Anda di halaman 1dari 6

PENGENALAN ALAT-ALAT PRAKTIKUM DI LABORATORIUM

TEKNOLOGI HASIL HUTAN FAKULTAS KEHUTANAN


UNIVERSITAS JAMBI

VINNA ASTRIYANI (L1A119057)

Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Jambi, Kampus Unja


Pinang Masak, Jalan Raya Jambi Muara Bulian Mendalo Darat 36361, Jambi,
Indonesia
E-mail: astriyanivinna@gmail.com

ABSTRAK
Dalam sebuah praktikum, praktikan diwajibkan mengenal dan memahami cara
kerja serta fungsi dan alat-alat di laboratorium. Selain untuk menghindari kecelakaan
dan bahaya, dengan memahami cara kerja dan fungsi dari masing-masing alat,
praktikan dapat melaksanakan praktikum dengan sempurna (Walton, 1998).
Pengenalan alat-alat yang akan dipergunakan dalam laboratorium sangat penting guna
kelancaran percobaan yang dilaksanakan diantaranya adalah menghindari kecelakaan
kerja dan gagalnya percobaan. Alat-alat laboratorium biasanya dapat rusak atau
bahkan berbahaya jika tidak sesuai dengan prosedur pemakaian . Oleh karena itu, 
pemahaman fungsi dan cara kerja peralatan serta bahan harus mutlak dikuasai oleh
praktikan sebelum melakukan praktikum di laboratorium kimia.

Kata kunci: Pengenalan, Alat, Fungsi.

ABSTRACT

In a practicum, praktikan is required to know and understand the workings and


functions and tools in the laboratory. In addition to avoiding accidents and hazards,
by understanding the workings and functions of each tool, praktikan can carry out
the practicum perfectly (Walton, 1998). The introduction of the tools that will be used
in the laboratory is very important for the smooth running of the experiments which
include avoiding work accidents and failed experiments. Laboratory equipment can
usually be damaged or even dangerous if it does not comply with usage procedures.
Therefore, understanding the function and workings of the equipment and materials
must be absolutely mastered by the practitioner before conducting the practicum in
the chemical laboratory.
Keywords: Introduction, Tools, Functions.
I. PENDAHULUAN

 Laboratorium merupakan tempat dimana dilakukannya berbagai penelitian dan


juga praktikum. Di dalam laboratorium ini terdapat berbagai macam alat dan bahan
yang dibutuhkan guna mendukung kegiatan di dalam laboratorium. Pada saat
praktikum, praktikan akan menggunakan alat-alat yang berada di laboratorium. Alat
dan bahan yang digunakan ketika praktikum sangat penting untuk terlebih dahulu
dipahami sehingga praktikan dapat menggunakannya dengan baik dan mengetahui
fungsinya dengan baik (Pamungkas, E, 2014).
Pengenalan alat-alat praktikum merupakan salah satu hal yang sangat penting
dalam kegiatan praktikum yaitu sebagai penunjang dalam menggunakan alat-alat di
laboratorium agar tidak terjadi kecelakaan ataupun kesalahan dalam penggunaan alat-
alat tersebut. Kesalahan penggunaan alat dan bahan merupakan salah satu penyebab
terjadinya hal-hal yang berbahaya bagi dirinya maupun orang lain.
Pengenalan alat-alat laboratorium penting dilakukan untuk keselamatan kerja saat
melakukan penelitian. Alat-alat laboratorium biasanya dapat rusak atau bahkan
berbahaya jika penggunaannya tidak sesuai dengan prosedur. Pentingnya dilakukan
pengenalan alat-alat laboratorium adalah agar dapat diketahui cara penggunaan alat
tersebut dengan baik dan benar, sehingga kesalahan prosedur pemakaian alat dapat
diminimalisasi sedikit mungkin.

Tujuan Praktikum

Untuk mengetahui beberapa macam alat yang digunakan di laboratorium serta


mengetahui cara penggunaannya. Agar praktikum selanjutnya praktikan tidak
melakukan kesalahan.

