Anda di halaman 1dari 6

Papper Bisnis Model Canvas

Beserta Resiko dan cara mengatasinya

“ Rona Muslimah “

Oleh : Riska Yulianti

Program studi Manajemen Bisnis Syariah


SEKOLAH TINGGI EKONOMI ISLAM SEBI
2018-2019
1.1 Latar Belakang Bisnis
            Pada saat ini, dunia fashion menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan dan tidak ada
matinya. Berbagai macam jenis pakaian muslim dan hijab dengan ragam kreatifitas yang
menarik. Permintaan akan hijab dan busana muslim pun semakin hari semakin bertambah
karena semakin banyak wanita muslimah yang mengenal tren berhijab. Hijab yang berasal
dari bahasa Arab, yang arti harfiahnya penutup, bisa diartikan dengan memakai jilbab atau
kerudung dengan tujuan untuk menutup aurat bagi perempuan Muslim.
            Mayoritas penduduk di Indonesia pun memeluk agama Islam. Merupakan salah satu
peluang untuk kami dalam membuka bisnis perhijaban. Kini semakin banyak wanita muslim
yang tertarik untuk mengenakan hijab dan mengenakan busana yang menutup aurat. Selain itu
penduduk di kota Depok yang mayoritas islam adalah salah satu faktor pendukung untuk
dijadikan target pasar dalam berbisnis hijab dan busana muslim, membuat usaha hijab pun
semakin gencar dari permintaan pasar, semakin luas lah peluang untuk membuka bisnis
tersebut. Dari tahun 2012 sampai dengan sekarang makin banyak pemain di layar kaca juga
yang mengenakan hijab dalam dunia perfilman atau pesinetronan yang membuat masyarakat
yang sering melihat layar kaca menjadi tertarik untuk mengenakan hijab. Selain itu, banyak
pula disajikan tips and trick cara memakai hijab yang menarik. Hal tersebut membuat kami
melihat peluang besar untuk membuka usaha hijab.
1.2 Manfaat Ekonomi
Mengembangkan Budaya Wirausaha demi meningkatkan perekonomian
Indonesia,dengan jalan menjadi mahasiswa yang unggul dan berkarakter, yang salah satu
indikatornya adalah dengan memiliki jiwa wirausaha dan mampu mengembangkannya
menjadi nyata. Selain itu, melihat peluang mengenai trend muslimah yang bergaya stylish,
membuat kami sadar akan peluang ini. Dari bisnis yang kami jalankan ini kami dapat
membuka lapangan pekerjaan seperti halnya penjahit bagi produk yang kami tawarkan dan
kesempatan bagi reseller atau pengecer produk kami.
1.3 Visi, Misi, dan Tujuan
1. Visi
Membumikan hijab ke seluruh Indonesia dan menjadi top brand hijab nomor satu
di Indonesia.
2. Misi 
  Memproduksi hijab dan busana muslim yang unik,,
  Membuat model hijab yang berbeda dari pesaing dengan membuat model yang unik dan
warna-warna yang dipadu padankan,
  Selalu memperluas area distribusi pemasaran dan juga memasarkan produk hijab di
tempat-tempat yang mudah diperoleh konsumen.
3. Tujuan
1.Menjadi perusahaan hijab yang memiliki distributor dan cabang di seluruh wilayah
Indonesia,
2.Dapat menjual produk 10.000 pcs per minggu,
3.Dapat memperoleh omset 10 M pertahun.

1.4 Potensi Bisnis


            Produk ini memiliki peluang bisnis yang cukup menjanjikan. Karena pada saat ini
permintaan akan hijab dan busana muslim pun semakin hari semakin bertambah karena
semakin banyak wanita muslimah yang mengenal tren berhijab.
Resiko Bisnis Fashion

1. Persaingan Bisnis yang Cukup Ketat

Internet telah membuka peluang usaha yang sangat menjanjikan bagi banyak orang, ini adalah
FAKTA. Hal tersebut membuat pengguna internet berlomba-lomba untuk memiliki usaha online
sendiri dan melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan performa bisnis mereka di internet.

