Anda di halaman 1dari 8

TUGAS BAHASA INDONESIA

TENTANG KARYA ILMIAH

NAMA: IRBA KHESA FAIRUZ ASRIN


KELAS : XI IPA 2

TP. 2019/2020
KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Wr.Wb
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuan yang maha Esa yang telah
melimpahkan rahmat dan hidayat-Nya serta karunia-nya sehingga karya ilmiah
ini dapat diselesaikan dengan judul “Dolanan Tradisional dalam Membentuk
Karakter Anak” ini dengan sebaiknya.

Karya ilmiah ini berisi pembahasan dan solusi mengenai pengaruh dolanan
dalam membentuk karakter anak.

Berharap dengan pembuatan karya ilmiah ini, dapat memperluas


pengetahuan danmenambah pengalamanbagi penulis. Selain itu kami berharap
karya ilmiah ini dapat memberimanfaat bagi para khususnya serta dunia
pengetahuan pada umumnya.

Selaku penulis menyadari bahwa karya ilmiah ini belum sempurna oleh
karena itu diharapkan jika ada saran dan kritik yang membangun, yang
membuat laporan ini jauh lebih baik

Menyadari dalam membuat karya ilmiah ini tak lepas dari kesalahan, maka
dari itu mohon maaf yang setulus-tulusnya.

Wassalamualaikum Wr.Wb

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR...............................................................................i

DAFTAR ISI ..........................................................................................ii

BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang Masalah............................................................1


2. Rumusan Masalah.....................................................................1
3. Tujuan penelitian.......................................................................1
4. Manfaat.....................................................................................1

BAB II KAJIAN TEORI

1. Pengertian Dolanan tradisional.................................................2


2. Teori dan fungsi delonan dalam membentuk karakter anak.....2

BAB III PENUTUP

1. Kesimpulan..................................................................................2
2. Saran............................................................................................2

DAFTAR PUSTAKA...................................................................................5

LAMPIRAN..............................................................................................5

BAB I
PENDAHULUAN

1. LATAR BELAKANG MASALAH

Permainan atau delonan tradisional mempunyai karakteristik yang


berdampak positif bagi perkembangan anak. Kata bermain bagi anak
merupakan refleksi pembebasan jiwa dari keterikataan dengan aturan
orang tua. Saat anak bermain, ia akan mengepresikan kegembiraan hatinya
dan juga berkomunikasi dengan teman sebayanya. Sehingga, anak dapat
belajar bersosialisasi dan bergaul dengan lingkungan sekitar. Diera
globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi ini permainnan
tradisional muli tergilas dan hampir punah dengan adanya permainan game
online

2. RUMUSAN MASALAH
a) Apa pengertian dolanan tradisional??
b) Apa pengaruh dolanan tradisional dalam membentuk karakter
anak??
c) Bagaimakah modeel permainan tradisional yang digunakan sebagai
stimulan membangun karakter anak
d) Apa kendala dari membangun karakter anak melalui permainan
tradisional
e) Bagaimana menghidupkan kembali permainan tradisional yang
sekarang mulai luntur

3. TUJUAN PENELITIAN

Untuk mengetahui pengerian dolanan tradisionaal dan pengaruhnya untuk


karakter anak

4. MANFAAT
a) Mengembangkan kecerdasan intelektual pada anak
b) Mengembangkan kecerdasan emosi pada anak
c) Mengembangkan daya kreatifitas pada anak
d) Meningkatkan kemampuan bersosialisasi
e) Melatih kemampuan motorik

BAB II
KAJIAN TEORI

1. DOLANAN TRADISIONAL
Kata “Dolanan” merupakan suatu kata yang diambil dari Bahasa
Jawa. Kata dolanan memiliki arti mainan atau permainan. Sedangkan
kata tradisional adalah cara berpikir dan tingkah laku yang sesuai
adat serta sudah ada dari zaman dahulu. Dolanan anak disebut
sebagai simbolisasi pengetahuan yang turun temurun dan memiliki
berbagai macam fungsi didalamnya. Permainan yang diciptakan oleh
nnek moyang kita merupakan warisan budaya yang harus dilindungi
dan harus kita jaga agar tidak terlindas oleh arus modernisasi. Nenek
moyang menciptakan permainan tradisional itu bukanlah asal asalan
menciptakan saja namun di balik penciptaan itu tersimpan hikmah
yang dapat membantu menumbuhkan karakter anak, asalkan orang
tua atau pendidik dapat menyampaikan pesan moral dalam setiap
permainan tersebut.
Permainan tradisional secara langsung atau tidak langsung akan
melahirkan kepekaan terhadap semua input yang masuk pada anak.
Hal ini memiliki pengaruh yang besar untuk menumbuhkan karakter
anak. Usaha yang dilakukan untuk menumbuhkembangkan potensi
anak agar mampu berfikir dan bersikap.

