Anda di halaman 1dari 2

ANALISIS KASUS BAYI DEBORA

BERDASARKAN NILAI-NILAI PANCASILA

Disusun oleh:

Dara Sakinahtul Dipa NIM : 193302080012

PROGRAM STUDI S-1 KEBIDANAN

FAKULTAS KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN

UNIVERSITAS PRIMA INDONESIA

TAHUN 2019/2020

NILAI PANCASILA YANG TERKANDUNG DALAM SILA 1 “ KETUHANAN


YANG MAHA ESA” IALAH :
 Mengandung nilai religius yang memiliki makna ketakwaan terhadap terhadap Tuhan Yang
Maha Esa. Dan semua yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Pemurah, kita sebagai manusia
harus menyadari, jika setiap benda dan makhluk yang ada di sekeliling manusia ialah amanat
Tuhan yang harus dijaga dengan sebaik – baiknya, harus dirawat supaya tidak rusak dan
harus memperhatikan kepentingan orang lain serta makhluk Tuhan yang lainnya.
Dalam kasus bayi Debora kita dapat mengambil kesimpulan bahwa pihak rumah sakit
Mitra Keluarga Kalideres sudah melanggar nilai yang terkandung dalam sila 1.
Dimana mereka sudah melalaikan tugas mereka sebagai makhluk tuhan yang maha esa
yang diberi amanat untuk menjaga setiap makhluk yang ada disekililingnya dan harus
merawatnya.
NILAI PANCASILA YANG TERKANDUNG DALAM SILA KE 2 “ KEMANUSIAAN
YANG ADIL DAN BERADAB”
 Dalam sila ke 2 ini mengandung nilai tentang perikemanusiaan. Makna dari sila kedua ini
adalah setiap manusia berhak mendapatkan perlakuan yang adil antar sesama manusia.
Dalam kasus bayi Debora kita dapat melihat tidak adanya keadilan bagi rakyat yang
ekonomi nya menengah ke bawah untuk mendapatkan penangan yang baik di rumah
sakit. Akibat dari terkendala ekonomi yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.
Dalam hal ini pihak rumah sakit Mitra Keluarga Kalideres, Jakarta Barat telah
melakukan pelanggaran terhadap sila kedua tentang perikemanusiaan.
NILAI PANCASILA YANG TERKANDUNG DALAM SILA KE 5 “KEADILAN
SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA”
 Dalam sila ke 5 ini mengandung nilai tentang keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Dalam kasus bayi Debora kedua orangtua bayi tersebut tidak mendapatkan keadilan
yang seharusnya didapatkan anaknya yang dalam keadaan kritis yang mengakibatkan
hilangnya nyawa anak mereka akibat dari terkendalanya ekonomi yang
mengakibatkan penanganan di rumah sakit Mitra Keluarga Kalideres, Jakarta Barat
tidak dapat di lakukan.