Anda di halaman 1dari 9

Makalah Prosedur Teks

Disusun Oleh :

Khoirunisa Nanin Dharell Syuja

IX

PONDOK PESANTREN IMAM SYAFI’I BALIKPAPAN

2020
Kata Pengantar

Alhamdulillah kami ucapkan kepada Allah SWT yang telah memberikan nikmatnya kepada kami
dan seijin-Nyalah sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini.

Dan kami ucapkan terima kasih kepada bapak/ibu guru dan yang telah memberikan saran dan
bantuannya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini. Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas
dari bapak/ibu guru

Kami mohon maaf apabila dalam penyusunan makalah ini banyak sekali kekurangan-
kekurangan, dan kami sangat berbesar hati dan berlapang dada sekali apabila bapak/ibu guru serta para
pembaca untuk memberikan saran dan kritiknya.

Balikpapan, 6 April 2020

Khoirunisa Nanin Dharell Syuja


 DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ................................................................................................ i

KATA PENGANTAR .............................................................................................. ii

DAFTAR ISI ............................................................................................................ iii

BAB I PENDAHULUAN .......................................................................................... 1

1.1.Latar Belakang Masalah.................................................................................. 1


1.2.Rumusan Masalah .......................................................................................... 1
1.3.Tujuan Penulisan ............................................................................................ 1

BAB II PEMBAHASAN............................................................................................. 2

2.1. Pengertian Teks Lapran Hasil Observasi......................................................... 2


2.2. Struktur  Teks Prosedur.................................................................................. 2
2.3. Ciri Kebahasaan Teks Prosedur...................................................................... 2
2.4. Teks Prosedur dikatakan Kompleks............................................................... 4
2.5. Perbedaan Teks Prosedur Sederhana dengan Teks Prosedur Kompleks....... 4
2.6.Contoh Teks Laporan Hasil Observasi............................................................. 4

BAB III  PENUTUP ................................................................................................... 7

5.1. Kesimpulan ..................................................................................................... 7


5.2. Saran .............................................................................................................. 7

DAFTAR PUSTAKA .................................................................................................. 8


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Saat ini pendidikan di Indonesia menggunakan kurikulum berbasis 2013 yang bertujuan
mengarahkan siswa-siswi menjadi mandiri,kreatif dan inovatif. Salah satu mata pelajaran yaitu Bahasa
Indonesia menggunakan kurikulum 2013 dalam pembelajarannya. Adapun salah satu materi dalam
pelajaran Bahasa Indonesia  kelas X semester ganjil adalah Teks Prosedur. Teks prosedur yaitu suatu
bentuk teks yang berisi langkah-langkah atau tahapan tahapan yang herus ditempuh untuk melakukan
sesuatu agar dapat dengan mudah dan benar dalam mengerjakannya. Ada banyak sekali kegiatan-
kegiatan yang harus mengikuti prosedur agar kegiatan tersebut berjalan lancar dan tanpa hambatan
yang akan membuat kegiatan tersebut menjadi salah maupun gagal.

1.2 RUMUSAN MASALAH

1. Apa itu teks prosedur ?


2. Apa saja yang termasuk struktur teks prosedur ?
3. Bagaimana unsur kebahasaan teks prosedur ?
4. Bagaimana suatu teks prosedur dapat dikatakan kompleks ?
5. Apa yang membedakan antara teks prosedur sederhana dan teks prosedur kompleks ?
6. Bagaimana contoh teks prosedur  sederhana dan teks prosedur kompleks ?

1.3 TUJUAN

1. Untuk memberitahukan seseorang tentang pentingnya teks prosedur teks didalam kehidupan
2. Untuk memudahkan seseorang dalam melakukan sesuatu berdasarkan teks prosedur
3. Untuk mengiformasikan perbedaan antara teks prosedur sederhana dan teks prosedur kompleks
4. Untuk menambah wawasan pembaca mengenai teks prosedur
5. Agar pembaca semaakin mudah dalam melakukan sesuatu

