
 Kunci Biru
 Lencana Merah
 La Fonte
c) Minyak goreng dan lemak
 Bimoli
 Palmia
 Royal Palmia
 Happy Salad Oil
 Amanda
 Delima
d) Minuman ringan
 Tekita
 Fruitamin
 Ichi Ocha
 Caféla
 Club

3. Harga

Salah satu produk PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk yang melakukan promosi besar-
besaran dan berhasil terkenal luas hingga mancanegara adalah Indomie. Rasanya yang enak
merupakan salah satu daya tarik utama mengapa produk ini dapat dikenal luas. Indomie memiliki
tad line yang sangat sederhana namun sangat pas dan ringan untuk didengar dan diingat oleh

Strategi Pemasaran Page 9


masyarakat yaitu, “Indomie Seleraku” sedangkan nama atau merk indomie menjad salah satu
keberhasilan dari memilih nama produk sehingga produk tersebut banyak dikenal khususnya
oleh masyarakat Indonesia.

Penetapan harga produk mie instan di Indonesia berbeda dengan produk Indofood lainnya, hal
tersebut dikarenakan dalam menentukan harga mie instanIndofood membidik 2 target pasar yaitu
kalangan menengah ke atas dan kalangan menengah ke bawah. Untuk membidik target
menengah ke atas, Indofoodmenggunakan Indomie sebagai produk yang digunakan. Dengan
sudah dimilikinya brand mie instan dan produk yang lebih elegan, strategi harga Indomie
ditentukan dengan memilih strategi harga di atas rata-rata pesaing atausedikit lebih mahal,
namun juga diimbangi dengan kualitas produk yang baik.Sementara itu untuk target mengah ke
bawah, Indofood meluncurkan Supermi dan Sarimi, dan strategi harga yang digunakan ialah
menggunakan strategi harga sama dengan rata-rata pesaing.

Namun di luar negeri, harga Indomie masih tergolong murah jikadibandingkan dengan mie
instan dari negara lain. Indomie dapat dibeli secarasatuan per bungkus, dapat juga dibeli dengan
paket per 5 bungkus dan paket 1kardus yang berisi 30 atau 40 bungkus indomie. Harga indomie
relatif ekonomis,di Indonesia pada tahun 2014 sebesar Rp 1.800,00. Di tahun 2010
indomiedihargai Rp. 1350,00 per bungkusnya atau sekitar 10 sen dolar Amerika. DiAustralia,
tahun 2014 indomie dijual dengan harga 69 sen per bungkusnya atauRp5.700,00, sedangkan di
Amerika Serikat pada tahun 2009, indomie biasa dijualdengan harga 1 dolar per 3 bungkusnya,
dan dapat ditemukan di berbagaisupermarket Asia seperti Lion Supermarket, Marina Foods, atau
Ranch 99.

Metode penetapan harga yang dipilih adalah metode mark up pricing,karena dengan metode
ini dapat menentukan laba yang kita inginkan. Selain itumetode ini merupakan metode yang
paling mudah dan hanya menetapkan laba yang di inginkan . Contohnya yaitu laba yang
diinginkan dari penjualan indomieadalah 50%. Cost/unit=Rp 900. Harga mark up=Rp900:(1 –
0,5)=Rp 1.800/pcs.Indomie akan dijual dengan harga yang rendah terlebih dahulu. Selain itu
indomieakan menjadi sponsor– sponsor event yang besar dan sumbangan kemanusiaandengan
tujuan agar produk ini lebih dikenal oleh masyarakat luas. Biaya eventdan kemanusiaan

Strategi Pemasaran Page 10


dibebankan ke produk=Rp150/pcs. Image=Rp50/pcs=Rp200/pcs. Harga akhir yang diambil
adalah Rp2.000/pcs.

4. Saluran Distribusi

Jenis Saluran Distribusi Mie Instant INDOMIE

Produsen ---> Wholesaler ---> Retailer ---> Konsumen

Karena, produk mie instant tahan lama dan tidak mudah rusak sehingga produk INDOMIE tidak
ada masalah jika menggunakan saluran distribusi yang panjang. Jadi dari produsen menyalurkan
ke wholesaler (pedagang besar) lalu disalurkan kembali (biasanya dibeli) retailer (pedagang
pengecer) seperti warung- warung dan akhirnya sampai ke tangan konsumen.

