Anda di halaman 1dari 6

Nama : Yosi Meichi Sianturi (160204012)

Ruangan : 4.2 Psik

APLIKASI PELAYANAN PRIMA DI PUSKESMAS

Manajemen Obat :

Manajemen Obat Definisi: suatu rangkaian kegiatan yang meliputi perencanaan,


penyimpanan, pendistribusian dan penggunaan obat, serta pelayanan obat.

Manajemen Obat (lanjutan) Perencanaan Proses penentuan seberapa besar jumlah obat
untuk pemenuhan kebutuhan Puskesmas

Hal yang dipertimbangkan:

- Sisa stok

- Waktu tunggu

- Waktu kekosongan obat

- Pola penyakit

Stok Obat seluruhnya disediakan oleh GFK ( Gudang Farmasi Kota)


Manajemen Obat (lanjutan) Penyimpanan obat Tujuan => memelihara mutu obat,
menghindari penggunaan yang tidak bertanggung jawab, menjaga kelangsungan persediaan,
memudahkan pencarian dan pengawasan. Umumnya puskesmas sudah melakukan rotasi obat
dengan sistem FIFO dan FEFO, dan menyusun secara alfabetis.

Manajemen Obat (lanjutan)

Pendistribusian obat

Proses penyaluran obat-obatan kepada sub unit diantaranya :

-Puskesmas Pembantu

-Puskesmas Keliling

-Posyandu

Polindes (poliklinik desa)

Penyaluran obat ini berdasarkan LPLPO dari sub unit ke Gudang Farmasi Puskesmas

Manajemen Obat (lanjutan)

Penggunaan obat

Tujuan pengendalian penggunaan obat : menjaga kualitas pelayanan obat dan


meningkatkan efisiensi pemanfaatan dana obat. Penggunaan Obat tergantung Peresepan.
Peresepan berpedoman pada Buku Pedoman Pengobatan di Puskesmas.

Masalah Pelayanan Farmasi di Puskesmas

1.Pasien harus menunggu lama karena lamanya waktu penyiapan obat

2.Pelabelan obat yang kurang lengkap (hanya mencantumkan aturan pakai pada kemasan
plastik bening menggunakan spidol)

3.Sewaktu penyerahan obat, tidak diberikannya/tidak lengkapnya informasi tentang obat yang
diberikan kepada pasien

4.Penggunaan obat yang tidak rasional, cth: penggunaan antibiotik yang tidak sesuai

Upaya Peningkatan Pelayanan Farmasi di Puskesmas

1. Peningkatan kualitas dan pengetahuan asisten apoteker yang bekerja di apotik


puskesmas dalam hal:

a. skrining, penyiapan dan penyerahan obat


b. pemberiaan informasi obat mencakup cara pakai, aturan pakai, efek samping dan
hal terkait lainnya.

2. Pelaksanaan prinsip-prinsip pelayanan prima

3. Adanya Sarana dan Prasarana yang memadai:

a. Ruang tunggu yang nyaman

b. Peralatan penunjang pelayanan kefarmasian

c. Tempat dan alat yg memadai untuk peracikan obat

d. Tempat penyimpanan obat sesuai persyaratan

e. Tersedia kartu stok atau perangkat komputer untuk pemantauan obat

f. Tempat penyerahan obat yang memadai, yg memungkinkan dilakukan konseling


APLIKASI PELAYANAN PRIMA RSU ROYAL PRIMA

Pribadi prima Karyawan/Petugas RSU ROYAL PRIMA

 Tampil ramah
 Tampil sopan dan penuh hormat
 Tampil dengan pengetahuan dan ketrampilan yang mantap (profesinal)
 Tampil rapi
 Tampil ceria
 Senang memaafkan dan meminta maaf
 Senang bergaul
 Senang belajar kepada orang lain
 Senang kepada kewajaran
 Senang menyenangkan orang lain
 Senang mengucapkan “salam” dan “terima kasih”
 

