Anda di halaman 1dari 4

NAMA: NURUL ARMALIA

NPM: 1906458565

KELOMPOK 3

KEPERAWATAN SEBAGAI PROFESI

A. PENGERTIAN KEPERAWATAN

Keperawatan merupakan suatu kegiatan dalam pemberian asuhan kepada


individu, keluarga, kelompok atau masyarakat, baik dalam keadaan sakit maupun
sehat (UU No. 38 tahun 2014 P.1 ayat. 1). Keperawatan merupakan suatu disiplin
ilmu yang berorientasi kepada praktik keperawatan berdasarkan ilmu keperawatan
yang ditujukan untuk memberikan pelayanan kepada klien (Callista Roy ,1976).
Keperawatan adalah suatu kegiatan yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan
individu baik yang mampu atau tidak mampu melakukan perawatan mandiri sehingga
individu tersebut mampu mempertahankan atau melakukan perawatan diri (Dorothea
Orem ,1978)

B. PENGERTIAN PROFESI
Beberapa pendapat pandangan terhadap pengertian suatu profesi menurut 
Schein EH (1962) Profesi merupakan sekumpulan pekerjaan yang membangun suatu
norma yang sangat khusus yang berasal dari peranannya di masyarakat. Hughes
(1963) mengungkapkan bahwa profesi merupakan mengetahui yang lebih baik
tentang sesuatu hal dari orang lain serta mengetahui lebih baik dari kliennya tentang
apa yang terjadi pada kliennya.
Profesi mempunyai ciri ciri tersendiri yang menurut Wilensky (1964) yaitu :
Pekerjaan profesi didukung oleh pohon ilmu (body of knowledge) yang jelas wilayah
garapan keilmuannya (anto loger) yang jelas wilayah garapan keilmuan
(epistomology) ,serta pemanfaatan keilmuannya (axiology), Keahlian profesi
diperoleh melalui pendidikan dan pelatihan profesi yang terarah,terencana,terus-
menerus dan berjenjang (life long education), Pekerjaan profesi diatur oleh kode etik
profesi serta diakui secara legal melalui perundang-undangan, Peraturan dan
ketentuan yang mengatur hidup dan kehidupan profesi standar pendidikan dan
pelatihan serta pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan-peraturan tersebut
dilakukan sendiri oleh warga profesi.
C. HUBUNGAN KEPERAWATAN DAN PROFESI
Keperawatan sebagai profesi merupakan salah satu pekerjaan dimana dalam
menentukan tindakannya didasar pada ilmu pengetahuan serta memiliki keterampilan
yang jelas dalam keahliannya
Melihat pengertian tersebut, maka terdapat para tokoh yang memandang
bahwa profesi mempunyai beberapa kriteria
1. Menurut Abraham Flexner (1915), menyatakan bahwa suatu pekerjaan dapat
dikatakan suatu profesi apabila memenuhi syarat :
 Aktivitas intelektual
 Berdasarkan ilmu dan belajar
 Untuk tujuan praktek dan pelayanan
 Dapat diajarkan
 Terorganisir secara internal
 Altruistik (untuk kepentingan masyarakat)
2. Menurut Green Wood E (1957), Suatu Pekerjaan dikatakan profesi adalah
adanya teori yang sistemik, otoritas, wibawa (martabat) ,kode etik dan budaya
profesional. Menurut Hall (1968) Memberikan gambaran tentang suatu profesi
yaitu suatu pekerjaan yang harus melalui proses 4 tahapan antara lain : 
 Memperoleh badan pengetahuan dari institusi pendidikan tinggi
 Menjadi pekerjaan utama
 Adanya organisasi profesi
 Terdapat kode etik
3. Menurut Moore dan Rosenblum (1970), Memandang kriteria sebagai profesi
adalah apabila dasar pekerjaan memiliki teori yang sistematis , otoritas,
wibawa dan prestice, kode etik, budaya profesional dan menjadi sumber utama
dari penghasilan.
Keperawatan sebagai profesi merupakan suatu kegiatan yang memadukan
kecakapan teknik serta spesifikasi ilmu yang dimiliki dengan panggilan jiwanya yang
ditujukan untuk kepentingan masyarakatdan memerlukan pendidikan dan
keterampilan intelektual. Keterampilan yang dimiliku harus berdasarkan pada
pengetahuan teoritis, pendidikan ekstensif, pelatihan institusional,lisensi,uji
kompetensi, asosiasi professional, otonomi kerja, kode etik, layanan publik serta
status imbalan.

Dalam profesi pelayanan keperawatan didapatkan beberapa dimensi ilmu


untuk memberikan pelayanan kepada manusia, dimensi tersebut berupa: 
 Dimensi Disiplin Ilmu
Merupakan bidang yang memiliki system,onjek,serta metode untuk
dapat dilakukan pengembangan dan dilakukan pengujian dan validasi, seperti
menetapkan standar operasional prosedur (SOP) untuk persiapan sebuah
tindakan.
 Dimensi Etik
Etik merupakan suatu cabang dari filsafat yaitu dari aksiologi yang
mana menjadi salah satu penentu perilaku manusia dalam kehidupan berkaitan
dengan pertimbangan, pengambilan keputusan yang bermakna baik atau buruk
untuk sesuatu yang akan dijalankan atau diputuskan. Etik juga merupakan
tuntunan dari anggota profesi dalam melakukan perbuatan dan bertindak
dengan tepat sesuai dengan norma yang sudah ditetapkan Dimensi etik dalam
profesi keperawatan yaitu dengan menerapkan prinsip etik dalam berinteraksi
dan memberikan assuhan keperawatan sesuai dengan kode etik profesi.
 Dimensi Hukum
Himpunan ketentuan yang mengatur tata tertib dalam suatu masyarakat
dan harus ditaati oleh anggota masyarakat yang bersangkutanPelanggaran
terhadap ketentuan tersebut dapat diberi sangsi yang sesuai dengan atauran
yang berlaku. Peraturan perundang undangan dijadikan dasar dalam
melaksanakan pelayanan dan asuhan keperawatan. Peraturan perundangan
menjadi landasan pelaksanaaan berbagai kewajiban dan hak perawat
DAFTAR PUSTAKA

Alfaro-LeFevre, R. (1983). Aplication of Nursing Process, A Step by Step Guide.


Philadelphia: J.B Lippincott.

Alligood, Martha, R., Tomey, Ann, M. (2010). Nursing Theorist and Their Works,Seventh
Edition. St. Louis.  Missouri: Mosby Elsivier.
Asmadi. (2008). Konsep Dasar Keperawatan. Jakarta: EGC.

Kusnanto. (2004). Pengantar Profesi Dan Praktik Keperawatan Profesional. Jakarta: EGC.

Sumijatun. (2010). Konsep Dasar Menuju Keperawatan Profesional. Jakarta: Trans Info
Media.

Undang Undang 38 Tahun 2014 Tentang Keperawatan