Anda di halaman 1dari 3

KUESIONER SIKAP PERMASALAHAN REMAJA

TERKAIT POLITIK DAN PEMERINTAHAN


DALAM PKPR

Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas


Mata kuliah keperawatan komunitas II

Dosen Pembimbing : Heni Marliany, SKM., M.Kep

Disusun Oleh
Kelompok 6 :
 Cita Dean Sofiani
 Ginda Risgia
 Iim Imas Masru’ah
 Popy Melinda
 Sofiyatul Munawaroh

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN


3B

STIKes MUHAMMADIYAH CIAMIS


2020
KUESIONER SIKAP PERMASALAHAN REMAJA
TERKAIT POLITIK DAN PEMERINTAHAN
DALAM PKPR

DATA UMUM RESPONDEN


1. Nama :……………………………………………………………..
2. Umur :..............................................................................................
3. Kelas :..............................................................................................
4. Agama :..............................................................................................
5. Jenis Kelamin : Laki-Laki/ Perempuan
6. Sumber Informasi Kesehatan
(...) Orang Tua
(...) Media cetak (Majalah/buku/surat kabar/brosur)
(...) Media elektrinik (televisi, radio)
(...) Internet
(...) Telepon genggam
(...) Petugas kesehatan
(...) Guru
(...) Teman
(...) Tidak ada

A. SIKAP
Mohon berikan sikap anda terhadap hal-hal sebagai berikut : (Berikan
tanda ceklis (√) dengan masing masing kotak yang disediakan sesuai
jawaban anda).

Petunjuk :
S = Setuju
N = Netral
TS = Tidak Setuju

No Pernyataan S N TS
1. Pemerintah menganjurkan untuk
dilakukannya Bina Keluarga Remaja
(BKR) dalam bentuk kelompok
kegiatan, dimana orang tua
mendapatkan informasi dalam
meningkatkan bimbingan dan
pembinaan tumbuh kembang anak dan
remaja secara baik dan terarah agar
menjadi remaja yang berkualitas dengan
dibantu oleh fasilitator dan kader.
2. Pemerintah meningkatkan informasi
dan konseling remaja serta
permasalahan remaja, baik melalui
internet maupun non internet
3. Pemerintah memiliki program untuk
memberikan kesadaran dan pemahaman
kepada remaja akan pentingnya
kesehatan reproduksi dalam kehidupan
berkeluarga, sehingga mereka dapat
mempertimbangkan kesiapan fisik,
mental, emosional, pendidikan, sosial,
ekonomi, serta menentukan jumlah dan
jarak kelahiran sebelum berkeluarga.
4. Pemerintah menentang untuk hubungan
seks di luar nikah khususnya pada
remaja
5. pemerintah menentang kehamilan di
luar nikah.
6. Pemerintah menerapkan terhadap
penurunan angka pernikahan usia dini
7. Pemerintah mempebolehkan
berhubungan seks jika orang tesebut
dan pasangannya telah resmi menikah.
8. Pemerintah melarang terhadap
penggunaan NARKOBA terutama pada
kalangan remaja.
9. Pemerintah melindungi anak/remaja
agar tetap memperoleh hak-haknya
untuk hidup, tumbuh dan berkembang,
serta melindungi dari pembuatan
kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi
10. Pemerintah menganjurkan penyediaan
Pelayanan Kesehatan Perduli Remaja
(PKPR) di Pusat Kesehatan Masyarakat
(PUSKESMAS)