TIDAK LANGSUNG

Karena, produk mie instant INDOMIE menggunakan saluran distibusi produsen menyalurkan ke
wholesaler (pedagang besar) lalu disalurkan kembali (biasanya dibeli) retailer (pedagang
pengecer) seperti warung- warung dan akhirnya sampai ke tangan konsumen. sehingga tidak ada
hubungan antara PRODUSEN INDOMIE dalam hal ini PT. INDOFOOD CBP SUKSES
MAKMUR Tbk dengan konsumen secara langsung.

Agent Midlemant

Karena, produk mie instant INDOMIE dalam saluran distribusinya tidak memiliki tanggung
jawab terhadap produk yang sudah dibeli baik dalam partai besar maupun partai pengecer.

Pedagang Nasional

Karena, produk mie instant INDOMIE dalam saluran distribusinya berskala NASIONAL.
Melayani permintaan dari berbagai wilayah di Indonesia, sabang sampai merauke. Selain itu,
kini INDOMIE dapat lebih memuaskan permintaan produk INDOMIE dengan memastikan
stocknya cukup di gerai- gerai INDOMARET retailer selain di warung- warung pada umumnya.

Ekstensif

Strategi Pemasaran Page 11


Karena, produk mie instant INDOMIE dalam saluran distribusinya menggunakan Saluran
Distribusi yang luas. Banyak menggunakan terutama retailer atau pedagang pengecer. Sehingga
Saluran Distribusi yang digunakan sebanyak- banyaknya untuk terus menjaga permintaan agar
tidak ada loss demand.

5. Periklanan

Salah satu promosi Indommie yang cukup unik adalah dengan mengajak konsumen untuk
bercerita seputar pengalamannya bersama Indomie. Cara ini juga tergolong cukup sukses dilihat
dari antusiasme masyarakat dalam mengirim cerita-ceritanya tersebut dan dimuat dalam media
elektronik yaitu iklan televisi.

6. Personal Selling

Mengapa Indomie dapat terkenal hingga mancanegara? Indomie secara tidak langsung
terpromosikan karena sering menjadi salah satu bantuan makanan untuk korban bencana alam
baik didalam negeri maupun diluar negeri. Banyak warga Negara Indonesia di negara lain yang
sering membawa prodik Indomie ke negara mereka tinggal sebagai salah satu makanan instant
favorit. Indomie kini bukan hanya dapat dijumpai di Indonesia, tetapi juga di Amerika Serikat,
Australia, berbagai negara di Asia Afrika bahkan di Eropa.

C. Srategi Pemasaran pada Home Care (Unilever)


1. Pemilihan Pasar

Pada proses ini Unilever menggunakan dasar analisa karakteristik konsumen dan
tanggapannya. Untuk pasar Indonesia misalnya, Unilever mengombinasikan variabel
geografis,demografis dan perilaku konsumen.Perusahaan multinasional yang memiliki pasar
global akan menghadapi karakter pasar berbeda dari negara satu dengan negara lain. Berbeda
negara berbeda pula keadaan penduduknya, seperti daya beli masyarakat hingga jumlah
penduduk suatu negara itu sendiri.Untuk variabel perilaku, Unilever mengelompokkan
konsumennya kedalam tingkat loyalitas, tingkat pemakaian hingga tanggapan atas produk itu.

Strategi Pemasaran Page 12


Produk-produk unggulan PT Unilever Indonesia Tbk terbagi menjadi 3 segmentasi pasar
yang besar, antara lain yaitu Food and Beverages, Home Care serta Personal Care. Beberapa
produk PT Unilever Indonesia Tbk yang cukup terkenal antara lain yaitu Pepsodent, Lux,
Lifebuoy, Dove, Sunsilk,Clear, Rexona, Rinso dan lain sebagainya. PT Unilever Indonesia Tbk
hingga saat ini menjadi salah satu perusahaan swasta dengan kepemilikan aset serta keuntungan
yang mampu meraup untung hingga miliaran dollar setiap tahunnya, perusahaan yang memiliki
jumlah karyawan lebih dari 171.000 ini juga mengembangkan beberapa perusahaan yang masih
berada di bawah manajemennya.Beberapa perusahaan antara lain adalah:

a) PT Anugrah Lever

PT Anugrah Lever bergerak di bidang produksi, pengembangan hingga pemasaran saus kecap,
saus cabe dan saus-saus lainnya yang menggunakan merk Bango, Sakura, Parkiet serta merek-
merek lain sebagai merk dagangnya. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2000 lalu.

