Anda di halaman 1dari 2

Portofolio

Nama : Diah Ayu Ratnasari


NIM : P1337420919070
Ruang : Nakula 4
Stase : Keperawatan Anak

Hari/Tanggal Tindakan
Analisa Hasil EBNP Rekomendasi TTD Pembimbing
/ Jam Keperawatan
Selasa, 14 Fisioterapi Hasil yang didapatkan yaitu : Fisioterapi dada dapat
Januari 2020 dada untuk Setelah dilakukan fisioterapi dada selama 3 digunakan untuk membantu
pengeluaran kali dalam 7 jam didapatkan hasil adanya pengeluaran sputum pada
sputum pengeluaran sputum meskipun pengeluaran anak sehingga
sputum hanya sedikit. ketidakefektifan bersihan
Dapat disimpulkan bahwa fisioterapi dada jalan nafas dapat teratasi,
dapat membantu pengeluaran sputum pada teknik ini bias diajarkan
anak yang mengalami ketidakefektifan kepada ibu agar ibu dapat
bersihan jalan nafas. secara mandiri melakukan
Fisioterapi dada adalah salah satu dari fisioterapi dada saat
pada fisioterapi yang sangat berguna bagi anaknya kesulitan
penderita  penyakit respirasi baik yang mengeluarkan sputum
bersifat akut maupun kronis. Fisioterapi dada
ini efektif dalam upaya mengeluarkan sekret
dan memperbaiki ventilasi pada pasien
dengan fungsi paru yang terganggu. Jadi
tujuan pokok fisioterapi pada penyakit paru
adalah mengembalikan dan memelihara
fungsi otot-otot  pernafasan dan membantu
membersihkan sekret dari bronkus dan untuk
mencegah  penumpukan sekret, memperbaiki
pergerakan dan aliran sekret.
Pemberian Judul Jurnal : Play intervention to reduce Perawat dalam ruangan
anxiety and negavtive emotions in hospitalized
terapi Children disarankan dapat
bermain Penulis : William H. C Li, Joyce Oi Kwan menerapkan terapi bermain
Chung, Ka Yan Ho, and Blondi Ming Chau Kwok
untuk Metode : Sebuah non-equivalent control group untuk mengurangi
pre-test dan post-test. Total 304 anak dari cina
mengatasi (usia 3-12 tahun) terdaftar dalam perawatan di dua kecemasan anak akibat
kecemasan rumah sakit yang diundang untuk berpartisipasi hospitalisasi sehingga dapat
dalam penelitian ini. 154 mendapat terapi bermain
anak akibat dirumah sakit dan 150 mendapat perawatan biasa. dimungkinkan dapat
Hasil Penelitian : Anak anak yang mendapat
hospitalisasi mempermudah perawat
perlakuan terapi bermain menunjuk sedikit emosi
negatif dan mengalami level ansietas yang rendah memberikan terapi.
dibandingkan anak anak yang menerima
perawatan biasa. Sehingga anak lebih tenang