II. METODE PRAKTIKUM

Tempat dan Waktu


Praktikum pengenalan alat-alat laboratorium dilaksanakan pada hari Selasa, 4
Februari 2020, pukul 10.00 – 12.00 WIB di Laboratorium Teknologi Hasil Hutan,
Fakultas Kehutanan, Universitas Jambi.
Alat
Alat yang digunakan dalam praktikum ini yaitu gelas ukur, labu erlemeyer, oven,
magnetic stirrer, cawan petri, desikator, water bath, moisture meter, timbangan
digital, jangka sorong (caliper), dan beberapa alat lainnya.
III. HASIL DAN PEMBAHASAN
No Gambar Keterangan
Gelas ukur, berfungsi mengukur volume zat
kimia dalam bentuk cair.

Labu Erlemeyer, digunakan dalam analisis


volumetri, untuk wadah suatu volume tertentu
dari suatu larutan. Kadang-kadang dipakai untuk
2 memanaskan larutan.

Oven, berfungsi mengeringkan peralatan gelas


laboratorium dan mengukur kadar air pada
sampel.
3
Magnetic stirrer, berfungsi menghomogenkan
suatu larutan dengan pengadukan.

Cawan petri berfungsi sebagai tempat


mengembangbiakkan jamur dan bakteri.

Desikator, berfungsi : 1) proses pengeringan,


baik dengan menggunakan senyawa higroskopis
(kalsium klorida dan silica gel) atau proses
6 penghampaan, 2) mendinginkan bahan atau
wadah sebelum dilakukan penimbangan, 3)
mengatur suhu pada sampel supaya berat tetap.

Water bath berfungsi pemanasan suatu benda


dengan suhu rendah dan menguapan zat larutan.

7
Moisture meter berfungsi mengukur kandungan
kadar air atau tingkat kekeringan suatu bahan.

Timbangan digital, berfungsi mengukur berat


elemen-elemen yang berukuran kecil dengan
keakuratan mencapai 0.0001 gram / 0.1 mg.

Jangka sorong, berfungsi :


1) Mengukur suatu benda dari sisi luar,
2) Mengukur sisi dalam suatu benda yang
biasanya berupa lubang (pada pipa, maupun
10
lainnya),
3)Mengukur kedalamanan celah/lubang pada
suatu benda dengan cara menancapkan bagian
pengukur.

KESIMPULAN

Teori pengenalan alat-alat laboratorium bertujuan untuk membuat praktikan


mengetahui fungsi atau kegunaan alat-alat laboratorium. Oleh karena itu, fungsi dari
pada tiap-tiap alat akan dijelaskan dengan tujuan agar praktikan dapat memahami
secara jelas kegunaan alat-alat laboratorium yang akan dipakai. Pada dasarnya setiap
alat memiliki nama yang menunjukkan kegunaan alat tersebut, prinsip kerja atau
proses yang berlangsung ketika alat digunakan.
Nama pada setiap alat menggambarkan mengenai kegunaan alat dan prinsip kerja
pada alat yang bersangkutan. Dalam penggunaannya ada alat-alat yang bersifat umum
dan ada pula yang khusus. Peralatan umum biasanya digunakan untuk suatu kegiatan
reparasi, sedangkan peralatan khusus lebih banyak digunakan untuk suatu
pengukuran atau penentuan (Moningka, 2008).Penguasaan, pemahaman, serta
ketelitian dalam menggunakan alat sangat berpengaruh terhadap keberhasilan dan
keakuratan data yang diambil oleh praktikan.

SARAN

Sebaiknya praktikan lebih memperhatikan agar dapat mengenal dan menguasai


peralatan laboratorium yang biasa digunakan dengan baik dan benar. Dalam
menggunakan alat-alat praktikum hendaknya kita berhati-hati terutama pada alat-alat
yang mudah pecah. Dan bagi para praktikan harus mengetahui prosedur praktikum.

DAFTAR PUSTAKA

Sulaeman, La Ode Syawal. 2016. Laporan Pengenalan Alat-Alat Laboratorium.


Jurusan Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo Kendari.

Sulistyo, Dewi. 2016. Laporan Praktikum Kimia Umum Pengenalan Alat-Alat


Laboratorium. Laboratorium Teknologi Pertanian Fakultas Pertanian
Universitas Bengkulu.

Yusasrini, Ni Luh Ari,dkk. 2013. Penuntun Praktikum Kimia Dasar. Jurusan Ilmu
Dan Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana.