Anda di halaman 1dari 10

RANGKUMAN

N
OLEH :

DWI MARSYA SADIAR

IX.B

SMPN 1 WONOMULYO
 BAB 5

Pengertian Teks Diskusi

Teks diskusi adalah teks yang memberikan dua pendapat berbeda mengenai suatu hal
(pro dan kontra) yang mengakibatkan kedua belah pihak menjadi saling
membicarakan masalah yang menjadi persoalan (diskusi).

Salah satu manfaat dari berdiskusi yaitu bisa memperluas pengetahuan dan
memperbanyak pengalaman. Diskusi adalah salah satu kegiatan wicara. Diskusi
adalah pertukaran gagasan, pikiran, dan pendapat antara dua orang atau lebih secara
lisan.

Struktur Teks Diskusi

Terdapat 4 struktur yang menyusun teks diskusi sehingga menjadi utuh. Struktur
tersebut yaitu:

1. Isu; berisi masalah yang akan didiskusikan lebih lanjut.


2. Argumen mendukung; berisi argumen yang mendukung hal yang menjadi
pokok masalah diskusi.
3. Argumen menentang; berisi argumen yang bertentangan dengan argumen yang
mendukung.
4. Kesimpulan; berisi kesimpulan dan rekomendasi mengenai isu yang dibahas.
baiknya mengambil jalan tengah tentang suatu yang sedang didiskusikan.

Jenis Teks Diskusi

Teks diskusi terbagi menjadi beberapa jenis, diantaranya yaitu antara lain:

 Seminar.
 Simposium.
 Diskusi panel.
 Kongres.
 Muktamar.
 Sarasehan.
 Lokakarya.

Tujuan Teks Diskusi

Diskusi dilakukan dengan tujuan mencari kesepatakan atau kesepahaman


gagasan/pendapat. Diskusi yang dilakukan oleh beberapa orang disebut diskusi
kelompok.

Diskusi kelompok membutuhkan seorang leader yang disebut ketua diskusi. Tugas
ketua diskusi adalah membuka dan menutup diskusi, membangkitkan minat anggota
untuk menyampaikan gagasan, menengahi anggota yang berdebat, dan menyimpulkan
hasil diskusi.

Unsur/Kaidah Kebahasaan

1. Penggunaan Konjungsi Perlawanan

Konjungsi perlawanan menggunakan kata hubung : tetapi, sedangkan, namun,


sebaliknya.

2. Penggunaan Kohesi Leksikal dan Kohesi Gramatikal

 Kohesi leksikal adalah kepaduan yang dicapai melalui pemilihan kata.


 Kohesi gramatikal adalah kepaduan yang dicapai dengan menggunakan elemen
dan aturan gramatikal.

3. Penggunaan Modalitas

Modalitas adalah kata yang mempunyai makna kemungkinan, kenyataan, dan


sebagainya yang dinyatakan dalam kalimat. Biasanya dinyatakan dengan kata-kata
seperti harus, akan, ingin, mungkin.

Kami mempunyai saran agar kamu sebaiknya membaca terlebih dahulu contoh teks
diskusi sehingga bisa memahami secara betul materi yang kita bahas kali ini.

Bukan hanya itu, kamu juga bisa mengetahui kaidah kebahasaan yang digunakan
dalam sebuah teks diskusi.
 BAB 6

Pengertian Teks Cerita Inspirasi


Daftar Isi Artikel Ini :
Teks Cerita inspiratif adalah satu bentuk prosa yang berisi
kisah seseorang yang bertujuan untuk memberikan inspirasi
atau motivasi. Prosa merupakan karangan bebas yang tidak
terikat aturan seperti yang terdapat dalam puisi. Cerita
inspieatif biasanya berdasarkan pengalaman pribadi
seseorang kemudian diceritakan kembali dalam bentuk
prosa.

Ciri-Ciri Teks Cerita Inspirasi


Berikut ini terdapat beberapa ciri-ciri teks cerita inspirasi,
terdiri atas:

1. Teks yang menginspirasi memiliki struktur teks yang


terdiri dari orientasi, komplikasi peristiwa, komplikasi,
resolusi, dan kode.
2. Teks yang menginspirasi biasanya memiliki tema
spesifik yang dapat dikembangkan menjadi cerita yang
menarik.
3. Selain temanya, teks inspirasional juga memiliki alur
cerita tertentu sehingga pembaca dapat memahami
cerita yang disajikan dan pesan yang terkandung di
dalamnya.
4. Teks yang menginspirasi juga memiliki pesan atau
pesan yang ingin disampaikan kepada pembaca.
Misalnya hidup bahagia dengan segala kekurangan
yang dimiliki.
5. Teks yang menginspirasi adalah naratif karena mereka
menceritakan tentang seseorang atau sesuatu yang
dapat menginspirasi siapa saja untuk membaca cerita.
6. Teks yang mengilhami umumnya menceritakan kisah
kehidupan karakter yang bisa menjadi panutan bagi
pembacanya. Karakter dalam teks inspirasional dapat
berupa karakter dalam kehidupan nyata atau fiksi. Ini
juga bisa menjadi teks yang menginspirasi yang
terkandung dalam cerita binatang atau dongeng.

Struktur Teks Cerita Inspirasi


Berikut ini terdapat beberapa struktur dalam unsur teks
cerita inspirasi, terdiri atas:

 Bagian orientasi, adalah tahap pengenalan atau


penyituasian biasanya berisi pengenalan tokoh, latar,
dan latar belakang cerita.
 Bagian rangkaian peristiwa, dimulai dari awal
terjadinya sebuah peristiwa sampai pada puncak
masalah.
 Bagian komplikasi, merupakan tahap puncak dari
peristiwa-peristiwa yang dikembangkan pada tahap
rangkaian peristiwa sampai masalah tersebut di
temukan jalan keluarnya.
 Bagian resolusi, merupakan tahap penyelesaian
masalah. Peristiwa atau masalah yang dikembangkan
pada bagaian rangkaian peristiwa dan komplikasi
dikendurkan pada tahap resolusi.
 Bagian koda, adalah bagian penutup dari sebuah cerita
inspiratif dan jenis teks narasi lainnya. Dalam tahap ini
disampaikan kesimpulan dan pesan moral yang dapat
diambil dari cerita tersebut.

Unsur Teks Cerita Inspirasi


Berikut ini terdapat beberapa unsur-unsur teks cerita
inspirasi, terdiri atas:

1. Tokoh dan Penokohan


Tokoh adalah individu rekaan yang mengalami peristiwa di
dalam cerita. Penokohan adalah penyajian watak tokoh dan
penciptaan citra tokoh dalam cerita.

2. Latar Cerita (Setting)


Latar adalah unsur dalam cerita yang menunjukan di mana,
bagaimana, dan kapan peristiwa dalam cerita itu
berlangsung.

3. Alur / Jalan Cerita


Alur adalah jalinan peristiwa, yang memperlihatkan
kepaduan yang diwujudkan oleh hubungan sebab akibat,
tokoh utama, tema, atau kegiatannya.

4. Sudut Pandang (Point Of View)


Sudut pandang dapat diartikan sebagai posisi pengarang
terhadap peristiwa-peritiwa di dalam cerita.

Macam-macam sudut pandang

 Sudut pandang orang pertama


 Sudut pandang orang pertama sentral
 Sudut pandang orang pertama sebagai pembantu
 Sudut pandang orang ketiga
 Sudut pandang orang ketiga serba tahu
 Sudut pandang orang ketiga terbatas

5. Tema
Tema adalah gagasan, ide, atau pikiran utama, yang
digunakan sebagai dasar dalam menuliskan cerita.

6. Amanat
Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan pengarang
kepada pembaca melalui cerita yang di buatnya.

Bagi Sobat yang mencari aplikasi bermanfaat, kami sarankan untuk


mencoba mengakses situs technicaltalk.net untuk download aplikasi
sepuasnya secara gratis di sana.
 

Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Inspirasi


Berikut ini terdapat beberapa kaidah kebahasaan teks cerita
inspirasi, terdiri atas:
1. Kata keterangan tempat, waktu, tujuan, dan cara.