b) PT Technopia Lever

PT Technopia Lever merupakan perusahaan anak dari PT Unilever yang bergerak di bidang
pendistribusian serta ekspor dan impor produk Domestos Nomos sebagai merk dagangnya. Merk
ini cukup terkenal didalam negeri yang salah satunya produknya adalah berupa obat nyamuk.

c) PT Knorr Indonesia

PT Knorr Indonesia diakuisisi oleh PT Unilever Indonesia pada 21 Januari 2004. PT Knorr
merupakan salah satu perusahaan pemasok makanan siap saji dengan merk dagang Knorr seperti
Rostip, ProntoTomato, Carbonara Saus Mix, Chicken Powder dan lain sebagainya.

d) PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (Ultra)

PT Ultrajaya Milk Industry atau Ultra memiliki perjanjian bersyarat kepada PT Unilever
Indonesia dengan pengalihan beberapa produknya ke Unilever. Beberapa diantara merk yang
dialihkan adalah Buavita serta Gogo.

2. Produk

Strategi Pemasaran Page 13


PT. Unilever Menyediakan Produk Homecare sbb :

 CIF
 Domestos
 Surf
 Rinso
 Sunlight
 Molto
 Super Pell
 Vixal
 Wipol Karbol

3. Harga

Dengan masuknya P & G dan melihat perkembangannya yang begitu pesat, Unilever
tentunya tidak mau ketinggalan dan ingin tetap mempertahankan posisisnya sebagai market
leader untuk produk-produk home and personal care di Indonesia. Tidak tanggung-tanggung,
strategic action yang dilakukan unilever sangat gencar demi mempertahankan para
konsumennya. Tidak ingin kalah dengan P & G, Unilever juga menerapkan strategi price
discrimination untuk produk-produknya. Penetapan harga yang dilakukan Unilever lebih kuat
karena mereka bukan hanya sekedar mengemas produknya dalam kemasan ekonomis atau
eksklusif, namun mereka juga memberi nilai tambah dalam setiap kemasan tersebut. Strategi ini
dilakukan karena mereka sadar bahwa konsumen Indonesia sangat sensitif terhadap harga.
Contoh strategi keunggulan biaya yang dilakukan PT Unilever seperti : mereka memangkas 33%
harga shampoo Dove untuk pembelian 360 ml dan memberi hadiah 90 ml Sunslik dan Clear
untuk pembelian 180 ml

4. Saluran Distribusi

Strategi distribusi ini menempatkan produk dagangannya pada banyak retailer atau
pengecer serta distributor di berbagai tempat.Distribusi untuk produk Pepsodent ini biasanya
berlangsung di gudang distribusi,supermarket, pasar tradisonal, dan warung-warung eceran.

Strategi Pemasaran Page 14


5. Periklanan

Dalam proses mengkomunikasikan produk molto ke konsumen juga sangat signifikan.


Jika kita menonton televisi, maka molto akan familiar dengan keharuman sepanjang hari
keluarga.

Promosi dan komunikasi yang menarik tentunya molto akan meningkatkan brand
awareness merek tersebut. Brand loyality pun selalu diawali dari brand awareness yang baik
yang akan membawa seseorang pada tahap“mencoba produk”. Setelah konsumen percaya bahwa
produk yang digunakan sesuai dengan kebutuhannya maka akan tercipta repeat purchase dengan
memberikan lebih dari yang diharapakan, repeat purchase akan berubah menjadi loyality.

6. Personal Selling

Personal selling yang dilakukan oleh Lifebuoy salah satunya adalah demonstrasi
'glowgerm' . Hal ini menjawab kesalahan konsep bahwa ‘terlihat bersih’ berarti ‘secara hygiene
memang bersih’. Ketika tangan berada di bawah sinar ultra violet, bubuk glowgerm bersinar
pada kotoran yang tertinggal ketika tangan hanya dicuci dengan air, menyediakan memori emosi
yang kuat bahwa mencuci tangan dengan sabun memberikan perlindungan lebih besar dalam
melawan kuman daripada hanya mencuci dengan air. Dengan demonstrasi tersebut secara tidak
langsung memberikan edukasi kepada konsumen bahwa “Sabun Lifebuoy” merupakan sabun
yang efektif dalam membasmi kuman serta secara langsung dapat memberikan informasi kepada
konsumen tentang fitur yang diberikan oleh sabun lifebuoy

