Anda di halaman 1dari 3

Nama : Atika Yuliani

Kelas : B
NPM : 1714201110096
ESSAY
HOME NURSING DALAM KONTEKS WIRAUSAHA
Entrepreneurship  tidak membicarakan antara penjual dan pembeli, tetapi lebih ke arah
pengembangan kreativitas dalam membuka peluang baru untuk menciptakan lapangan kerja
sendiri, menjual dan mengembangkan ide- ide baru. Perawat juga bisa menjadi seorang
pengusaha, tidak mesti dari profesi lain. Baik sebagai nurse intrapreneur maupun nurse
entrepreneur. Perawat tidak harus tergantung pada pemerintah jika ingin sukses. Kesuksesan itu
bukan dilihat dari apakah seseorang itu pegawai negeri apa bukan. Kesuksesan itu adalah suatu
bentuk usaha yang datang dari diri sendiri, walaupun saat berusaha banyak rintangan/ bahkan
kegagalan yang datang tetapi itu semua dapat diatasi/ mendapat solusi. Dengan adanya
rintangan/ kegagalan seseorang dapat lebih kuat dan disinilah seseorang harus berusaha lebih
daripada sebelumnya, yang didasari oleh belajar dari pengalaman sebelumnya.
Selain usaha, perawat yang akan membangun/ mencoba suatu usaha juga harus memiliki
pengetahuan, skill  dan keterampilan serta tidak lupa berdoa kepada Allah SWT. Perawat harus
bersikap profesional dan menerapkan prinsip etik keperawatan yaitu dengan otonomi, berbuat
baik kepada pasien, harus bersikap adil kepada pasien, dapat menjaga rahasia pasien, menepati
janji, tidak merugikan pasien, jujur terhadap pasien serta bertanggung jawab.
Banyak sekali usaha yang dapat dibangun/ dicoba oleh perawat yang terkait dengan
profesinya. Tetapi itu semua tergantung pada kemauan dan keyakinan dari perawat itu sendiri
yang akan membuka suatu usaha. Karena, suatu usaha yang di bangun/ dibuka tidak langsung
sukses begitu saja. Sebagai pengusaha, kita harus dapat bersabar dan try and try serta jangan
putus asa dan mudah menyerah. Sikap optimis dan percaya diri harus ada pada seorang
pengusaha. Usaha yang dapat dibangun oleh perawat antara lain mendirikan praktik mandiri
(home care), mendirikan praktik bersama dengan profesi lain (kolaborasi), membuka jasa
konseling keperawatan, membuka jasa terapi, membuka jasa fisioterapi, menjadi seorang penulis,
membuka jasa penyewaan alat medis, dan sebagainya.
Untuk penguraiannya adalah: praktik mandiri yang dilakukan oleh perawat (home
care), ini adalah bentuk layanan perawatan kesehatan di rumah, misalnya perawatan luka pada

1
pasien diabetes mellitus dan sebagainya. Maksud dari mendirikan praktik bersama adalah
perawat bisa berkerjasama dengan dokter, bidan, apoteker atau tenaga kesehatan lain dalam
menjalankan suatu usaha dan praktik ini lebih lengkap daripada praktik mandiri. Perawat bisa
membuka konseling dirumah, tetapi perawat harus mempunyai pengetahuan yang luas sebagai
konselor agar bisa membantu dan memotivasi pasien sesuai dengan permasalahan yang dihadapi
pasien. Jasa terapi yang dibuka adalah jenis terapi komplementer, artinya terapai yang digunakan
untuk pengobatan suatu penyakit dan berguna untuk memperbaiki system kekebalan tubuh
(system imun) supaya sisttem imum mampu merangsang penyembuhan penyakit di dalam tubuh.
Jasa fisioterapi yang dilakukan oleh perawata adalah suatu cara atau bentuk pelayanan kesehatan
untuk mengembalikan fungsi organ tubuh dengan menggunakan tenaga alam. Perawat bisa saja
menjadi seorang penulis, yaitu dengan menunangkan gagasan, pengetahuan serta pengalam-
pengalam yang dialami kedalam sebuah buku, dan tulisannya tersebut berkaitan dengan
kesehatan. Perawata juga bisa mebuka jasa penyewaan alat medis seperti glukometri, tabungan
oksigen, kursi roda atau alat medis lainnya.  

Jadi banyak sekali usaha yang dapat dilakukan oleh perawat dalam membangun usahanya
sendiri. Jika perawat merupakan pegawai negeri, tidak menutup kemungkinan perawat juga bisa
membangun usaha sendiri. Dengan adanya usaha sendiri kita dapat menciptakan lapangan kerja
sendiri untuk orang lain, dan ini merupakan salah satu lading pahala karena membantu orang
lain. Kebanyakan orang yang mendirikan usaha sendiri lebih sukses daripada orang yang tida
mempunyai usaha sendiri, karena orang yang mempunyai usaha sendiri bisa memdapatkan
keuntungan setiap hari, sedangkan bagi orang yang tidak mempunyai usaha sendiri hanya
menunggu waktu gajian yaitu sebulan sekali.

Usaha yang dibangun oleh perawat tidak harus yang berkaitan dengan keperawatan/
kesehatan, tetapi bisa juga tentang bidang yang yang minati/ disukai (hobi) perawat atau yang
lainnya. Misalnya perawat mempunyai hobi masak, perawat bisa buka usaha catering atau
warung nasi/ kafe, atau perawat mempunyai hobi memancing, perawat bisa buka usaha menjual
alat- alat pancing dan lain sebagainya. Jadi perawat tidak perlu pusing memikirkan usaha apa
yang bisa ia buka.

 Di negara- negara maju, kebanyak orang tidak lagi bergantung pada pemerintah, tetapi
orang- orang disana kebanyakan membuka usaha sendiri, demi mencapai sebuah keberhasilan.

2
Dengan adanya usaha sendiri, dapat membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain sehingga
dapat memperbaiki perekonomian. Dan kita sebagai orang Indonesia, yang masih dikategorikan
kedalam negara berkembang, bisa mengikuti jejak negara- negara maju, misalnya korea dan lain
sebagainya untuk membuka usaha sekaligus lapangan kerja untuk orang lain supaya negara kita
maju dalam semua bidang terutama dalam bidang perekonomian. Jadi buat perawat yang berada
di seluruh Indonesia, mari kita buka usaha milik kita sendiri agar kita melangkah kea rah yang
lebih maju karena kalau bukan kita, siapa lagi.