Anda di halaman 1dari 13

 Alifiah Ria A {03}

 Angela Carolina P {04}


 Louis Dwi Pri R {20}
 M. Irfan Hakim {21}

 Malikul Khalis B {23}


 Miftakhul Jannah {24}

1
TEKS EKSPLANASI
Apa itu Teks Eksplanasi?
Pengertian Teks Eksplanasi adalah teks yang
menjelaskan tentang proses terjadinya atau
terbentuknya suatu fenomena alam atau peristiwa
sosial, ilmu pengetahuan, budaya yang disertai dengan
fakta
Pada Teks Eksplanasi, sebuah peristiwa timbul karena
ada peristiwa lain yang terjadi sebelumnya, dan
peristiwa tersebut mengakibatkan peristiwa yang lain
lagi sesudahnya. Jadi, Teks Eksplanasi menguraikan
urutan peristiwa, struktur teksnya adalah pernyataan
umum dan urutan alasan logis.

2
Fungsi Teks
Eksplanasi
Teks Eksplanasi mempunyai fungsi sosial,yaitu
memberikan penjelasan kepada masyarakat
tentang proses terjadinya sesuatu,disusun
menurut prinsip sebab akibat.
Untuk membantu organisasi:meningkatkan
kemungkinan untuk mencapai tujuan,
mendorong manajemen proaktif menyadari
kebutuhan untuk mengidentifikasi dan
mengobati resiko diseluruh organisasi.
Selain itu kita dapat mengambil hikmah dan
pelajaran yang bermanfaat setelah terjadinya
peristiwa yang telah kita alami tadi

3
Struktur Teks
Eksplanasi
1.Pernyataan Umum Dalam Teks
Eksplanasi,pernyataan umum dapat juga disebut
sebagai bagian pembuka dari teks dan berisi
tentang penjelasan umum tentang fenomena yang
akan dibahas, bisa berupa pengenalan fenomena
tersebut atau penjelasannya. Penjelasan umum
yang dituliskan dalam teks ini berupa gambaran
secara umum tentang apa, mengapa, dan
bagaimana proses peristiwa alam tersebut bisa
terjadi.
4
2.Deretan Penjelasan Berisi tentang penjelasan
proses mengapa fenomena tersebut bisa terjadi atau
tercipta dan bisa terdiri lebih dari satu paragraf.
Deretan penjelas mendeskripsikan dan merincikan
penyebab dan akibat dari sebuah bencana alam yang
terjadi.

3.Interpretasi (Opsional) Teks penutup yang


bersifat pilihan; bukan keharusan. Teks penutup yang
dimaksud adalah, teks yang merupakan intisari atau
kesimpulan dari pernyataan umum dan deretan
penjelas. Opsionalnya dapat berupa tanggapan
maupun mengambil kesimpulan atas pernyataan yang
ada dalam teks tersebut. 
5

Gambar Ciri Bahasa Teks Eksplanasi


6
Ciri Kebahasaan Teks
Eksplanasi
Teks ini memiliki ciri kebahasaan yang bisa
membedakan dengan teks yang lain. Ciri
kebahasaan yang sering muncul dalam teks
eksplanasi adalah sebagai berikut.

1)Kata Serapan
Unsur serapan dalam bahasa Indonesia dapat dibagi
menjadi dua kelompok sebagai berikut.
Unsur asing yang belum sepenuhnya terserap ke dalam
bahasa Indonesia dan kata serapan yang sudah
disesuaikan unsur asing kedalam bahasa indonesia,
seperti titik beku. Kata titik beku merupakan arti kata
freezing point. Kata freezing point merupakan kata
bahasa Inggris. Unsur itu dipakai dalam konteks bahasa
Indonesia, tetapi cara pengucapan dan penulisannya
masih mengikuti cara asing.
Unsur asing yang penulisan dan pengucapannya
disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia, seperti
hidrologi. Kata hidrologi berasal dari kata bahasa Inggris
hydrology

7
2)Kata Konjungsi
Ada dua jenis konjungsi, yaitu Konjungsi Eksternal dan
Konjungsi Internal.
A.Konjungsi Eksternal merupakan konjungsi yang
menghubungkan dua peristiwa, deskripsi benda, atau
kualitas di dalam klausa kompleks atau antara dua klausa
simpleks. Konjungsi eksternal mempunyai empat kategori
makna, yaitu penambahan (contoh: dan, atau),
perbandingan (contoh: tetapi, sementara), waktu
(contoh: setelah, sebelum, sejak, ketika), dan sebab-
akibat (contoh: sehingga, karena, sebab, jika, walaupun,
meskipun).