D. Srategi Pemasaran pada Personal Care (Unilever)


1. Pemilihan Pasar

Pada proses ini Unilever menggunakan dasar analisa karakteristik konsumen dan
tanggapannya. Untuk pasar Indonesia misalnya, Unilever mengombinasikan variabel
geografis,demografis dan perilaku konsumen.Perusahaan multinasional yang memiliki pasar
global akan menghadapi karakter pasar berbeda dari negara satu dengan negara lain. Berbeda
negara berbeda pula keadaan penduduknya, seperti daya beli masyarakat hingga jumlah

Strategi Pemasaran Page 15


penduduk suatu negara itu sendiri.Untuk variabel perilaku, Unilever mengelompokkan
konsumennya kedalam tingkat loyalitas, tingkat pemakaian hingga tanggapan atas produk itu.

Produk-produk unggulan PT Unilever Indonesia Tbk terbagi menjadi 3 segmentasi pasar


yang besar, antara lain yaitu Food and Beverages, Home Care serta Personal Care. Beberapa
produk PT Unilever Indonesia Tbk yang cukup terkenal antara lain yaitu Pepsodent, Lux,
Lifebuoy, Dove, Sunsilk,Clear, Rexona, Rinso dan lain sebagainya. PT Unilever Indonesia Tbk
hingga saat ini menjadi salah satu perusahaan swasta dengan kepemilikan aset serta keuntungan
yang mampu meraup untung hingga miliaran dollar setiap tahunnya, perusahaan yang memiliki
jumlah karyawan lebih dari 171.000 ini juga mengembangkan beberapa perusahaan yang masih
berada di bawah manajemennya.Beberapa perusahaan antara lain adalah:

e) PT Anugrah Lever

PT Anugrah Lever bergerak di bidang produksi, pengembangan hingga pemasaran saus kecap,
saus cabe dan saus-saus lainnya yang menggunakan merk Bango, Sakura, Parkiet serta merek-
merek lain sebagai merk dagangnya. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2000 lalu.

f) PT Technopia Lever

PT Technopia Lever merupakan perusahaan anak dari PT Unilever yang bergerak di bidang
pendistribusian serta ekspor dan impor produk Domestos Nomos sebagai merk dagangnya. Merk
ini cukup terkenal didalam negeri yang salah satunya produknya adalah berupa obat nyamuk.

g) PT Knorr Indonesia

PT Knorr Indonesia diakuisisi oleh PT Unilever Indonesia pada 21 Januari 2004. PT Knorr
merupakan salah satu perusahaan pemasok makanan siap saji dengan merk dagang Knorr seperti
Rostip, ProntoTomato, Carbonara Saus Mix, Chicken Powder dan lain sebagainya.

h) PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (Ultra)

Strategi Pemasaran Page 16


PT Ultrajaya Milk Industry atau Ultra memiliki perjanjian bersyarat kepada PT Unilever
Indonesia dengan pengalihan beberapa produknya ke Unilever. Beberapa diantara merk yang
dialihkan adalah Buavita serta Gogo.

2. Produk

PT. Unilever Menyediakan Produk Personal care sbb :

 AXE
 Close Up
 Dove
 Lifebuoy
 Lux
 Pond’s
 Rexona
 Sunsilk
 Tresemme
 Vaseline
 Citra
 Clear
 Fair & Lovely
 Zwitsal
 Lifebuoy Shampoo

3. Harga

Dengan masuknya P & G dan melihat perkembangannya yang begitu pesat, Unilever
tentunya tidak mau ketinggalan dan ingin tetap mempertahankan posisisnya sebagai market
leader untuk produk-produk home and personal care di Indonesia. Tidak tanggung-tanggung,
strategic action yang dilakukan unilever sangat gencar demi mempertahankan para
konsumennya. Tidak ingin kalah dengan P & G, Unilever juga menerapkan strategi price

Strategi Pemasaran Page 17


discrimination untuk produk-produknya. Penetapan harga yang dilakukan Unilever lebih kuat
karena mereka bukan hanya sekedar mengemas produknya dalam kemasan ekonomis atau
eksklusif, namun mereka juga memberi nilai tambah dalam setiap kemasan tersebut. Strategi ini
dilakukan karena mereka sadar bahwa konsumen Indonesia sangat sensitif terhadap harga.
Contoh strategi keunggulan biaya yang dilakukan PT Unilever seperti : mereka memangkas 33%
harga shampoo Dove untuk pembelian 360 ml dan memberi hadiah 90 ml Sunslik dan Clear
untuk pembelian 180 ml

4. Saluran Distribusi

Strategi distribusi ini menempatkan produk dagangannya pada banyak retailer atau
pengecer serta distributor di berbagai tempat.Distribusi untuk produk Pepsodent ini biasanya
berlangsung di gudang distribusi,supermarket, pasar tradisonal, dan warung-warung eceran.

