Anda di halaman 1dari 4

TUGAS

AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK

Oleh :
Nama : Veronika Dhina Dewelis
Nim : 1810010006
Tugas: Akuntansi sektor publik
Kelas : IV A/ keuangan daerah

Universitas Nusa Cendana


Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Jurusan Ekonomi dan Bisnis
2020/2021
1. Perbedaan antara akuntasi sektor publik dan sektor swasta, serta contoh yang ada di
NTT khususnya di kota kupang :
■ Ada 5 yang menjadi perbedaan antara akuntansi sektor publik dan sektor swasta
☆Tujuan perusahaan atau organisasi.
Tujuan organisasi sektor publik berbeda dengan sektor swasta yaitu mendapatkan
laba. Sektor swasta memiliki tujuan untuk memaksimumkan laba (provit motive),
sedangkan sektor publik tidak mementingkan laba asalkan pelayanan publik dapat di
berikan secara maksimal. Sektor publij juga memiliki finansial tetapi berbeda secara
filosofis, konsptual, dan operasional dengan sektor swasta.
Berdasarkan tujuan yang berbeda tersebut, maka pembukuan dan pencatatan transaksi
uang juga berbeda. Pada sektor publik umumnya tidak ada laporan laba rugi,
sedangkan pada sektor swasta harus ada laporan laba rugi sehingga bisa diketahui
maju atau mundurnya perusahaan dan kondisi rill perusahaan tersebut.
☆Sumber pendanaan
Sumber pendanaan organisasi atau perusahaan sesuai istilah manajemen keuangan
disebut struktur modal atau pembiayaan. Sumber pembiayaan sektor publik tentu saja
berbeda dengan sektor swasta dari segi bentuk, jenis, dan tingkat resiko. Sektor publik
memiliki sumber pendanan yang berasal dari pajak dan retribusi, charging for service,
laba badan usaha milik negara, pinjaman pemerintah berupa utang luar negeri dan
obligasi serta pendapatan lain-lain yang sah dan tidak bertentangan dengan peraturan
undang-undang yang ditetapkan.
Sektor swasta memiliki 2 sumber pembiayaan, yaitu internal dan eksternal. Sumber
pembiayaan internal meliputi bagian laba yang diinvestasikan kembali ke perusahaan
dan modal pemilik perusahaan. Sumber pembiayaan eksternal antara lain utang bank,
penerbitan obligasi, dan saham untuk mendapatkan dana dari puplik.
☆Bentuk Pertanggung Jawaban
Pihak manajemen sektor swasta memiliki tanggung jawab kepada pemilik perusahaan
( pemegang saham ) dan kreditor sesuai dana ( modal ) yang diberikan. Pada sektor
publik, pihak manajemen bertanggung jawab kepada masyarakat karena sumber dana
yang di pakai oleh organisasi sektor publik berasal dari masyarakat ( public funds ).
Pola pertanggungjawaban lembaga sektor publik bersifat ganda berupa vertikal dan
horizontal. Pertanggungjawaban vertikal berupa tugas pengelolaan dana kepada
otoritas yang lebih tinggi,yakni pemerintah pusat. Pertanggungjawaban horizontal
berupa pelayanan kepada masyarakat.
☆ Struktur Lembaga/ Organisasi
Organisasi sektor publik juga berbeda dengan sektor swasta dari segi kelembagaan.
Struktur organisasi sektor publik bersifat birokratis, kaku, dan hirarkis. Struktur
organisasi sektor swasta lebih fleksibel karena bisa mengalami perubahan sesuai
kondisi. Faktor utama yang membedakan sektor publik dengan sektor swasta adalah
pengaruh politik yang tinggi pada lembaga sektor publik sehingga organisasi akan
berpengaruh terhadap struktur organisasi. Struktur lembaga mempengaruhi fungsi
laporan keuangan, manfaat laporan keuangan, dan pembukuan transaksi, terutama dari
segi modal dan biaya yang di keluarkan oleh badan usaha atau lembaga pemerintah.
☆Karakteristik Anggaran Dan Sistem Akuntansi
Sektor publik harus melakukan publikasi tentang rencana anggaran masyarakat
sehingga bisa dikritisi dan didiskusikan karena bersifat terbuka ( transparan ).
Anggaran bukan rahasia negara tetapi harus diketahui oleh masyarakat ( publik ).
Pada sektor swasta anggaran bersifat tertutup dan rahasia perusahaan. Sistem
akuntansi yang dipakai biasa digunakan pada sektor swasta adalah akuntansi berbasis
akrual ( accrual accounting ). Sektor publik lebih memakai sistem akuntansi berbasis
kas ( cash accounting ).
■ Contoh yang ada di NTT khususnya dikota kupang
Penggunaan dan desa, wakil gubernur NTT,Josef A.Nae
Menegaskan pengalokasian Dana Desa bertujuan mengurangi angka kemiskinan.
Karena itu, sistem pengelolaannya harus berorientasi pada pencapaian kesejahtaraan
masyarakat desa.
Hal itu di ungkapkan Wagub saat pembukaan seminar nasional akuntansi sektor
publik.
Sebagai salah satu perumus undang-undang No.6 tahun 2014 tentang desa itu
menyatakan, dasar lahirnya UU ini adalah bonum commune atau kebaikan bersama.
Kesejahteraan masyarakat adalah hukum tertinggi. Dengan UU ini negara hukumnya
sediakan dana untuk pembangunan didesa, ini sangat menguntungkan bagi
masyarakat. Tetapi sekaligus rangsangan untuk mareka ( kepala desa, red ) yang tidak
biasa mengelola keuangan dalam jumlah besar. Perlu kita ketahui yang paling
berkuasa dalam pemanfaatan dana desa bukanalah dana kepala desa melainkan
musyawarah desa.