BAB II
PEMBAHASAN

2.1  PENGERTIAN TEKS PROSEDUR

            Teks prosedur adalah suatu bentuk teks yang berisi langkah-langkah atau tahapan tahapan yang
harus dipenuhi dalam melakukan suatu kegiatan agar kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan
tanpa hambatan  secara teratur  yang bisa membuat kegiatan yang dilakukan menjadi terhambat
bahkan sampai gagal. Terdapat banyak kegiatan disekitar kita yang harus dilakukan menurut
prosedur.Jika kita tidak mengikuti prosedur itu,tujuan yang diharapkan tidak tercapai dan kita dapat
dikatakan sebagai orang yang tidak mengetahui aturan. Tetapi langkah-langkah tersebut tidak dapat di
balik-balik. Teks prosedur juga dibagi menjadi teks prosedur sederhana dan teks prosedur kompleks.
Teks prosedur sederhana yaitu teks yang berisi langkah-langkah yang singkat dan biasanya kurang
dimengerti oleh pembaca. Sedangkan teks prosedur kompleks adalah teks yang berisi langkah-langkah
yang lengkap dan terarah sehingga dapat dengan mudah untuk dimengerti oleh si pembaca.

2.2 STRUKTUR TEKS PROSEDUR

Suatu teks prosedur ditata dengan struktur yaitu :


Ø  TUJUAN
Berisi tujuan dari penulisan suatu teks prosedur yang dibuat dan berupa hasi akhir yang akan dicapai
dari pembuatan teks prosedur tersebut, sehingga pembaca semakin tertarik dan semakin mengerti
dengan membaca teks prosedur tersebut.

Ø  LANGKAH-LANGKAH
Langkah-langkah adalah cara-cara atau jalan yang harus ditempuh atau ilakukan untuk mencapai suatu
tujuan dilakukannya kegiatan berdasarkan teks tersebut.

Ø  KONJUNGSI
Konjungsi atau kata penghubung adalah kata atau ungkapan yang menghubungkan dua satuan bahasa
yang sederajat : kata dengan kata, frasa dengan frasa, klausa dengan klausa, serta kalimat dengan
kalimat.

Ø  KETERANGAN WAKTU
Keterangan waktu adalah keterangan yang menunjukkan kapan suatu fenomena terjadi didalam suatu
kalimat ataupun teks.

2.3  UNSUR KEBAHASAAN TEKS PROSEDUR

I.                 KALIMAT IMPERIATIF, DEKLARATIF DAN INTROGATIF

1.      KALIMAT IMPERATIF: Kalimat imperatif adalah kalimat yang isinya atau yang mengandung perintah.
 Contoh:
·          Kenali si petugas
·          Pahami kesalahan anda
·          Pastikan tuduhan pelanggaran 
         2.  KALIMAT DEKRALATIF:         
Kalimat deklaratif adalah kalimat yang berfungsi untuk memberikan informasi kepada pembaca.
        Contoh:
 Pengendara memahami kesalahannya
 Pengendara menolak atau menerima tuduhan
 Pengendara memastikan tuduhan pelanggaran
3.KALIMAT INTROGATIF
Kalimat introgatif adalah kalimat yang berfungsi untuk meminta informasi tentang sesuatu.
 Contoh:
 Apakah anda mengenali petugas?
 Apakah anda memahami kesalahan anda?
 Siapakah yang menerima atau menolak tuduhan?
II. PARTISIPAN MANUSIA     

Partisipan manusia adalah semua manusia yang ikut serta dalam suatu kegiatan
Contoh :
Jika pengendara melakukan pelanggaran,tentu pihak yang berwajib menilangnya

III.VERBA
 a. Verba material : verba yang mengacu pada tindakan fisik (melakukan, memukul, dan menilang)
b. Verba tingkah laku : verba yang mengacu pada sikap yang dinyatakan pada ungkapan verbal (bukan
sikap mental yang tidak tampak), seperti menerima, menolak.