5. Periklanan

Dalam proses mengkomunikasikan produk molto ke konsumen juga sangat signifikan.


Jika kita menonton televisi, maka molto akan familiar dengan keharuman sepanjang hari
keluarga.

Promosi dan komunikasi yang menarik tentunya molto akan meningkatkan brand
awareness merek tersebut. Brand loyality pun selalu diawali dari brand awareness yang baik
yang akan membawa seseorang pada tahap“mencoba produk”. Setelah konsumen percaya bahwa
produk yang digunakan sesuai dengan kebutuhannya maka akan tercipta repeat purchase dengan
memberikan lebih dari yang diharapakan, repeat purchase akan berubah menjadi loyality.

6. Personal Selling

Personal selling yang dilakukan oleh Lifebuoy salah satunya adalah demonstrasi
'glowgerm' . Hal ini menjawab kesalahan konsep bahwa ‘terlihat bersih’ berarti ‘secara hygiene
memang bersih’. Ketika tangan berada di bawah sinar ultra violet, bubuk glowgerm bersinar
pada kotoran yang tertinggal ketika tangan hanya dicuci dengan air, menyediakan memori emosi
yang kuat bahwa mencuci tangan dengan sabun memberikan perlindungan lebih besar dalam

Strategi Pemasaran Page 18


melawan kuman daripada hanya mencuci dengan air. Dengan demonstrasi tersebut secara tidak
langsung memberikan edukasi kepada konsumen bahwa “Sabun Lifebuoy” merupakan sabun
yang efektif dalam membasmi kuman serta secara langsung dapat memberikan informasi kepada
konsumen tentang fitur yang diberikan oleh sabun lifebuoy

E. Srategi Pemasaran pada Soft Drinks (Coca Cola)


1. Pemilihan Pasar
Dengan memahami kebutuhan dan perilaku konsumen, serta potensi kekayaan alam
Indonesia , Coca-Cola berinovasi dengan menciptakan produk-produk baru yang menjadikan
produk minuman cepat saji Coca-Cola mempunyai rasa dan pilihan yang beragam. Untuk
memenuhi kebutuhan konsumen secara lebih spesifik, pada tahun 2002 Coca-Cola
meluncurkan AQUARIUS, minuman isotonik yang diperuntukkan bagi mereka yang aktif
dan gemar berolahraga. Pada tahun yang sama, Coca-Cola Indonesia meluncurkan Frestea,
teh dalam kemasan botol dengan aroma bunga melati yang khas. Pada tahun 2003, Fanta
menghadirkan campuran dua rasa buah, orange dan mango, yang disebut “Fanta Oranggo”,
setelah pada tahun sebelumnya sukses meluncurkan Fanta Nanas. Pada tahun ini pula, Coca-
Cola Indonesia meluncurkan Sunfill – produk minuman Sirup dan Serbuk instan rasa buah.
Dengan inovasi, Coca-Cola yakin bahwa produk-produk yang ditawarkan akan mampu
memenuhi kebutuhan pasar di Indonesia.

Selain berinovasi pada produk-produk baru, Coca-Cola juga mencoba mengembangkan


desain kemasan minuman, serta meningkatkan kualitasnya. Setelah meluncurkan Frestea
dalam kemasan botol, pada akhir tahun 2002, Coca-Cola Indonesia meluncurkan Frestea
dalam kemasan Tetra Wedge yang lebih mudah dan praktis untuk dibawa. Pada akhir 2003,
Coca-Cola, Sprite, dan Fanta hadir dalam kemasan kaleng ramping baru yang unik. Pada
tahun 2004 ini, Coca-Cola hadir dengan inovasi terbaru yaitu botol gelas berbobot lebih
ringan 30 % dengan desain mungil, imut, tapi kuat. Inovasi kemasan produk akan terus
dikembangkan sesuai dengan perkembangan teknologi terbaru.

