Anda di halaman 1dari 2

(LIFEPAK 20 – Adaptiv Biphasic Technology) DIREKTORAT JENDERAL

BINA PELAYANAN MEDIK DEPARTEMEN KESEHATAN RI


RUMAH SAKIT DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR
A PERSIAPAN
1 Lakukan pemeriksaan rutin fungsi defibrilator pada setiap awal hari atau shift
STANDAR
2 Alat OPERASIONAL
belum dipasang kePROSEDUR DEFIBRILATOR
pasien dan saklar dalam posisi off, hubungkan ujung kabel
multifungtion ke konektor defibrilator test.
3 Nyalakan alat dengan menekan tombol ON , pastikan suara beep 1 kali yang diikuti
suara beep 3 kali, menandakan self test alat berhasil dan siap untuk dioperasionalkan.

B USER TEST
1. Tekan tombol OPTION
2. Pilih menu USER TEST, maka secara otomatis unit akan melakukan hal sebagai
berukut:
a. Unit akan menyala secara otomatis
b. Unit akan melakukan SELF-TEST
c. Unit akan melakukan pengisian pada energi terendah antara 1-3 Joule dan secara
otomatis akan melakukan pengosongan energy (DISCHARGE)
d. Unit akan melakukan test PACING CIRCUIT (jika noninvasive pacer terinstal)
e. Unit secara otomatis akan mencetak / print hasil test (jika di setting ON untuk
printer), Test berhasil jika terprint pesan “User Test Succeeded”
f. Dan unit secara otomatis mati
3. Jika pesan User Test Failed, alat jangan digunakan dan hubungi segera bagian teknik

C (ASYNCRONIZED) DEFIBRILATION
1 Bebaskan area dada yang akan didefibrilasi
2 Pasang kabel elektroda ke tubuh klien, hubungkan dengan kabel EKG dari unit
3 Tekan tombol On/Off ke posisi ON
4 Tentukan lead yang tepat pada monitor (lead I,II,III)
5 Berikan Jelly secukupnya pada paddle
6 Letakkan paddle ketubuh pasien pada posisi yang tepat (Apex dan Sternum)
7 Atur besarnya energi yang akan diberikan ke pasien sesuai kebutuhan
8 Tekan tombol CHARGE pada unit Defibrilator atau pada peddle, tunggu sampai terisi
penuh
9 Berikan aba-aba dengan suara keras dan jelas sambil melihat dari ujung kepala sampai
ke kaki klien agar tidak ada lagi anggota tim/keluarga klien yang menyentuh pasien
(energi siap..!!, saya siap..!!, area clear..!!), lalu tekan SHOCK Button’s
dengan memberi tekan 5 – 10 kg.
10 Kaji ulang kembali gambaran EKG pada layar monitor defibrilator sebelum energi
dilepas (gambaran SVT, VT dan AF tanpa nadi)
11 Tekan secara bersamaaan kedua tombol shock pada paddle untuk memberikan daya /
energi pada pasien
12 Evaluasi gambaran EKG pada layar monitor
13 Untuk mengulangi tindakan defibrilasi tekan tombol ENERGI SELECT, lalu ikuti
seperti langkah 6 - 12
14 Dokumentasi tindakan
DIREKTORAT JENDERAL BINA PELAYANAN MEDIK DEPARTEMEN KESEHATAN RI
RUMAH SAKIT DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR
D
STANDAR (SYNCRONIZED)
OPERASIONAL PROSEDUR CARDIOVERSION
DEFIBRILATOR
1 Bebaskan area dada yang dikardioversi
(LIFEPAK 20 – Adaptiv Biphasic Technology)
2 Pasang kabel elektroda ke tubuh klien, hubungkan dengan kabel EKG dari unit
3 Tekan tombol On/Off keposisi ON
4 Tentukan lead yang tepat pada monitor (lead I, II dan III)
5 Tekan sync On/Off dan Pastikan tanda panah muncul setiap gelombang-R yang
terdeteksi
;6 Berikan jelly secukupnya pada paddle
7 Letakkan paddle ke tubuh pasien pada posisi yang tepat (Apex dan Sternum)
8 Atur besarnya energi yang akan diberikan ke pasien sesuai dengan kebutuhan
9 Tekan tombol CHARGE pada unit Defibrilator atau paddle, tunggu sampai terisi penuh
10 Berikan aba-aba dengan suara keras dan jelas sambil melihat dari ujung kepala sampai
ke kaki klien agar tidak ada lagi anggota tim/keluarga klien yang menyentuh pasien
(energi siap..!!, saya siap..!!, area clear..!!), lalu tekan SHOCK Button’s
dengan memberi tekan 5 – 10 kg.
11 Kaji ulang kembali gambaran EKG pada layar monitor defibrilator sebelum energi
dilepas (gambaran SVT, VT dan AF tanpa nadi)
12 Tekan secara bersamaaan kedua tombol shock pada paddle untuk memberikan daya /
energi pada pasien
13 Evaluasi gambaran EKG pada layar monitor, jika tidak berhasil ulangi kembali tindakan
cadioversi
14 Untuk mengulangi kardioversi tekan kembali tombol sync On/Off dan pastikan tanda
panah muncul disetiap gelombang –R yang terdeteksi. Lalu ikuti seperti langkah 8 – 13
15 Dokumentasi tindakan