2. PENDIDIKAN KARAKTER
Secara sederhana, pendidikan karakter ialah segala usaha yang dapat
dilakukan untuk memengaruhi karakter pada siswa. Usaha itu
dilakukan agar seseorang dapat memahami pentingnya karakter yang
positif dalam diri. Pendidikan karakter menurut Thomas Lickona
adalah pendidikan tentang sikap meliputi ilmu hingga tindakan. Tak
hanya itu, perasaan juga termasuk dalama pendidikan karakter.

3. MODEL PERMAINAN TRADISIONAL


Permainan tradisional banyak ragamnya dan mampu menumbuhkan
karakter anak mulai dari aspek kognitif, emosional dan motorik.
Model model permainan tradisional yang mampu menumbuhkan
karakter anak sangata beragam namun yang akan dibahas di makalah
ini hanya 3 permainan
 Gerobak sodor

Istilah gerobak sodor pertama kali di dengar di jawa tengah. Cara


melakukana permainan ini yaitu membuatgaris penjagaan dengan
kapur, gobak sodor terdiri dari 2 tim, satu tim terdiri dari tiga orang.
Aturan mainnya adalah mencegat lawan agar tidak lolos ke baris
terakhir secara bolak balik. Untuk menentukan siapa yang juara
adalah seluruh anggota tim harus secara lengkap melakukan proses
bolak balik dalam area lapangan yang telah di tentukan.

Permainan ini sangat menarik dan menyenangkan, setiap orang harus


selalu berjaga dan berlari secepat mungkin jika diperlukan untuk
meraih kemenangan. Permainan ini mengajarkan ketangkasan, kerja
keras, kebersamaan, strategi yang baik

 Delikan (petak umpet)

Permainan yang paling banyak di gemari anak anak, paling sedikit


dimainkan oleh 3 ornang. Satu sebagai pencari atau penjaga yang
berada di tiang atau pohon, sedangkan yang lain bersembunyi dan
kembali ke tiang tanpa di ketahui oleh si penjaga. Setelah sang
penjaga siap maka permainan simulai dengan anak yang penjaga
menutup matanya sambil menghadap ke tiang. Biasanya anak anak
yang bersembunyi di beri ukuran watu yang telat di sepakati.

 Dakon

Untuk memulai permainan yng terdiri dari 2 orang, keduanya akan


mengundi untuk siapa yang jalan duluan. Lubang pada papan
berjumlah 16 buah. Masing masing sisi papan terdapat 7 buah lubang
dan 2 buah lubang dimasing pojokn. Diperlukan bijian untuk isian
lobangnya.diisi 7 buah perlubang. Dengan permainan ini kita dilatih
jujur,sportif, terampil, cermat, adil, dan akrab dengan teman.
BAB III

PENUTUP
A. Kesimpulan

Dolanan tradisional tidak hanya sekedar permainan yang memberi dampak


gembira. Dolanan tradisional juga mempunyai banyak manfaat. Manfaat itu
ialah melatih kecerdasan otak dan motorik anak serta dapat membentuk
karakter anak anak dapat meningkatkan jiwa sosil pada dirinya dan
berkomunikasi yang baik dan bekerja sama dengan teman sepermainan dan
lingkungan.

B. Saran

Dolanan tradisional adalah sesuatu hal yang positif, tetapi sekarang sudah
jarang di temukan, karena anak jaman sekarang di sebut sebut sebagai
generasi milenial, dan mereka jarang bermain permainan tradisional
tersebut. Mereka sudah sibuk dengan gadget masing masing, yang mungkin
bagi mereka lebih asyik daripada bermain delonan, panas-panasan,
berkeringat dan lain lain yang membuat delonan tidak dianggap permainan
yang seru lagi. Tetapi jika anak zaman sekarang masih bermain delonan,
maka mereka tidak akan tau dengan apa yang terjadi diluar sana. Mereka
tak akan tau menau akan hal tersebut. Di tempat hiburan kota perlu adanya
peambahan permainan dan tidak hanya permainan modren saja agar
masyarakat perkotaan mengetahui dan dapat memainkan permainan
tradisional yang beragam.

DAFTAR PUSTAKA
Khasanah,Ismatul,Agung Prasetyo, Ellya Rakmawati.Permainan Tradisional
Sebagai Media Stimulasi Aspek Perkembangan Anak Usia Dini.2011.Jurnal
Penelitian PAUDIA.1(1)101-103