2. Produk

Strategi Pemasaran Page 19


 Coca-Cola
 Coca-Cola Zero
 Diet Coke atau Coca-Cola Light
 Fanta
 Sprite
 Dasani
 Minute Maid
 Mello Yello
 Fresca
 Lilt
 Lift
 TaB
 Powerade
 Powerade Zero
 Aquarius
 Nestea (di bawah lisensi dari Nestlé)
 Frestea (di bawah lisensi dari Pacific Refreshments Pte. Ltd.)
 Barq's
 Pibb
 Vault
 Dr Pepper (di bawah lisensi dari Dr Pepper Snapple Group)
 A&W Root Beer (di bawah lisensi dari Dr Pepper Snapple Group)
 Schweppes (di bawah lisensi dari Dr Pepper Snapple Group)
 Ades
 Burn
 Ciel
 Fruitopia
 Georgia
 Odwalla

Strategi Pemasaran Page 20


 Simply Orange
 Glacéau vitaminwater
 Glacéau vitaminwater zero
 Glacéau smartwater
 Fuze
 Fuze Tea
 Hi-C
 Mezzo Mix
 dan lain-lain.

3. Harga

Perusahaan melakukan penetapan harga dengan berbagai cara. Di perusahaan kecil, harga
sering ditentukan oleh atasan. Di Coca Cola, penetapan harga ditangani oleh manajer divisi dan
manajer lini produk. Bahkan di sini, manajemen puncak menetapkan tujuan dan kebijakan
penetapan harga umum dan sering menyetujui harga yang diajukan oleh tingkat manajemen yang
lebih rendah. Dalam industri di mana penetapan harga menjadi faktor kunci, perusahaan sering
membentuk departemen penetapan harga untuk mengatur atau membantu departemen lain dalam
menetapkan harga yang tepat. Departemen ini melapor ke departemen perusahaan, departemen
keuangan atau manajemen puncak. Departemen lain yang mempengaruhi penetapan harga
meliputi manajer penjualan, manajer produksi, manajer keuangan, dan akuntan.

"Meet-the-kompetisi harga": Coca-Cola produk harga yang ditetapkan di sekitar tingkat yang
sama seperti pesaingnya, Coca Cola harus dirasakan berbeda namun tetap terjangkau.

4. Saluran Distribusi

Strategi distribusi ini menempatkan produk dagangannya pada banyak retailer atau pengecer
serta distributor di berbagai tempat.Distribusi untuk produk Pepsodent ini biasanya berlangsung
di gudang distribusi,supermarket, pasar tradisonal, dan warung-warung eceran.

5. Periklanan

Strategi Pemasaran Page 21


Cara promosi yang dilakukan oleh PT CCBI ada banyak cara, diantaranya iklan TV, iklan
radio, media cetak, memasang poster dan banner di depan toko pelanggan atau pinggir jalan,
dengan menjadi sponsor acara organisasi, dan internet. Selain itu, PT CCBI juga sering
mengadakan acara bersama masyarakat sekitar untuk lebih mengenalkan produknya. PT CCBI
menyediakan tempat bagi pelajar yang ingin melakukan kunjungan industri dan magang sebagai
sarana belajar disamping promosi juga.

6. Personal Selling

Dalam promosinya, dibuka sistem tanya jawab langsung untuk menjaga kepercayaan
masyarakat melalui website resminya di www.coca-colaamatil.co.id lewat bagian mitos atau
fakta di website tersebut. Didalamnya juga dijelaskan mengenai penjagaan mutu dari Coca-Cola
itu sendiri melalui bagian Virtual Plant Tour. Di sana dijelaskan mulai dari pembuatan sampai
penyimpanan hingga ada di tangan konsumen

