Anda di halaman 1dari 8

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pendidikan adalah suatu proses pembelajaran kepada peserta didik

agar memiliki pemahaman terhadap sesuatu dan membuatnya menjadi seorang

manusia yang kritis dalam berpikir. Pendidikan tidak terlepas dari

pembahasan- pembahasan yang ada pada Al-Qur’an. Hal ini telah ditegaskan

dalam firman Allah SWT Q.S Asy-Syu’ara (26:18) sebagai berikut :

)18( َ ‫ت فِْينَا ِمْنعُ ُم ِر َك ِسنِنْي‬ ِ ِ ِّ‫قَل اَلَمنرب‬


َ ْ‫ك فْينَا َولْي ًدا َّولَبِث‬
َ َُ ْ َ

Artinya :

“Dia (Firaun) menjawab bukankah kami telah mengasuhmu dalam


lingkungan (keluarga) kami, waktu engkau masih kanak-kanak dan
engkau tinggal bersama kami beberapa tahun dari umurmu (Ahmad
Hatta, 2006, h. 367).”

Bahasa adalah jendela dunia dan alat pembuka (kunci) dari suatu ilmu

pengetahuan. Dikatakan sebagai jendela dunia karena sebagai pengetahuan

dan 1001 peradaban dan tercipta karena dibahasakan (Wa Muna, 2011, h. 1).

Bahasa juga digunakan untuk mengutarakan maksud kita, agar orang lain

dapat mengerti. Ada beberapa macam bahasa di dunia ini, salah satunya

adalah Bahasa arab. Akan tetapi, mempelajari satu bahasa masih kurang

efektif. Namun, terdapat banyak permasalahan dalam mempelajari bahasa,

terutama belajar bahasa arab. Bahasa arab merupakan bahasa asing, oleh

karena itu terdapat banyak kendala atau hambatan dalam mempelajari dan

memahaminya.

1
Bahasa arab saat ini sudah merupakan bahasa internasional dimana

banyak sumber literatur menggunakan bahasa arab. Bahasa Arab memiliki

keistimewaan dibanding bahasa-bahasa lainnya.

Di indonesia sekarang ini bahasa arab bukan hanya dipelajari sebagai

bahasa agama, akan tetapi dipelajari untuk memahami atau menafsirkan ayat

Al-Qur’an dan hadis serta teks-teks bahasa arab atau literatur-literatur yang

berbahasa arab (Wa Muna, 2011, h.1). Bahasa arab dan Al-Quran tidak dapat

dipisahkan, karena bahasa arab merupakan bagian dari Al-Quran. Hal ini

ditegaskan dalam firman Allah SWT Q.S Yusuf (12:2) sebagai berikut:

)2( ‫ َعَربِيَّا لَّ َعلَّ ُك ْم َت ْع ِقلُو َن‬ ‫َنزلْنٰهُ ُق ْر ٰءنًا‬


َ ‫إِنَّٓا أ‬

Artinya:

“Sesungguhnya kami menurunkannya berupa Al-Qur’an dengan


berbahasa arab, agar kamu memahaminya (Ahmad Hatta, 2006,
h.235).”

Salah satu proses pembelajaran untuk meningkatkan kualitas sumber

daya manusia adalah pembelajaran bahasa arab. Proses pembelajaran

merupakan proses komunikasi. Namun kadang-kadang dalam proses

pembelajaran terjadi kegagalan komunikasi. Artinya materi pelajaran atau

pesan yang disampaikan pendidik tidak dapat diterima oleh siswa dengan

optimal. Untuk menghindari hal tersebut, maka pendidik dapat menyusun

strategi pembelajaran dengan memanfaatkan media sebagai alat bantu.

Dalam proses belajar mengajar kehadiran media mempunyai arti yang

cukup penting. Karena dalam kegiatan ini ketidakjelasan materi yang

disampaikan dapat dibantu dengan menghadirkan media sebagai perantara.

Penggunaan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat

2
membangkitkan minat dan keinginan yang baru, membangkitkan motivasi dan

rangsangan kegiatan belajar, dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh

psikologis terhadap peserta didik.