 Keterangan cara. Adverbial ini menamahkan


keterangan cara pada kegiatan atau peristiwa yang
terjadi . Misalnya, dengan, dan secara.
 Keterangan tempat. Adverbia ini menambahkan
keterangan tempat terjadinya suatu peristiwa atau
kegiatan, yaitu di, ke, dan dari.
 Keterangan waktu. Adverbia ini menambahkan
keteranagn waktu kapan terjadinya suatu peristiwa
atau kegiatan, yaitu, pada, kemarin, besok, lusa, dan
lain – lain.
 Keterangan tujuan. Adverbia ini menambahkan
informasi tujuan pada kalimat, misalnya untuk, supaya,
dan agar.

2. Kata hubung intrakalimat dan antarkalimat

1. Konjungsi antar kalimat yaitu kata yang


maneghubungkan antara kalimat satu dengan kalimat
lain. Sehingga konjungsi ini selalu dimulai dengan
kalimat baru.
2. Konjungsi yang menyatakan pertentangan pada kalimat
sebelumnya : biarpun demikian, sekalipun demikian,
walaupun demikian,dan meskipun demikian.
3. Konjungsi yang menyatakan lanjutan dari peristiwa
atau keadaan pada kalimat sebelumnya: sesudah itu
dan setelah itu.
4. Konjungsi yang menyatakan adanya hal, peristiwa, atau
keadaan lain di luar dari yang telah dinyatakan
sebelumnya : tamabahan pula, lagi pula, dan selain itu.
5. Konjungsi yang menyatakan kebalikan dari yang
dinyatakan sebelumnya :
6. Konjungsi yang menyatakan keadaan yang
sebenarnya, :
7. Konjungsi yang menguatkan keadaan yang
sebelumnnya :  malahan dan bahkan.
8. Konjungsi yang menyatakan pertentangan dengan
keadaan yang sebelumnya. namun, dan akan tetapi.
9. Konjungsi yang menyatakan konsekuensi : dengan
demikian.
10. Konjungsi yang menyatakan akibat : oleh karena
itu dan oleh seab itu.
11. Konjungsi yang menyatakan kejadian yang
mendahului hal yang dinyatakan sebelumnya : 
sebelum itu.
12. Konjungsi antarkalimat yaitu kata yang
menghubungkan satuan-satuan kata dengan kata,
klausa dengan klausa, dan frasa dengan frasa.
Konjungsi anatarkalimat dibagi menjadi dua yaitu
konjungsi koordiantif dan konjungsi subordinatif

 Contoh kata konjungsi koordianatif : dan, serta, tetapi


 Contoh kata konjungsi subordiantif : setelah, agar, dan sehingga.

3. Kaliamat majemuk sementara dan bertingkat

 Kalimat majemuk setara adalah kalimat majemuk yang


terdiri atas beberapa kalimat yang setara/ sederajat
kedudukannya.

Contohnya : Dia terjatuh di danau dan koran dagangannya


berantakan.

 Kaliamt majemuk bertingkat adalah kalimat yang


terjadi dari beberapa kalimat tunggal yang
kedudukannya tidak setara\sederajat.

Contohnya : Akan tetapi, dia sadar bahwa  dia tidak


mungkin seperti Tina.
Langkah-Langkah Menulis Teks Cerita
Inspirasi
Berikut ini terdapat beberapa langkah-langkah menulis teks
cerita inspirasi, terdiri atas:

1. Tentukan tema dan amanat yang akan disampaikan


2. Tetapkan sasaran pembaca
3. Rancang peristiwa-peristiwa utama yang akan
ditampilkan dalam bentuk skema alur
4. Bagi peristiwa utama itu ke dalam bagian awal,
perkembangan, dan akhir cerita
5. Rincian peristiwa-peristiwa utama ke dalam detail-
detail peristiwa sebagai pendukung
6. Susun tokoh dan perwatakan, latar, dan sudut
pandangan
7. Mengerti aturan tanda bacanya dalam kalimat tersebut