Anda di halaman 1dari 4

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Management Patient Safety yaitu terdiri dari beberapa sasaran, sasaran 1
identifikasi pasien, sasaran 2 peningkatan komunikasi efektif, sasaran 3 peningkatan
keamanan obat yang harus diwaspadai, sasaran 4 kepastian tepat lokasi, tepat prosedur,
dan tepat pasien operasi, sasaran 5 pengurangan resiko infeksi terkait pelayanan
kesehatan, dan sasaran 6, pengurangan risiko pasien jatuh.
Namun mungkin ada beberapa sasaran atau tindakan Management Patient Safety
yang terlewatkan atau terlalaikan tidak dilakukan oleh seorang perawat yang apabila salah
satu sasaran Management Patient Safety tidak dilakukan makan akan menyebabkan
berbagai masalah dan kurang nya peningkatan kesehatan. Seperti yang saya temukan di
rumah sakit, pada sasaran 2 peningkatan komunikasi efektif, saat perawat menerima
telepon dari dokter, perawat tidak menerapkan TBK, hanya menulis saja. Dan yang kedua
pada sasaran 5, pengurangan resiko infeksi, saat seorang perawat ingin melakukan
tindakan yang berhubungan dengan cairan pasien sebelumnya tidak mencuci tangan dan
tidak memakai handscoon.

B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian 6 sasaran Management Patient Safety?
2. Apa tujuan dari 6 sasaran Management Patient Safety?

C. Tujuan Masalah
1. Untuk mengetahui pengertian 6 sasaran Management Patient Safety
2. Untuk mengetahui tujuan dari 6 sasaran Management Patient Safety

D. Manfaat
Laporan praktik ini dibuat oleh saya agar kita semua dapat mengetahui
pengertian dan tujuan Management Patient Safety dan bisa menegakan 6 sasaran
Management Patient Safety agar tidak ada kesenjangan ataupun kelalaian.

E. Metode Penulisan
Sistematika penulisan masalah ini terdiri dari 3 bab utama. Bab I berisi
tentang latar belakang, rumusan masalah, tujuan, manfaat, dan metode penulisan
makalah ini. Bab II merupakan bagian isi yang menjelaskan materi. Bab III
merupakan bagian terakhir yang berisi kesimpulan dan saran.

1
BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian

1. Sasaran 1, Identifikasi Pasien


Suatu proses pemberian tanda atau pembeda yang mencakup nomor rekam
medis nama pasien dan tanggal lahir pasien.
2. Sasaran 2, Peningkatan Komunikasi Efektif
Sebuah proses penyampaian atau informasi dari seseorang kepada orang
lain melalui suatu cara tertentu sehingga orang lain tersebut mengerti informasi
atau pesan yang sudah disampaikan.
3. Sasaran 3, Peningkatan Keamanan Obat yang Perlu di Waspadai
Suatu kegiatan untuk menilai dan mengevaluasi penggunaan dan
penyimpanan obat high alert, LASA atau NORUM.
4. Sasaran 4, kepastian tepat lokasi, tepat prosedur, dan tepat pasien operasi
Suatu usaha yang dilakukan oleh tenaga kesehatan di Rumah sakit untuk
menjamin pasien yang akan menjalani suatu operasi mendapatkan operasi yang sesuai
dengan lokasi keadaan yang perlu ditindak, prosedur yang tepat untuk melakukan
tindakan dan diberikan pada pasien yang benar membutuhkan tindakan operasi.
5. Sasaran 5, pengurangan resiko infeksi terkait pelayanan kesehatan
Tata cara cuci tangan yang benar.
6. Sasaran 6, Pengurangan Risiko Pasien Jatuh
Prosedur kegiatan untuk menilai dan mengevaluasi ulang serta mengambil
tindakan pada pasien yang mempunyai resiko jatuh di berbagai fasilitas layanan
kesehatan dirumah sakit.

B. Tujuan
1. Sasaran 1 Identifikasi Pasien
Untuk membedakan antara pasien satu dengan pasien yang lainnya, sehingga
mempermudah dalam proses pemberian pelayanan kesehatan kepada pasien yang datang
berobat dan mencegah kesalahan dan kekeliruan dalam proses pelayanan, pengobatan
ataun tindakan prosedur.
2. Sasaran 2, Peningkatan Komunikasi Efektif
Untuk membantu pasien memperjelas penyakit yang dialami, juga mengurangi
beban fikiran dan perasaan untuk dasar tindakan dengan tujuan mengubah keadaan
menjadi lebih baik.
3. Sasaran 3, Peningkatan Keamanan Obat yang Perlu di Waspadai
Untuk meningkatkan keamanan obat-obatn yang perlu diwaspadai dan
memastikan keselamatan dan keamanan pasien selama pasien mendapatkan terapi obat.

2
4. Sasaran 4, kepastian tepat lokasi, tepat prosedur, dan tepat pasien operasi
Untuk memastikan tepat lokasi, tepat prosedur dan tepat pasien pada pasien yang
akan dioperasi. Untuk mengurangi kejadian atau kesalahan yang berhubungan dengan
salah lokasi, salah prosedur dan salah pasien yang akan dilakukan tindakan operasi.
5. Sasaran 5, pengurangan resiko infeksi terkait pelayanan kesehatan
Untuk mengurangi angka kejadian infeksi yang terkait dengan pelayanan
kesehatan.
6. Sasaran 6, Pengurangan Risiko Pasien Jatuh
Untuk menciptakan keselamatan pasien, untuk mengoptimalkan assesment jatuh,
untuk mendeskripsikan kebutuhan akan perlunya pemahaman faktor resiko jatuh,
pencegahan, dan penganannya dalam meningkatkan kepuasan pasien, untuk memahami
kunci keberhasilan program faktor resiko jatuh, pencegahan dan penaganan nya.

3
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan
Masalah yang ditemukan saat praktik di rumah sakit itu ada 2 sasaran yang
terlewatkan dan tidak dilakukan. Pada sasaran 2, peningkatan komunikasi efektif, perawat
tidak melakukan konfirmasi ulang atau membaca ulang apa yang dokter perintahkan.
Kedua pada sasaran 5, pengurangan resiko infeksi, pada saat perawat akan melakukan
tindakan yang berhubungan terkena cairan pasien, perawat tidak mencuci tangan dan
tidak memakai handscoon.
Tujuan dari 6 sasaran diatas adalah untuk meningkatkan kemanan dan
keselamatan pasien, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, dan menjadikan seorang
perawat-perawat untuk lebih berhati-hati dalam melakukan prosedur tindakan agar sesuai
dengan 6 sasaran Management Patient Safety.

B Saran
Diharapkan kepada perawat-perawat dan untuk kita semua agar tidak lalai dalam
melakukan tindakan, sesuai dengan prosedur yang benar dan yang sudah ditetapkan, dan
lebih meningkatkan fasilitas kesehatan dengan memberikan tindakan prosedur yang benar
seperti menerapkan 6 sasaran Management Patient Safety ini.