B.Konjungsi Internal merupakan konjungsi yang


menghubungkan argumen atau ide yang terdapat di
antara dua klausa simpleks atau dua kelompok klausa.
Konjungsi internal juga dapat dibagi ke dalam empat
kategori makna, yaitu penambahan (contoh: *selain itu,
di samping itu, lebih lanjut), perbandingan (contoh: akan
tetapi, sebaliknya, sementara itu, di sisi lain), waktu
(contoh: pertama, kedua … , kemudian, lalu, berikutnya),
dan sebab-akibat (contoh: akibatnya, sebagai akibat,
jadi, hasilnya).
8
3)Kalimat Sambung Hubungan Sebab-Akibat
Hubangan Sebab-Akibat dapat dinyatakan dengan banyak
cara, baik dengan konjungsi, kata kerja, maupun kata
benda.
Contoh:
Butir-butir air turun ke bumi karena gaya gravitasi.
(dengan konjungsi)
Butir-butir air turun ke bumi disebabkan oleh gaya
gravitasi. (dengan kata kerja)
Penyebab butir-butir air turun ke bumi adala gaya
gravitasi. (dengan kata benda)
 

4)Menggunakan Frase Nominal


Frase Nominal merupakan Frase yang terbentuk dari dua
kata atau lebih yang unsur intinya adalah kata
benda.Oleh karena itu ,frase ini biasa menduduki unsur
subjek atau objek
Contoh:
A.Adik membeli Bola Kaki(frase nominal sebagai unsur
subjek)
B.Meja,Kursi terbuat dari bahan kayu(frase nominal
sebagai unsur subjek)
C.Supri makan Soto Lamongan(Frase nominal sebagai
unsur objek) 9
D.Ucup memiliki Sepatu Roda(Frase nominal sebagai
unsur objek)

5)Kata Kerja Aksi

   Kata Kerja untuk menyatakan bahwa subyek sedang me
lakukan suatu aksi atau pekerjaan
yang sedang berlangsung.
Contoh :
 1. melempar
2. memukul
3. Menendan
4. meninju
5. menginjak
6. menangis
7. menghantam
8. menyiram

Contoh kalimat:Aku sedang menangis ketika tsunami


menghantam ke Desaku Dan menyebabkan semua rumah
rusak parah
10

6)Kalimat Tunggal/Simpleks
Teks Eksplanasi disusun dalam kalimat tunggal atau
Kalimat Simpleks yang sederhana. Kalimat Simpleks,
yaitu kalimat yang hanya terdiri atas satu struktur dengan
satu verba utama. Dengan kata lain, kalimat simpleks
adalah kalimat sederhana,Kalimat-kalimat tersebut
terdapat pada bagian pernyataan umum, deretan
penjelasan, dan interpretasi. Perhatikan contoh kalimat
tunggal berikut!
Ayah memancing Ikan Kemarin
Dalam kalimat diatas hanya memiliki satu subjek dan
predikat, dimana struktur kalimat tersebut adalah: S =
Ayah, P = Memancing, O = Ikan. K(keterangan)=kemarin.
bagaimana, simple bukan, sesuai dengan nama kalimat
ini yaitu kalimat simpleks atau simple.

11
7)Kalimat Definisi
Kalimat Definisi adalah suatu kalimat yang memberikan
penjelasan umum tentang suatu benda, hal, aktivitas,
dan lain-lain. Kalimat Definisi sering digunakan dalam
teks laporan dan merujuk pada sebuah istilah teknis atau
ilmiah tertentu dan membantu pembacanya untuk
mengetahui atau memahami istilah-istilah yang sering
muncul dalam sebuah tulisan.
Contoh:Mamalia adalah hewan yang menyusui.

8)Frase Verbal
Frase Verbal Merupakan frase dibentuk dari sekumpulan
kata yang memiliki unsur inti pembentukan berupa kata
kerja. Frase verbal berfungsi menduduki unsur gramatikal
sebagai predikat atau adverb (kata keterangan).

Contoh:
1) Aku turut berbahagia atas pernikahanmu.
2) Gerbang sekolah akan segera ditutup.
3) Buku latihan belum dikembalikan oleh guru.
4) Mereka sedang bermain futsal.
5) Ayah pergi memancing bersama teman-temannya

12