2. Permintaan Pasar yang Selalu Berubah

Beberapa jenis produk yang dijual online, misalnya fashion, selalu ada tren yang berubah dari
waktu ke waktu. Bagi mereka yang bermain di ceruk ini tentu sudah paham tentang hal ini dan
sudah punya strategi untuk bisa memenuhi permintaan konsumen.

3. Masih Maraknya Penipuan

Penipuan bisa dilakukan oleh pembeli dan juga penjual. Sebagai pebisnis online, kita akan
berhadapan dengan calon pembeli yang ternyata adalah seorang penipu.

Modus penipuan yang dilakukan pembeli online ini cukup beragam, mulai dari bukti transfer
palsu, pembayaran tidak sesuai dengan nomimal, dan lain sebagainya. Sebagai pemula, Anda
harus siap menghadapi resiko bisnis online yang satu ini.

4. Pengadaan Barang

Proses pengadaan barang adalah salah satu resiko bisnis online yang harus diperhatikan karena
kita bisa kehilangan konsumen ketika barang yang dijual tidak available. Barang yang habis dan
lama restock akan membuat bisnis kita kehilangan banyak calon pembeli.

5. Proses Pemasaran

Proses pemasaran yang terkadang sulit dikondisikan membuat pebisnis online sedikit mengalami
kendala.
Cara Mengatasi Resiko Bisnis
Sebelum memulai usaha, sebaiknya Anda melakukan pengamatan mengenai hambatan-
hambatan yang mungkin akan muncul ditengah perjalanan usaha yang Anda
jalani. Dengan begitu Anda dapat menyusun strategi sedini mungkin untuk mengantisipasi
hambatan yang mungkin akan datang.
·  Pilihlah peluang bisnis yang sesuai dengan skill dan minat yang Anda miliki, jangan sampai
Anda memulai usaha hanya karena mengikuti trend yang saat itu. Dengan memulai usaha sesuai
dengan skill dan minat, setidaknya Anda memiliki bekal pengetahuan dan keahlian untuk
mengurangi dan mengatasi semua resiko yang muncul di tengah perjalanan Anda. Hindari
peluang usaha yang tidak Anda kuasai, ini dilakukan agar Anda tidak kesulitan dalam mengatasi
resiko-resiko yang muncul.
·  Carilah informasi mengenai kunci kesuksesan bisnis Anda. Hal tersebut dapat membantu Anda
dalam menentukan langkah-langkah apa saja yang bisa membuat usaha Anda berkembang, dan
langkah apa saja yang tidak perlu dilakukan untuk mengurangi munculnya resiko yang tidak
diinginkan.
·  Sesuaikan besar modal usaha yang Anda miliki dengan resiko usaha yang Anda ambil. Tidak
perlu terlalu memaksakan diri untuk mengambil peluang usaha yang beresiko besar, jika Anda
belum memiliki modal yang cukup.
·  Kesuksesan bisnis bisa dibangun dengan adanya keteguhan hati yang didukung kreatifitas.
Dengan keteguhan hati dalam mencapai kesuksesan serta kreatifitas  untuk mengembangkan
usaha dengan ide-ide baru,sehingga Anda dapat mengatasi resiko-resiko yang muncul dengan
baik.
·  Cari informasi tentang prospek bisnis tersebut sebelum mengambil sebuah resiko. Saat ini
banyak peluang usaha yang tiba-tiba booming, namun prospek bisnisnya tidak bisa bertahan
lama. Sebaiknya Anda menghindari jenis peluang usaha seperti itu, karena resikonya cukup
besar.
·  Ketahui seberapa besar tingkat kebutuhan masyarakat akan produk Anda. Semakin besar
tingkat kebutuhan konsumen akan sebuah produk, maka akan memperkecil resiko bisnis
tersebut. Setidaknya resiko dalam memasarkan produk.