IV.KONJUNGSI TEMPORAL
    Konjungsi temporan adalah sesuatu yang mengacu pada urutan waktu

                     Contoh: 
 Pertama, gunakan jas lab.
 Kedua, lakukan percobaan.
 Ketiga, simpulkan hasil percobaan

V. KONJUNGSI JIKA, APABILA DAN SEANDAINYA


            1. Yang menunjukkan syarat
            Contoh :
·       Seandainya besok saya tidak masuk sekolah, maka saya akan ikut keluarga saya ke Manado.
·       Jika saja sya memiliki waktu yang benyak, pasti saya akan memperbaiki jawaban saya.
·       Apabila saya terpilih untuk ikut lomba puisi, maka saya akan berlatih dengan giat

            2. Yang menunjukkan pilihan


Contoh :
·       Jika saja saya tidak memiliki tugas yang banyak, maka saya akan memilih untuk hadir dalam rapat
tersebut
·       Apabila hari ini saya tidak bimbingan biologi, maka saya akan memilih ikut ke Makassar
·       Seandainya toko buku itu belum tertutup, maka saya akan memilih untuk membeli buku disitu saja.

2.4  ALASAN SUATU TEKS PROSEDUR DIKATAKAN KOMPLEKS

Suatu teks prosedur dapat dikatakan kompleks apabila teks tersebut terdiri atas banyak langkah
yang kemudian berjenjang pada sublangkah disetiap langkahnya serta memenuhi struktur teks prosedur
sehingga mudah dipahami oleh setiap orang.

2.5  PERBEDAAN ANTARA TEKS PROSEDUR SEDERHANA DAN TEKS PROSEDUR KOMPLEKS

Teks prosedur sederhana adalah suatu teks prosedur yang dijalankan untuk melakukan suatu
kegiatan hanya dengan sedikit tahapan yang urutannya bisa diubah-ubah atau bahka tahapannya tidak
tersedia.
Teks prosedur kompleks adalah suatu teks prosedur yang terdiri atas banyak langkah yang setiap
langkahnya berjenjang pada sublangkah dan urutan langkah-langkahnya teratur dan tidak dapat diubah-
ubah sehingga mudah dipahami oleh pembaca.

2.6  CONTOH TEKS PROSEDUR SEDERHANA DAN TEKS PROSEDUR KOMPLEKS

CONTOH TEKS PROSEDUR SEDERHANA

Cara MembuatBotolKaca

1.      Kaca untuk botol dibuat dari pasir, batu gamping, dan abu soda dengan menempuh    langkah-
langkah sebagai berikut.
      2.      Pertama, ketiga bahan tersebut dicampur secara proporsional.
      3.      Kadang-kadang pecahan-pecahan kaca ditambahkan.
4.      Kemudian, campuran itu dipanaskan dalam tungku pada suhu yang sangat tinggi.
5.      Lalu, adonan kaca diproduksi.
6.      Setelah itu, campuran adonan itu dibentuk menjadi botol dengan cetakan.
7.     Selanjutnya, untuk memperkuat kaca botol-botol tersebut, botol-botol itu dipanaskan kembali, lalu
didinginkan.
8.      Akhirnya, botol-botol itu siap digunakan.

CONTOH TEKS PROSEDUR KOMPLEKS

APA  YANG  HARUS  ANDA  LAKUKAN  JIKA  TERKENA  TILANG?

Di Indonesia banyak pengendara kendaraan bermotor. Jika pengendara melakukan pelanggaran,


