Anda di halaman 1dari 2

IMUNISASI CAMPAK

No. Dokumen : SOP-BJS/UKP/IMUNISASI/34

S No. Revisi : 00
Tgl. Terbit : 01 Juli 2017
O
P Halaman : 1 dari 2

UPT.PUSKESMAS
dr. H.Muhamad Salman
KECAMATAN
NIP. 1967071220021002
BOJONGSARI
Imunisasi campak adalah suatu cara untuk meningkatkan kekebalan seseorang
1. Pengertian
secara aktif terhadap penyakit campak.
Sebagai acuan penerapan langkah – langkah petugas agar sasaran
2. Tujuan memperoleh imunisasi campak sesuai dengan jadwal yang di tentukan dan
terhindar dari penyakit yang dapat di cegah dengan imunisasi.

3. Kebijakan

4. Referensi
Modul Pelatihan Safe Injection Depkes RI, 2005.
5. Langkah- langkah a. Petugas loket membawakan rekam medis pasien ke ruang KIA-KB .
b. Petugas memanggil Pasien sesuai nomer urut dengan ramah dan sopan.
c. Petugas menanyakan maksed dan tujuan.
d. Petugas meminta buku KIA.
e. Petugas melakukan anamnesa kepada orang tua mengenai identitas pasien,
tanggal lahir, alamat.
f. Petugas menanyakan keadaan bayi kepada orang tuanya (keadaan bayi
yang memungkinkan untuk di berikan imunisasi, jika tidak akan di rujuk ke
ruang pengobatan).
g. Petugas melakukan pemeriksaan meliputi menimbang berat badan,
mengukur jika panas.
h. Petugas memeriksa status imunisasi dalam buku KIA dan menentukan jenis
imunisasi yang akan berikan yaitu campak dan memberitahu tempat
penyuntikan imunisasi campak yaitu di tengan kiri atas.
i. Petugas memberikan KIE imunisasi campak.
j. Petugas mengatur posisi bayi : ibu memangku bayi dalam posisi miring,
kepala bayi di sebelah kiri ibu, lengan kanan bayi memeluk ibu, lengan kiri
ibu menahan lengan kiri bayi, lengan kanan ibu menahan kaki bayi, dapat di
bantu dengan jepitan pada paha ibu kalau perlu.
k. Petugas mengambil vaksin campak kering dan pelarut campak yang sudah di
simpan di cool chain selama 24 jam pada vaksin carier.
l. Petugas mengambil 0,5 ml vaksin campak yang sudah larut ke dalam spuit
0,5 ml.
m. Petugas membersihkan tempat yang akan di suntik dengan kapas air hangat
dan memposisikan jarum 60 – 90 drajad terhadap permukaan kulit, pastikan
tusukan sudah berada di bawah kulit (sub cutan dalam/intramuscular).
n. Petugas membuang spuit ke dalam safety box tanpa menutup jarum suntik.
o. Petugas mempersilahkan orang tua dan bayi untuk duduk kembali.
p. Petugas mencuci tangan.
q. Petugas mendokumentasikan imunisasi ke buku KIA dan rekam medis.
r. Petugas menuliskan resep anti piretik sesuai dosis serta menjelaskan cara
pemberianya.
s. Petugas memberikan konseling mengenai jadwal imunisasi berikutnya, efek
samping, cara mengatasi efek samping,memberikan alternative jika bayi
tidak dapat datang ke puskesmas pada kunjungan berikutnya.
t. Petugas menuliskan imunisasi di buku register.
6. Hal- hal yang perlu Vaksin campak yang telah dibuka hanya boleh digunakan setelah 8 jam
diperhatikan
a. Loket pendaftaran
7. Unit terkait b Poli KIA – KB
c. Ruang Obat
 Rekam Medis Pasien
 Catatan Medik
8. Dokumen Terkait
 Register Kohort Bayi
 Buku KIA
No Yang diubah Isi perubahan Tanggal mulai
9. Rekaman historis
diberlakukan
perubahan
- - - -