Dalam dunia pendidikan, guru merupakan satu-satunya sumber belajar,

tetapi seiring berjalannya waktu buku sangat membantu guru dalam kegiatan

belajar mengajar yang digunakan sebagai sumber belajar kedua. Media

pembelajaran hanya sebagai alat bantu guru dalam mengajar, seharusnya

media tersebut dapat dijadikan sebagai sumber belajar. Karena dalam suatu

proses belajar mengajar, ada lima komponen yang sangat penting yaitu tujuan,

materi, metode, media dan evaluasi pembelajaran. Kelima aspek ini sangat

mempengaruhi.

Penggunaan media seharusnya merupakan bagian yang harus

mendapat perhatian pendidik dalam setiap kegiatan pembelajaran. Namun

pada kenyataanya bagian ini masih sering diabaikan karena berbagai alasan.

Alasan yang sering muncul antara lain: waktu yang terbatas untuk melakukan

persiapan mengajar, kesulitan menemukan media yang tepat, tidak tersedianya

biaya, dll. Hal ini sebenarnya tidak perlu terjadi jika setiap pendidik telah

membekali diri dengan pengetahuan dan keterampilan dalam hal media

pembelajaran. Sesungguhnya betapa banyak jenis media yang bisa dipilih,

dikembangkan dan dimanfaatkan sesuai dengan kondisi, waktu, biaya maupun

tujuan pembelajaran yang dikehendaki. Setiap jenis media memiliki

karakteristik tertentu yang perlu kita pahami, sehingga kita dapat memilih

media yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi yang ada di lapangan.

3
Dewasa ini banyak sekali media pembelajaran yang dapat digunakan

untuk menyalurkan pesan dan merangsang terjadinya proses pembelajaran

dimana didalamnya terdapat interaksi antara pendidik dan peserta didik.

Pembelajaran bahasa arab yang merupakan salah satu cabang ilmu bahasa,

seringkali terkesan sulit untuk dipahami oleh siswa. Bahasa arab merupakan

ilmu bahasa dimana konsep dasar harus dipahami, oleh karena itu dalam

pembelajaran bahasa arab siswa dituntut untuk berinteraksi langsung dengan

sumber belajar.

Dalam observasi awal peneliti mengemukakan “bahwa sebagian siswa-

siswa di MIN 2 KONSEL masih mengalami kesulitan dalam menangkap

materi pada saat proses pembelajaran bahasa arab. Dalam hal ini dikarenakan

guru mengajar hanya mengandalkan buku panduan sekolah, guru kurang

melakukan komunikasi dengan siswa dalam proses pembelajaran, guru lebih

aktif dibandingkan siswa dan siswa hanya menerima pelajaran dari guru,

siswa tidak mau memberikan tanggapan atau pendapat tentang pelajaran,

siswa kurang semangat dalam pelajaran dan tidak ada media khusus dalam

proses pembelajaran Bahasa arab. Sehingga hasil belajar siswa pada mata

pelajaran Bahasa arab masih sangat rendah, dilihat dari nilai kognitif dan

kurangnya keaktifan siswa dalam hal diskusi maupun saat mengikuti kegiatan

pembelajaran, dan ini dipengaruhi juga oleh kurangnya perhatian siswa dalam

proses pembelajaran dikarenakan proses pembelajaran yang hanya berpusat

pada guru sehingga masih didapati ulangan semester ganjil tahun ajaran 2019-

2020 mata pelajaran Bahasa arab, ada sebanyak 4 siswa atau 20% yang telah

mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dengan nilai 65, Sedangkan

4
sisanya 5 siswa atau 25% mendapat nilai 53, dan 13 siswa atau 65% mendapat

nilai 50 ke bawah. Sedangkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) pada mata

pelajaran Bahasa arab di MIN KONSEL adalah apabila siswa memperoleh

nilai ≥67.