Cara mendengar aktif RSU RSU ROYAL PRIMA “DENGAR”

 Dihayati dengan mata dan hati


 Elakkan evaluasi dini
 Ngelamun harus dihindari
 Gaya tubuh yang empati
 Arahkan pada inti permasalahan
 Rangkum dengan bahasa sendiri
 

Cara mengatasi pelanggan yang tidak puas TERBUKA RSU RSU ROYAL PRIMA
dengan “SEJUK”

 Sabar
 Empati
 Jangan menolak
 Ulurkan bantuan
 Komitmen dengan penyelesaian
 

Cara mengatasi pelanggan yang tidak puas TERTUTUP RSU ROYAL PRIMA dengan
“GAYA”

 Gali masalah yang dihadapi oleh pelanggan


 Arahkan pada masalah yang spesifik
 Yakinkan akan komitmen penyelesaian masalah
 Ajukan saran penyelesaian
Cara memberikan pelayanan RSU ROYAL PRIMA “SENYUM” dan “TRAMPIL”
SENYUM:

 Sigap dan salami dengan tulus dan sopan, dan pelihara harga diri pelanggan
 Empati terhadap perasaan dan masalah pelangan
 Nalar, nyatakan respon positif terhadap masalah pelanggan dan jadilah pendengar aktif
yang baik
 Yakinkan bahwa anda mengerti masalah pelangan dan siap membantu
 Upayakan gagasan pelanggan
 Mengucapkan terima kasih dan meminta maaf yang tulus

TRAMPIL:

 Tanya, kumpulkan informasi kebutuhan pelanggan


 Rumuskan permasalahan pelanggan
 Ambil Rencana tindakan dan usulkan secara sugestif
 Melibatkan pelanggan dalam pengambilan keputusan/tindakan (misalnya pelanggan
belum bisa bayar, kita tangani)
 Pelaksanaan tindakan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan
 Informasikan kepada pelanggan setiap perkembangan penyelesaian tindakan
 Lanjutkan pelayanan sampai tuntas dan cek tingkat kepuasan pelanggan
 

Cara menghadapi permasalahan pekerjaan di RSU ROYAL PRIMA “Pejaka Tingting”

 Peduli lingkungan
 Jangan berburuk sangka
 Kasih sayang sebagai landasan bekerja
 Tingkatkan kinerja
 Tingkatkan iman dan takwa
 

Cara meningkatkan kompetensi RSU ROYAL PRIMA “KERAMAS”

1. Komunikasi (kemampuan berkomunikasi secara efektif)


2. Etika (kemampuan pertimbangan etika dan moral)
3. Refleksi (kemampuan mawas diri/refleksi(self awareness))
4. Ability (kemampuan mengelola masalah kesehatan individu, keluarga dan masyarakat
dalam konteks pelayanan kesehatan primer)
5. Aplikasi (menerapkan ilmu kedokteran dasar dalam praktek kedokteran)
6. Sekolah (kemampuan pengembangan diri dan belajar sepanjang hayat)
Moto Pelayanan RSU ROYAL PRIMA “CEMERLANG"

 Cepat, pelayanan yang segar, sigap dan tanggap.


 Efektif, pelayanan dengan hasil yang memuaskan tingkat kesembuhan yang tinggi.
 Mudah, pelayanan yang mudah dimengerti dan tidak berbelit belit.
 Efisien, pelayanan dengan biaya yang minimal dengan hasil yang optimal.
 Ramah, pelayanan yang ditandai dengan senyum, salam dan sapa yang hangat.
 Lancar, pelayanan yang berkesinambungan.
 Aman, pelayanan yang memberikan rasa aman baik fisik, mental-emosional, material
spiritual.
 Nyaman, palayanan dengan lingkungan yang bersih, indah dan penuh kekeluargaan.
 Gairah, pelayanan yang diberikan dengan semangat disiplin disertai rasa senang dan
gembira