Anda di halaman 1dari 4

Bakteri stafilokokus aureus

Bakteri haemofilus influezae


Bronchopneumonia adalah penyebaran daerah infeksi yang
berbercak dengan diameter sekitar 3-4 cm mengelilingi dan
juga melibatkan bronchi. (Sylvia A, Price & Lorraine M.W, 2006) Saluran pernapasan atas

Kuman berlebih di Infeksi saluran pernapasan


bronkus bawah

Proses peradangan Dilatasi pembuluh Masuk alveoli


darah
Akumulasi sekret di Proses peradangan
bronkus Eksudat plasma
Peningkatan suhu tubuh
Gangguan difusi
Ketidak efektifan dalam plasma Hipertermi
bersihan jalan nafas
NOC : Gangguan
• Suara nafas yang bersih, tidak pertukaran gas
ada retraksi dinding dada
• Menunjukkan jalan nafas
yang normal (tidak ada suara Dispneu Hiperventilasi
nafas tambahan)
• Mampu mengidentifikasikan
dan mencegah faktor yang Retraksi dada/pernapasan
penyebab cuping hidung

Ketidak efektifan pola nafas

NIC :
Airway Managemen
Intrakranial Pressure (I
1. Posisikan pasien untuk memaksimalkan ventilasi
2. Posisikan klien untuk meringankan sesak nafas 1. Berikan informasi kep
2. Catat respon pasien te
3. Kelola pemberian bronkodilator
3. Monitor tekanan intrak
4. Keluarkan sekret dengan batuk atau suction
4. Monitor intake dan ou
5. Auskultasi suara nafas, catat adanya suara tambahan
5. Monitor suhu dan ang
6. Kelola udara atau oksigen yang dilembabkan 6. Kolaborasi pemberian
7. Kelola nebulizer ultrasonik 7. Posisikan pasien pada
8. Regulasi asupan cairan untuk mengoptimalkan keseimbangan cairan. 8. Minimalkan stimuli da
9. Monitor status pernapasan dan oksigenasi Peripheral Sensation M

1. Monitor adanya daera


sumber: 2. Monitor adanya parete
Bulechek, M.G dkk.(2013). Nursing Interventions Classification (NIC), 6th Indonesian edition. 3. Instruksikan keluarga
Indonesia: Mocomedia. 4. Gunakan sarung tanga
Moorhead Sue, dkk. (2013). Nursing Outcomes Classification (NOC), 5th Indonesian edition. 5. Batasi gerakan pada k
Indonesia: Mocomedia.
6. Monitor kemampuan B
NANDA. (2018). NANDA International nursing diagnoses :definitions and classification 2018- 7. Kolaborasi pemberian
2020. Ed.11. Jakarta : EGC
4. Gunakan sarung tanga
5. Batasi gerakan pada k
6. Monitor kemampuan B
NANDA. (2018). NANDA International nursing diagnoses :definitions and classification 2018- 7. Kolaborasi pemberian
2020. Ed.11. Jakarta : EGC
Tamsuri. 2011. Nursing Outcome Classification (NOC).Jakarta: Mosby Elsevier, Academic Press
Etiologi : Pemeriksaan penunjang

Bakteri : Streptococcus, Laboratorium : pemeriksaan


Staphylococcus, h. influenzae, darah, sputum, AGD, kultur
Klebsiella darah
Virus : Legionella pneumon
Jamur : Aspergillus sp. Radiologi : rontgent thorax,
laringoskopi/ bronkoskopi

Edema antara kapiler dan Penatalaksanaan


alveoli 1. Bantuan kepatenan jalan nafas,
ventilasi dengan bantuan oksigen.

Iritasi PMN eritrosit pecah


2. Mengontrol suhu tubuh
Edema paru 3. Obat-obatan seperti antibiotik,
bronkodilator
Pengerasan dinding paru
4. Baseline labs, IV line, diawasi
pernafasan dan sirkulasi, inisiasi
Penurunan compliance paru terapi parenteral

Suplai O2 menurun

Hipoksia

Resiko ketidakefektifan perfusi


jaringan otak
NOC :
·         Circulation status
·         Tissue Prefusion : cerebral
NIC :
Intrakranial Pressure (ICP) Monitoring (Monitor tekanan intrakranial)

1. Berikan informasi kepada keluarga


2. Catat respon pasien terhadap stimuli
3. Monitor tekanan intrakranial pasien dan respon neurologi terhadap aktivitas
4. Monitor intake dan output cairan
5. Monitor suhu dan angka WBC
6. Kolaborasi pemberian antibiotik
7. Posisikan pasien pada posisi semifowler
8. Minimalkan stimuli dari lingkungan
Peripheral Sensation Management (Manajemen sensasi perifer)

1. Monitor adanya daerah tertentu yang hanya peka terhadap panas/dingin/tajam/tumpul


2. Monitor adanya paretese
3. Instruksikan keluarga untuk mengobservasi kulit jika ada lesi atau laserasi
4. Gunakan sarung tangan untuk proteksi
5. Batasi gerakan pada kepala, leher dan punggung
6. Monitor kemampuan BAB
7. Kolaborasi pemberian analgetik
4. Gunakan sarung tangan untuk proteksi
5. Batasi gerakan pada kepala, leher dan punggung
6. Monitor kemampuan BAB
7. Kolaborasi pemberian analgetik