2. Kondisi sektor publik di kota kupang


Pelayanan publik dikota kupang masih dikategorikan pada zona merah. Penilaian ini
yang dilakukan oleh ombudsman. Oleh karena itu pada saat ini pemkot kupang tengah
dalam pembenahan semua pelayanan, terutama pada perangkat daerah yang melayani
langsung masyarakat. Penilaian pelayanan publik itu tidak ada perangkat daerah
dikota kupang yang mendapat nilai 90, ada yang 70. Sementara langkah yang
ditempuh saat ini adalah untuk sementara dilakukan pembenahan semua baik di
kantor dinas maupun kependudukan dan pencatatan sipil maupun di kantor pelayanan
perijinan.
■ kelemahan sektor publik dikota kupang
BPK menemukan kecurangan dan ketidakpatuhan dalam pengujian
kepatuhankepatutan terhadap peraturan perundang-undangan pada pemerintah kota
kupang yakni:
●Dana Penyertaan modal pemerintah daerah kota kupang pada KPN maju sebesar
Rp.21.750.000.000.
●penerimaan sewa alat berat selama periode tahun 2016 belum diterima ke kas daerah
minimal sebesar Rp.80.250.000.000 .
●terdapat kekurangan fisik pekerjaan bangunan gedung dan jalan sebesar
Rp.296.405.219.
■saran
Sebaiknya pemerintah daerah harus lebih mengutamakan lagi kesejahteraan
masyarakat dan hindari kecurangan- kecurangan yang dapat memenuhi kebutuhan
individu.utamakan kesejahteraan masyarakat agat dapat menciptakan masyarakat
yang adil dan sejahtera.
■ pandangan teori akuntansi sektor publik
Pengembangan akuntansi sektor publik dilakukan untuk memperbaiki praktik yang
saat ini dilakukan. Hal ini terkait upaya meningkatkan kualitas laporan keuangan
sektor publik yaitu keuangan yang mampu menyajikan informasi keuangan yang
relevan dan dapat diandalkan.