tentu pihak berwajib akan menilangnya. Pengendara kendaraan bermotor perlu mengetahui prosedur
penilangan. Berikut ini hal yang harus Anda perhatikan ketika dikenakan surat bukti pelanggaran berlalu
lintas. Dengan memperhatikan hal ini, ketika melakukan  pelanggaran, Anda tidak akan dirugikan dan
akan mendapat sanksi sesuai dengan peraturan. 41 Bahasa Indonesia Ekspresi Diridan Akademik
Pertama, kenali sipetugas. Cobalah mengenali nama dan pangkat polisi yang tercantum  di
pakaian seragamnya. Mereka mempunyai kewajiban menunjukkan tanda pengenal. Nama dan pangkat
polisi menjadi penting apabila polisi bertindak  diluar prosedur. Jangan hentikan kendaraan Anda jika
ada orang berpakaian preman mengaku sebagai polisi lalu lintas (polantas). Kedua, pahami kesalahan
Anda. Tanyakanlah apa kesalahan Anda, pasal berapa yang dilanggar, dan berapa dendanya. Sebagai
pembimbing masyarakat, polisi harus menjelaskan kesalahan pengendara agar kesalahan tersebut tidak
terulang  kembali. Alasan pelanggaran danbesarnya denda juga harus berdasarkan hukum yang berlaku.
Ketiga, pastikan tuduhan pelanggaran. Pengendara sudah selayaknya mengecek tuduhan
pelanggaran polisi tersebut, benar atau tidak. Jika polisi menyatakan Anda dilarang belok kekiri karena
ada tanda dilarang belok kiri, Anda harus yakin bahwa tanda tersebut benar-benar ada.
Keempat, jangan serahkan kendaraan atau  STNK (surat tanda nomor kendaraan) begitu saja. Polisi
tidak  berhak menyita kendaraan bermotor atau  STNK, kecuali kendaraan bermotor itu diduga hasil
tindak pidana, pelanggaran itu mengakibatkan kematian, pengemudi tidak dapat menunjukkan  STNK,
atau pengemudi tidak dapat menunjukkan SIM. Jadi, utamakanlah SIM (surat izin mengemudi) sebagai
surat yang ditahan oleh polantas!
Kelima, terima atau tolak tuduhan. Setiap pengemudi mempunyai dua alternatif terhadap tuduhan
pelanggaran yang di ajukan polantas, yaitu menerima atau menolak tuduhan tersebut. Apabila
menerima tuduhan,  Anda harus bersedia membayar denda ke bank.Anda akan diberi surat tilang
berwarna biru. Tanda tanganilah surat bukti pelanggaran berlalu lintas itu. Di baliknya terdapat bukti
penyerahan surat atau kendaraan yang dititipkan. Surat atau kendaraan yang ditahan dapat diambil jika
Anda dapat menunjukkan bukti pembayaran denda. Jika menolak tuduhan, katakan keberatan Anda
dengan sopan. Anda akan diberi surat bukti pelanggaran berlalu lintas berwarna merah sebagai
undangan untuk mengikuti sidang. Penentuan hari sidang memerlukan waktu 5--12 hari. Barang sitaan
baru dapat dikembalikan kepada pelanggar setelah ada keputusan hakim.  

BAB III
PENUTUP

3.1 KESIMPULAN

      Teks prosedur adalah teks yang berisi langkah-langkah atau tahapan-tahapan yang harus ditempuh
dalam melakukan suatu kegiatan agar kegiatan tersebut tidak terhambat ataupun sampai gagal. Suatu
teks prosedur tersusun atas struktur agar teks tersebut bisa dimengerti oleh si pembaca. Adapun
struktur yang menyusun suatu teks prosedur yaitu : tujuan, langkah-langkah, konjungsi, dan keterangan
waktu. Suatu teks prosedur juga memiliki ciri-ciri sehingga dapat mudah dibedakan atau dikenali dari
jenis teks lainnya yaitu partisipan manusia, verba material, verba tingkah laku, konjungsi temporal,
konjungsi jika, apabila dan seandainya,  kalimat imperiatif, kalimat deklaratif dan kalimat introgatif. Teks
laporan sendiri dibagi menjadi beberapa jenis yaitu Teks Prosedur Sederhana dan Teks Prosedur
Kompleks. Teks prosedur sederhana adalah teks yag hanya tersusun dar sedikit langkah sehingga kurang
bisa dimenerti oleh si pembaca. Sedangkan teks prosedur kompleks adalah teks yang tersusun dari
banyak langkah dan yang susunannya tidak dapat diubah sehngga mudah dipahami oleh pembacanya.

3.2 SARAN
      Dalam membuat maupun membaca suatu teks prosedur, sebaiknya kalian membuat atau membaca
teks prosedur jenis teks prosedur kompleks. Karena teks prosedur kompleks, lebih menjelasan sesuatu
secara urut dan jelas, sehingga dapat memudahkan kita dalam melakukan suatu kegiatan.

DAFTAR PUSTAKA
1.     Buku Bahasa Indonesia kurikulum 2013 kelas X
2.     http:// animesubtitleindonesia.blogspot.com /teks-prosedur.html
3.     http:// amelia nurhasanah.blogspot.com /teks-prosedur-kompleks-pengertian.hmtl
4.    http:// Lulut Lutfianto.blogspot.com / makalah-teks-prosedur.html