F. Srategi Pemasaran pada Telecom Providers (Indosat Ooredoo)


1. Pemilihan pasar

Tentunya penentuan segmen anak muda ini sangat jelas terlihat dari desain-desain yang
dikeluarkan IM3 sebagai media Promosi, dari logo dan cover kartuperdananya saja sudah terlihat
bahwa IM3 menampilkan desain yang anak muda banget,dengan bahasa bahasa kekinian
membuat konsumen yang kebanyakan memang darikaum remaja merasa lebih gaul. Selain itu
dilihat dari segi layanan yang ditawarkan,IM3 sukses membuat layanan yang mengarah pada
anak muda, seperti pulsa khususSMS (Short Message Service) dan pulsa khusus internet, hal ini
membuat remaja dapatmengatur sendiri pengeluaran pulsa mereka sesuai dengan kebutuhan
mereka. IM3 jugamembangun komunitas yang disebut IM3 School Community, dimana IM3
mencobamembuka peluang dengan cara bekerja sama dengan sekolah sekolah di tanah air
mulaidari jenjang SMP hingga Perguruan Tinggi. Dengan adanya layanan ini para siswadapat
menikmati segala macam layanan dengan tarif yang lebih murah bagi sesamakomunitas,
membuat semakin banyak siswa-siswi yang menggunakan IM3 sebagaipilihan utama karena
dirasa paling mengerti anak muda.

Strategi Pemasaran Page 22


Dengan layanan yang cukup memuaskan, membuat IM3 tidak hanya sebatasmengkhususkan
segemen pasarnya untuk anak muda dalam segi usia, namun lebih menekankan pada mereka
yang berjiwa muda. Hal ini dapat disimpulkan dengan logika,ketika seorang remaja beranjak
dewasa, hanya dengan status "dewasa" tidak akanmembuat orang tersebut dengan mudahnya
beralih pada operator lain. Hal inidimanfaatkan IM3 dengan menampilkan Brand untuk orang
orang yang berjiwa muda.

2. Produk

a) Retail
 IM3 Ooredoo
 Mentari Ooredoo (melebur ke IM3 Ooredoo)
 Matrix Ooredoo (melebur ke IM3 Ooredoo Freedom Postpaid)
 GiG
b) Skala besar
 Mobile
 Convergence
 Machine to Machine (M2M)
 IT Services
 Connectivity
 Satellite
 International & Roaming
c) Digital
 CIPIKA
 Dompetku
 Dompetku Plus
 Dompetku Pengiriman Uang
 On De Go
 Pay Up
 IMX
 Ideabox

Strategi Pemasaran Page 23


 Arena Seru

3. Harga

Harga yang menarik, mudah di dapat oleh konsumen dan menyediakan paket murah
dengan berbagai bonus. Pelanggan atau konsumen merupakan faktor penting yang harus
diperhatikan oleh perusahaan karena konsumen dapat menjadi aset penting yang dapat
menentukan keberhasilan perusahaan sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. Sekarang ini
konsumen dihadapkan pada berbagai pilihan berupa barang ataupun jasa. Dalam keadaan seperti
itu penjual harus mampu untuk bersaing memberikan kualitas produk yang baik dan dapat
diterima oleh masyarakat, karena jika tidak pelanggan atau konsumen dapat beralih kepada
pesaing atau pilihan lain yang ada

4. Saluran distribusi

Dengan kemampuan untuk memantau, mengamankan dan mengoptimalkan asset produksi,


Internet of Things atau IoT memungkinkan pelaku usaha atau korporasi melakukan transformasi
digital dalam mempercepat pertumbuhan bisnis dan meningkatkan daya saing dengan inovasi
produk, inovasi proses, dan inovasi untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggannya.
Dengan landasan inilah, hari ini dalam event Asia IoT Business Platform yang diselenggarakan
di Jakarta, Indosat Ooredoo Business meluncurkan NEXTfleet sebagai solusi IoT fleet
management / manajemen armada yang memungkinkan korporasi dalam menghadirkan inovasi
produk/layanan, mengoptimalkan proses dan memberikan pengalaman digital terbaik kepada
para pelanggannya

NEXTfleet akan memudahkan korporasi dalam mengoptimalkan proses distribusi mulai dari
perencanaan, penjadwalan, penugasan, sampai dengan pemantauan armada secara akurat dan
real-time menggunakan aplikasi mobile dan perangkat IoT lainnya. Biaya operasi perusahaan
akan menjadi lebih efisien dan produktifitas akan lebih meningkat.

5. Periklanan

Strategi Pemasaran Page 24


Cara promosi yang dilakukan oleh PT Indosat ada banyak cara, diantaranya iklan TV,
iklan radio, media cetak, memasang poster dan banner di depan toko pelanggan atau pinggir
jalan, dengan menjadi sponsor acara organisasi, dan internet.

6. Personal Selling

PT Indosat juga sering mengadakan acara bersama masyarakat sekitar untuk lebih
mengenalkan produknya.

Strategi Pemasaran Page 25