Berdasarkan hal tersebut, maka upaya untuk meningkatkan hasil

belajar siswa dalam proses pembelajaran bahasa arab yaitu adanya media

pembelajaran yang harus digunakan sebagai jembatan dalam proses

pembelajaran bahasa arab. Salah satu inovasi media yang dapat digunakan

dalam pembelajaran bahasa arab di sekolah yaitu dengan menggunakan media

gambar. Media gambar adalah media visual yang hanya dapat dilihat saja,

tetapi tidak mengandung suara (Wina Sanjaya, 2011, h. 172). Media gambar

merupakan salah satu media pembelajaran yang mampu meningkatkan

aktivitas belajar dan hasil belajar siswa.

Berdasarkan hasil pengamatan terkait dengan pembelajaran bahasa

arab di MIN 2 KONSEL, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan

judul “Meningkatkan hasil belajar bahasa arab melalui penggunaan media

gambar untuk siswa kelas 4 di MIN 2 KONSEL.”

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka rumusan masalah

dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

1.2.1 Bagaimana pembelajaran bahasa arab siswa kelas IV di MIN 2

KONSEL?

1.2.2 Apakah penerapan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar

bahasa arab untuk siswa kelas IV MIN 2 KONSEL?

5
1.3 Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan penelitian ini

adalah sebagai berikut:

1.3.1 Untuk mengetahui pembelajaran bahasa arab siswa kelas IV di MIN 2

KONSEL.

1.3.2 Untuk mengetahui penerapan media gambar dapat meningkatkan hasil

belajar bahasa arab untuk siswa kelas IV MIN 2 KONSEL.

1.4 Manfaat Penelitian

Manfaat dari penelitian ini dapat diklasifikasikan menjadi 2 yaitu

1.4.1 Manfaat Teoritis

1.4.1.1 Menambah wawasan dan pengetahuan penulis mengenai

masalah yang diteliti.

1.4.1.2 Sebagai salah satu alternatif bagi guru bahasa arab untuk

meningkatkan hasil belajar bahasa arab siswa melalui

penggunaan media gambar.

1.4.2 Manfaat Praktis

1.4.1.1 Bagi peneliti: menjadi bahan acuan atau referensi untuk

mengkaji lebih dalam, sejauh mana pengaruh penggunaan

media gambar terhadap hasil belajar bahasa arab.

1.4.1.2 Bagi guru: media gambar ini dapat menambah wawasan

guru dalam menggunakan berbagai macam media

pembelajaran dan dapat dipahami oleh guru lain,

meningkatkan kreativitas guru dalam mempersiapkan dan

menyajikan bahan ajar, dan mempermudah guru dalam

6
proses pembelajaran sehingga transfer ilmu kepada siswa

dapat efektif dan efisien.

1.4.1.3 Bagi siswa: media gambar memberikan suasana belajar

yang berbeda, melatih siswa untuk aktif dalam kegiatan

pembelajaran, sehingga siswa lebih termotivasi.

1.4.1.4 Bagi sekolah: memberikan masukan dalam meningkatkan

mutu pendidikan di tingkat MIN.

1.5 Definisi Operasional

Untuk memfokuskan permasalahan dan Untuk menghindari terjadinya

kesalahpahaman pembaca terhadap judul skripsi ini, maka penulis akan

memberikan penjelasan dan penegasan istilah judul sebagai berikut:

1.5.1 Hasil Belajar

Hasil belajar adalah hasil yang dicapai oleh peserta didik

setelah mengikuti kegiatan pembelajaran tertentu. Hasil belajar yang

dimaksud dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa setelah

diterapkan media gambar pada mata pelajaran bahasa arab kelas IV

MIN 2 KONSEL. Hasil belajar siswa yang diperoleh dari proses

perbandingan yang dilakukan dengan cara memberikan tes kepada

siswa. Dan tes yang digunakan dalam perbandingan adalah tes pilihan

ganda.

1.5.2 Media gambar

Media gambar adalah suatu bentuk visual yang hanya dapat

dilihat, namun tidak memiliki unsur suara atau audio. Media gambar

yang dimaksud dalam penelitian ini adalah media yang diterapkan

7
pada saat proses pembelajaran pada mata pelajaran bahasa arab kelas

IV MIN 2 KONSEL.

1.6 Hipotesis tindakan

Hipotesis tindakan penelitian ini dapat diajukan bahwa “dengan

menggunakan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar bahasa arab

kelas IV MIN 2 KONSEL.”