Anda di halaman 1dari 4

Clara Nathania

01011170188
Kelas I – Consumer Behavior

ANALISIS STP YAKULT


https://www.kompasiana.com/syafirarifa/59be854ff3d9e56a0e51c752/analisis-stp-
produk-yakult?page=all

Yakult adalam minuman susu fermentasi yang mengandung Lactobacillus


caseiShirota strain yang dapat mencapai usus dalam keadaan hidup. Satu botol minuman
Yakult mengandung bakteri Lactobacillus caseiShirota strain yang bermanfaat untuk
membantu menjaga kesehatan pencernaan dan menekan pertumbuhan bakteri
merugikan di dalam pencernaan. (Sumber: yakult.co.id)

A. Analisis Segmentation

Analisis segmentation adalah kegiatan dalam membagi suatu kelompok


pelanggan sesuai dengan kebutuhan, kebiasaan, atau sikap yang serupa yang dapat
diatasi melalui pemasaran. Proses dari segmentasi ini, yaitu seleksi pasar, terapkan
variabel segmentasi pasar, tentukan nilai dan seleksi segmen untuk penargetan. Variabel
segmentasi pasar dibagi menjadi 4, yaitu segmentasi perilaku dan sikap, segmentasi
demografi, segmentasi geografi, dan segmentasi psikografi.

Yakult merupakan salah satu produk minuman yang memiliki segmentasi pasar
yang sangat luas. Disini saya akan menjelaskan satu per satu segmentasi produk
tersebut, yaitu:

1. Segmentasi Perilaku dan Sikap

Segmentasi ini mengelompokkan pembeli berdasarkan pada pengetahuan,


penggunaan atau reaksi terhadap suatu produk. Produk Yakult ini dapat
disegmentasikan menjadi pengguna produk kelas ringan (yang jarang mengonsumsi),
menegah (yang sering mengonsumsi), dan kelas berat (yang sering dan teratur
mengonsumsi).
2. Segmentasi Demografi

Segmentasi demografi adalah segmentasi yang menyangkut usia, jenis kelamin,


pekerjaan, penghasilan, agama, ras, kewarganegaraan, pendidikan, dll. Produk Yakult
ini cocok dikonsumsi oleh semua kalangan yaitu anak-anak, remaja, ataupun orang tua
segala umur dan cocok untuk jenis kelamin laki-laki maupun perempuan. Alasannya
adalah Yakult dapat mencegah gangguan pencernaan, mengurangi racun dalam usus,
meningkatkan daya tahan tubuh, dan konsumen ingin mendapatkan kesehatan dari
produk Yakult tersebut.

3. Segmentasi Geografi

Segmentasi geografi terbagi atas wilayah, ukuran kota, kepadatan penduduk,


iklim, dan keadaan topografis. Produk Yakult lebih bagusnya di pasarkan di daerah kota
besar atau kota industri daripada daerah pedesaan. Alasannya adalah di daerah kota
banyak pencemaran zat-zat kimia pada makanan, oleh karena itu Yakult cocok untuk
menetralisir racun yang ada di tubuh. Selain itu, konsumen di daerah kota ingin
mendapatkan produk yang enak, mudah di dapat dan menyehatkan, serta konsumen di
daerah desa lebih cenderung kepada obat-obatan yang menggunakan bahan-bahan
rempah atau obat tradisional.

4. Segmentasi Psikografi

Segmentasi psikografi menyangkut tentang gaya hidup (life style) maupun


kepribadian konsumen itu sendiri. Produk Yakult ini sendiri mengikuti gaya hidup
masyarakat dengan pengelompokan pelanggan. Pelanggan yang modern maupun
tradisional dengan melihat aktivitas, kesenangan, sosial dan lingkungan dimana
pelanggan tersebut berada.

Konsumen yang memiliki kepribadian simpel akan memilih produk ini, karena
produk Yakult lebih efektif dikonsumsi karena kemasannya yang terbuat dari botol
plastik yang ringan, aman, mudah di daur ulang dan mudah dipakai untuk transportasi.
Alasannya, yaitu konsumen lebih suka mengkonsumsi Yakult karena harga relatif,
kemasannya higienis dan mencukupi kebutuhan, serta Yakult dapat dibawa kemana saja
karena kemasannya yang efektif, dan dapat kapan saja dikonsumsi.
B. Analisis Targeting

Analisis targeting atau analisis target pasar adalah dapat dilakukan dengan
proses, yaitu keputusan pemilihan segmen dan pilih strategi yang sesuai dengan
segmen. Target pasar yang baik adalah dapat diidentifikasi, besar pasar mencukupi,
stabil, dan dapat dimasuki.

Target pemasaran produk Yakult adalah untuk seluruh wilayah Indonesia


dengan daerah distribusi tersebar di Pulau Jawa, Madura, Bali, Lombok, Sumatera,
Batam, Bangka, Kalimantan dan Sulawesi. Yakult lebih memfokuskan pemasaran
dengan spesialisasi produk. Memilih kelompok konsumen yang akan dilayani dalam
penjualan sebagai sasaran dalam mengevaluasi daya tarik tiap segmen pasar.

Target secara geografi sebagai permulaan adalah masyarakat di pusat kota-kota


besar dan sekitarnya. Target geografi ini selanjutnya ditinjau dari permintaan pasar dan
tingkat penjualan. Target secara demografi, yaitu semua umur, semua etnis, semua
penghasilan, baik laki-laki maupun perempuan. Produk yang akan dibeli pelanggan
adalah minuman, berdasarkan produk yang berupa minuman susu fermentasi.

C. Analisis Positioning

Analisis positioning adalah penanaman brand kepada konsumen dengan proses


seleksi atribut untuk diferensiasi dan menetapkan penentuan posisi di seluruh strategi
dan taktik pemasaran.

Yakult bisa dibilang sebagai market leader, hal ini dapat dilihat dari penguasaan
pasar Yakult yang memposisikan produknya sebagai minuman kesehatan terutama
untuk kesehatan usus. Salah satu strategi pemasaran Yakult dalam memposisikan, yaitu
dengan menciptakan motto "Cintai ususmu, minum Yakult setiap hari". Dengan
demikian konsumen akan berfikir bahwa untuk menjaga kesehatan usus, mereka harus
mengonsumsi Yakult setiap hari. Positioning sebuah merek akan lebih kuat dan efektif
jika produk tersebut merupakan produk pelopor dibidang industrinya, seperti Yakult
dibidang minuman kesehatan usus.
Yakult bisa dibilang sebagai market leader, hal ini dapat dilihat dari penguasaan
pasar Yakult yang memposisikan produknya sebagai minuman kesehatan terutama
untuk kesehatan usus. Salah satu strategi pemasaran Yakult dalam memposisikan, yaitu
dengan menciptakan motto "Cintai ususmu, minum Yakult setiap hari". Dengan
demikian konsumen akan berfikir bahwa untuk menjaga kesehatan usus, mereka harus
mengonsumsi Yakult setiap hari. Positioning sebuah merek akan lebih kuat dan efektif
jika produk tersebut merupakan produk pelopor dibidang industrinya, seperti Yakult
dibidang minuman kesehatan usus.