Anda di halaman 1dari 7

NAMA : FENNI APRILLA

NIM : 1705062010
KELAS : TK-6D
TUGAS 1

1. Jelaskan prinsip kerja micropone dan speaker.


2. Sebutkan dan jelaskan bagian-bagian pesawat telepon.
3. Jelaskan mengapa pada pesawat telepon tidak tercampur antara suara pemanggilan dan
suara yang dipanggil?

4. Jelaskanlah prinsip kerja rangkaian duplex coil dan buat rangkaiannya.


5. Jelaskan berapa tegangan yang digunakan pada pesawat telepon? Dan berasal dari mana?

6. Berapakah besar tahanan pesawat telepon.


7. Seorang pelanggan menekan / memutar nomor 629471. Gambarkanlah sinyal dial jika
menggunakan : a) rotary dial b). DTMF dial
8. Gambarkanlah rangkaian telepon secara lengkap dan jelaskan cara kerjanya.
9. Jelaskan bagaimana cara memparalel pesawat telepon.
10. Jelaskan langkah-langkah melakukan panggilan (Call setup) pada sistem telepon.

Jawaban
1. Prinsip kerja dari microphone adalah :
 Saat kita berbicara, suara kita akan membentuk gelombang suara dan menuju ke
Microphone.
 Dalam Microphone, Gelombang suara tersebut akan menabrak diafragma
(diaphragm) yang terdiri dari membran plastik yang sangat tipis. 
 Diafragma akan bergetar sesuai dengan gelombang suara yang diterimanya.
 Sebuah Coil atau kumpuran kawat (Voice Coil) yang terdapat di bagian belakang
diafragma akan ikut bergetar sesuai dengan getaran diafragma.
 Sebuah Magnet kecil yang permanen (tetap) yang dikelilingi oleh Coil atau
Kumparan tersebut akan menciptakan medan magnet  seiring dengan gerakan
Coil.
 Pergerakan Voice Coil di Medan Magnet ini akan menimbulkan sinyal listrik.
 Sinyal Listrik yang dihasilkan tersebut kemudian mengalir ke Amplifier (Penguat)
atau alat perekam suara.

Prinsip kerja dari speaker adalah :


Dalam rangka menterjemahkan sinyal listrik menjadi suara yang dapat
didengar, Speaker memiliki komponen Elektromagnetik yang terdiri dari Kumparan
yang disebut dengan Voice Coil untuk membangkitkan medan magnet dan
berinteraksi dengan Magnet Permanen sehingga menggerakan Cone Speaker maju
dan mundur. Voice Coil adalah bagian yang bergerak sedangkan Magnet Permanen
adalah bagian Speaker yang tetap pada posisinya. Sinyal listrik yang melewati Voice
Coil akan menyebabkan arah medan magnet berubah secara cepat sehingga terjadi
gerakan “tarik” dan “tolak” dengan Magnet Permanen. Dengan demikian, terjadilah
getaran yang maju dan mundur pada Cone Speaker.
            Cone adalah komponen utama Speaker yang bergerak. Pada prinsipnya,
semakin besarnya Cone semakin besar pula permukaan yang dapat menggerakan
udara sehingga suara yang dihasilkan Speaker juga akan semakin besar.Suspension
yang terdapat dalam Speaker berfungsi untuk menarik Cone ke posisi semulanya
setelah bergerak maju dan mundur. Suspension juga berfungsi sebagai pemegang
Cone dan Voice Coil. Kekakuan (rigidity), komposisi dan desain Suspension sangat
mempengaruhi kualitas suara Speaker itu sendiri.

2. Bagian-bagian dasar pesawat telepon adalah:


• Network block, terdiri dari rangkaian yang memisahkan antara input dari
mikropon dan output ke speaker serta rangkaian antiside tone.
• Standar dial, yaitu papan dial yang digunakan untuk memilih alamat tujuan yang
akan dihubungi. Papan dial ini terdiri dari jenis push button maupun rotary dial.
• Ringer, terdiri atas rangkaian bel yang akan berbunyi saat telepon dihubangi.
• Handset, yaitu tempat meletakkan komponen mikropon dan speaker.
• Hook switch, switch yang berfungsi untuk mengaktifkan telepon. Hook switch
berhubungan dengan peletakan handset.

3. Dikarenakan dalam pesawat telepon terdapat rangkaian antiside tone yang berfungsi
sebagai peredam agar suara pembicara tidak terdengar lebih besar dari suara lawan
bicara.

4. Rangkaian duplex coil

Rangkaian induksi digunakan untuk mencegah tegangan DC 48V masuk ke mikropon


dan speaker serta sebagai konversi duplex.

5. Tegangan telepon dicatu dari sentral sebesar 48V. Tegangan ini dipilih agar cukup untuk
mencatu pesawat telepon sampai beberapa kilometer, sehingga rugi-rugi tegangan pada
saluran 2 kawat tidak mempengaruhi kerja pesawat telepon. Selain itu tegangan ini cukup
aman bagi manusia ( tegangan di bawah 50V tergolong aman)

6. Tahanan minimal pesawat telepon pada kondisi on hook (tidak aktif) adalah 30.000 Ohm,
sedangkan pada kondisi off hook (aktif) minimal 200 Ohm.
7. Seorang pelanggan menekan / memutar nomor 629471
a) Rotary dial

b) DTMF dial

Key Frekuensi low (Hz) Frekuensi high (Hz)


6 770 1477
2 697 1336
9 852 1477
4 770 1209
7 852 1209
1 697 1209

8. Cara kerja pesawat telepon


Rangkaian front end adalah rangkaian yang langsung terhubung ke LOOP DC dengan
central telepon. terdiri dari konekor RJ11, rangkaian proteksi, penyearah, HOOK
SWITCH, power supply dan rangkaian impedansi. Koneksi ke TIP dan RING masuk
melalui keonektor RJ11, dua kawat ini bebas dibolak balik karena di dalam telepon sudah
ada penyearah. Tegangan di antara dua kawat ini berubah ubah. Ketika posisi ON
HOOK, gagang telepon disimpan, tegangan di antara terminal adalah 48 volt DC. Ketika
telepon dipanggil, tegangan naik menjadi 100 volt AC, dan ketika diangkat turun menjadi
sekitar 10 volt DC.

Rangkaian ringer berfungsi untuk mendeteksi sinyal panggilan berupa tegangan AC 100
V, dari sentral. Tegangan ini dilewatkan melalui HOOK switch dan dilewatkan oleh
kapasitor untuk memblook DC dari tegangan loop. Rangkaian ini kemudian memicu
rangkaian suara yang bisa berupa bunyi buzzer atau ring tone yang direkam di memory
IC dikeluarkan melalui speaker. 

Rangkaian speech network adalah inti dari telepon, berfungsi menerima sinyal suara dari
mic dan mengeluarkan suara lewat speaker, dan kemudian menumpangkannya ke dalam
LOOP DC berupa sinyal listrik bersama dial tone. Bekerja ketika switch HOOK pada
posisi OFF HOOK, Ketika kita berbicara ke dalam mic atau menekan tombol keypad
maka akan langsung terdengar di speaker karena semua suara dari telepon dan dari lawan
bicara ditumpangkan dalam satu loop.

Dial circuit adalah rangkaian yang berfungsi mengirimkan sinyal / kode panggilan ke
central telepon yang akan diproses oleh switching matrix. Sinyal / kode ini bisa berupa
DIAL TONE atau DIAL PULSE. Dial tone dihasilkan oleh nada DTMF yang dihasilkan
dari generator frekuensi yang unik untuk setiap tombol KEYPAD, setiap baris dan kolom
memiliki frekuensi tersendiri. Ketika salah satu tombol keypad ditekan, rangkaian ini
akan mengirimkan 2 buah frekuensi secara bersamaan. Mode DIAL PULSE berkerja
memutus LOOP DC beberapa kali sesuai tombol mana yang ditekan. Hal ini sama halnya
dengan menekan tombol HOOK beberapa kali, sesuai angka, misal angka 1 satu kali
ketukan di HOOK switch, angka 0 sebanyak 10 kali dan seterusnya.
9. Cara memparalel pesawat telepon hanya membutuhkan kabel telepon yang cukup
panjang dan splitter.
Splitter merupakan alat berbentuk kotak kecil berwarna putih. Pilihlah splitter yang
berfungsi untuk membagi line telepon karena ada splitter yang digunakan untuk membagi
line telepon dengan ADSL untuk ke modem. Setelah itu hanya perlu memasang line
telepon dari telkom ke salah satu port. Kemudian, sisi satunya yang memiliki 2 port,
Anda pasangkan kabel telepon yang akan dihubungkan ke pesawat telepon. Panjang
kabel yang dibutuhkan akan menyesuaikan jarak dari splitter ke lokasi pemasangan
pesawat telepon.

10. Langkah-langkah melakukan panggilan (Call setup)

 Local Loop Setiap pelanggan terhubung ke Central Office melalui sepasang kabel
local loop, yang dinamakan T(Tip) dan R (Ring). Jika handset dalam posisi
tertutup (onhook), Switchhook pada cradle dalam kondisi open, sehingga tidak
ada arus mengalir dari CO melalui T dan R ke handset. Sebaliknya, jika handset
dalam posisi diangkat (off-hook), ada aliran arus DC yang mengalir dari sentral ke
pesawat pelanggan.
 Inisialisasi panggilan Setelah pemanggil mendapatkan Loop arus, diikuti nada dial
yang dikirim oleh sentral Nada dial menyatakan bahwa sentral siap menerima
urutan nomor.

 Pengiriman Nomor Pelanggan dapat mengirim nomor-nomor pelanggan yang


dituju, dengan dua cara : ( Dial Melalui dial putar (Rotary ( Frequency Melalui
Tombol tekan (Dual Tone Multi)

 Penyambungan Saluran Sentral merespons panggilan dengan menyambungkan ke


nomor yang dituju ( switch (melalui beberapa jenis Jika nomor yang dipanggil
sedang off-hook, sentral mengirim nada sibuk (busy tone) ke pemanggil Jika
nomor yang dipanggil sedang on-hook, sentral mengirim nada panggil (ring tone)
ke pelanggan yang dipanggil, dan mengirim ring back tone ke pemanggil

 Menjawab panggilan Jika yang dipanggil merespons, dengan mengangkat


handset, maka arus diberikan dari sentral ke pesawat yang dipanggil Sentral akan
mematikan ring tone dan ring back tone.

 Percakapan Pada saat yang dipanggil sudah mengangkat handset (menandakan


sudah memberi respons pada panggilan), maka sentral memberikan jalur khusus
bagi sepasang pelanggan tersebut. Jalur ini tetap dipertahankan sampai salah satu
pelanggan meletakkan handset

 Mengakhiri Percakapan Panggilan akan berakhir jika salah satu dari sepasang
pelanggan tersebut meletakkan handset. Sinyal on-hook yang dihasilkan akibat
pelanggan meletakkan handset memberitahu sentral untuk melepas koneksi
saluran.